pengalaman pribadi saya, pernah infaq / sedekah seribu perak, di hari yang
sama dapat satu juta rupiah. Ini benar-benar, pak. Alhamdulillah. Waktu itu,
seperti biasa (tanpa bermaksud riya') tiap berangkat kerja, pas lewat
gelonggong khan ada yang jaga di perlintasan kereta. Nah, waktu itu saya
sedekah ke bapak tersebut seribu rupiah. Biasanya sich lima ratus rupiah.
Hari yang sama waktu itu saya harus tampil mempresentasikan ide (lomba ide
di kantor) yang kebetulan salah satu finalisnya. Nah, hadiah juara I nya
waktu itu satu juta rupiah cash. Alhamdulillah, saya waktu itu menang dan
juara I, ya udah dapat deh 1 juta rupiah (rezeki yang tidak
disangka-sangka).
Khan sedekah juga pembuka pintu rezeki ? Walaupun masih banyak pembuka pintu
rezeki lainnya. Apakah hari-hari ini "agak kebanjiran order/pesanan barang
yang saya tawarkan" juga karena sedekah ? Bisa jadi iya ....
wallahu 'alam.
wassalam / agus rasidi
----- Original Message -----
From: "amin widada" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Friday, January 16, 2009 9:09 AM
Subject: Re: [Ar-Royyan-8538] Fw: CAHAYA LANGIT: 2 Jam, 2 Kali Lipat
Waduh kok 'musti' dicerita-in ya (fiktif? atau riil pengalaman pribadi?)
.....
Hati manusia yang lemah ini rasanya mudah tergoda ... yang tadinya gak
ada perasaan apa-apa ketika memberi, bisa jadi sekarang ada sebersit
(walaupun cuma 0.00000001 gram ....) untuk mengharapkan balasan
berlipat saat itu juga .... :-)
Wallahu a'lam,
--amin
Pada tanggal 16/01/09, Agus Rasidi <[email protected]> menulis:
Original Message ----- From: bobby herwibowo
Sent: Wednesday, January 14, 2009 10:03 AM
2 Jam, 2 Kali Lipat
"Allah selalu menolong hambaNya, selagi sang hamba suka menolong
saudaranya"
(Muhammad Saw)
"Ma, tolong transfer uang satu setengah juta ke rekening adikku Arif ya…!"
ucap Didik kepada Feny istrinya melalui ponsel. "Buat apa, Pa?!" tanya
Feny.
"Pokoknya kamu kirim saja ke rekening dia lewat sms banking. Hitung-hitung
berbagi rezeki. Sepertinya sudah lama kita gak bantu Arif sekeluarga"
jelas
Didik.
Didik yang sedang berada di atas mobilnya pagi itu tergerak untuk
bersilaturahmi kepada Arif adiknya di kampung yang sudah lama tidak ia
hubungi. Ingin sekali ia menelpon adiknya sekedar menanyakan kabar, namun
ada sejumput rezeki yang ingin ia bagi kepada Arif yang menjadi seorang
PNS
di Semarang.
Tak lama menunggu, hand phone Didik berbunyi menandakan ada sms masuk dari
istrinya mengabarkan bahwa dana Rp 1,5 juta telah ditransfer ke rekening
Arif.
Didik membalas sms istrinya, lalu ia pun memutar telpon Arif untuk
bersilaturahmi.
***
"Apa kabarmu, Dik?" tanya Didik kepada Arif. Perbincangan di menit-menit
awal begitu akrab antara dua orang saudara kandung yang lama tidak bertemu
sebab terpisah jarak. "Oh ya..., baru saja Feny istriku kirim dana satu
setengah juta rupiah buat keponakan-keponakanku di Semarang. Silakan dicek
apa sudah sampai?!" jelas Didik. "Subhanallah, Alhamdulillah! Terima
kasih,
Mas. Saya gak ngerti harus ngucap apa ya...?" sambut Arif. "Memangnya
kenapa, Rif?" tanya Didik. "Subhanallah... sudah beberapa hari ini saya
bingung mau ngutang kemana untuk bayar sekolah Danu. Dia diterima di SMP
Negeri, tapi uang pendaftarannya Rp 1.5 juta. Kemana-mana saya cari
utangan,
gak dapat-dapat. Tapi Alhamdulillah rupanya Allah gerakkan hati mas Didik
padahal saya belum cerita tentang hal ini."
