Kebenaran itu relatif. Hanya Allah sendirilah yang Maha Benar. 
Masalah benar atau tidaknya keputusan Kenaikan BBM, sebenarnya tergantung dari 
sudut pandang mana kita melihatnya. 
Dari sudut pandang pemerintah mungkin benar, tapi dari sudut pandang lain 
mungkin salah.


Yang salah adalah ungkapan "harus siap bunuh diri." itu sama sekali tidak benar.




  ----- Original Message ----- 
  From: Diran 
  To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Friday, May 23, 2008 3:18 PM
  Subject: Re: [Ar-Royyan-7713] FW: BBM Dinaikkan Agar Pemain Asing Masuk


  Siap atu tidak rakyat endonesia harus siap pak......
  1. Siap untuk bunuh diri karena tidak tega melihat anak anaknya tidak makan
  2. Siap untuk bunuh diri karena mendengar berita kenaikan BBM
  3. Siap saling injak injakan sesama pengantri BLT sehingga mati terinjak.
  4. dan siap mati  demi keuntungan segolongan atau pribadi dengan kenaikan BBM 
ini.


    ----- Original Message ----- 
    From: Agus Rasidi 
    To: [email protected] 
    Sent: Friday, May 23, 2008 2:24 PM
    Subject: Re: [Ar-Royyan-7713] FW: BBM Dinaikkan Agar Pemain Asing Masuk


    Berita Elshinta News and Talk, jam 14:18 ;

    Wapres Jusuf Kalla menyatakan : Rakyat Indonesia diminta untuk bersiap-siap 
malam ini mendengarkan berita kenaikan BBM malam ini. Pemerintah siap untuk 
menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) malam ini...

    Apakah ada antrian BBM hari ini ? Kenaikan BBM berlaku sabtu mulai pukul 
00.00 WIB.
      ----- Original Message ----- 
      From: IND, Sodikin, Achmad 
      To: milist jamaah ; [email protected] 
      Sent: Friday, May 23, 2008 1:37 PM
      Subject: [Ar-Royyan-7713] FW: BBM Dinaikkan Agar Pemain Asing Masuk


       

      BBM Dinaikkan Agar Pemain Asing Masuk

      Rabu, 21 Mei 08 18:30 WIB, Eramuslim.

      Kirim teman

      Kenapa pemerintah SBY-JK ngotot menaikkan harga BBM? Ternyata, hal itu 
dilakukan agar segera mencapai tingkat harga yang diinginkan oleh pemain asing. 
Jadi kenaikan BBM itu tidak untuk rakyat dan tidak juga untuk menyelamatkan 
APBN.

      Demikian disampaikan Ismail Yusanto, Jubir Hizbut Tahrir Indonesia, saat 
berbicara di depan ratusan peserta acara diskusi Forum Kajian Sosial 
Kemasyarakatan ke 38, bertema BBM Naik, SBY-JK Turun?, di Jakarta, Senin 
(19/5). 

      Menurut Ismail, kesimpulan itu berdasarkan pernyataan dari Menteri Energi 
dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Purnomo Yusgiantoro yang ditulis di Kompas, 14 
Mei 2003. Purnomo mengatakan, "Liberalisasi sektor hilir migas membuka 
kesempatan bagi pemain asing untuk berpartisipasi dalam bisnis eceran migas.. 
Namun, liberalisasi ini berdampak mendongkrak harga BBM yang disubsidi 
pemerintah. Sebab kalau harga BBM masih rendah karena disubsidi, pemain asing 
enggan masuk." 

      Meski pernyataan itu sudah lama, tapi menurut Ismail kita baru menemukan 
faktanya sekarang. "Ini ironi, kita membeli minyak milik kita sendiri di 
halaman rumah kita, dengan harga yang ditentukan oleh asing, " ujar Yusanto.

      Saat ini saja, tambahnya, mengutip pernyataan Dirjen Migas Dept. ESDM, 
Iin Arifin Takhyan, di Majalah Trust (edisi 11/2004), terdapat 105 perusahaan 
yang sudah mendapat izin untuk bermain di sektor hilir migas, termasuk membuka 
stasiun pengisian BBM untuk umum (SPBU). Perusahaan migas raksasa itu antara 
lain British Petrolium (Amerika-Inggris), Shell (Belanda), Petro China (RRC), 
Petronas (Malaysia), dan Chevron-Texaco (Amerika).

      Hal yang sama juga disampaikan Ketua Serikat Pekerja Pertamina, Abdullah 
Sodik. Menurutnya, problem kelangkaan BBM itu sebenarnya diakibatkan oleh 
rusaknya sistem yang diberlakukan pemerintah, yang membuka peluang privatisasi 
pengelolaan gas. "Serta memberikan kewenangan kepada perusahaan asing dan 
domistik untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi minyak. Bahkan dibiarkan 
juga untuk menetapkan harga, " ujarnya.

