From: "e-JEMMI" <[EMAIL PROTECTED]>
Edisi 10-17#2007 -- Orang Yunani
Shalom,
Di penghujung bulan April ini, seperti biasa e-JEMMi menampilkan
kolom Profil Bangsa. Adapun bangsa yang kami pilihkan untuk kita
pelajari dan doakan bersama adalah bangsa Yunani, sebuah negara yang
telah terhilang walaupun dulu adalah bekas ladang pelayanan Rasul
Paulus. Silakan simak informasi yang kami sajikan dan biarlah negara
Yunani boleh menjadi bagian doa syafaat Anda selama satu bulan ini.
Selain itu, kami juga sajikan informasi tentang pekerjaan misi Tuhan
di beberapa negara dan juga Indonesia untuk Anda doakan. Informasi
tentang pembukaan Kelas Pendidikan Elektronik Studi Teologia Awam
(PESTA) juga dapat Anda ikuti di Kolom Stop Press. Demikian sajian
kami minggu ini. Selamat melayani.
Redaksi e-JEMMi,
Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
PROFIL BANGSA
YUNANI
======
Bekas Ladang Misi Rasul Paulus
Luasnya : 133.000 km2
Ibukota : Athena
Jumlah penduduk: 10.375.000
Suku Bangsa:
-----------
Orang Yunani: 90,8 %
Suku minoritas yang sudah berintegrasi dengan orang Yunani: 4 %
- orang Slav : 150.000
- orang Turki : 140.000
- orang Gypsy : 200.000
- orang Albania: 25.000
Pendatang dan Pengungsi: 5,2 %
- orang Albania : 400 -- 500.000
- orang Timur Tengah : 50.000
- orang Inggris dan USA: 50.000
- orang Jerman : 19.000
- orang Armenia : 10.000
Agama:
------
Kristen Ortodoks: 94,15 %
Katolik : 0,53 %
Protestan : 0,25 %
Tidak beragama : 3,52 %
Islam : 1,50 %
Yahudi : 0,05 %
Pelayanan WEC:
--------------
- Pelayanan terhadap pencandu narkoba
- Penanaman gereja
- Penginjilan
Ketika Paulus menaati panggilan Allah lewat orang Makedonia untuk
membawa Injil ke benua Eropa, Yunani menjadi negara pertama yang
mendapatkan Kabar Baik. Lima kitab di PB ditulis kepada orang
Yunani, yaitu l dan 2 Korintus, surat Filipi, dan 1 dan 2
Tesalonika. Hasil pelayanan Rasul Paulus di tempat lahirnya
demokrasi ini luar biasa. Di beberapa kota gereja berdiri dan menjadi kuat.
Tetapi sesudah itu ada banyak perubahan. Ketika orang Turki
memerintah selama berabad-abad di situ, gereja Ortodoks mulai
mengembangkan suatu tradisi dan teologi yang kuat yang dapat menahan
agama Islam yang ingin berakar di Eropa. Tetapi lama-kelamaan gereja
ini menjadi suatu gereja tradisional yang kurang menghayati firman Tuhan.
Agama masa kini
---------------
Gereja Ortodoks sudah menjadi bagian integral dari kebudayaan
Yunani. Seorang Yunani harus menjadi anggota gereja tersebut.
Kekristenan dikaitkan dengan gereja Ortodoks dan Injil tidak dapat
dipikirkan di luar gereja ini. Kondisi ini mendominasi kehidupan
beragama di Eropa Selatan. Semua agama yang bukan Ortodoks merupakan
sekte atau bidat bagi rakyat biasa. Biasanya dikatakan: "Kita
pintar, kita memiliki filsuf yang kuat seperti Plato dan Aristoteles
dan Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani. Itu berarti kita
memiliki kebenaran". Oleh karena itu, gereja Protestan dicurigai.
Walaupun ada orang Kristen yang kuat di gereja Ortodoks, mayoritas
anggota gereja hanyalah orang-orang Kristen tradisi dan tidak
memiliki relasi yang dekat dengan Allah atau Putra-Nya. Banyak orang
Yunani tidak percaya bahwa keselamatan merupakan anugerah karena
iman kepada Yesus Kristus, melainkan mereka yakin pengampunan dosa
diberi ketika dibaptis sebagai anak. Walaupun mengikuti kebaktian,
mereka tetap kurang memahami siapakah Yesus Kristus sebenarnya. Di
dalam situasi sangat sulit ini, Roh Kudus bekerja. Misalnya, tahun
yang lalu 200 orang Kristen dari 26 negara datang ke Yunani untuk
membagikan sekitar 30.000 traktat dan bacaan Kristen selama 10 hari
di 35 pulau. Di antara peserta ini ada 55 orang asal Yunani yang
lahir baru. Kerja sama mereka dan kesatuan tim sangat mengesankan semua
orang.
Tuhan sendiri mempertemukan salah satu tim dengan pemimpin gereja Ortodoks
yang memberi kesempatan untuk menyampaikan pujian di gerejanya.
Pelayanan WEC
-------------
Oleh karena situasi seperti ini, pada tahun 1989 dan 1992 ada dua
keluarga yang diutus sebagai misionaris ke Yunani. Mereka mengalami
banyak kesulitan untuk bertahan di Yunani, sampai beberapa kali
mereka harus ke luar dan masuk lagi. Sejak tahun 1996, WEC bekerja
sama dengan European Christian Mission. Sesudah belajar bahasa
Yunani yang cukup rumit berikut adat istiadatnya, tenaga WEC
ditempatkan di gereja-gereja injili di utara untuk mencari domba
lagi yang sudah disiapkan oleh Tuhan sebelumnya. Penginjilan
mengalami satu kemajuan besar pada tahun 2000 di mana 16 gembala
dari Thessaloniki dituduh membuka gereja secara ilegal. Oleh karena
pemerintah dan rakyat negara Eropa yang lain yang sangat toleran
menekan negara Yunani, pendeta-pendeta itu dibebaskan dan diizinkan
melanjutkan pelayanan mereka. Lewat pergumulan dan tantangan seperti
itu, orang Kristen sungguh-sungguh semakin berani untuk menyaksikan Injil.
Tanpa musik, hati seorang Yunani tidak bisa terbuka. Itu sebabnya
WEC membuka tim musik, pelayanan pemuda dan pencandu narkoba,
pemahaman Alkitab, serta konseling. Penginjilan yang paling berhasil
adalah melalui persahabatan. Jika mau menyaksikan Kabar Baik kepada
orang Barat, kita perlu sabar, tabah, dan dekat dengan Tuhan karena
dengan kekuatan kita sendiri pintu hati orang Eropa tidak bisa
dibuka. Yunani membutuhkan orang percaya yang kuat dan sabar dalam
menantikan campur tangan Tuhan. Siapa yang mau membantu pelayanan
sebagai misionaris di negara ini?
Pokok Doa
1. Bersyukur atas kebebasan beragama yang boleh terselenggara.
2. Mengucap syukur atas persekutuan antara orang Yunani dan orang
Turki yang membaik.
3. Berdoa agar orang Kristen Ortodoks makin memiliki relasi pribadi
dengan Tuhan Yesus dan bukan lewat tradisi saja.
4. Berdoa agar diskriminasi terhadap agama non-Ortodoks dan orang
non-Yunani terhapus oleh kasih Kristus.
5. Doakan setiap gereja injili agar berani bergaul luas dan bersaksi
dan menjaga kesatuan yang sering terancam oleh orang-orang yang fanatik.
6. Berdoa untuk Seminari Alkitab GEM dengan 30 mahasiswa dan AoG
dengan 25 orang agar menyiapkan orang yang mengasihi Tuhan dan
rajin melayani.
7. Doakan orang-orang di 150 pulau yang belum pernah mendengar Injil
secara lengkap, seperti pulau-pulau Dodecanese, Cyclades, dan lain-lain.
8. Berdoa untuk para pendatang, mahasiswa, dan orang Albania yang
belum dicapai oleh Kabar Baik.
9. Doakan pula agar pelayanan melalui media cetak dan elektronik
dapat lebih diefektifkan.
10. Doakan agar setiap orang yang mencari kebenaran dapat dijangkau
oleh radio dan tv Kristen, termasuk melalui film Yesus.
11. Doakan orang Yunani yang berada di perantauan, seperti di
Amerika, Jerman, Austria, Kanada, dan Inggris agar bertemu
dengan orang percaya di sana.
12. Doakan para misionaris yang melayani di Yunani, agar mereka
diberikan hikmat dan kekuatan dalam pelayanannya.
Sumber diambil dan diedit seperlunya dari:
Nama buletin: Terang Lintas Budaya, Edisi 69, 2007
Halaman : 4 -- 6
______________________________________________________________________
SUMBER MISI
WORLDWIDE CHRISTIAN SCHOOLS ==> http://www.wwcs.org
Worldwide Christian Schools (WCS) merupakan lembaga pelayanan
internasional injili yang memiliki misi untuk membantu organisasi
Kristen yang bertanggung jawab dalam pembangunan sekolah-sekolah
Kristen. Harapan mereka, sekolah-sekolah ini dapat membantu
siswa-siswanya menemukan keselamatan dalam Yesus Kristus dan
mempersiapkan mereka untuk kelak menjadi pemimpin-pemimpin Kristen
di tempat di mana mereka nanti dipanggil oleh Tuhan. Lembaga ini
memiliki visi bekerja melalui organisasi-organisasi lokal, membantu
mereka mengembangkan sekolah Kristen di tempat yang paling
membutuhkan. Mengapa sekolah? Karena melalui dunia pendidikan, WCS
berjuang untuk memberi dampak tidak hanya dalam hidup
siswa-siswanya, tapi juga keluarga siswa dan komunitas mereka bagi
Kristus. Apa yang telah mereka kejakan? Berikut ini data yang mereka berikan.
* Sejak tahun 1989 mereka telah memiliki 240 proyek sekolah.
* Antara tahun 2004 dan 2005 mereka telah melatih 1.072 tenaga pengajar.
* Sampai saat ini mereka telah mendidik 34.000 siswa dari 44 negara.
Jika Anda ingin mengetahui informasi ini lebih lanjut, silakan
berkunjung ke alamat situs di atas.
GREATER EUROPE MISSION ==> http://www.gemission.org
Greater Europe Mission (GEM) sudah menyampaikan Berita Keselamatan
dalam Yesus Kristus selama lebih dari setengah abad yang lalu. GEM
menggunakan beragam cara baru untuk memberitakan Injil kepada
orang-orang Eropa. Kelompok drama, pemusik, dan pelayanan olahraga
barulah bagian kecil dari program-program yang berhasil dikerjakan
oleh GEM untuk memberitakan Injil. Ada kesempatan bagi semua orang
yang terpanggil dan tertarik. Anda tertarik? Segeralah kunjungi situs ini.
______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA
A M E R I K A S E R I K A T
Terorisme di Irak yang terjadi selama kurun waktu terakhir telah
menewaskan lebih dari dua ratus orang tentara Amerika. Siapa yang
bertanggung jawab? Mereka mengatakan kelompok agama fundamental.
Tetapi yang menarik adalah Allah tertarik untuk menjamah hidup
orang-orang dalam kelompok tersebut. Aril, seorang penginjil dari
Norwegia yang disponsori oleh The Bridge International telah
mengadakan pekabaran Injil dengan menggunakan program kreatif di
internet. "Yang membuat saya terkejut dan benar-benar tak percaya
adalah respons yang sangat besar justru dari orang-orang Arab di
Amerika Serikat dan Kanada. Dalam beberapa bulan terakhir ini, ada
lebih dari 30.000 orang Arab yang tinggal di Amerika Utara yang
telah memberi respons dan tertarik untuk diselamatkan dan ingin
mendengar Injil." Menurut Aril, orang-orang Arab yang tinggal di
Amerika Serikat siap menerima Injil. "Ini adalah ladang yang sudah
siap dituai. Kita dapat membawa mereka kepada Injil dan Injil akan
membuat orang-orang itu mencintai damai. Jadi, saya sedikit terkejut
karena hanya sedikit orang Amerika -- termasuk para penginjil yang
hebat di televisi -- yang tidak memberi perhatian kepada orang-orang
Arab ini." Aril percaya banyak orang yang lelah terhadap kekerasan
dan sekarang mereka mencari kedamaian. Dan mereka mendapatkan
kedamaian itu di dalam Kristus.
Sumber: Mission Network News, Maret 2007
Kisah selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/9684
Pokok Doa
---------
* Berdoa untuk Aril dan organisasi The Bridge International dalam
menjalankan program kreatif di internet untuk menjangkau mereka
yang sedang mencari kedamaian hidup dan hati. Doakan agar Tuhan memakai
mereka dengan luar biasa menjangkau orang-orang yang belum terjangkau.
* Doakan pula orang-orang yang telah memberikan respons yang positif
terhadap program penjangkauan lewat internet ini, kiranya Roh
Kudus memelihara iman mereka.
K E P U L A U A N S O L O M O N
Gempa bumi hebat berkekuatan 8,0 Skala Richter mengguncang Kepulauan
Solomon di Pasifik Selatan bulan lalu. Gempa itu meratakan
gedung-gedung dan menimbulkan tsunami yang menyapu rumah-rumah ke
laut. Langsung dari kepulauan itu, Frieda dari Worlds Vision
memberitakan banyak jiwa yang terkena dampaknya. "Sedikitnya 60.000,
atau lebih orang yang menjadi korbannya. Lebih dari dua puluh desa
tersapu bersih. World Vision dan organisasi-organisasi lainnya
berencana untuk memberi bantuan air bersih, pangan, dan tenda untuk
bernaung." Menurut Frieda, bencana tersebut menewaskan banyak orang,
namun terbatasnya sarana komunikasi mengakibatkan informasi tidak
dapat diteruskan ke daerah-daerah lain. Rachel, juga dari World
Vision, mengatakan adanya tantangan lain. "Bandara utama di Gizo
rusak parah, bandara itu tergenang air. Untuk bisa mencapainya saja
sudah merupakan suatu tantangan." World Vision sedang menjangkau
mereka sebagai perpanjangan tangan dan kaki Kristus. Kunjungi situs
World Vision untuk memberi bantuan.
Sumber: Mission Network News, Maret 2007
Kisah selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/9766
Pokok Doa:
----------
* Berdoa untuk para korban bencana, kiranya Tuhan memberi kekuatan
dan penghiburan kepada mereka sementara menunggu datangnya semua
bantuan yang akan meringkankan penderitaan mereka.
* Bagi mereka yang telah menerima bantuan, biarlah mereka boleh disentuh
oleh
kasih Kristus dan memberikan respons kepada anugerah keselamatan-Nya.
G H A N A
Di Ghana, sebuah kelas teologia yang diikuti oleh anak-anak muda
beralih menjadi kelas penginjilan. Oasis International memulai kelas
ini karena permohonan masyarakat agar kegiatan pelatihan anak muda
diperbanyak. Setelah delapan minggu, 26 murid telah menerima Kristus
dan lebih banyak lagi murid yang tetap setia mengikuti kelas,
demikian Ambrose dari Oasis International berujar. "Kami mendorong
para murid untuk mengundang teman-teman mereka yang mungkin tertarik
atau yang mungkin belum mengenal Tuhan. Dengan kata lain, mereka
menjadi misionaris muda, penginjil muda kami." Murid-murid dari
kelas kepemimpinan Oasis mulai ikut terlibat dalam kelas baru untuk
memimpin pelajaran Akitab mereka yang pertama. Ini merupakan berita
yang sangat menggembirakan untuk kelanjutan Oasis Training Center.
Brennan mengatakan, "Kami rindu melihat kegiatan ini semakin
berkembang, tentu saja, semakin banyak guru yang perlu kami bina
supaya semakin banyak pula kelas yang dapat kami buka. Kami
berharap, ini bagaikan bola salju yang makin lama makin besar, dan
di masa mendatang kami akan dapat menawarkan lebih banyak pelatihan
kepemimpinan dan pengembangan kepemimpinan di berbagai bidang
lainnya." Mohon dukungan doa agar para pelatih beroleh hikmat
sejalan dengan berkembangnya pelayanan ini.
Sumber: Mission Network News, Maret 2007
Kisah selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/9726
Pokok Doa:
----------
* Bersyukur untuk program kelas pembinaan yang diadakan untuk
menjangkau anak-anak muda di Ghana. Berdoa agar pertumbuhan rohani
anak-anak ini bisa terus ditindaklanjuti dengan aplikasi hidup yang nyata.
* Berdoa untuk kebutuhan guru-guru terlatih yang akan menolong
anak-anak muda ini mendapatkan pelayanan rohani yang dibutuhkan.
P A K I S T A N
Impian adanya asrama putri di Pakistan mulai diwujudkan. Direktur
Eksekutif World Hope International (WHI), Jo, mengatakan bahwa ia
terkejut ketika anak perempuan yang ia danai telah menyelesaikan
pendidikannya di kelas tujuh sehingga pendanaannya pun selesai.
"Kejadian itu benar-benar membuktikan bahwa kita perlu mulai
merintis sebuah sekolah khusus anak-anak perempuan Kristen, sebuah
asrama yang bisa mereka datangi dan tempati. Saat ini, anak-anak
perempuan ini bisa masuk ke sekolah negeri, namun karena mereka
beragama Kristen, mereka sangat rentan terhadap penganiayaan."
Situasi di Pakistan yang berubah-ubah memaksa anak-anak perempuan
untuk tidak pergi ke sekolah. Saat sekolah ini dimulai, pelatihan
biblika akan dibuka dan Jo mengatakan bahwa anak-anak perempuan itu
telah siap mengikutinya. "Mereka akan sangat gembira. Anak-anak itu
ingin mengenyam pendidikan, dan mereka sangat cerdas. Mereka rajin
belajar, mereka akan sangat gembira." Tanah dan guru telah
tersedia -- yang mereka butuhkan hanyalah gedung. Jika Anda rindu
memberi bantuan dana untuk gedung maupun untuk pendidikan seorang
anak perempuan, kunjungi situs WHI.
Sumber: Mission Network News, Maret 2007
Kisah selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/9739
Pokok Doa:
----------
* Puji syukur kepada Tuhan untuk pelayanan WHI yang ada Pakistan,
khususnya bagi anak-anak remaja putri. Biarlah pendidikan yang
telah mereka enyam dapat menjadi bekal untuk mendapat pendidikan lebih
lanjut.
* Berdoalah agar rencana pembukaan sekolah asrama putri Kristen
dapat terwujud. Bersyukur untuk tanah yang tersedia. Doakan untuk
dana bagi pembangunan gedungnya.
______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA
PROSES PERADILAN DI INDONESIA
=============================
Akhir-akhir ini, dunia pengadilan di Indonesia bak benang kusut yang
makin lama makin meresahkan. Banyak kasus yang tidak terselesaikan
dan dibiarkan berlarut-larut tanpa ada keputusan yang berarti.
Banyak undang-undang baru disusun, namun konsistensi dalam
menjalankan keputusan tidak berlaku transparan. Pengadilan yang
seharusnya menjadi tempat yang bersih dari praktik-praktik
manipulasi, kolusi, dan korupsi ternyata malah jadi ladang emas bagi
pihak-pihak tertentu. Mari kita berdoa bagi proses peradilan
seutuhnya di negara Indonesia tercinta ini.
1. Berdoalah bagi proses demokratisasi di Indonesia. Kiranya
undang-undang yang telah disusun dapat ditegakkan dan dijalankan
secara konsisten oleh institusi pengadilan Indonesia.
2. Doakan agar dunia persidangan tidak menjadi ajang legalisasi dari
jargon "salah dibenarkan" atau "benar disalahkan". Berdoa agar
pengadilan di Indonesia sungguh-sungguh menjadi tempat yang tepat
untuk memperjuangkan keadilan yang sebenarnya.
3. Doakan pula para hakim, jaksa, pengacara, terdakwa sampai ke
saksi agar diberikan hikmat dari Allah dalam segala persidangan,
terlebih kepada anak-anak Tuhan yang berbagian di dalamnya.
Berdoalah agar setiap kasus yang sedang disidangkan dapat
terlaksana dengan jujur dan tanpa praktik-praktik KKN. Hikmat
Allah, Hakim yang paling adil sajalah kiranya yang bekerja atas mereka.
4. Berdoa bagi beberapa kasus peradilan yang sedang berjalan,
seperti kasus pembunuhan aktivis HAM, Munir, kasus IPDN,
perjuangan para masyarakat Sidoarjo dalam kasus lumpur Lapindo,
beberapa kasus korupsi para pejabat seperti kasus penyelewengan
Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), dan beberapa kasus
peradilan lainnya di Indonesia. Biarlah kebenaran boleh
dinyatakan atas kasus-kasus pengadilan tersebut.
5. Berdoa bagi keluarga yang anggota keluarganya terlibat dalam
kasus-kasus peradilan di Indonesia. Kiranya selain diberi
kesabaran dalam mendampingi keluarganya yang terlibat dalam
proses peradilan tersebut, mereka pun bisa menerima keadilan yang
dinyatakan dengan besar hati.
6. Doakan pula keluarga para pejabat pengadilan, agar senantiasa
mendorong penegakan keadilan, serta mengingatkan kalau para
pejabat tersebut mulai menyimpang.
______________________________________________________________________
STOP PRESS
PEMBUKAAN KELAS PESTA DIK MEI/JUNI 2007
=======================================
Meningkatnya jumlah peminat Kursus Virtual PESTA kelas Dasar-dasar
Iman Kristen (DIK) -- diindikasikan dengan menumpuknya data
pendaftar kelas ini -- membuat staf PESTA berketetapan untuk
menyelenggarakan kelas DIK tambahan tahun ini. Kelas yang seyogianya
diselenggarakan hanya dua kali, yaitu pada Januari/Februari dan
Juni/Juli, kini dibuka pula untuk periode Mei/Juni. Walau
penyelenggaraannya dilakukan paralel dengan kelas lanjutan, Dasar
Pengajaran Alkitab (DPA), kualitas penyajian dan diskusi tidak
berkurang. Adapun batas pengumpulan tugas tertulis ialah pada 20 Mei
2007, sedangkan diskusi baru dimulai awal Juni. Karena terbatasnya
tenaga moderator, peserta akan dibatasi hanya untuk lima belas
orang. Apakah Anda ingin berbagian di dalamnya? Segeralah selesaikan
tugas dan mengirimkannya ke e-mail berikut.
==> < kusuma(at)in-christ.net > [pendaftaran]
==> <http://www.pesta.org/?q=kal_akdm_dik0507> [kalender akademik]
______________________________________________________________________
Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
(untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi
(sebagai penerbit bahan-bahan tersebut dalam bahasa Indonesia). Thanks
______________________________________________________________________
Pimpinan Redaksi: Yulia Oeniyati
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2007 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Staf e-MISI dan Staf Redaksi: < staf-misi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan : < subscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk berhenti : < unsubscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan: < owner-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi : http://misi.sabda.org/
Arsip e-JEMMi : http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA : http://www.sabda.org/ylsa/
Situs SABDA Katalog : http://katalog.sabda.org/
______________________________________________________________________
_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?"
Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"' (Yesaya 6:8)