Saya jadi ingat tulisan dari Pak Djarot Biar nanti Allah yang menyeleksinya......... (jadi nyambung dengan judul email ini : Ya Allah, masukanlah aku kedalam golongan orang yang Sedikit)
salam, Jojo Wahyudi Marketing & Communications Dept PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia T (62-21) 2355 9966 ext. 1292 F (62-21) 391 1560 www.manulife-indonesia.com "Bringing Dreams to Life" Manulife Indonesia is part of Manulife Financial - Proud Worldwide Sponsor of the Beijing 2008 Olympic Games Sangat muak dengan penyebutan yang dilakukan Rizal Malarangeng si Liberal itu di Metro TV semalam dengan kata-kata hujatan yang ditujukan kepada FPI. Ada istilah preman, kriminal, jagoan dan sebagainya termasuk "pertanyaan" yang ditujukan untuk mengkerdilkan FPI seperti "Emang siapa sih FPI itu?" Di media cetak ada Koran Tempo yang amat-sangat provokatif dengan menempatkan headline 3 hari terakhir ini termasuk hari-hari kemarin dengan judul besar "Bubarkan FPI" dan foto Munarman yang tergambar seperti mencekek yang oleh Habib Riziq diklarifikasi bahwa itu adalah anak buahnya (dan ditampilkan juga orangnya dalam klarifikasi itu). Para pengkhianat bangsa terutama yang menadah tangan untuk sekeping Pound mungkin akan bilang : "Apa susahnya sih menyalahkan (dengan serta-merta) orang yang "benar" (catatan: salah-benar dalam konteks hukum akan dideklarasi di pengadilan)". Wallaahu a'lam. Wass / Jaerony.- ----- Original Message ----- From: "A. Yahya Sjarifuddin" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]>; <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Thursday, June 05, 2008 10:07 AM Subject: [Ar-Royyan-7768] Ya Allah, masukanlah aku kedalam golongan orang yang Sedikit > Assalamu'alaikum wr wb. > Semakin lama, sepertinya tidak sulit juga mencari mana yang > pluralisme dan liberalisme di negeri ini :) > > ---------------------------- > > Metro TV Panggil *Rizieq Syihab Tanpa *Habib > > Kamis, 5 Jun 08 06:35 WIB > > Shakespeare pernah berkata, "Apalah artinya nama?" Bagi sastrawan > tersebut, nama tidaklah penting karena yang penting adalah > esensinya. Tapi tidak demikian bagi Iwan Fals dengan Kantata > Takwanya. Bagi Iwan Fals cs, nama atau kata-kata itu sangat > penting sehingga mereka menegaskan, "Perjuangan adalah > pelaksanaan kata-kata." > > Bagi siapa pun yang pernah mempelajari ilmu kata, misal dalam > dunia humas atau pun jurnalistik, pasti menyadari pentingnya > pemilihan kata dalam sebuah artikel atau pemberitaan. Dengan > pemilihan atau penghilangan istilah atau kata, sebuah artikel > bisa dikendalikan atau dibuat `efek khusus' dengan tujuan si > pembaca atau pendengar akan menangkap pesan-pesan tersembunyi > dari yang membuat berita atau tulisan. Atau lebih tegasnya, > dengan pemilihan istilah dan kata di dalam pemberitaan, si > pembuat berita sesungguhnya hendak menyampaikan pesannya kepada > masyarakat luas. Pemilihan kata dan istilah dalam satu > pemberitaan bisa menyibak ideologi yang dianut oleh si pembuat > berita. > > Terkait dengan pemilihan istilah, jika kita mencermati tayangan > teve di negeri ini, maka ada hal menarik yang terjadi. Di saat > semua saluran teve menayangkan penangkapan dan pengusutan kasus 1 > Juni 2008 di Monas, semua teve menyebut pimpinan Front Pembela > Islam (FPI) dengan sebutan Habib Rizieq, nama yang sudah sangat > dikenal masyarakat. > > Namun beda dengan MetroTV. Stasiun teve yang dimiliki Surya > Paloh, konglomerat dari Partai Golkar, yang banyak menampilkan > orang-orang dari kubu liberal dan juga siaran teve Amerika (VOA) > ini menghilangkan kata `Habib' untuk menyebut Habib Rizieq dan > hanya menggunakan istilah `Rizieq Syihab'. Ini jelas pesannya, > yakni hendak `melucuti' Habib Rizieq sebagai Habib dan Ulama > sehingga khalayak ramai akan mengira Habib Rizieq bukanlah > seorang ulama yang memiliki ilmu keagamaan yang mumpuni dan luas. > > Namun untuk menyebut seorang Abdurrahman Wahid, MetroTV tetap > mempergunakan sebutan `Gus Dur' atau "KH. Abdurrhaman Wahid" (Gus > artinya "anak bagus", dan `KH' artinya `Kyai Haji'). Padahal > jelas, manusia yang satu ini adalah sekutu Zionis-Israel. Bulan > lalu saja, tokoh yang oleh ulama NU (alm) KH. As'ad Syamsul > Arifin dianggap sebagai "Imam yang kentut" tersebut baru pulang > dari Amerika setelah menerima Medali Penghargaan (Varlor of > Medal) dari kelompok Zionis Israel di AS. Durahman juga merayakan > 60 tahun "kemerdekaan Israel" yang sesungguhnya bagi Muslim > Palestina merupakan hari dimulainya pembantaian besar-besaran > Muslim Palestina yang dilakukan oleh