From: damarina <[EMAIL PROTECTED]> : MASA PENGUJIAN
Seringkali, bahkan pada saat ini kita mencari Yesus dengan tujuan yg salah.Tanpa sadar kita memperalat dengan tujuan yg salah.Tanpa sadar kita memperalat DIA. Ia di rendahkan sampai menjadi sumber pada saat yg di butuhkan "..Tuhan Allahmu memimpin engkau.di padang gurun, dengan maksud merendahkan hatimu dan menguji engkau untuk mengetahui apa yg ada dalam hatimu.." Ul 8;2 Bayangkan ini : Anda adalah seorang Israel, baru saja di bebaskan dari perbudakan seumur hidup. Anda baru saja menempuh perjalanan yg menakutkan dan mentakjubkan di antara dua dinding air yg bergemuruh dan kemudian keluar dengan selamat dan tiba di tanah yg kering di sisi yg lain. Anda berbalik melihat bagaimana dua dinding air yg sma yg menlindungi anda mengubur mati musuh musuh anda. Dengan suka cita anda menari dan merayakan kelepasan dan kemenangan yg Allah berikan. Allah yg tidak terlihat dan Maha Tahu itu ada di pihak anda. Anda tidak akan pernah meragukan lagi satu pribadi yg begitu penuh kuasa dan setia.!!!!. Namun sekarang keadaannya berbeda : Beberapa hari kemudian anda merasa lelah, haus dan panas. Anda belum berada di ambang pintu masuk tanah perjanjian, anda sedang mengembara di padang gurun yg penuh ular dan kalajengking. Sekarang anda tidak menari dan menyanyi di hadapan Allah mengenai kuda dan penunggangnya yg dilemparkan ke dalam laut, namun mengeluh kepada pemimpin anda dan berkata : " mengapa engkau membawa kami keluar dari Mesir ????? untuk membinasakan kami dan anak anak serta hidup kami dengan kehausan?" Sekarang lihat pada diri anda : Apakah anda percaya bahwa Allah dengan penuh kuasa melepaskan anda mengembara tanpa tujuan melewati padang gurun yg pernuh kebingungan dan kesunyian?? Apakah ini tujuanNYA??? Sama seperti Allah memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir dan masuk ke padang gurun, demikian pula Ia akan memimpin anda. Tuhan, bukan iblis yg memimpin anda, dengan satu tujuan pada masa yg kering ini. Pertama, Ia merendahkan kita, kemudian Ia menguji kita. Ia melakukan ini agar kita mengetahui isi hati kita yg sebenarnya. Bagaimana cara IA merendahkan? "Jadi IA merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna.." UL 8;3. IA MERENDAHKAN BANGSA ISRAEL DGN MEMBIARKAN MEREKA LAPAR. Namun kalimat berikutnya mengatakan Ia memberi mereka makan manna. Ini nampaknya bertentangan. Bagaimana bisa IA membiarkan mereka lapar dan sementara itu IA memberi mereka makan manna ???? Manna adalah makanan terbaik yg dapat anda makan. Itu adalah makanan malaikat. Elia memperoleh kekuatan untuk menempuh perjalanan selama empat puluh hari dengan makan dua roti yg terbuat dari bahan yg sama. Bangsa Israel memilikinya dengan berkelimpahan. Mereka menerima perbekalan yg segar dari surga setiap pagi. Mereka tidak pernah makan sekalipun sejak hari Allah mulai memberi mereka makan manna sampai saat mereka berkemah di tepi tanah perjanjian. Jadi mengapa Allah berkata : " Aku membiarkan engkau lapar??" Rasa lapar seperti apakah yg IA maksudkan ????? Utk memahami hal ini, bayangkan keadaan mereka. Katakanlah anda makan pagi dengan sepotong roti dan setiap malam anda makan juga dengan sepotong roti. Tidak ada mentega, selai, sosis, ikan tuna, yg ada hanya roti. Ini tidak berlangsung selama beberapa hari atau minggu, namun selama empat puluh tahun dgn menu yg sama. Ketika saya menjadi pendeta kaum muda, kami membawa empat puluh enam orang muda ke negara Trinidad untuk pelayanan misi selama delapan hari. Gereja di Trinidad menyediakan makanan bagi kami. Mereka menghidangkannya dengan berbagai cara yg berbeda disertai nasi dan sayur mayur, namun itu tetap daging ayam. Setelah selama delapan hari makan daging ayam, kami merasa lapar akan sesuatu yg lain. Ketika sampai di rumah, salah seorg pemuda di kelompok