Waktu saya tidak ada untuk meladeni Yakub Sulistyo di seminar. Waktu saya adalah untuk Yesus Kristus, untuk pelayanan di gereja, untuk keluarga, dan untuk kerja rutin cari duit.
Bikin seminar pun percuma, pembicara masing-masing membacakan makalah, lalu menjawab pertanyaan peserta, cuman itu doang. Kalau pun dilanjutkan, 'ntar pasti saya berantem dengan Yakub, percuma! Lha, di internet saja menghindar, apalagi kalo ketemu. Sehari suntuk duduk berhadapan satu meja pun 'nggak bakal cukup buat membahas nama Allah dan Yahweh karena perlu waktu berhari-hari. Yakub Sulistyo sudah pernah ke kantor saya, Senin, 22 Oktober 2001 bersama istri dan adiknya Priskila, diantar oleh Aina. Tujuan mereka adalah untuk "belajar" bagaimana mengtransliterasi aksara Yunani ke dalam aksara Latin, termasuk "belajar" menyalin aksara Ibrani dari kanan ke kiri menjadi dari kiri ke kanan, kemudian "belajar" menerjemahkan secara interlinear, plus bagaimana trik 'find and replace' yang saya lakukan sedemikian rupa sehingga saya dapat melakukan dengan cepat, ini menurut pendapat mereka. Saya ajarin semua. Tidak lama kemudian terbitlah KS-UPT (Kitab Suci Umat Perjanjian Tuhan) dengan teknik 'find and replace' kata TUHAN menjadi YAHWEH, namun banyak yang salah kaprah, elohim pun diganti dengan YAHWEH! Mungkin trik saya ini yang digunakan, saya hanya menduga saja koq. BARANGKALI pula, gara-gara pernah "belajar" dari saya, maka Yakub Sulistyo acapkali menghindar kalo bertemu di internet. ----- Original Message ----- From: "Indomisi" <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Friday, August 04, 2006 6:04 AM Dengan sikap anda seperti ini yang "humble", saya lebih cocok bicaranya. Jangan merendahkan diri sendiri, Tuhan itu sangat baik kepada anda yang memberikan karunia hikmat seorang guru. Itu yang saya pandang mengenai om Yo. Anda bisa jadi betul jika ke seminar hanya mendapatkan hak mempertahankan pendapat mungkin semenit. Bagaimana jika saya usulkan anda sendiri sebagai pembicara disampaing pak Yakub ? Sebab hal ini sangatlah penting bila anda bisa menjabarkan bahwa ALLAH itu bukanlah SETAN melainkan kosa kata bahasa baru yang indentik dengan Yahweh. Bicara di milis percuma sebab gaya bahasa anda dan pak Yakub berdua sudah saling tusuk. Dan Kasih Yesus tidak TERPANCAR sama sekali dari diskusi kalian berdua. Ayo .. mungkin bisa dilakukan bersama pak Arvert dari GPdI sebagai pembicara. Sebab beliau di Menado tahun lalu juga menentang bahwa kata ALLAH itu indentik dengan Yahweh (?), kira-kira begitulah. Bagaimana setuju ? Karya anda ditengah kesibukan pekerjaan dan rumah tangga menjadi berkat bagi para pembaca. Maka harap selalu memancarkan Kasih Yesus Kristus. -----Original Message----- From: Yohannes [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, August 03, 2006 10:01 PM Percuma mengikuti seminar dengan Yakub, via e-mail saja menghindar, bahkan ditunggu banyak orang di forum Salib-Net gara-gara "surat mubaligh" tetapi ybs. 'ngilang. Saya sudah sering mengikuti seminar, semuanya diatur oleh moderator, apalagi jika pesertanya buanyak, paling-paling cuman kebagian satu kali bertanya. Kalo mau diskusi, internet merupakan salah satu forum yang cocok. Kalau mau duduk satu meja sambil dialog dan debat pun boleh tapi tidak bakal selesai dalam satu hari. Lha, 'ngapain buang-buang waktu? Saya ini orang bisnis, direktur suatu perusahaan swasta. Kalo dipikir-pikir dan pernah juga ada orang yang tanya, 'ngapain sih repot-repot berdebat tentang Yahweh dan Allah? Bukankah waktu saya seyogianya ditujukan buat 'ngurusin perusahaan, 'ngurusin keluarga, ketimbang belajar bahasa asli Alkitab, bikin milis Biblika, diskusi, dan bahkan debat di internet? Ngapain buang-buang duit percuma bayar pulsa telepon, bayar ISP, dan sebagainya. Bukankah lebih baik disumbangkan saja ke gereja? Apalagi saya sama sekali engga punya latar belakang teologia, cuman 'ngantongin ijazah SMEA, pernah kuliah di Fakultas Ilmu Administrasi jurusan Administrasi Niaga yang sama sekali engga berbau teologia. Pekerjaan saya pun engga ada hubungannya dengan Alkitab. Emangnya saya mau sok pamer bahwa orang awam bisa debat dengan pendeta? Hal itu udah engga cocok lagi dengan usia saya yang udah kepala lima. Saya lakukan semua hal itu, pertama, untuk Yesus Kristus, saya ingin melayani-Nya dengan "ilmu" yang saya peroleh terutama tentang studi biblika dan bahasa asli Alkitab, engga mau makan sendiri, kata orang bijak. Kedua, saya tidak suka jika rambu-rambu pribadi saya dilanggar. Kalo ada orang Kristen yang bilang bahwa yang makan babi itu bakal masuk neraka, maka saya bantah karena melanggar rambu-rambu pribadi. Saya tidak mengatasnamakan Kristen, tetapi mengatasnamakan saya sendiri karena saya memang doyan makan babi. Itu saja koq. Kalo ada yang pro, syukur alhamdulillah, kalo ada yang kontra, itu hal yang biasa. Suami-istri saja bisa beda pendapat, ayah dan anak pun terkadang bertengkar habis-habisan, apalagi sesama orang Kristen. -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [email protected] If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED] Bagi Saudara yang berdomisili di Amerika, saudara dapat bergabung dengan mailing list Keluarga Kristen USA (KK-USA) dengan mengirimkan email kosong ke [EMAIL PROTECTED] dan ikuti instruksi yang ada. -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