Dalam hati, Didik merasa kagum atas skenario Allah ini lalu ia
menambahkan,
"Sudahlah, itu rupanya sudah Allah atur. Mudah-mudahan dana itu berguna
untuk pendidikan Danu!"
Pembicaraan kedua saudara itu berakhir dengan kalimat syukur dan terima
kasih yang berulang-ulang dari Arif. Padahal, Didik pun turut bersyukur
kepada Allah Swt Sang Maha Pengatur yang sudah menggerakkan hatinya dan
Feny
untuk mudah membantu keperluan Arif sekeluarga yang sedang dirundung
masalah.
"Segala puji bagiMu, ya Allah!" gumam Didik
***
Hari itu Didik hendak memenuhi sebuah undangan rapat di kantor rekanan
tentang proyek pipanisasi gas yang akan dibangun. Sebagai seorang
pengusaha
pemilik perusahaan Oil & Gas yang berkiprah belasan tahun, saran dan
analisa
Didik amat dibutuhkan.
Dalam rapat tersebut Didik mendapatkan porsi untuk menjelaskan hal-hal
teknis yang pernah ia jumpai di lapangan dalam hal sedemikian. Semua
statementnya dicatat oleh seluruh yang hadir di ruangan itu. Hampir 1 jam
ia
bicara, dan setelah ia memaparkan penjelasannya dan ditambah dengan
sedikit
diskusi Didik pun berpamitan untuk meninggalkan ruangan rapat karena ada
acara yang harus ia hadiri.
***
Didik bergegas meninggalkan ruang rapat di kantor rekanannya itu.
Terdengar
oleh telinga Didik ada hak sepatu wanita di belakangnya yang berlari cepat
seperti mengejar sesuatu. Benar saja, rupanya wanita itu kini sudah berada
di sisi Didik. "Maaf pak Didik saya Amel. Boleh saya minta tanda tangan
pak
Didik?!" "Tanda tangan untuk apa, Mel? " Didik bertanya. "Ini ada uang
kehadiran rapat yang boss titipkan kepada saya untuk pak Didik" jelas
Amel.
Didik pun menandatangani sebuah kwitansi berwarna hijau yang tertera
nominalnya Rp 3 juta. Setelah kwitansi itu ditandatangani, maka Amel pun
menyerahkan selembar amplop yang berisi cek senilai Rp. 3 juta.
***
Kini Didik sudah berada di atas mobilnya. Hatinya berbunga-bunga dan
segera
ia menelpon istrinya. "Ma..., ingat gak 2 jam lalu aku memintamu transfer
satu setengah juta ke rekening Arif. Subhanallah, dalam tempo dua jam itu,
Allah langsung membalas 2 kali lipat dari sedekah kita!!!"
Feny pun berkali-kali berucap hamdalah tanda syukur. Pagi itu Didik & Feny
menyaksikan sebuah janji Allah yang nyata bahwa perniagaan di jalan Allah
sedikit pun tidak mendatangkan kerugian, akan tetapi malah bertambah,
bertambah dan bertambah!
Saya yakin Anda juga pernah merasakannya.... :)
Salam,
Bobby Herwibowo
0817200456
www.kaunee.com
------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -
Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama,
seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga.
(Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari)
--
Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG.
Version: 7.5.552 / Virus Database: 270.9.16/1842 - Release Date: 12/10/2008
6:53 PM
------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -
Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama,
seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga.
(Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari)