From: [EMAIL PROTECTED] 

Hikmat Alkitab


OPEN FORUM 013101 P
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Saya punya pertanyaan mengenai orang-orang pilihan. Salah satu syarat 
yang harus terjadi kepada orang tersebut adalah dia harus berada dibawah 
pendengaran akan firman Tuhan sebelum dia dipilih. Benarkah begitu?

MR. C: Tidak. Kita harus berada dibawah pendengaran firman Tuhan sebelum kita 
diselamatkan. Tetapi nama-nama orang yang percaya sudah dipilih sejak sebelum 
dunia dijadikan, yaitu jauh waktu sebelum kita dilahirkan di dunia ini. Kalau 
kita adalah seseorang yang sudah dipilih oleh Tuhan, itu berarti sebelum kita 
mati Tuhan harus membuat kita mendengarkan firman-Nya, dan Tuhan akan menaruh 
firman-Nya itu di dalam hati kita dan menyelamatkan kita.

PENANYA: Pertanyaan saya selanjutnya apakah kita harus mengerti semua hal itu 
untuk bisa diselamatkan?

MR. C: Pertanyaannya adalah: Apakah yang harus kita mengerti supaya kita bisa 
diselamatkan? Biarlah saya bertanya kepada anda, kalau Tuhan menyelamatkan 
seorang bayi yang baru berumur 10 hari, apakah yang dimengerti oleh bayi itu? 
Jawabannya tentu saja tidak ada yang harus dimengerti oleh bayi tersebut. Jadi 
ini bukan tentang masalah pengertian. Tetapi ini adalah tentang kenyataan bahwa 
Tuhan membuat "mujizat" di dalam kehidupan seseorang yang Dia akan selamatkan. 
Kalau kita mempunyai pengertian pada waktu kita diselamatkan, kita akan 
mengerti ayat-ayat Kitab Suci, yaitu kalau kita mempunyai pikiran yang normal. 
Tetapi bisa saja ada seseorang yang sudah berumur 50 tahun dan mempunyai 
pikiran seperti seorang anak yang berumur 2 tahun, dan dia diselamatkan tanpa 
mengerti apa-apa.

PENANYA: Ya, itulah sebabnya saya bertanya mengenai hal itu. Sulit sekali bagi 
saya untuk percaya bahwa ada anak-anak kecil atau bayi yang dilahirkan dan mati 
setiap harinya, dan mereka hanya dilahirkan bukan untuk tujuan apa-apa 
melainkan hanya untuk pergi ke neraka.

MR. C: Sulit bagi kita untuk mengerti karena kita adalah sebagai pihak yang 
bersalah. Kita semua secara alaminya berada di bawah murka Tuhan, jadi 
sebetulnya kita tidak mempunyai kesucian. Kita juga tidak memenuhi syarat untuk 
membuat penghakiman, Tuhan-lah yang membuat penghakiman untuk kita. Bacalah 
Mazmur pasal 58, dan ingatlah bahwa ini adalah kata-kata Tuhan, ini bukan hasil 
pikiran seorang manusia, ini adalah firman Tuhan, dan Tuhan berkata di Mazmur 
58:3-4:
"Sejak lahir orang-orang fasik telah menyimpang, sejak dari kandungan 
pendusta-pendusta telah sesat. Bisa mereka serupa bisa ular, mereka seperti 
ular tedung tuli yang menutup telinganya,"

Dalam kata lain, kita dikandung dan dilahirkan dalam dosa. Kita dikandung 
dengan hati yang memberontak. Dan disini Alkitab berbicara tentang ular, dan 
kalau kita menemukan seekor anak ular yang baru saja menetas dari telurnya, 
apakah kita akan menyentuhnya dan berkata, "Oh alangkah lucunya binatang kecil 
ini." Tentu tidak, tetapi anda akan berkata, "Ini adalah anak-anak ular, dan 
saya tidak tahu apakah mereka sudah mempunyai bisa, jadi saya tidak mau 
memegangnya." Nah, itulah keadaannya sewaktu kita dilahirkan, kita sama seperti 
anak-anak ular tersebut.

PENANYA: Ya, saya pikir itu masuk diakal, tetapi seorang anak bayi tidak bisa 
menyakiti siapa-siapa. Ular memang dilahirkan sebagai mahluk yang berbahaya 
sedangkan seorang anak bayi tidak. Apakah itu membuat anda berpikir bahwa akan 
ada banyak orang yang harus pergi ke neraka karena nomor mereka tidak terpilih.

MR. C: Kita harus ingat bahwa pada kenyataannya kita semua patut untuk dibuang 
ke neraka, Tuhan tidak harus menyelamatkan satu orangpun. Dan kenyataan bahwa 
Tuhan mau menyelamatkan salah seorang dari kita saja itu sudah merupakan hal 
yang sangat luar biasa. Pikirkan tentang harga yang harus Ia bayar supaya kita 
bisa diselamatkan. 

Kita tidak memenuhi syarat untuk membuat penghakiman, atau menentukan apa yang 
salah dan apa yang benar. Kita semua adalah para pembuat dosa. Kita tidak 
mengerti betapa buruknya dosa itu. Kenyataan bahwa kita akan dibuang ke neraka 
yang kekal untuk membayar upah dosa-dosa kita memberikan sedikit petunjuk akan 
betapa parahnya akibat dari dosa itu. Kita tidak memenuhi syarat untuk membuat 
penghakiman. Tetapi kita bisa melihat Alkitab dan membiarkan Tuhan yang 
memberitahukannya kepada kita karena Tuhan adalah Maha Benar. Tuhan tidak 
melebih-lebihkan kenyataan di dalam firman-Nya. Dia memberitahukan kita 
sebagaimana adanya, dan sebaiknya kita mendengarkan-Nya meskipun kita tidak 
bisa mengerti seluruhnya tentang apa yang kita baca didalam Alkitab.

PENANYA: Ya, saya pikir itu ide yang bisa diterima, tetapi pertanyaan saya 
masih tetap sama, seorang bayi tidak bisa menyakiti siapa-siapa.

MR. C: Itu adalah pertanyaan dari seorang yang tidak percaya, karena kita pikir 
kita telah mengetahui sesuatu. Kita berpikir bahwa kita mempunyai pikiran yang 
baik, dan kita tidak menyadari bahwa pikiran kita adalah sangat terbatas dan 
sudah dicemari oleh dosa, tetapi kita berpikir bahwa kita mempunyai pikiran 
yang baik. Sebetulnya kebijaksanaan manusia adalah kebodohan dihadapan Tuhan. 
Kita harus belajar untuk berjalan dengan rendah hati dan berkata, "Ya Tuhan, 
saya tidak tahu apa-apa, Ya Tuhan, ajarilah saya." Dan kemudian kita melihat 
kepada Alkitab untuk mencari jawaban-jawabannya. Kita tidak bisa mempercayai 
pikiran kita sendiri yang selalu membuat kita salah arah setiap kalinya. 
Pikiran kita sendiri tidak bisa dipercaya dalam hal apapun juga. Kita tidak 
mengerti kebenaran Tuhan. Kita tidak mengerti betapa buruknya dosa itu. Pikiran 
kita akan memberikan pernyataan-pernyataan yang didasari oleh informasi dan 
pengertian yang salah.

PENANYA: Ya, bagaimana kita bisa berargumentasi dengan pernyataan yang seperti 
itu? Maksud saya mengenai sesuatu yang tidak kita ketahui. Alasannya kenapa 
saya bertanya seperti itu adalah karena jawabannya tidak ada di dalam Alkitab.