kami bertanya kepada ibunya apakah yg tersedia untuk makan malam, dan ibunya menjawab :"Daging ayam." Ia kemudian mengajak ibunya keluar untuk membeli hamburger. Kami sudah mengeluh hanya karena selama delapan hari makan daging ayam terus. Dapatkah anda bayangkan bila itu terjadi selama empat puluh tahun? Bukan empat hari, tapi empat puluh tahun !!!!! Sekarang kita dapat mengerti bagaimana Allah membiarkan mereka lapar. Ia tidak memberikan yg diinginkan kedagingan mereka. Ia hanya memberikan yg dibutuhkan kedagingan mereka. Adakah hal lain yg menyebabkan mereka lapar ?? Kita kagum mendengar bahwa pakaian dan sepatu mereka tidak rusak. Namun, maukah anda memakai pakaian yg sama selama empat puluh tahun? Dapatkah anda bayangkan bagaimana pakaian mereka kelihatan ketinggalan zaman ? Tidak tersedia pakaian yg baru, tidak ada dept store, tidak ada pusat perbelanjaan..sepatu dan perlengkaan pakaian yg sama, tidak ada yg baru selama empat puluh tahun !!!!!. Mereka memiliki apa yg mereka butuhkan - perlindungan dari panas dan dingin - namun bukan yg mereka inginkan. Bagaimana lagi mereka menjadi lapar ?? Mereka melihat pemandangan yg sama hari lepas hari selama empat puluh tahun.Setiap hari yg terlihat adalah pohon kaktus, rumput gurun, tanah yg kering dan tandus, tidak ada aliran air, hutan atau danau yg indah...hanya padang gurun. Dengan latar belakang seperti ini, marilah kita kembali mempelajari ayat ini : "jadi IA merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, utk membuat engkau mengerti bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari setiap firman yg keluar dari mulut Allah." Apakah yg Allah lakukan ? Ia menciptakan rasa lapar dengan menyingkirkan segala sesuatu yg akan memuaskan keinginan dan kebutuhan kedagingan mereka, sementara itu Ia tetap mencukupi kebutuhan dasar mereka. Ia menciptakan rasa lapar itu untuk menguji mereka . Apakah ujiannya ? Ia ingin melihat apakah mereka menginginkan DIA atau menginginkan apa yg telah mereka tinggalkan; untuk melihat apakah mereka lapar dan haus akan kebenaran atau akan kesenangan dan kenikmatan !!!!! Berikut ini adalah tanggapan mereka : "Dan banyak orang yg ada diantara mereka KEMASUKAN NAFSU RAKUS; dan orang israelpun menangislah pula seta berkata : "siapakah yg akan memberi kita makan daging ???Kita teringat kepada ikan yg kita makan di Mesir dengan tidak membayar apa apa , kepada mentimun dan semangka, bawang prei, bawang merah dan bawang putih. Tetapi sekarang kita kurus kering, tidak ada sesuatu apapun kecuali manna ini saja yg kita lihat." Bil 11;4-6 Mereka teringat kepada apa yg telah mereka tinggalkan di Mesir (lambang dari keduniawian). Keadaan mereka di Mesir, bahkan sekalipun diperbudak, nampak lebih baik daripada tanah kering di mana Allah telah memimpin mereka. Mereka mulai mengeluh dan mengerutu, menjerit minta daging. Allah mendengarkan jeritan mereka: "DiberikanNYA kepada mereka apa yg mereka minta. Mereka makan (daging burung puyuh) dan menjadi sangat kenyang; Ia memberikan kepada mereka apa yg mereka inginkan, Mereka tidak kekurangan dengan apa yg mereka inginkan.Tetapi ia mendatangkan kelesuan dalam jiwa mereka." Maz 106;15; 78:29-30 Mereka memperoleh apa yg diinginkan, namun dengan harga yg mahal. Setelah makan daging ini timbullah "kelesuhan jiwa". KELESUHAN IWA ini menyebabkan mereka tidak mampu bertahan, tidak dapat melewati ujian yg diberikan Allah dan akhirnya tidak pernah memasuki TANAH PERJANJIAN. Dosa mereka tidak terletak pd waktu mereka minta daging, namun pada apa yg ada di balik permintaan itu. Permintaan itu menunjukkan ketidakpuasan hati mereka terhadap Allah dan caraNYA IA memimpin mereka dan juga keinginan hati mereka akan hal hal di masa lampau yg menyenangkan di pandangan mereka, walaupun mereka tertindas Saat ini Allah sedang membawa gerejaNYA ke padang gurun. Secara rohani, Amerika adalah tanah yg kering dan haus. Masa ujian kita sudah dekat. Allah sekali lagi ingin melihat apakah umatNYA akan mencari wajahNYA atau tanganNYA. WajahNYA menggambarkan karakter atau kepribadianNYA; ini menunjukkan suatu hubungan pribadi. TanganNYA menggambarkan kuasaNYA dan apa yg IA sediakan. Bila anda hanya mencari tanganNYA, anda tidak akan mengenal wajahNYA. Namun bila anda mengenal wajahNYA, anda juga akan mengenal TanganNYA. Orang farisi tidak mengenal wajah Allah yg ada dalam diri Yesus. Mereka hanya memperhatikan TanganNYa untuk membebaskan mereka dari penjajahan Romawi. Janganlah kita menjadi seperti mereka. Bila hati kita mencari Allah, kita akan mengasihi, taat dan mencari Dia, bahkan pada "masa masa yg kering" Ia akan membangkitkan pejuang pejuang . Seperti Yosua, mereka akan bangkit dan merebut " Tanah Perjanjian," mengambil bagian dalam penuaian di antara bangsa bangsa. Allah sedang membangkitkan sebuah "generasi Yosua", namun seperti pada zaman Yosua, tempat latiha tentara ini adalah di padang gurun. Masa yg kering ini menyaring orang orang yg menggerutu, mengeluh dan memberontak seperti gandum di pisahkan dari sekam. Mereka yg hanya mencari keuntungan dari janji janji Allah dan bukan mencari "PEMBERI JANJI" akan menjadi lelah di padang gurun yg tandus. Adalah satu hal bila anda mencari Allah untuk apa yg dapat Ia berkan atau lakukan untuk anda. Adalah hal lain bila anda mencari Allah untuk mengenal Siapakah Dia. Yang pertama adalah untuk keuntungan anda sendiri. Motivasinya; mementingkan diri sendiri. Sebuah hubungan yg belum dewasa akan bertumbuh dari motivasi seperti ini, Namun mencari Allah untuk mengenal siapakah DIA akan menghasilkan yg kuat dan sehat Buku kemenangan di padang belantara Oleh Joh bevere =================================================== From: Denmas Marto Bapak yang di Gereja Jikalau seorang tidak tahu mengepalai keluarganya sendiri, bagaimanakah ia dapat mengurus Jemaat Allah? (I Tim. 3:5) Seorang pendeta tengah berkhotbah dengan penuh semangat. Menjelang akhir khotbah, isteri dan dua orang anaknya memasuki ruangan. Betapa kagetnya ia melihat mereka membawa kopor-kopor besar, seolah-olah siap hendak bepergian. Begitu turun dari mimbar, ia pun bergegas menemui mereka. "Ada apa ini, Bu?" tanyanya kebingungan. "Begini, Pak," jawab isterinya tenang. "Kami baru saja rapat. Kami memutuskan untuk pindah ke gereja saja. Selama ini kami melihat perilaku Bapak di rumah dan di gereja berbeda. Dan kami lebih suka Bapak yang di gereja." Humor ironis ini, dalam taraf tertentu, dapat kita jumpai di sekeliling kita. Bisa jadi kita pun bergumul dengan sindrom "kepribadian ganda" ini. Dengan terlibat di dalam pelayanan, paling tidak kita memang akan memiliki dua ruang kehidupan: kehidupan pribadi/keluarga dan kehidupan publik/pelayanan. Fungsi dan tanggung jawab kita jelas berbeda dimasing-masing ruang tersebut. Namun, sikap dan kepribadian kita seharusnya tetap sama di mana pun kita berada. Nas malam ini mengingatkan kita untuk menata kehidupan kita mulai dari ruang lingkup yang lebih kecil. Penampilan kita di muka umum sebenarnya hanyalah perpanjangan dari kehidupan pribadi kita. Bisa saja kita mengenakan "topeng pelayanan" untuk menutupi kehidupan pribadi yang ringkih. Namun, pelayanan yang sungguh-sungguh dan mampu bertahan hanya dapat dikembangkan bila kita memiliki kehidupan pribadi yang mantap. *** (Dimuat: Renungan Malam, Oktober 2003) Catatan Denmas Marto | Puisi, Fiksi, Renungan, Film, Buku, Artikel http://www.geocities.com/denmasmarto [Non-text portions of this message have been removed] -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [email protected] Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED] -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

