FPI Berdzikir, AKKBB Nyalakan Lilin

Eramuslim, Rabu, 4 Jun 08 03:00 WIB

Kirim teman
<http://www.eramuslim.com/berita/send/8604025234-fpi-berdzikir-akkbb-nya
lakan-lilin.htm> 

 Sejak tengah malam, Jalan Petamburan III yang telah dihalangi sejumlah
bambu yang dililit kawat duri tampak dipenuhi oleh massa dan simpatisan
Front Pembela Islam. Jalan selebar lebih kurang lima meter yang berada
di depan markas FPI tampak ditutupi karpet dan tikar seadanya. Acara
dzikir bersama dilantunkan dipimpin oleh Ustadz Alwi dari FPI.

"Kami di sini, malam ini, berdzikir kepada Allah agar kami diberi
kekuatan menghadapi cobaan ini dan semoga Allah membuka mata hati
saudara-saudara Muslim yang ada di mana pun agar bisa membeakan mana
yang haq dan mana yang bathil, " ujar Ust. Alwi.

Suasana syahdu tampak terasa di sekitar markas FPI ini. Lantunan
ayat-ayat suci dan dzikir terus bergema memenuhi langit Petamburan.

Sementara itu, di Yogyakarta, puluhan massa Gerakan Integrasi Nasional
(GIN) yang termasuk dalam kelompok AKKBB menggelar malam renungan dengan
menyalakan lilin. Menyalakan lilin bukan bagian dari tradisi Islam,
melainkan tradisi orang-orang kafir. Walau demikian, sejumlah perempuan
berkerudung ketat (bukan jilbab) tampak mengikuti acara tersebut. Entah,
mereka paham atau tidak bahwa Rasulullah SAW empatbelas abad lalu sudah
memperingatkan umatnya agar tidak sekali-kali menyerupai atau melakukan
hal-hal yang menyerupai orang kafir, seperti menyalakan lilin untuk
suatu acara tertentu.

 Hal yang dilakukan AKKBB memang tidak istimewa. Karena aliansi yang
terdiri dari banyak orang dari agama yang berbeda tersebut, bahkan ada
yang mengaku tidak beragama namun menggunakan istilah 'penghayat
terhadap ketuhanan'--sudah terbiasa atas nama pluralisme dan liberalisme
mengerjakan hal-hal yang bukan tuntutan agamanya sendiri. Abdurrahman
Wahid sebagai sesepuh AKKBB misalnya, sering berkunjung ke gereja dan
bahkan ke Israel menemui tokoh-tokoh Zionis di sana sembari mengecam
HAMAS yang merupakan kelompok pejuang kemerdekaan Palestina.

Dari dua momen ini sudah jelas bisa ditangkap simbol-simbol atau
ideologi kedua kelompok tersebut. FPI jelas berideologi Islam dengan
menggelar acara dzikir, sedangkan yang menyalakan lilin di Yogya adalah
elemen dari AKKBB. (rz)

 

<<image001.jpg>>

<<image002.jpg>>

<<image003.jpg>>

<<image004.jpg>>

Kirim email ke