MR. C: Alkitab punya jawabannya. Jawabannya ada di dalam Alkitab. Masalahnya 
adalah apakah kita mau mendengarkan Alkitab atau tidak. Masalahnya kita 
menginginkan jalan kita sendiri di dalam segala hal. Bacalah 1 Korintus pasal 
1, dimana Tuhan membuat kontras antara hikmat dunia dan pemberitaan Injil. 
Dunia melihat kepada hal-hal yang dikatakan Alkitab sebagai kebodohan. Dan 
ketika kita terus membaca, kita menemukan bahwa Alkitab adalah hikmat dari 
Tuhan, dan hikmat dunia ini sama sekali tidak dapat dipercaya, tetapi kita 
tidak menyukai kenyataan tersebut. Kita tidak ingin membacanya, kita tidak mau 
menerimanya. Di dalam keadaan kita yang masih mati secara rohani, kita berkeras 
bahwa, "saya mengetahui sesuatu." Tetapi sebetulnya kita sedang menipu diri 
kita sendiri.

For the earth shall be filled with the knowledge of the glory of the LORD, as 
the waters cover the sea.  (Habakkuk 2:14)
www.familyradio.com 
===========================================
From: [EMAIL PROTECTED] 

Mengakui


OPEN FORUM 041800 O
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Saya diberitahukan bahwa Roma 10:9 berarti kalau saya bertobat, dan 
percaya, dan menerima Yesus, saya sudah diselamatkan. Apakah ini Alkitabiah?

MR. C: Roma pasal 10, ayat 9, adalah pernyataan yang sangat positif, disitu 
kita baca:
"Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya 
dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka 
kamu akan diselamatkan."

Kelihatannya ayat ini sangat gampang dan sederhana, ini bisa kelihatan seperti, 
"Kalau saya percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, dan Dia sudah membayar dosa-dosa 
saya, dan Dia sudah bangkit dari antara orang mati, maka saya akan menjadi 
selamat." Tetapi ini bukanlah apa yang sebenarnya ayat ini katakan. Untuk 
"mengakui" bukan hanya berarti untuk mengetahui bahwa Yesus adalah Tuhan, 
tetapi juga untuk mempunyai "hati dan pikiran" yang sama dengan-Nya.

Di dalam ayat ini, Tuhan sedang berbicara kepada orang-orang yang belum 
diselamatkan bahwa mereka masih mati secara rohani. Kita tidak mempunyai 
pikiran yang sama dengan Tuhan Yesus; kita berada dalam pemberontakan terhadap 
Tuhan. Kita ingin mengambil jalan kita sendiri, karena dari dalam diri kita 
sendiri kita tidak akan pernah mengakui dengan sepenuh hati bahwa Yesus adalah 
Tuhan. Kita tidak akan pernah percaya kepada-Nya dengan cara yang sama seperti 
orang yang sudah diselamatkan, karena itu adalah hasil karya kita sendiri. 
Hanya Tuhan sendirilah yang bisa memberikan kepada kita iman yang benar.

Tuhan mengatakan kepada kita apa yang harus terjadi, tetapi dalam konteks ini, 
Dia tidak memberitahukan kepada kita bagaimana hal ini akan terjadi. Kita baca 
di Filipi 2:13 demikian:
"karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan 
menurut kerelaan-Nya."

Hanya Tuhan yang bisa membangkitkan rohani kita yang mati, dan kalau kita akan 
diselamatkan, Tuhan-lah yang harus menarik kita kepada-Nya dan menyelamatkan 
kita. Jadi, ketika kita membaca ayat ini, kita harus merespon seperti, "Ya 
Tuhan, saya berharap untuk mengakui Engkau dengan sepenuh hati, saya berharap 
saya bisa mempunyai hati dan pikiran yang sama seperti Kristus, kasihanilah 
saya, supaya saya juga bisa diselamatkan."

PENANYA: Bagaimana anda menjelaskan orang yang menderita penyakit schizophrenic 
yang mendengarkan suara-suara? Apakah ini berasal dari Tuhan atau berasal dari 
Iblis?

