Benar, sebagian kalangan Yahudi membaca empat huruf
(tetragrammaton) Y-H-V-H dengan 'ADONAY, sebagian lagi membacanya
dengan HASYEM (Sang Nama, Nama itu).
Pengucapan YHVH yang sebenarnya hanya diketahui oleh Imam Besar
sebelum era pembuangan ke Babel, diucapkan sekali setahun pada hari
raya pendamaian (YOM KIPUR), di dalam ruang maha kudus, di depan
tutup pendamaian tabut perjanjian.
Sejak kepulangan dari pembuangan ke Babel, tidak ada lagi tabut
perjanjian, thus tidak ada pengucapan YHVH. Imam Besar di era Yesus
Kristus seperti Hanas, Kayafas, dan Ananias (di era para rasul)
diperkirakan bukan keturunan Harun, tetapi "diangkat" oleh
pemerintah Romawi dengan alasan politis. Kayafas adalah menantu
Hanas, Hanas sendiri -- menurut tulisan Yosefus -- adalah putra
Set, diangkat sebagai Imam Besar oleh Kirenius tahun 7 Masehi
tetapi diturunkan oleh Valerius Gratus di tahun 15 Masehi, aturan
seperti itu adalah aturan politik bukan aturan Tanakh Ibrani. Imam
Besar ini tidak mengucapkan, bahkan tidak tahu bagaimana
mengucapkan empat kata YHVH itu.
Tulisan YEHOVAH adalah YHVH dibubuhi vokal 'ADONAY menjadi YAHOVAH
tetapi vokal a pertama diganti menjadi SYEVA' karena para masoret
yang membubuhi vokal pada aksara Ibrani memahami kata YHVH itu
adalah kata kerja dalam konjugasi Qal Imperfect dan secara kaidah
bahasa tidak boleh ada vokal a pada suku kata pertama. Jadilah kata
YEHOVAH yang disebut ketiv (tertulis) tetapi dibaca (qere') dengan
'ADONAY.
Jika kata YHVH didahului oleh kata 'ADONAY yaitu 'ADONAY YHVH, maka
kata YHVH ini dibubuhi vokal dari kata 'ELOHIM, tertulis 'ADONAY
YEHOVIH, tetapi dibaca 'ADONAY 'ELOHIM. Dalam bahasa Inggris
diterjemahkan the Lord GOD (GOD dalam huruf kapital semua), dalam
bahasa Indonesia diterjemahkan Tuhan ALLAH (ALLAH dalam huruf
kapital semua).
Yahweh itu bukan dari bahasa Ibrani tetapi penyalinan huruf
(transliterasi) YHVH dalam aksara Yunani, YHVH menjadi IABE -->
IAVE --> YAVE, akhirnya tinggal tambah huruf H tengah dan akhir
menjadi YAHVEH.
Syalom,
----- Original Message -----
From: "Imelda Seloadji" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, August 02, 2006 5:54 PM
Sepengetahuan saya orang Yahudi tidak berani menyebut nama JHVH,
karena takut melanggar perintah Allah yang ketiga dari ten
commandment. Maka mereka mengganti dengan kata "Adonai" yang
berarti "Tuan" (The Lord). JHVH diterjemahkan dalam bahasa Inggris
dengan The LORD (semua huruf besar) dan Adonai diterjemahkan
sebagai "The Lord" (hanya L huruf besar). Bahasa Indonesia LAI
mengikuti cara penerjemahan bahasa Inggris di mana JHVH
diterjemahkan sebagai TUHAN dan Adonai sebagai Tuhan. Itu sebabnya
teks "Tiada allah selain TUHAN" maksudnya tiada allah selain JHVH,
yang kita kenal di dalam nama Yesus Kristus.
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]
If you have any comment or suggestion about this mailing list,
to : [EMAIL PROTECTED]
Bagi Saudara yang berdomisili di Amerika, saudara dapat bergabung
dengan mailing list Keluarga Kristen USA (KK-USA) dengan mengirimkan
email kosong ke [EMAIL PROTECTED] dan ikuti instruksi
yang ada.
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/