Ass. Ww
Hei kalau Allah Yang Maha Benar itu jelas adanya dan mana yang benar dan
mana yang salah telah ditentukan dalam Al Qur'an.
Jadi apa yang anda katakan relatif adalah sama sekali tidak benar kalau Al
Qur'an telah memberikan ketetapan akan suatu masalah. Penggunaan bahan
bakar minyak telah menghasilkan gas buang dan telah mnyebabkan efek rumah
kaca yang mengakibatkan global warming yang cepat atau lambat akan membawa
kebinasaan pada umat manusia. Adanya upaya untuk menaikkan harga BBM atas
dasar keuntungan ekonomi semata adalah suatu kesalahan besar. Menggunakan
BBM saja yang mengakibatkan global warming dan membuat perubahan iklim dan
akan menciptakan banyak badai seperti badai Nargis yang membuat sertua ribu
orang binasa hanya dalam waktu beberapa jam saja adalah suatu kesalahan.
Penyelesaian yang harus dilakukan saat ini adalah mengurangi penggunaan BBM
ini sebanyak mungkin sambil berusaha mencari solusi pengganti BBM ini.
Tidakkah anda menyadari ketika anda menggunakan mobil pribadi ke kantor
saat ini berarti anda telah menebarkan gas CO2 ke udara dan memberikan
kontribusi kepada global warming dan kemungkinan besar memberikan andil
juga pada terciptanya badai yang semakin kencang yang dapat membunuh
manusia? Juga anda memberikan kontribusi pada perubahan iklim yang dapat
menyebabkan gagal panen yang akan membuat kelangkaan bahan pangan dan akan
membuat kelaparan manusia juga ? Ini artinya dalam pengadilan akhirat nanti
semua kegiatan anda akan ditanyakan untuk dimintai pertanggungjawaban. Dan
ketika asap CO2 yang disebabkan oleh mobil yang anda naiki turut
berkontribusi menciptakan global warming yang menyebabkan banyak badai dan
perubahan iklim yang menyebabkan orang lain mati binasa, maka tidak salah
jika pengadilan akhirat nanti  memutuskan anda tidak lebih dari seorang
pembunuh. Lantas bagaimana dengan orang yang mencari keuntungan dengan
memperdagangkan secara ngawur BBM ini ? Jawabnya setali tiga uang dan tentu
saja akan memperoleh azab yang lebih pedih. Kecelakaan besar atas orang
yang mengumpat dan mengumpulkan harta dengan menghitung-hitungnya berlaku
walaupun status barang yang diperdagangkan adalah tidak merusak. Dan tentu
saja kecelakaan lebih besar lagi atas orang yang mengumpat dan mengumpulkan
harta dengan menghitung-hitungnya dengan memperdagangkan barang yang
menimbulkan kerusakan yang berakibat kebinasaan bagi manusia.
Dan dengan gamblang saat ini anda dapat memperoleh jawaban mengapa
kira-kira 4.232 milyar manusia akan dipindahkan ke alam barzah di tahun
2008 ini. .
Wassalam
Djarot D

alamat email: [EMAIL PROTECTED]


                                                                           
             "-| Kang Uyun |-"                                             
             <[EMAIL PROTECTED]                                             
             om>                                                        To 
                                       <[email protected]>               
             05/23/2008 05:16                                           cc 
             PM                                                            
                                                                   Subject 
                                       Re: [Ar-Royyan-7713] FW:  BBM       
             Please respond to         Dinaikkan Agar Pemain Asing Masuk   
             [EMAIL PROTECTED]                                             
                    om                                                     
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           





Kebenaran itu relatif. Hanya Allah  sendirilah yang Maha Benar.
Masalah benar atau tidaknya keputusan  Kenaikan BBM, sebenarnya tergantung
dari sudut pandang mana kita melihatnya.
Dari sudut pandang pemerintah mungkin  benar, tapi dari sudut pandang lain
mungkin salah.


Yang salah adalah ungkapan "harus siap  bunuh diri." itu sama sekali tidak
benar.




----- Original Message -----
From:  Diran
To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, May 23, 2008 3:18 PM
Subject: Re: [Ar-Royyan-7713] FW: BBM  Dinaikkan Agar Pemain Asing Masuk

Siap atu tidak rakyat endonesia harus  siap pak......
1. Siap untuk bunuh diri karena tidak  tega melihat anak anaknya tidak
makan
2. Siap untuk bunuh diri karena mendengar  berita kenaikan BBM
3. Siap saling injak injakan sesama  pengantri BLT sehingga mati terinjak.
4. dan siap mati  demi keuntungan  segolongan atau pribadi dengan kenaikan
BBM ini.