      Wajar bila kemudian, tambah Sodik, minyak dan gas yang ada di Indonesia 
ini sebagian besar dikuasai asing. Tercatat dari 60 kontraktor, 5 di antaranya 
dalam kategori super major, yakni ExxonMobil, ShellPenzoil, TotalFinaEIf, 
BPAmocoArco, dan ChevronTexaco, yang menguasai cadangan minyak 70 persen dan 
gas 80 persen. Selebihnya masuk kategori Major, seperti Conoco, Repsol, Unocal, 
Santa Fe, Gulf, Premier, Lasmo, Inpex, Japex, yang menguasai cadangan minyak 18 
persen dan gas 15 persen. "Sedangkan perusahaan independent menguasi cadangan 
minyak 12 persen, dan gas 5 persen, " terang Sodik.

      Melihat fakta itu logis bila kemudian kita mengalami masalah dengan BBM. 
Logis pula bila rakyat banyak yang menolak rencana pemerintah menaikan harga 
BBM bersubsidi itu. Sebab rakyat lah akan menjadi korban akibat kebijakan yang 
tidak populis ini.

      "Saya juga tidak setuju kenaikan BBM, " ujar Abdullah Sodik. "Kita harus 
menyadari minyak bumi itu bukan dibuat oleh pemerintah. Tapi minyak bumi itu 
dibuat oleh Allah. Karena itu rakyat berhak mendapatkan subsidi. Kenapa ketika 
pemerintah menyubsidi rakyat sendiri pemerintah kalang kabut, " tambahnya.

      Ekonom Tim Indonesia Bangkit, Hendri Saparini, juga tidak sepakat bila 
harga BBM dinaikkan. Pertimbangannya adalah ekonomi. Ketika pemerintah 
mengatakan kita akan kolaps kalau tidak segera menaikkan harga BBM, maka publik 
harus tahu bahwa yang dimaksud kolaps menurut pemerintah itu adalah APBN. 
Sementara APBN itu terhadap kue ekonomi besarnya hanya 20 persen. "Jadi kalau 
harga BBM dinaikan, maka yang kena dampaknya 80 persen adalah rumah tangga dan 
industri, " ujarnya.

      Hendri mengatakan, kalau ada kenaikan harga minyak dunia, jika memang 
pemerintah itu akan menyelamatkan APBN maka semestinya pos yang boleh dikotak 
katik tidak hanya subsidi BBM. Karena kita punya pos-pos lain yang dalam 
kondisi darurat mestinya bisa direvisi. "Kenapa yang halal hanya subsidi BBM, 
kenapa pembayaran utang luar negeri menjadi tidak halal, " ujar Hendri heran.

      Ismail menegaskan ini semua terjadi karena adanya liberalisasi di sektor 
migas, yang merupakan bagian dari liberalisasi ekonomi, liberalisasi politik, 
liberalisasi sosial, budaya, pendidikan. Inilah yang harus dilawan. Sebab 
Indonesia makin hari makin menuju kepada negara liberal. "Dan siapa yang 
menjadi korban, kita semua, " terangnya. 

      Solusi

      Seperti dikatakan Hendri Saparini, pemerintah seharusnya tidak menaikan 
harga BBM, sebab masih banyak cara yang bisa dilakukan pemerintah untuk 
menyelamatkan APBN, terkait meningkatnya harga minyak dunia itu. Peserta 
Diskusi Forum Kajian Sosial Kemasyarakatan ke 38 mengusulkan solusi jangka 
pendek yang bisa dilakukan pemerintah:

      Pertama, pemotongan bunga rekap di APBN sebesar 40-60 triliun.

      Kedua, pemotongan bunga utang 95 triliun, 

      Ketiga, Winfall profit dari hasil minyak bumi tidak perlu dibagi ke 
daerah, tetapi digunakan untuk menutupi subsidi BBM.

      Keempat, membatalkan kontrak/nasionalisasi terhadap perusahaan-perusahaan 
minyak asing.

      Dan kelima, mengubah sistem pengelolaan BBM, gas, batu bara dan energi 
lainnya dari swasta ke pengelolaan negara.

      Terkait dengan wacana nasionalisasi perusahaan asing, Hendri Saparini 
mengatakan, "Kita memang selalu sering dicekoki bahwa nasionalisasi itu tidak 
boleh. Padahal banyak fakta, ketika negara lain melakukan nasionalisasi tidak 
ada masalah...Fakta terbaru, Inggris barus saja melakukan nasionalisasi bank 
-nya. Jadi jangan kita kemudian ditakut-takuti oleh sesuatu yang sebenarnya itu 
bisa terjadi di negara-negara maju, " ujar Hendri.

      Bukan hanya nasionalisasi, kata Hendri, kita juga selalu ditakut-takuti 
siapa pun yang menjadi presidennya dia pasti menaikan harga BBM. Padahal 
jawabannya tidak. "Pertama untuk beban subsidi misalnya, sekarang ini PLN masih 
menggunakan BBM. Kalau kemudian kita mengganti dengan gas maka tidak perlu ada 
tambahan subsidi. Masih juga ada hal lain. Jadi tidak sama. Bukan siapa pun 
presidennya akan menaikkan BBM, tapi kalau kebijakannya sama maka akan 
menaikkan BBM juga, " ujar Hendri.