Zionis-Israel. Tapi manusia > yang satu ini tetap disapa dengan istilah `Gus Dur' atau `KH. > Abdurahman Wahid' oleh Metro TV, sebuah istilah penghormatan. > > Metro TV sah-sah saja dengan semua ini. Tapi bagi kita, hal ini > telah memperlihatkan ideologi sesungguhnya. (rz) > > http://www.eramuslim.com/berita/nas/8605062913.htm > > > FPI Berdzikir, AKKBB Nyalakan Lilin > > Rabu, 4 Jun 08 03:00 WIB > > Kirim teman > > Sejak tengah malam, Jalan Petamburan III yang telah dihalangi > sejumlah bambu yang dililit kawat duri tampak dipenuhi oleh massa > dan simpatisan Front Pembela Islam. Jalan selebar lebih kurang > lima meter yang berada di depan markas FPI tampak ditutupi karpet > dan tikar seadanya. Acara dzikir bersama dilantunkan dipimpin > oleh Ustadz Alwi dari FPI. > > "Kami di sini, malam ini, berdzikir kepada Allah agar kami diberi > kekuatan menghadapi cobaan ini dan semoga Allah membuka mata hati > saudara-saudara Muslim yang ada di mana pun agar bisa membeakan > mana yang haq dan mana yang bathil, " ujar Ust. Alwi. > > Suasana syahdu tampak terasa di sekitar markas FPI ini. Lantunan > ayat-ayat suci dan dzikir terus bergema memenuhi langit > Petamburan. > > Sementara itu, di Yogyakarta, puluhan massa Gerakan Integrasi > Nasional (GIN) yang termasuk dalam kelompok AKKBB menggelar malam > renungan dengan menyalakan lilin. Menyalakan lilin bukan bagian > dari tradisi Islam, melainkan tradisi orang-orang kafir. Walau > demikian, sejumlah perempuan berkerudung ketat (bukan jilbab) > tampak mengikuti acara tersebut. Entah, mereka paham atau tidak > bahwa Rasulullah SAW empatbelas abad lalu sudah memperingatkan > umatnya agar tidak sekali-kali menyerupai atau melakukan hal-hal > yang menyerupai orang kafir, seperti menyalakan lilin untuk suatu > acara tertentu. > > Hal yang dilakukan AKKBB memang tidak istimewa. Karena aliansi > yang terdiri dari banyak orang dari agama yang berbeda tersebut, > bahkan ada yang mengaku tidak beragama namun menggunakan istilah > 'penghayat terhadap ketuhanan'--sudah terbiasa atas nama > pluralisme dan liberalisme mengerjakan hal-hal yang bukan > tuntutan agamanya sendiri. Abdurrahman Wahid sebagai sesepuh > AKKBB misalnya, sering berkunjung ke gereja dan bahkan ke Israel > menemui tokoh-tokoh Zionis di sana sembari mengecam HAMAS yang > merupakan kelompok pejuang kemerdekaan Palestina. > > Dari dua momen ini sudah jelas bisa ditangkap simbol-simbol atau > ideologi kedua kelompok tersebut. FPI jelas berideologi Islam > dengan menggelar acara dzikir, sedangkan yang menyalakan lilin di > Yogya adalah elemen dari AKKBB. (rz) > > ---------------------------- > > Semoga kita dijadikan dan dimasukan ke dalam golongan yang > sedikit, seperti doa sahabat: > > "Ya Allah, masukanlah aku kedalam golongan orang yang Sedikit". > > http://prabu.wordpress.com/2008/01/08/ya-allah-jadikanlah-aku-yang-sedikit/ > > > -- A. Yahya Sjarifuddin > > ------------------------------------------------------------------ > - Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 - > - Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com - > > Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyalaahu anhu ia berkata: Rasulullah > Shalallaahu alaihi wasalam biasa bernafas tiga kali sewaktu minum. (HR. > Muttafaq alaih) Yaitu bernafas di luar gelas. Beliau melarang bernafas di > dalam gelas sewaktu minum dan beliau juga melarang meniup minuman. > (Sebagaimana yang disebutkan dalam HR. At-Tirmidzi) > ------------------------------------------------------------------ - Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 - - Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com - Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyalaahu anhu ia berkata: Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam biasa bernafas tiga kali sewaktu minum. (HR. Muttafaq alaih) Yaitu bernafas di luar gelas. Beliau melarang bernafas di dalam gelas sewaktu minum dan beliau juga melarang meniup minuman. (Sebagaimana yang disebutkan dalam HR. At-Tirmidzi) ------------------------------------------------------------------ - Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 - - Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com - Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyalaahu anhu ia berkata: Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam biasa bernafas tiga kali sewaktu minum. (HR. Muttafaq alaih) Yaitu bernafas di luar gelas. Beliau melarang bernafas di dalam gelas sewaktu minum dan beliau juga melarang meniup minuman. (Sebagaimana yang disebutkan dalam HR. At-Tirmidzi)