----- Original Message -----
From:  Agus  Rasidi
To: [email protected]
Sent: Friday, May 23, 2008 2:24  PM
Subject: Re: [Ar-Royyan-7713] FW: BBM  Dinaikkan Agar Pemain Asing Masuk

Berita Elshinta News and Talk, jam 14:18 ;

Wapres Jusuf Kalla  menyatakan : Rakyat Indonesia diminta untuk
bersiap-siap malam ini  mendengarkan berita kenaikan BBM malam ini.
Pemerintah siap untuk menaikkan  harga Bahan Bakar Minyak (BBM) malam
ini...

Apakah ada antrian BBM hari ini ? Kenaikan BBM berlaku sabtu mulai  pukul
00.00 WIB.
----- Original Message -----
From:  IND, Sodikin, Achmad
To: milist jamaah ; [email protected]
Sent: Friday, May 23, 2008 1:37  PM
Subject: [Ar-Royyan-7713] FW: BBM  Dinaikkan Agar Pemain Asing Masuk



BBM  Dinaikkan Agar Pemain Asing Masuk

Rabu, 21  Mei 08 18:30 WIB, Eramuslim.

                                                               Kirim  teman

[IMAGE]Kenapa pemerintah SBY-JK ngotot menaikkan harga BBM?  Ternyata, hal
itu dilakukan agar segera mencapai tingkat harga yang  diinginkan oleh
pemain asing. Jadi kenaikan BBM itu tidak untuk rakyat dan  tidak juga
untuk menyelamatkan APBN.

Demikian disampaikan Ismail  Yusanto, Jubir Hizbut Tahrir Indonesia, saat
berbicara di depan ratusan  peserta acara diskusi Forum Kajian Sosial
Kemasyarakatan ke 38, bertema  BBM Naik, SBY-JK Turun?, di Jakarta, Senin
(19/5).

Menurut Ismail, kesimpulan itu  berdasarkan pernyataan dari Menteri Energi
dan Sumber Daya Mineral (ESDM),  Purnomo Yusgiantoro yang ditulis di
Kompas, 14 Mei 2003. Purnomo  mengatakan, “Liberalisasi sektor hilir  migas
membuka kesempatan bagi pemain asing untuk berpartisipasi dalam  bisnis
eceran migas…. Namun, liberalisasi ini berdampak mendongkrak harga  BBM
yang disubsidi pemerintah. Sebab kalau harga BBM masih rendah karena
disubsidi, pemain asing enggan masuk.”

Meski pernyataan itu sudah lama,  tapi menurut Ismail kita baru menemukan
faktanya sekarang. “Ini ironi,  kita membeli minyak milik kita sendiri di
halaman rumah kita, dengan harga  yang ditentukan oleh asing, ” ujar
Yusanto.

Saat ini saja, tambahnya, mengutip  pernyataan Dirjen Migas Dept. ESDM, Iin
Arifin Takhyan, di Majalah  Trust (edisi 11/2004),  terdapat 105 perusahaan
yang sudah mendapat izin untuk bermain di sektor  hilir migas, termasuk
membuka stasiun pengisian BBM untuk umum (SPBU).  Perusahaan migas raksasa
itu antara lain British Petrolium  (Amerika-Inggris), Shell (Belanda),
Petro China (RRC), Petronas  (Malaysia), dan Chevron-Texaco  (Amerika).

Hal yang sama juga disampaikan  Ketua Serikat Pekerja Pertamina, Abdullah
Sodik. Menurutnya, problem  kelangkaan BBM itu sebenarnya diakibatkan oleh
rusaknya sistem yang  diberlakukan pemerintah, yang membuka peluang
privatisasi pengelolaan gas.  “Serta memberikan kewenangan kepada
perusahaan  asing dan domistik untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi
minyak.  Bahkan dibiarkan juga untuk menetapkan harga, ”  ujarnya.

Wajar bila kemudian, tambah Sodik,  minyak dan gas yang ada di Indonesia
ini sebagian besar dikuasai asing.  Tercatat dari 60 kontraktor, 5 di
antaranya dalam kategori super major,  yakni ExxonMobil, ShellPenzoil,
TotalFinaEIf, BPAmocoArco, dan  ChevronTexaco, yang menguasai cadangan
minyak 70 persen dan gas 80 persen.  Selebihnya masuk kategori Major,
seperti Conoco, Repsol, Unocal,  Santa Fe, Gulf, Premier, Lasmo, Inpex,
Japex, yang menguasai cadangan  minyak 18 persen dan gas 15 persen.
“Sedangkan perusahaan independent menguasi  cadangan minyak 12 persen, dan
gas 5 persen, ” terang  Sodik.

Melihat fakta itu logis bila  kemudian kita mengalami masalah dengan BBM.
Logis pula bila rakyat banyak  yang menolak rencana pemerintah menaikan
harga BBM bersubsidi itu. Sebab  rakyat lah akan menjadi korban akibat
kebijakan yang tidak populis  ini.

”Saya juga tidak setuju kenaikan  BBM, ” ujar Abdullah Sodik. “Kita harus
menyadari minyak bumi itu bukan  dibuat oleh pemerintah. Tapi minyak bumi
itu dibuat oleh Allah. Karena itu  rakyat berhak mendapatkan subsidi.
Kenapa ketika pemerintah menyubsidi  rakyat sendiri pemerintah kalang
kabut, ”  tambahnya.

Ekonom Tim Indonesia Bangkit,  Hendri Saparini, juga tidak sepakat bila
harga BBM dinaikkan.  Pertimbangannya adalah ekonomi. Ketika pemerintah
mengatakan kita akan  kolaps kalau tidak segera menaikkan harga BBM, maka
publik harus tahu  bahwa yang dimaksud kolaps menurut pemerintah itu adalah
APBN. Sementara  APBN itu terhadap kue ekonomi besarnya hanya 20 persen.
“Jadi kalau harga  BBM dinaikan, maka yang kena dampaknya 80 persen adalah
rumah tangga dan  industri, ” ujarnya.

Hendri mengatakan, kalau ada  kenaikan harga minyak dunia, jika memang
pemerintah itu akan menyelamatkan  APBN maka semestinya pos yang boleh
dikotak katik tidak hanya subsidi BBM.  Karena kita punya pos-pos lain yang
dalam kondisi darurat mestinya bisa  direvisi. “Kenapa yang halal hanya
subsidi BBM, kenapa pembayaran utang  luar negeri menjadi tidak halal, ”
ujar Hendri  heran.

Ismail menegaskan ini semua  terjadi karena adanya liberalisasi di sektor
migas, yang merupakan bagian  dari liberalisasi ekonomi, liberalisasi
politik, liberalisasi sosial,  budaya, pendidikan. Inilah yang harus
dilawan. Sebab Indonesiamakin hari makin  menuju kepada negara liberal.
“Dan siapa yang menjadi korban, kita semua,  ” terangnya.

Solusi

Seperti dikatakan Hendri Saparini,  pemerintah seharusnya tidak menaikan
harga BBM, sebab masih banyak cara  yang bisa dilakukan pemerintah untuk
menyelamatkan APBN, terkait  meningkatnya harga minyak dunia itu. Peserta
Diskusi Forum Kajian Sosial  Kemasyarakatan ke 38 mengusulkan solusi jangka
pendek yang bisa dilakukan  pemerintah:

Pertama, pemotongan bunga rekap di  APBN sebesar 40-60 triliun.

Kedua, pemotongan bunga utang 95  triliun,

Ketiga, Winfall profit dari hasil  minyak bumi tidak perlu dibagi ke
daerah, tetapi digunakan untuk menutupi  subsidi BBM.

Keempat, membatalkan  kontrak/nasionalisasi terhadap perusahaan-perusahaan
minyak  asing.

Dan kelima, mengubah sistem  pengelolaan BBM, gas, batu bara dan energi
lainnya dari swasta ke  pengelolaan negara.

Terkait dengan wacana  nasionalisasi perusahaan asing, Hendri Saparini
mengatakan, “Kita memang  selalu sering dicekoki bahwa nasionalisasi itu
tidak boleh. Padahal banyak  fakta, ketika negara lain melakukan
nasionalisasi tidak ada  masalah...Fakta terbaru, Inggris barus saja
melakukan nasionalisasi bank  –nya. Jadi jangan kita kemudian
ditakut-takuti oleh sesuatu yang  sebenarnya itu bisa terjadi di
negara-negara maju, ” ujar  Hendri.

Bukan hanya nasionalisasi, kata  Hendri, kita juga selalu ditakut-takuti
siapa pun yang menjadi presidennya  dia pasti menaikan harga BBM. Padahal
jawabannya tidak. “Pertama untuk  beban subsidi misalnya, sekarang ini PLN
masih menggunakan BBM.  Kalau kemudian kita mengganti dengan gas maka tidak
perlu ada  tambahan subsidi. Masih juga ada hal lain. Jadi tidak sama.
Bukan siapa  pun presidennya akan menaikkan BBM, tapi kalau kebijakannya
sama maka akan  menaikkan BBM juga, ” ujar Hendri.

