Yang menganggap semua hal itu siapa pak? Kalau yang berpandangan seperti itu non-muslim gak pa-pa, lah ... maklumi saja. Yang jadi masalah kan kalau yang berpandangan seperti itu seorang muslim juga. Ada 2 kemungkinan: (1) belum kenal agama, atau (2) justru sudah kental agamanya (lha wong kadang2 lebih pinter bahasa Arabnya dari kita-kita, misalnya kelompok sipilis). Pendapat saya: yang (1) harus didakwahi, yang (2) harus diperangi. Setuju, gak, pak?
Wallahu a'lam, Wassalam, --amin Pada 10 Februari 2009 17:01, <[email protected]> menulis: > > WHY?? > > > Mengapa seseorang Yahudi diperbolehkan menyimpan janggut untuk mengamalkan > kepercayaannya. .. > > ...tetapi bila seorang Muslim berbuat demikian, dia dianggap ekstrim dan > Terorist? > > Mengapa seseorang rahib boleh berkerudung keseluruhan tubuhnya karena > memperhambakan diri kepada Tuhannya... > > ...tetapi bila seseorang Muslimah melakukan begitu, dia ditekan ? > > Mengapa bila wanita barat menjadi ibu rumah tangga, > dia dihormati kerana dikatakan berkorban untuk keluarganya. .. > > ...tetapi bila wanita Islam berbuat begitu, mereka kata, " dia mesti > dibebaskan! " > > Mengapa anak - anak gadis yang sekuler dibiarkan berpakaian mengikut > kesukaannya > karena punyai hak dan kebebasan... > dst ------------------------------------------------------------------ - Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 - - Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com - Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga. (Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari)

