---------- Forwarded message ----------
From: Armansyah <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Jun 3, 2008 4:57 PM
Subject: [Milis_Iqra] Hasyim Ancam Provokator yang Kompori NU dalam Konflik
FPI
To: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>

*Hasyim Ancam Provokator yang Kompori NU dalam Konflik FPI
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/03/time/152253/idnews/949724/idkanal/10

Jakarta* - Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengingatkan pihak-pihak tertentu
untuk tidak melibatkan NU menyusul insiden Monas 1 Juni. "NU akan memberikan
sanksi kepada siapa pun yang melakukan provokasi," tegasnya.

Hasyim menyesalkan penggunaan dan pelibatan nama NU dan kelompok NU dalam
masalah ini.

"Karena relevansinya tidak ada antara NU dan Monas, NU dan FPI. Tapi, kenapa
lalu ditulis korban itu adalah orang NU?" ujar Hasyim Muzadi dalam
pernyataan tertulis pada *detikcom*, Selasa (3/6/2008).

Maka, di sini ada pelibatan orang-orang NU yang menjadikan NU sebagai pihak
yang juga terlibat dalam bentrok fisik itu. "Ini tidak boleh terjadi dan
harus dicegah. Bentrok fisik sangat merugikan. Kita ingin menyelesaikan
masalah Monas, bukan memperluas masalah itu," tegasnya.

Hasyim menuturkan, semua keputusan PBNU yang menyangkut masalah akidah
(keyakinan beragama), menyangkut syariah (hukum agama), hanya bisa
dikeluarkan melalui rapat gabungan antara Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU.

"Maka, tidak boleh ada seorang pun yang mengambil alih porsi ini, kemudian
dia berwacana sendiri atas nama NU," ungkapnya.

Setelah peristiwa Monas banyak yang berwacana, menggiring GP Ansor,
menggiring Pagar Nusa, menggiring Lakpesdam NU. Menurutnya, tidak ada hak
apa pun untuk melakukan itu.

"Dan, saya ingatkan kepada yang bersangkutan supaya menghentikan
langkah-langkah, karena justru NU akan memberikan sanksi kepada siapa pun
yang melakukan provokasi, bukan kepada yang terprovokasi," ancam Hasyim.

Hasyim menuturkan, memang ada personal di dalam NU yang berpikiran liberal.
Sementara, NU formal berpikiran moderat. Moderat, artinya, baik kepada orang
tapi tetap pada pendiriannya. Liberal, artinya, mengikuti mindset orang
lain, tapi kadang-kadang menjadikan tindakan itu sebagai 'gol bunuh diri'.
Dan, NU jangan diumpankan untuk bentrok-bentrok fisik.

"PBNU menyerukan agar warga NU se-Indonesia tetap pada pos dan kediamannya
(tetap tenang dan tidak terprovokasi) masing-masing. Masalah yang berkaitan
dengan Monas akan diselesaikan sendiri oleh PBNU tanpa melibatkan bentrok
fisik," demikian Hasyim Muzadi.* ( nrl / asy ) *


-- 
Salamun 'ala manittaba al Huda
Khud al hikmah walau min lisani al kafir


ARMANSYAH
http://arsiparmansyah.wordpress.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : [EMAIL PROTECTED]
  Keluar : [EMAIL PROTECTED]
 Situs 1 : http://myiqra.co.cc
 Situs 2 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
     Mod : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke