From: Dewi Kriswanti 

YA ABBA, YA BAPA
Bacaan: Roma 8:14-15

" Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut 
lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Tuhan. Oleh Roh 
itu kita berseru: "Ya Abba, Ya Bapa!" (Roma 8:15) 

Kata Abba, ya Bapa merupakan panggilan akrab seorang anak kepada ayahnya. 
Panggilan ini menggambarkan hubungan yang harmonis dan akrab. Bila kita 
renungkan apa yang dikatakan dalam Roma 8:14-15, maka kita patut bersyukur 
kepada Tuhan, karena diberikan berkat yang luar biasa indahnya, yaitu hak untuk 
menyapa Tuhan dengan panggilan yang begitu akrab, sebagai Abba yang berarti 
Bapa atau Ayah.
Ya Abba, Ya Bapa panggilan seorang anak kepada bapanya, berarti Tuhan di sorga 
menjadi Bapa bagi orang yang memanggilnya. Dan Tuhan siap memberikan semua 
kebutuhan anaknya! Bahkan firmanNya berkata: Adakah seorang dari padamu yang 
memberi batu pada anaknya, jika ia minta roti, dan memberi ular, jika ia 
meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi yang terbaik bagi 
anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang terbaik 
kepada mereka yang meminta kepadaNya (Matius 7:9-11).
Ya Abba ya Bapa adalah panggilan seorang anak kepada Bapanya yang diandalkannya 
bila ia ada di dalam kesesakan. Dan karena ia tahu bahwa Bapanya selalu membela 
dan menolongnya maka ia tidak takut menghadapi segala macam masalah dalam 
hidupnya. Iblis pun tidak dapat memperbudaknya lagi! Disingkirkan oleh Roh 
Kudus.
Di dalam panggilan ya Abba, ya Bapa tersimpul suatu panggilan untuk masuk di 
dalam pengkudusan dari Tuhan Roh Kudus , yang menggambarkan kasih Tuhan yang 
membangun hidup anaknya agar anaknya membangun kemulian bagi Namanya! Dan hidup 
dalam kekudusannya!
Ingatlah, bahwa setelah seseorang diselamatkan ia harus selalu menjalin 
komunikasi dengan Tuhan dan sesamanya dalam setiap aspek kehidupan. Sediakan 
waktu secara khusus untuk bersekutu dengan Tuhan melalui jam-jam doa saudara. 
Jadilah saksi ditengah-tengah keluarga, masyarakat dan lingkungan masyarakat 
dan lingkungan melalui perbuatan dan perkataan. Apapun yang kita lakukan harus 
selalu ditujukan untuk kemuliaan nama Tuhan. (JOS)

Doa: Ya Abba, ya Bapa tuntun kami dalam kasih dan kuasaMu, sehingga kami boleh 
terus menjadi saksiMu di dalam Yesus Kristus Tuhan kami. Amin
KASIH DARI BAPA DI SORGA ADALAH KASIH YANG DIBUTUHKAN OLEH SETIAP ORANG
==============================================
From: Dewi Kriswanti 

REMUK HATI DAN RENDAH HATI
Bacaan: Yesaya 57: 14-21

"... tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk 
membangkitkan semangat orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati 
orang-orang yang remuk" (Yesaya 57:15b)