MR. C: Pertama-tama, biasanya mendengarkan suara-suara adalah bukan dari Tuhan 
dan bukan juga dari Iblis. Ini adalah berasal dari alam pikiran bawah sadar 
mereka sendiri. Misalnya, ketika kita bermimpi pada malam hari, alam pikiran 
bawah sadar kita melalui hal-hal yang kita sadari ataupun yang tidak kita 
sadari yang menganggu kita berbicara kepada kita. Kadang-kadang pikiran bawah 
sadar kita berbicara kepada kita, dan kita percaya kalau kita sedang 
mendengarkan suara-suara, seperti misalnya orang yang menderita penyakit 
schizophrenic atau yang menggunakan obat-obatan terlarang bisa mengalami 
hal-hal yang seperti itu. Ini bisa diakibatkan oleh berbagai macam hal, dan ini 
diluar jangkauan pikiran kita.

Tetapi kalau hal tersebut terjadi secara supra-natural (gaib), dan ini sangat 
jarang sekali terjadi, kita mengetahui ini pasti berasal dari Iblis karena 
Tuhan sudah menyelesaikan semua nubuat-nubuat-Nya. Dalam waktu kurang lebih 
1500 tahun Tuhan menulis firman-Nya di dalam Alkitab. Kita baca di 2 Petrus 
1:21:
"sebab tidak pernah nubuat [kitab suci] dihasilkan oleh kehendak manusia, 
tetapi oleh dorongan [Allah] Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah."

Dan ketika Tuhan sampai pada pasal terakhir dari buku terakhir didalam Alkitab, 
Dia berkata di Wahyu 22:18-19:
"Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat 
dari kitab ini [Alkitab]: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada 
perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya 
malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang 
mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah 
akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang 
tertulis di dalam kitab ini."

Karena itu, kalau anda percaya adanya wahyu-wahyu tambahan dari Tuhan, dalam 
bentuk pengelihatan-pengelihatan, mimpi-mimpi, suara-suara, lidah-lidah, 
kunjungan malaikat, atau sesuatu yang semacam itu menunjukkan bahwa anda belum 
diselamatkan. Anda sedang membuat injil anda sendiri, yang mempunyai otoritas 
yang berbeda dan lebih luas dengan kebenaran yang ada didalam Alkitab.

PENANYA: Saya mengenal orang-orang yang berbicara dalam bahasa lidah, dan 
kelihatannya mereka sangat mencintai Tuhan.

MR. C: Orang-orang yang bisa mendengarkan suara-suara secara gaib atau yang 
bisa berbicara dalam bahasa lidah (bahasa roh) bisa terlihat sangat baik, dan 
mereka sering berbicara mengenai Tuhan Yesus dan keselamatan. Di dalam setiap 
agama juga menemukan banyak orang-orang yang baik, tetapi kita tidak bisa 
menemukan kebenaran hanya dengan melihat bagian luar saja. Kita menemukan 
kebenaran dengan melihat kepada Alkitab.

Orang-orang bisa terlihat sangat sopan, sangat baik dan sangat mengasihi, 
tetapi mereka sedang mengikuti injil yang salah. Mereka belum diselamatkan 
tetapi mereka sangat percaya bahwa mereka sudah diselamatkan. Alkitab berkata 
injil yang salah tidak dapat membawa kita kepada keselamatan (2 Korintus 
11:13-15, 2 Petrus 2, 1 Yohanes 4:1).

Dan cara mengujinya selalu sama: Bagaimana ajaran mereka dibandingkan dengan 
Alkitab? Kalau mereka mempunyai doktrin yang berbeda dengan doktrin yang ada di 
dalam Alkitab, yaitu bila mereka melanggar Alkitab karena Alkitab berkata bahwa 
kita tidak boleh menambah-nambahkan firman Tuhan, kita mengetahui bahwa tidak 
ada kemungkinannya mereka mempunyai keselamatan di dalam injil mereka itu.

Let the word of Christ dwell in you richly in all wisdom; teaching and 
admonishing one another in psalms and hymns and spiritual songs, singing with 
grace in your hearts to the Lord  (Colossians 3:16).
www.familyradio.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/IYOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke