From: "e-JEMMI" <[EMAIL PROTECTED]>
e-JEMMi - Edisi 10-22#2007 -- Afganistan
GOD DEVELOPS OUR SPIRITUAL POWER THROUGH THE PRESSURE OF HARD PLACES
______________________________________________________________________
EDITORIAL
Kerinduan hati Yesus sebagai Kepala Gereja adalah melihat setiap
anggota tubuhnya bertumbuh dalam kesatuan untuk menjalankan misi-Nya
yang mulia di dunia, yaitu keselamatan umat manusia. Ini bukan hal
yang mustahil dilakukan oleh orang Kristen karena Yesus telah
membekali setiap orang percaya dengan karunia-karunia rohani seperti
menginjili, mengajar, mendoakan, dan lain sebagainya. Merupakan hal
yang sangat indah, jika seluruh anggota tubuh Kristus bersama-sama
menggunakan setiap karunia yang Tuhan berikan, untuk memenangkan
jiwa dan membangun jemaat Tuhan yang memuliakan nama-Nya.
Sajian e-JEMMI edisi kali ini akan membawa kita memahami kebutuhan
mendesak di ladang Tuhan yang perlu kita doakan. Profil suku Taimani
di Afganistan memberi motivasi kepada kita untuk tekun berdoa bagi
orang-orang yang belum mendengar Injil. Selain pokok-pokok doa dunia
dan Indonesia, simak pula ulasan situs BMS World Mission dan Heart
Sounds International. Selamat menyimak!
Redaksi tamu e-JEMMMI,
Ani Morib
______________________________________________________________________
PROFIL BANGSA
SUKU TAIMANI DI AFGANISTAN
==========================
Suku Taimani adalah sebuah suku kecil yang ada di daerah pegunungan
tengah Afganistan. Mereka adalah bagian dari suku yang lebih besar,
yaitu Char Aimaq, yang tersebar di seluruh Afghanistan dan Irak.
Nama Taimani diperoleh setelah seseorang yang diduga pendiri suku
itu, yaitu Taiman, yang juga seorang Kakar Pushtun, menjalin koalisi
di pegunungan Ghor sekitar tahun 1650. Orang Taimani berbicara
bahasa Persia yang disebut Parsi, dengan beberapa kata-kata Turki (Aimag).
Selama bertahun-tahun, suku Char Aimag sudah berpindah, terbagi, dan
digabungkan oleh beragam pemerintahan. Suku Taimani bertipe
seminomaden, menjelajahi jajaran pegunungan terjal dengan bebas.
Mereka mendiami daerah yang terkenal sebagai jalur perdagangan.
Interaksi dengan berbagai masyarakat menghasilkan keturunan campuran
dalam suku Char Aimag; namun, kebanyakan dari mereka berbahasa
Mongoloid. Suku Char Aimag dikenal aktif dalam melawan invasi Soviet
ke Afganistan dan perang saudara yang terjadi sesudahnya.
SEPERTI APAKAH KEHIDUPAN SUKU TAIMANI?
Pada suatu ketika, suku Taimani benar-benar suku nomaden. Namun,
sekarang mereka adalah suku semi-nomaden, yang hanya berpindah
selama musim-musim tertentu. Karena masalah kekeringan dan erosi
yang terjadi pada tahun 1950-an dan 1960-an, banyak orang Taimani
yang kemudian menjadi petani. Mereka menanam gandum, anggur, padi,
gandum untuk bahan pembuatan bir, terigu, melon, dan sayur-sayuran
dengan cangkul dan bajak kayu yang primitif. Meski demikian,
pertanian masih hanya dianggap sebagai kegiatan kedua dalam budaya mereka.
Adapun kekayaan seseorang diukur oleh banyaknya ternak yang dimilikinya.
Suku Taimani menggantungkan kebutuhan daging, susu, lemak, dan keju
pada hewan ternak mereka. Kulit binatang juga dipakai untuk membuat
tenda. Sambil bertani, suku Taimani tinggal di kota dan hidup di
gubuk batu. Ternak mereka tetap berada di lembah dan makan rumput.
Selama musim semi dan musim panas, mereka berjalan melintasi
pegunungan dan tinggal di "yurts" (tenda bundar berbentuk kubah yang
bisa dibawa ke mana-mana).