Keadaan hidup seseorang sangat ditentukan oleh sikap hatinya. Terlebih-lebih 
dalam hidup kekristenan, kerendahan hati adalah sikap hidup yang harus selalu 
tampak dalam hidup keseharian. Tuhan menghendaki kita memiliki sikap hati yanng 
rendah untuk kepentingan dan kebahagian kita sendiri. Tuhan sangat berkenan dan 
tinggal di hati yang rendah.
Di dalam kita menjalani kehidupan di tengah-tengah masyarakat, apalagi di dalam 
situasi krisis ekonomi saat in, saudara mempunyai masalah berat, bahkan 
mengancam karir dan usaha anda, sehingga tidak mempunyai jalan keluar. Jangan 
saudara mudah menyerah dan berputus asa. Serahkanlah semua masalah kepada Tuhan 
Yesus Kristus. Datang dan mendekatlah kepadaNya! Mintalah belas kasihan dari 
Tuhan untuk menolong masalah saudara. Alkitab mengatakan bahwa Tuhan tidak 
pernah mempermalukan kehidupan anak-anakNya yang selalu berharap dan berserah 
kepadaNya.
Bila saat ini saudara mengalami, kesedihan, musibah atau hati yang hancur 
karena berbagai sebab, tabahkanlah hati, jangan pergi ke orang pintar, dukun, 
paranormal atau tempat-tempat hiburan duniawi. Dalam keadaan susah dan hati 
yang hancur datanglah dan berlututlah di kaki Yesus Kristus. Dia akan 
mengangkat kesusahan dan kesedihan hati saudara. Bertindaklah sekarang juga, 
jangan ditunda. Serahkanlah segala kesusahan saudara kepada Yesus Kristus, dia 
akan membebat luka hati saudara dan menghibur hati saudara.
Dalam setiap aspek kehidupan kita, sikap hidup, pikiran, perkataan dan tindakan 
kita medeladani kehidupan Tuhan Yesus Kristus, yaitu: Kerendahan Hati. Injil 
Lukas 4:11 mengatakan, "....Barang siapa yang meninggikan diri, ia akan 
direndahkan dan barang siapa yang merendahkan diri, ia akan di tinggikan." 
Dalam kerendahan hati, Tuhan tinggal di dalam diri kita dan selalu dekat dengan 
kita. Apapun masalah yang dihadapi, jangan membuat saudara menjauh dari Tuhan 
Yesus, tetapi justru membuat saudara mendekat dan bersandar kepadaNya. 
Milikilah kerendahan hati untuk rela datang kepadaNya, maka keteduhan yang 
sejati akan saudara alami. (HJ)

Doa: Ya Tuhan ajarlah kami selalu merendahkan diri dalam menghampiriMu. Amin
HAMPIRILAH TUHAN DENGAN TULUS DALAM HATI YANG REMUK DAN RENDAH HATI
====================================================
From: Wiempy 

HIDUP KUDUS MEMULIAKAN NAMA TUHAN

Untuk dapat hidup kudus memuliakan nama Tuhan, Martin Luther pernah berkata 
demikian: "You should point to the whole man Jesus and say, 'That is God.' 

Kita harus mampu mengarahkan hati dan pikiran kita hanya kepada Yesus, karena 
Yesuslah yg berkuasa menjadi kepala gereja di seluruh dunia.

Kenapa kita semua harus hidup kudus demi memuliakan nama Tuhan ?
Dlm kitab Perjanjian Baru, terdapat ayat2 acuan mengenai hal ini.

Pertama, kita buka Roma 9 ayat 5 yg menulis demikian:
"Mereka adalah keturunan bapa2 leluhur, yg menurunkan Mesias dlm keadaan-Nya
sbg manusia, yg ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Tuhan yg harus dipuji 
sampai selama-lamanya. Amin!"

Ayat ini ingin mengungkapkan bahwa Yesus Kristus adalah Bapa. Dimana Yesus sbg 
Mesias ingin kita sbg Anak2 Bapa hidup kudus mengikuti jejak diri-Nya yg kudus.

Kedua, kita buka Ibrani 1 ayat 8 yg menulis demikian:
"Tetapi tentang Anak Ia berkata: "Takhta-Mu, ya Tuhan, tetap untuk seterusnya
dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran"

Ayat ini secara jelas menggambarkan Yesus Kristus sbg penyelamat umat manusia. 
Sbg penyelamat, Yesus bahkan mengorbankan seluruh kehidupan-Nya yg kudus di 
kayu salib, demi mentaati kehendak Bapa di surga. Melalui teladan yg Dia 
berikan di kayu salib, dan mengingat begitu besar kasih karunia yg Yesus 
berikan bagi kita manusia yg berdosa, hendaklah kita semua dlm menjalani 
kehidupan di lingkungan keluarga, masyarakat, negara sebisa mungkin selalu 
berusaha hidup kudus dan selalu menjaga hati dan pikiran untuk berbuat licik, 
curang, berbuat tdk adil, merendahkan martabat org lain, tamak, dll. Dlm hal 
ini kita harus membaca dan merenungkan kata2 bijak yg terdapat pada kitab Amsal.
Dlm Amsal 19 ayat 21 ditulis bahwa di hati manusia itu terdapat banyak 
rancangan,
akan tetapi keputusan Tuhanlah yg terlaksana. Hanya Tuhan saja yg tahu apakah
kita ini hidup kudus sesuai dgn Firman Tuhan atau masih belum bisa menjalani
perintah hidup kudus.

Ketiga, kita buka Yohanes 1 ayat 1 s/d 2 yg menulis demikian:
"Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama2 dgn Tuhan dan Firman itu
adalah Tuhan. Ia pada mulanya bersama2 dgn Tuhan"

Ayat ini secara tegas menegaskan bahwa Yesus merupakan Raja di atas segala
Raja, Yesus sbg Mesias mempunyai kuasa di atas segalanya, bahkan kuasa-Nya
mengalahkan maut. Sehingga walaupun sudah meninggal dunia di kayu salib, pada 
hari yg ketiga bangkit dari antara org mati. Melalui peristiwa kebangkitan 
inilah semakin menyadarkan kita sbg org percaya, hanya Yesuslah yg patut kita 
puji dan sembah serta kita muliakan nama-Nya. Dgn hidup sesuai dgn Firman dan 
kehendak Tuhan, kita berupaya untuk menjadi serupa dgn Kristus yg kudus. Kita 
harus mendedikasikan seluruh kehidupan yg kita jalani untuk selalu mentaati 
perintah Yesus dan melakukan kehendak yg diajarkan oleh Yesus melalui Firman 
Tuhan di Alkitab.

Keempat, kita buka Yohanes 1 ayat 18 yg menulis demikian:
"Tidak seorgpun yg pernah melihat Tuhan; tetapi Anak Tunggal Tuhan, yg ada
di pangkuan Bapa, Dialah yg menyatakan-Nya"

Ayat ini ingin menunjukkan kalau Yesus itu adalah Tuhan yg Maha Agung dan
Maha Besar. Yesuslah pemegang kunci kehidupan kekal menuju Bapa di sorga.

Kelima, kita buka Yohanes 20 ayat 28 yg menulis demikian:
"Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Tuhanku!"

Ayat ini dgn jelas menunjukkan bahwa Yesus adalah kekal dan abadi. Hal ini sudah
diramalkan oleh nabi Yesaya sebelumnya dan terdapat di Yesaya 9 ayat 6 yg 
menulis demikian:
"Sebab seorg anak telah lahir untuk kita, seorg putera telah diberikan untuk 
kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan org sbg:
Penasihat Ajaib, Tuhan yg Perkasa, Bapa yg Kekal, Raja Damai"

Keenam, kita buka Titus 2 ayat 13 yg menulis demikian:
"dgn menantikan penggenapan pengharapan kita yg penuh bahagia dan penyataan
kemuliaan Tuhan yg Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus"

Ayat ini ingin menekankan bahwa Yesus itu merupakan Raja setiap pribadi, dimana
kita sbg anak2 Tuhan yg selalu menjaga kekudusan sikap dan perbuatan kita, 
dijamin
akan berada bersama Bapa di sorga melalui perantaraan Yesus sbg pemegang
kunci penghubung dgn Bapa yg ada di sorga.

Ketujuh, kita buka 2 Petrus 1 ayat 1 s/d 4 yg menulis demikian:
"Dari Simon Petrus, hamba dan rasul Yesus Kristus, kepada mereka yg bersama2 
dgn kami memperoleh iman oleh karena keadilan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus 
Kristus. Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan 
Tuhan dan akan Yesus, Tuhan kita. Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan 
kepada kita segala sesuatu yg berguna utk hidup yg saleh oleh pengenalan kita 
akan Dia, yg telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yg mulia dan ajaib. Dgn jalan 
itu Ia telah menganugerah kan kepada kita janji2 yg berharga dan yg sangat 
besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dlm kodrat ilahi, dan luput 
dari hawa nafsu duniawi yg membinasakan dunia"

Ayat ini merupakan janji bagi kita sbg org percaya bahwa dgn kuasanya, Yesus
akan menganugerahkan kepada kita segala sesuatu dlm kehidupan ini, agar kita
dapat mampu hidup kudus dan saleh sesuai dgn pengenalan kita kepada Yesus.
Jadi tetap bertekunlah dlm iman dan arahkan hati dan pikiran kita untuk tetap
setia dan berlindung dlm tangan Yesus yg kekar dan penuh mukjizat.

Kedelapan, kita buka 2 Tesalonika 1 ayat 12 yg menulis demikian:
"sehingga nama Yesus, Tuhan kita, dimuliakan di dlm kamu dan kamu di dlm Dia,
menurut kasih karunia Tuhan kita dan Tuhan Yesus Kristus"

Ayat ini mengajak kita semua untuk selalu memuliakan nama Yesus baik dlm
kondisi senang dan bahagia, maupun dlm kondisi susah dan mengalami 
kesulitan. Kita harus mempercayai bahwa Yesuslah yg memelihara hidup kita.
Dlm nama Yesus Kristus, akhirnya kita pasti menang dari segala cobaan dan
rintangan, baik itu dlm kegiatan pelayanan, dlm pekerjaan sehari2, dlm
menghadapi masalah dgn org lain, dlm hal mencari pasangan hidup, dll.

Kesembilan, kita buka Kolose 2 ayat 2 yg menulis demikian:
"supaya hati mereka terhibur dan mereka bersatu dlm kasih, sehingga mereka
memperoleh segala kekayaan dan keyakinan pengertian, dan mengenal rahasia 
Tuhan, yaitu Kristus"

Ayat ini mengajar kita agar selalu berbuat kasih dlm kehidupan ini, dgn demikian
gabungan antara hidup kudus serta hidup yg penuh kasih membuat kita akan
semakin mengenal Yesus dan mampu mengaplikasikan segala ajaran kasih
dan ajaran untuk selalu hidup kudus dlm dunia yg semakin brutal ini. 

Kesepuluh, kita buka Yohanes 17 ayat 3 yg menulis demikian:
'Inilah hidup yg kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu2nya Tuhan
yg benar, dan mengenal Yesus Kristus yg telah Engkau utus"

Ayat ini menekankan bahwa kasih karunia yg kita terima akan hadir lewat
Yesus Kristus. Karena perkataan yg Yesus ucapkan itu merupakan Roh dan
hidup dlm hati nurani setiap org yg percaya kepada-Nya. Hal ini terdapat dlm
Yohanes 6 ayat 63 yg menulis demikian:
"Rohlah yg memberi hidup, daging sama sekali tdk berguna. Perkataan2 yg
Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup"

Kesebelas, kita buka 1 Yohanes 5 ayat 20 yg menulis demikian:
"Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Tuhan telah datang dan telah mengaruniakan
pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar, dan kita ada di dlm 
Yang Benar, di dlm Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Tuhan yg benar dan hidup 
yg kekal"

Ayat ini menekankan kepada pribadi Yesus yg merupakan Raja yg Kekal.
Melalui Dia kita mengenal hidup yg kudus dan mulai meninggalkan hidup
yg penuh dgn perbuatan dosa. 

Keduabelas, kita buka Matius 1 ayat 23 yg menulis demikian:
"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorg anak
laki2, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel -- yg berarti: Tuhan menyertai 
kita"

Ayat ini dgn jelas mengungkapkan kepada kita semua bahwa hanya Yesuslah yg akan 
selalu setia beserta dgn kita sampai akhir jaman nanti. Dia akan selalu 
menyertai kita dlm segala hal.

Ketigabelas, kita buka 1 Timotius 1 ayat 17 yg menulis demikian:
"Hormat dan kemuliaan sampai selama2nya bagi Raja segala zaman, Tuhan
yg kekal, yg tak nampak, yg esa! Amin"

Ayat ini berarti hanya Tuhan Yesuslah yg akan memberi hikmat dan kebenaran bagi 
org2 yg bersedia dipimpin oleh Roh Kudus untuk selalu tetap setia menjalani 
kehidupan secara kudus dan memuliakan nama Tuhan Yesus kapanpun dan dimanapun 
kita berada.

Akhir kata, tetaplah kita semua bertekun melakukan tugas dan kewajiban yg kita
miliki masing2 sesuai dgn karunia rohani yg kita miliki, berusaha bersyukur atas
berkat yg kita terima pada hari ini, hidup kudus sesuai dgn ajaran Yesus dan 
mengambil peran serta dlm memuliakan Tuhan Yesus, baik itu melalui puji-pujian, 
misi sosial, serta banyak hal lainnya. HALELUYA PUJI TUHAN

JBU,
Wiempy Wijaya
Buitenzorg, 16-Apr-07

Kirim email ke