Ismail Yusanto mengatakan,  kesalahan utama pengelolaan migas dan SDA kita
adalah terjadinya  transpormasi atau perpindahan dari State Business
Management keCoorporate Business Management.  Oleh karena itu yang perlu
dilakukan adalah mengembalikan bagaimana agar  entitas negara itu kembali
menjadi pilar utama pengelolaan SDA, termasuk  migas. Untuk itulah, katanya
perlu dilakukan perubahan total atas UU migas  dan PMA yang ada. Juga
perubahan atas mind set ideologi yang ada.  [LI/Abu  Ziad]






From:Agus Rasidi [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, May 23, 2008 11:21  AM
To: [email protected]
Cc: MILIS RW 14
Subject: Re: [Ar-Royyan-7711] Re:  [porsenipar] Fwd: Pembatalan Safari
Cabup ke  Sukahati



Ya, pak. Adapenundaan dari  segi waktu.

Kepada YTh, Ketua RW 14, para  ketua RT di lingkungan RW 14 serta Ketua
Umum DKM Ar-Royyan yang tadi  malam menerima surat undangan yang
diamanahkan ke saya untuk  diantar ke rumah bapak-bapak dengan ini
diberitahukan bahwa ada  pembatalan acara Safari Kang Sunman yang sedianya
dilaksanakan di Hall  Badminton RW 15.



Pembatalan dikarenakan  KS mendapat tugas dari pusat untuk bertugas ke
Gorontalo pada waktu yang  sama.

Mohon maaf khususnya kepada para tokoh Sukahati (termasuk  yang ada di
lingkungan RW 14) yang telah menerima suratundangan acara  di atas. Insaya
Allah KS merencanakan akan berkunjung pada waktu yang  lain.



Semoga  berkenan.



Wassalam / agus  rasidi



----- Original Message -----

From:[EMAIL PROTECTED]

To:[email protected]

Sent:Friday, May 23, 2008 11:16 AM

Subject:[Ar-Royyan-7711] Re: [porsenipar] Fwd: Pembatalan Safari Cabup ke
Sukahati




Pak Agus  Rasidi

Jadi acara hari Minngu  di Hall Badminton RW 15, juga batalkan ? Kalau kita
lihat dari email  dari Pak Amin ini ?

Regards
Aep Apandi  S.
5795 - 8822 Ext 1108



                                                                           
                                                                           
    "amin  widada" <                                                       
    [EMAIL PROTECTED]>                                                  
                                                                        To 
    05/23/2008 11:09  AM                                                   
                                                                           
                                                 [EMAIL PROTECTED]    
                                                                           
         Please  respond to                                                
       [EMAIL PROTECTED]                                           cc 
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                   Subject 
                                                                           
                                                                           
                                                 [porsenipar]  Fwd:        
                                                 Pembatalan Safari Cabup   
                                                 ke  Sukahati              
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           








Salaam.

Meneruskan info pembatalan acara safari/jaulah cabup  dari PKS: Tb.
Sunmanjaya  Rukmandis (Kang Sunman), yang sedianya diadakan  di
Kelurahan Sukahati pada  Ahad 25 Mei 2008 jam 13-15.

Pembatalan dikarenakan KS mendapat tugas dari pusat  untuk bertugas ke
Gorontalo  pada waktu yang sama.

Mohon maaf khususnya kepada para tokoh Sukahati yang  telah menerima
surat undangan acara di atas. Insaya AllahKSmerencanakan  akan
berkunjung pada waktu  yang lain.

Profil KS bisa dilihat di:

http://kangsunmandjaya.blogspot.com/
http://pondokkangsunman.multiply.com/

Komunikasi bisa diarahkan ke  [EMAIL PROTECTED]

Terima kasih atas  perhatiannya.

----------------------------------------------

Wassalam,
--amin

--------------------------------------------------
Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007
-=== Perumahan BDB2 dan  BDB3, Cibinong, Bogor===-
-= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi  =-

| Official Website:  http://www.porsenipar.web.id |
------- PorseniparMediaCenter: 6849-6001  -------


______________________________________________
This message is for the designated recipient only and  may contain
privileged, proprietary, or otherwise private information.  If you have
received it in error, please notify the sender and delete  the message
immediately. Any other use of the email is  prohibited.
                                                                            
                                                                            
    ______________________________________________                          
                                                                            
    This message is for the designated recipient only and may contain       
    privileged, proprietary, or otherwise private information. If you have  
    received it in error, please notify the sender and delete the message   
    immediately. Any other use of the email is prohibited.                  
                                                                            
                                                                            
                                                                            






Internal Virus Database is  out-of-date.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database:  269.23.16/1445 - Release Date:
5/15/2008 7:25  PM


Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.23.16/1445 - Release Date:
5/15/2008 7:25 PM
                                                                            
                                                                            
                                                                            
    Legal disclaimer                                                        
    -------------------------                                               
    This email may contain confidential and/or legally privileged           
    information.                                                            
    If you are not the intended recipient (or have received this email by   
    error), please notify the sender immediately and delete this email.     
    Any unauthorized copying, disclosure, or distribution of the material   
    in this email is strictly forbidden.                                    
                                                                            
                                                                            
                                                                            


Kirim email ke