Masyarakat Taimani menganut sistem kekerabatan patriarkal
(didominasi pria) dan patrilineal (mengikuti jejak keturunan
laki-laki). Keluarga inti adalah kesatuan masyarakat yang paling
penting. Keluarga inti biasanya terdiri dari seorang pria, orang
tuanya, istri/istri-istrinya, dan anak-anak mereka. Saat seorang
gadis menikah, gadis itu langsung dianggap sebagai bagian dari keluarga
suaminya.
Identitas etnis di suku Taimani didasarkan pada keluarga atau marga.
Para wanita suku Taimani bisa saja membantu mengawasi ternak, tapi
tugas utama mereka adalah menenun karpet. Masing-masing suku atau
kota mempunyai pola uniknya sendiri, yang menurun dari ibu kepada
anak gadis. Para wanita menggunakan alat tenun yang bisa dibawa
ke mana-mana untuk membuat karpet-karpet wol yang bagus itu. Saat
persediaan makanan sedikit, uang hasil penjualan karpet mungkin
menjadi satu-satunya alat bagi suku ini untuk bertahan hidup.
Karpet, ternak, dan uang tunai juga digunakan sebagai mas kawin.
APAKAH KEPERCAYAAN SUKU TAIMANI?
Semua orang suku Taimani sesungguhnya menganut agama ortodoks dari
aliran Hanafite. Mereka percaya bahwa Hanafi adalah bentuk paling
murni dari agama mereka. Keteguhan akan kepercayaan mereka itu
sering membuat mereka menertawakan konsep monoteisme orang-orang
Kristen yg dianggap/mereka anggap rusak. Namun, banyak orang Islam
yang tidak asing dengan cerita-cerita Perjanjian Lama, yang
diceritakan di kitab suci mereka. Mereka juga melacak garis
keturunan rohani mereka sampai Abraham.
APAKAH KEBUTUHAN SUKU TAIMANI?
Selama dan setelah invasi Soviet ke Afganistan, Amerika Serikat dan
negara-negara lain mengirim bantuan militer untuk "pejuang
kemerdekaan" Afganistan. Sekarang karena negara itu bergulat dengan
perang politik dan pelecehan hak azasi manusia, bantuan tersebut
dihentikan. Seluruh negara sangat terpengaruh oleh perang melawan
Soviet. Semua desa dihancurkan dan persediaan makanan terancam
habis. Sedikit yang mempunyai air minum yang aman dikonsumsi,
sementara peperangan masih terjadi di beberapa daerah hingga sekarang.
Lokasi yang terpencil dan penyebaran suku Taimani yang luas
menyebabkan mereka sulit dijangkau oleh Injil. Sekarang ini, tidak
ada penginjil bagi suku Taimani. Doa adalah langkah pertama yang
harus dilakukan, sampai nanti mereka terjangkau oleh terang Injil.
POKOK-POKOK DOA
1. Berdoa agar Tuhan mulai memulihkan hidup orang-orang Taimani yang
telah menjadi korban perang selama bertahun-tahun itu.
2. Minta kepada Tuhan supaya menyediakan ahli bahasa yang
berkualitas, untuk menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Taimani (Aimag).
3. Doakan supaya tim bantuan kemanusiaan Kristen mempunyai
kesempatan untuk bekerja di tengah-tengah suku Taimani dan
membagikan kasih Allah kepada mereka dengan cara-cara praktis.
4. Berdoa agar Tuhan mengambil alih kuasa atas wewenang dan
kekuatan-kekuatan rohani yang mengikat suku Taimani.
5. Mohonlah kepada Tuhan agar membangkitkan kelompok-kelompok doa
yang akan membuka jalan bagi penginjilan di tengah suku Taimani
melalui doa syafaat.
6. Berdoa supaya stasiun radio Kristen bisa segera dibangun, dan
siarannya dapat didengarkan oleh suku Taimani.
7. Berdoa agar Tuhan mau menyatakan diri-Nya kepada orang-orang yang
berharga itu melalui cara-cara-Nya yang ajaib.
8. Minta Tuhan mendirikan gereja-gereja lokal yang kuat di
tengah-tengah suku Taimani.
(t/Dian)
Sumber diterjemahkan dan diedit dari:
Situs : Joshua Project
Judul asli: Taimani of Afganistan
Penulis : tidak dicantumkan
Alamat URL: http://www.joshuaproject.net/peopctry.php?rop3=100153&rog3=AF
______________________________________________________________________
SUMBER MISI
BMS WORLD MISSION ==> http://www.bmsworldmission.org/Section.asp?id=2
BMS World Mission adalah salah satu organisasi misi Kristen tertua
di dunia yang didirikan oleh William Carey (Bapak Misi Modern) pada
tahun 1972. Organisasi ini melayani di 40 negara dari 4 benua (Asia,
Afrika, Amerika, dan Eropa). BMS berkerja sama dengan
organisasi-organisasi lain dan gereja-gereja lokal di daerah di mana
mereka melayani untuk memberitakan Injil, sekaligus membantu
kehidupan para kaum miskin. Tidak hanya mengirim para misionaris,
BMS juga menyediakan tenaga, dana, dan pelatihan dalam bidang-bidang
yang menjadi perhatian utama mereka, yakni pembangunan gereja,
pengembangan kehidupan masyarakat, bantuan saat terjadi bencana,
pendidikan, kesehatan, serta media dan bantuan hukum. Jika Anda
tertarik untuk mengetahui seputar pelayanan yang dilakukan oleh
organisasi ini, jangan ragu untuk mengunjungi situsnya, yang dapat
menjadi berkat dan inspirasi bagi Anda
HEART SOUNDS INTERNATIONAL ==> http://www.usa.om.org/hsi/about/index.htm
Heart Sounds International (HSI) adalah cabang dari Operation
Mobilisation (OM) yang bermarkas di Amerika Serikat (OM USA).
Visinya adalah untuk memenangkan banyak jiwa dengan membantu
gereja-gereja lokal, serta organisasi-organisasi pelayanan dan misi
di seluruh dunia yang benar-benar rindu agar nama Tuhan dimuliakan,
untuk memproduksi lagu dan video pujian dalam bahasa setempat, bagi
kepentingan pelayanan misi. Organisasi ini menawarkan dan akan
memberikan bantuan bagi organisasi pelayanan dan gereja-gereja lokal
yang membutuhkan bantuan, terutama dalam bidang musik -- baik dalam
bentuk audio maupun visual. Bantuan yang diberikan adalah bantuan
teknis yang meliputi memproduksi audio dan video, bahkan mendirikan
studio musik. Bentuk bantuan lain adalah pembelajaran dan pelatihan
dalam hal audio dan visual, penciptaan lagu pujian, baca-tulis
tangga nada, dan prinsip-prinsip dasar penyembahan. Selain itu, HSI
juga akan membantu dalam hal penyiaran dan pendistribusian lagu-lagu
pujian yang sudah tercipta. Karena itu, jika Anda tergabung dalam
gereja atau organisasi pelayanan yang rindu memuliakan nama Tuhan
melalui pujian, namun terhalang oleh kurang memadainya fasilitas
yang mendukung produksi lagu pujian, silakan kunjungi situs ini
untuk mendapat informasi yang Anda butuhkan.
______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA
A F R I K A
Trans World Radio mengabarkan bahwa satu tim produser radio merasa
sangat bersukacita dengan adanya pendekatan penginjilan bernama
OneStory. OneStory adalah metode pengajaran cerita Alkitab untuk
para pelajar yang belajar melalui penuturan (secara lisan), dalam
hal ini adalah para pengguna bahasa Fulfude dan Kanuri yang tuna
aksara di Afrika Barat. Setelah diadakan pelatihan khusus selama
setahun, para produser tersebut meluncurkan rekaman-rekaman baru.
Rencana ke depan, tim ini akan merekam 21 kisah Alkitab baru untuk
masyarakat di sana. Doakanlah agar Injil tertanam dalam hati mereka.
Sumber: Mission News, April 2007
Berita selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/9855
Pokok Doa
---------
* Berdoa untuk Trans World Radio yang memulai metode pelayanan baru,
OneStory. Kiranya, metode ini dapat menjadi cara menjangkau
anak-anak muda di Afrika Barat bagi Kristus.
* Doakan agar pelayanan ini bisa terus maju, khususnya rencana
merekam kisah-kisah Alkitab dalam bahasa Fulfude dan Kanuri.
Biarlah ini juga menjadi kemajuan bagi perkembangan pendidikan di Afrika.
G H A N A
Semakin banyak anak muda yang harus berjalan kaki sejauh satu mil
untuk mengikuti kelas Alkitab di Oasis International di Ghana. Kelas
tersebut dimulai pada bulan Januari 2007 dengan 6 orang murid, namun
meningkat pesat mencapai 70 orang yang hadir setiap Sabtu pagi.
Perjalanan yang panjang itu menyebabkan para murid terlambat satu
jam lamanya. Namun, Ambrose dari Oasis menyatakan bahwa
keterlambatan anak-anak itu justru dikarenakan mereka membantu
pelayanan dengan mengundang teman-teman dan keluarga mereka. "Bagi
kami, ini adalah hal yang luar biasa. Karena kami merasa bahwa
semakin banyak firman Tuhan yang bisa kami tanamkan dalam hati
anak-anak ini, semakin besar peluang yang mereka miliki untuk
berhasil dalam kehidupannya, berhasil dalam masyarakat, dan menjadi
bagian dalam memajukan kerajaan Allah. Kami percaya mereka adalah
gereja masa depan." Kini, murid-murid yang lebih senior mulai
terlibat dalam mengajar dan memimpin penyembahan. Pelayanan tersebut
dapat diperluas dengan kemudahan akses transportasi. "Kami sedang
memikirkan seandainya kami memiliki sebuah bus kecil atau mobil van
sebagai alat transportasi, tentu kami dapat memulai kelas tepat
waktu, menyelesaikannya, dan mungkin memberi kesempatan pada murid
lain yang lebih banyak lagi."
Sumber: Mission News, April 2007
Berita selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/9836
Pokok Doa
---------
* Berdoa untuk anak-anak muda Ghana yang ikut ambil bagian dalam
pelajaran kelas Alkitab dari Oasis International. Kiranya mereka
dapat dipersiapkan untuk menjadi pemimpin-pemimpin masa depan negara
mereka.
* Doakan juga pelayanan Oasis International, supaya Tuhan
mencukupkan kebutuhan mereka, terutama untuk memiliki alat
transportasi yang bisa digunakan untuk menjemput anak-anak
tersebut sehingga mereka tidak terlambat datang ke kelas.
I N D O N E S I A
Selangkah lagi menuju terselesaikannya Alkitab dalam bahasa Lauje,
salah satu bahasa suku di Indonesia. Tim penerjemah baru saja
selesai mengecek ayat terakhir Perjanjian Baru setelah lima belas
tahun mengerjakan proyek ini. Larry dari New Tribes Mission berkata
bahwa Alkitab itu akan dicetak. "Pencetakan itu membutuhkan waktu
selama sekitar satu tahun. Masih banyak yang harus dikerjakan untuk
menyelesaikan keseluruhan pekerjaan, khususnya untuk melihat
konsistensi penggunaan bahasanya. Masalah yang timbul dengan
penerjemahan adalah jika proses penerjemahan telah dilakukan selama
bertahun-tahun, banyak penggunaan istilah (terminologi) yang sudah
berubah." Setelah dicetak, Alkitab itu akan diberikan kepada para
pemimpin gereja yang benar-benar membutuhkannya. Larry berkata bahwa
mereka masih harus bekerja keras. "Ada kecenderungan untuk melihat
Injil seperti jimat saja, jadi ada hal-hal yang masih harus
diselesaikan oleh tim penerjemah. Sekarang, banyak pemimpin gereja
yang tersebar di pegunungan yang akan tertantang untuk membuat Injil
menjadi makanan rohani bagi kebutuhan rohani masyarakat setempat.
Sumber: Mission News, Mei 2007
Berita selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/9910
Pokok doa
---------
* Mari dukung tahap penyelesaian akhir penerjemahan Alkitab ini
dalam doa. Kiranya Tuhan memberi hikmat bijaksana sehingga editor
bahasa bisa mengerjakan tugasnya dengan sebaik mungkin.
* Berdoa untuk pemimpin-pemimpin gereja setempat agar dengan
tersedianya Alkitab ini, mereka bisa memberi makan jemaat-Nya
dengan lebih bertanggung jawab.
______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA
PELAYANAN RUMAH SAKIT KRISTEN
=============================
Pelayanan publik adalah sebuah pelayanan paling primer bagi
kebanyakan masyarakat. Salah satu pelayanan publik yang sangat
penting dan utama adalah pelayanan jasa kesehatan, yaitu rumah
sakit. Keberadaan pelayanan rumah sakit paling banyak menyentuh
semua ranah lapisan masyarakat. Mari kita mengucap syukur kepada
Tuhan untuk orang-orang Kristen yang telah terlibat dalam penyediaan
pelayanan rumah sakit.
1. Mengucap syukur kepada Tuhan atas penyertaan yang telah diberikan
kepada berbagai rumah sakit Kristen yang telah bersedia membuka
jasa kesehatan bagi banyak jiwa yang membutuhkan.
2. Berdoa agar rumah sakit Kristen di Indonesia menjadi tempat
penyaluran berkat bagi banyak orang di Indonesia. Dengan
demikian, Kristus semakin dimuliakan dengan keberadaan setiap
rumah sakit Kristen tersebut.
3. Mari kita berdoa bagi orang-orang yang bersangkutan, baik
pemimpin yayasan, para dokter, perawat, dan para pegawai,
sehingga mereka dapat menjadi perpanjangan tangan Allah. Biarlah
kasih setia Allah terpancar melalui pelayanan yang mereka lakukan
kepada masyarakat.
4. Dukunglah dalam doa segenap kelangsungan kebutuhan, baik dana,
maupun daya. Kiranya, Tuhan selalu mencukupkan.
5. Berdoa bagi pelayanan rumah sakit, baik di daerah pelosok di
seluruh Indonesia, maupun yang ada di kota. Kiranya, mereka
bahu-membahu dalam melaksanakan misi Allah di dunia ini.
______________________________________________________________________
STOP PRESS
MENULIS UNTUK KRISTUS
=====================
Pelayanan literatur menjadi salah satu ladang pelayanan yang
pontensial untuk memenangkan jiwa-jiwa bagi Kristus, serta membangun
kedewasaan jemaat Tuhan. Melalui tulisan orang dapat dibawa kepada
Kristus. Melihat fakta ini, Yayasan Lembaga SABDA menerbitkan
publikasi e-Penulis yang menyajikan berbagai bahan seputar dunia
tulis menulis, dengan tujuan memperlengkapi masyarakat Kristen yang
ingin dan sudah terjun dalam dunia literatur. Jika Anda tertarik
untuk terlibat dalam pelayanan literatur dan ingin memperlengkapi
diri dengan bahan-bahan bermutu, silakan berlangganan di publikasi
e-Penulis. Anda akan menerima kiriman per edisi setiap bulannya
lewat e-mail. Nah, tertarik untuk berlangganan dan menjadi anggota?
Kirim e-mail kosong ke alamat: < subscribe-i-kan-penulis(at)hub.xc.org >
Kontak redaksi di alamat: < staf-penulis(at)sabda.ylsa >
Jika Anda ingin mendapatkan lebih banyak bahan lagi, kunjungi situs
Pelitaku, yang menyediakan ratusan artikel, tips, dll. untuk
membekali Anda, sehingga mampu menjadi penulis Kristen yang handal.
==> http://pelitaku.sabda.org
______________________________________________________________________
Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
(untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi
(sebagai penerbit bahan-bahan tersebut dalam bahasa Indonesia). Thanks
______________________________________________________________________
Pimpinan Redaksi: Yulia Oeniyati
Redaksi tamu: Ani Morib
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2007 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Staf e-MISI dan Staf Redaksi: < staf-misi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan : < subscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk berhenti : < unsubscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan: < owner-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi : http://misi.sabda.org/
Arsip e-JEMMi : http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA : http://www.sabda.org/ylsa/
Situs SABDA Katalog : http://katalog.sabda.org/
_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?"
Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"' (Yesaya 6:8)