Assalamu'alaikum ...

Wellcome back to Indonesia Pak Yahya, mudah-mudahan Bapak menjadi salah satu haji yang di ridhoi oleh Allah SWT .
Amin .

Saya jadi mau ketawa dengan pertanyaan di bawah ini pak, ( Yang jil disini siapa ya ? ).
Maaf pak... bukannya apa-apa, soalnya mana ada yang mau ngaku pak ?
Tapi saya salut juga sama Bapak, pertanyaan Bapak sekalian juga menjelaskan bahwa kalau ada jil di sini akan di remove dari milis ini .
Siiiip, saya dukung pak .

Wassalam ...
----- Original Message ----- From: "Achmad Y. Sjarifuddin" <[email protected]>
To: <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>
Sent: Tuesday, January 13, 2009 3:47 PM
Subject: [Ar-Royyan-8516] [Fwd: [taqlim-cbn] Fw: Saksikan Tonight 22.00 di "metro TV "acara Today's Dialogue "]



Yang JIL disini siapa ya?  Mau saya remove dari member milis :)

   -- A. Yahya Sjarifuddin.


-------- Original Message --------

*Subject:* : Saksikan Tonight 22.00 di "metro TV "acara Today's Dialogue "


"metro TV "Perlukah Memberikan Bantun Kemanusiaan kepada Palestina?



Kembali JIL Bela Israel, Tuduh HAMAS Teroris Bak aksi demo di lapang

terbuka, shooting acara Today's Dialogue Metro TV pun diwarnai

sorakan penonton, bahkan teriakan kekesalan. Untung saja tidak ada

satu pun penonton di studio yang sampai melempar sepatu kepada salah

satu pembicara dalam acara itu, yang berlangsung pada Senin sore

(12/01/2009) di Jakarta. Pasalnya, penonton menuding salah satu

pembicara yakni Chairman Jaringan Islam Liberal (JIL) Luthfi

Assyaukanie sebagai 'humas' Amerika yang mendukung penjajahan Israel

di Palestina. Bahkan salah satu pembicara lainnya, Ketua Badan

Hubungan Luar Negeri DPP PKS Luthfi Hassan Ishaaq sampai menepuk-

nepuk pundak Assyaukanie sambil berkata "Kakek Anda juga dulu

dibilang teroris oleh penjajah Belanda!" menanggapi pernyataan

Assyaukanie yang menyebutkan bahwa Hamas adalah teroris bukan

institusi negara sehingga Israel tidak mau duduk berunding satu meja.



Assyaukanie mengatakan bahwa sudah seharusnya dunia Islam terutama

negara-negara Timur Tengah melakukan perundingan dengan Israel

melalui Jordan atau negara Islam lainnya yang memiliki hubungan

diplomatik dengan Israel. Chairman JIL ini pun menyatakan lebih

lanjut bahwa selain itu juga harus melakukan lobi yang lebih kuat

lagi kepada Amerika sampai melebihi kekuatan lobi Israel. Sehingga

Amerika bisa menekan Israel untuk menghentikan serangannya ke

Palestina.



Teriakan "huuuuuu" penonton kembali ditujukan pada

Assyaukanie. "Berapa lama menunggunya, sampai orang Islam di

Palestina habis semua?" sanggah Hassan dan disambut takbir oleh

penonton. Mengingat sampai acara ini berlangsung warga yang menjadi

korban meninggal sudah tembus angka 900 dan luka-luka di atas 3500

orang yang sebagian besarnya adalah wanita dan anak-anak. Resolusi

Gencatan Senjata PBB yang dikeluarkan Kamis (8/01/2009) pun menambah

ratusan koleksi resolusi yang selalu dilanggar Israel terkait

agresinya selama ini.



Berbeda dengan Assyaukanie, Jubir HTI Ismail Yusanto menyatakan

justru Israel adalah anjing herdernya Amerika yang sengaja diikat di

Timur Tengah untuk menakut-nakuti para penguasa negeri Islam itu,

sehingga mereka mau tetap tergantung pada Amerika.

Penonton kembali bertakbir.



Dalam program yang bertema Perlukah Memberikan Bantun Kemanusiaan

kepada Palestina tersebut Yusanto menyatakan ada dua masalah dalam

hal ini yakni korban dan pembantai. Untuk korban solusinya tentu saja

diberikan obat-obatan, makanan dan bantuan kemanusiaan lainnya.

Sedangkan untuk pembantai hanya satu solusinya yakni lawan dengan

senjata. Karena hanya itu lah bahasa yang dapat dimengerti Israel.

Sehingga sudah seharusnya para penguasa negeri kaum Muslim menyadari

hal ini, bersatu dan mengerahkan pasukannya melawan Israel dengan

Jihad.



"Tidak mungkin pernah bersatu!" sanggah Assyaukanie. Mendengar

sanggahan itu penonton pun nampak geram dan kembali

berteriak "huuuuuu…". Namun walaupun diselimuti rasa kesal salah

satu penonton sempat berkelekar kepada Media Umat, "Untung saya tidak

pakai sepatu, kalau pakai, saya lempar tuh ke kepalanya!" ujar Pramu

salah satu penonton di studio sambil menunjukkan sandal yang

dipakainya.



Kita tidak tahu apakah Luthfi masih tetap membela Israel kalau

rumahnya sendiri yang dibombardir Israel yang menewaskan seluruh

keluarganya! (mediaumat.com, jokoprasetyo) .



Simak Selengkapnya:

* Dalam Today's Dialogue, Malam Ini (Hari Selasa, 13 Januari 2009),

Pukul 22.05 di Program METROTV.

__._,_.___

--
--
Achmad Y. Sjarifuddin.
E-mail: abu [at] lathiifa.com
Website: http://www.lathiifa.com


------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -

Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama,
seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga.
(Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari)



--
Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.516 / Virus Database: 270.4.3/1527 - Release Date: 6/30/2008 6:07 PM



------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -

Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga.
(Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari)

Kirim email ke