      Ismail Yusanto mengatakan, kesalahan utama pengelolaan migas dan SDA kita 
adalah terjadinya transpormasi atau perpindahan dari State Business Management 
ke Coorporate Business Management. Oleh karena itu yang perlu dilakukan adalah 
mengembalikan bagaimana agar entitas negara itu kembali menjadi pilar utama 
pengelolaan SDA, termasuk migas. Untuk itulah, katanya perlu dilakukan 
perubahan total atas UU migas dan PMA yang ada. Juga perubahan atas mind set 
ideologi yang ada. [LI/Abu Ziad]

       


--------------------------------------------------------------------------

      From: Agus Rasidi [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
      Sent: Friday, May 23, 2008 11:21 AM
      To: [email protected]
      Cc: MILIS RW 14
      Subject: Re: [Ar-Royyan-7711] Re: [porsenipar] Fwd: Pembatalan Safari 
Cabup ke Sukahati

       

      Ya, pak. Ada penundaan dari segi waktu. 

      Kepada YTh, Ketua RW 14, para ketua RT di lingkungan RW 14 serta Ketua 
Umum DKM Ar-Royyan yang tadi malam menerima surat undangan yang diamanahkan ke 
saya untuk diantar ke rumah bapak-bapak dengan ini diberitahukan bahwa ada 
pembatalan acara Safari Kang Sunman yang sedianya dilaksanakan di Hall 
Badminton RW 15.

       

      Pembatalan dikarenakan KS mendapat tugas dari pusat untuk bertugas ke 
Gorontalo pada waktu yang sama.

      Mohon maaf khususnya kepada para tokoh Sukahati (termasuk yang ada di 
lingkungan RW 14) yang telah menerima surat undangan acara di atas. Insaya 
Allah KS merencanakan akan berkunjung pada waktu yang lain.

       

      Semoga berkenan.

       

      Wassalam / agus rasidi

       

        ----- Original Message ----- 

        From: [EMAIL PROTECTED] 

        To: [email protected] 

        Sent: Friday, May 23, 2008 11:16 AM

        Subject: [Ar-Royyan-7711] Re: [porsenipar] Fwd: Pembatalan Safari Cabup 
ke Sukahati

         


        Pak Agus Rasidi 

        Jadi acara hari Minngu di Hall Badminton RW 15, juga batalkan ? Kalau 
kita lihat dari email dari Pak Amin ini ? 

        Regards
        Aep Apandi S.
        5795 - 8822 Ext 1108





              "amin widada" <[EMAIL PROTECTED]> 

              05/23/2008 11:09 AM 

                    Please respond to
                    [EMAIL PROTECTED]
                   

             To
                   [EMAIL PROTECTED] 
                   
                    cc
                    
                   
                    Subject
                   [porsenipar] Fwd: Pembatalan Safari Cabup ke Sukahati
                   

               

                     
                    
                   

             






        Salaam.

        Meneruskan info pembatalan acara safari/jaulah cabup dari PKS: Tb.
        Sunmanjaya Rukmandis (Kang Sunman), yang sedianya diadakan di
        Kelurahan Sukahati pada Ahad 25 Mei 2008 jam 13-15.

        Pembatalan dikarenakan KS mendapat tugas dari pusat untuk bertugas ke
        Gorontalo pada waktu yang sama.

        Mohon maaf khususnya kepada para tokoh Sukahati yang telah menerima
        surat undangan acara di atas. Insaya Allah KS merencanakan akan
        berkunjung pada waktu yang lain.

        Profil KS bisa dilihat di:

        http://kangsunmandjaya.blogspot.com/
        http://pondokkangsunman.multiply.com/

        Komunikasi bisa diarahkan ke [EMAIL PROTECTED]

        Terima kasih atas perhatiannya.

        ----------------------------------------------

        Wassalam,
        --amin

        --------------------------------------------------
        Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007 
        -=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===-
        -= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =-

        | Official Website: http://www.porsenipar.web.id |
        ------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------


        ______________________________________________
        This message is for the designated recipient only and may contain 
privileged, proprietary, or otherwise private information. If you have received 
it in error, please notify the sender and delete the message immediately. Any 
other use of the email is prohibited.

______________________________________________
This message is for the designated recipient only and may contain privileged, 
proprietary, or otherwise private information. If you have received it in 
error, please notify the sender and delete the message immediately. Any other 
use of the email is prohibited.
             


------------------------------------------------------------------------

        Internal Virus Database is out-of-date.
        Checked by AVG. 
        Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.23.16/1445 - Release Date: 
5/15/2008 7:25 PM



--------------------------------------------------------------------------


      Internal Virus Database is out-of-date.
      Checked by AVG. 
      Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.23.16/1445 - Release Date: 
5/15/2008 7:25 PM

Legal disclaimer
-------------------------
This email may contain confidential and/or legally privileged information. 
If you are not the intended recipient (or have received this email by error), 
please notify the sender immediately and delete this email. 
Any unauthorized copying, disclosure, or distribution of the material in this 
email is strictly forbidden.

         

Kirim email ke