>Assalamualaikum wr.wb.

>  -/+ 8 hari lagi kita akan memasuki bulan     >yang penuh berkah.
>Kiranya ada salah kata,tindakan yang >sengaja/tidak sengaja dari kami 
>sekeluarga,
>mohon dibukakan pintu maaf  yang sebesar-
>besarnya.Dan
>ada sebuah arikel dari tetangga sebelah >semoga bermanfaat untuk kita semua.
>Amin...

Wassalam.

Suwandi dan keluarga de02



      “HATI SEORANG AYAH”

      Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya, tatkala 
tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai 
berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara 
batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya pada ayahnya: “Ayah, mengapa wajah 
Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?”  
Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda.

      Ayahnya menjawab : "Sebab aku Laki-laki." Itulah jawaban Ayahnya. Anak 
wanita itu berguman : " Aku tidak mengerti."

      Dengan kerut kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa 
penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, 
terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : "Anakku, kamu memang 
belum mengerti tentang Laki-Laki." Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita 
itu tambah kebingungan.

      Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu 
bertanya :"Ibu mengapa wajah Ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari 
kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan 
rasa sakit?"

      Ibunya menjawab: "Anakku, jika seorang Laki-Laki yang benar benar 
bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian." Hanya itu 
jawaban Sang Bunda.

      Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja 
penasaran.

      Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi itu 
seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan 
kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat 
sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.

      "Saat Ku-ciptakan Laki-Laki, aku membuatnya sebagai Pemimpin Keluarga 
serta sebagai tiang penyangga dari bangunan Keluarga, dia 
      senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar Keluarganya merasa aman 
teduh dan terlindungi. "

      "Ku-ciptakan Bahunya yang Kekar & Berotot untuk membanting tulang 
menghidupi seluruh Keluarganya & kegagahannya harus cukup 
      kuat pula untuk melindungi seluruh Keluarganya. "

      "Ku-berikan Kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang 
berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal 
      dan bersih, agar Keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia 
mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. "

      "Ku-berikan Keperkasaan & Mental Baja yang akan membuat dirinya pantang 
menyerah, demi Keluarganya dia merelakan kulitnya 
      tersengat panasnya matahari, demi Keluarganya dia merelakan badannya 
basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia relakan 
tenaga perkasanya terkuras demi Keluarganya & yang selalu dia ingat, adalah 
disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih 
payahnya."

      "Ku-berikan Kesabaran, Ketekunan serta Keuletan yang akan membuat dirinya 
selalu berusaha merawat & membimbing Keluarganya 
      tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan 
dan kesakitan kerap kali menyerangnya. "

      "Ku-berikan Perasaan Keras dan Gigih untuk berusaha berjuang demi 
mencintai & mengasihi Keluarganya, didalam kondisi & situasi 
      apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya 
melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah 
      memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur 
lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat 
dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi & 
mengasihi sesama saudara."

      "Ku-berikan Kebijaksanaan & Kemampuan padanya untuk memberikan 
pengetahuan padanya & 
      menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap 
Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani & bersama-sama 
menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali 
kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Istri, 
agar tetap berdiri, bertahan, sejajar & saling melengkapi serta saling 
menyayangi."

      "Ku-berikan Kerutan diWajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-Laki itu 
senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari & 
      menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia & 
BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai Laki-Laki yang 
bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan 
sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi 
kelangsungan hidup keluarganya. "

      "Ku-berikan Kepada Laki-Laki Tanggung Jawab penuh sebagai Pemimpin 
Keluarga, sebagai tiang penyangga, agar dapat dipergunakan 
      dengan sebaik-baiknya dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh 
Laki-Laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di Dunia & 
Akhirat."

      Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut & berdoa 
hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang 
berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak 
tangan Ayanya. " AKU MENDENGAR & MERASAKAN BEBANMU, AYAH."

      Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang  begitu 
agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah... 



      With Love to All Father " JIKA KAMU MENCINTAI Ayahmu atau merasa sebagai 
AYAH, kirimkanlah ceritera ini kepada teman teman yang anda sayangi dan cintai 
atau orang lain, agar seluruh orang didunia ini dapat Mencintai dan Menyayangi 
Ayahnya dan Mencintai Kita Sebagai Seorang Ayah”

      Note: 

      Berbahagialah yang masih memiliki Ayah. Dan lakukanlah yang terbaik 
untuknya.... ......... ......... .......... .....

      Berbahagialah yang merasa sebagai Ayah. Dan lakukanlah yang terbaik buat 
keluarga kita........ ......... .........


     






The information transmitted is intended only for the person or the entity to 
which it is addressed and may contain confidential and/or privileged material. 
If you have received it by mistake please notify the sender by return e-mail 
and delete this message including any of its attachments from your system. Any 
use, review, reliance or dissemination of this message in whole or in part is 
strictly prohibited. Please note that e-mails are susceptible to change. The 
views expressed herein do not necessarily represent those of PT Astra 
International Tbk and should not be construed as the views, offers or 
acceptances of PT Astra International Tbk.

Kirim email ke