From: Yogi Triyuniardi Kursus penginjilan yg alkitabiah (1)
1. Kabar Baik Dalam Alkitab Anda, silakan membaca: #1Kor 15:1-34; 15:58 Ayat hafalan Anda: Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Tuhan yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. #Rom 1:16 Diskusikan hal ini: Sudahkah Anda meminta pengampunan atas semua dosa yang telah Anda lakukan dan menerima Yesus sebagai Juruselamat Anda secara pribadi? Jika belum, sekaranglah saat yang tepat untuk melakukannya. Hal yang harus dikerjakan sebelum pertemuan mendatang: Tentukan berapa orang non-Kristen yang akan Anda temui dan menceriterakan kepada mereka tentang Kabar Baik ini? Apakah seorang atau dua orang atau empat orang, atau delapan orang? Jangan berlebihan namun tetapkan sasaran yang jelas dan minta agar Tuhan menolong Anda. Tugas tertulis: Buatlah garis besar/outline khotbah dengan tema sesuai pilihan Anda dan masukkan juga semua aspek Injil yang telah Anda pelajari. Renungkan kata demi kata ayat berikut ini: #Ams 30:2-4 Pastikan bahwa Anda mengajarkan pelajaran ini kepada orang lain. Berdoalah selalu dan persiapkanlah diri Anda sebaik-baik-nya dengan menambahkan ayat-ayat lain dan pengalaman Anda sendiri untuk membuat pengajaran ini menjadi lebih hidup dan menarik. (1) Dapatkah Anda Mendengar Tangisannya? Dalam roh Anda dapatkah Anda mendengar tangisan hati yang tak terucapkan dari banyak orang? Dengarkanlah! Aku berlelah-lelah, ya Tuhan, aku berlelah-lelah, sampai habis tenagaku. Sebab aku ini lebih bodoh dari pada orang lain, pengertian manusia tidak ada padaku. Juga tidak kupelajari hikmat, sehingga tidak dapat kukenal Yang Mahakudus. Siapakah yang naik ke sorga lalu turun? Siapakah yang telah mengumpulkan angin dalam genggamnya? Siapakah yang telah membungkus air dengan kain? Siapakah yang telah menetapkan segala ujung bumi? Siapa namaNya dan siapa nama anakNya? Engkau tentu tahu! ..... #Ams 30:1-4 Jutaan orang bingung tentang arti kehidupan. Mereka tidak tahu dari mana mereka berasal, mengapa mereka ada di sini atau ke mana mereka akan pergi ketika kehidupan itu berakhir? Dalam hati, mereka menduga ada Tuhan, tetapi siapakah Dia, dimanakah Dia, seperti apakah Dia? Anda tahu siapa Dia dan Anda tahu Nama Anak-Nya, yakni Tuhan kita, Yesus Kristus. (2) Apakah yang Akan Kita Katakan Padanya? Paulus menulis surat kepada Jemaat Korintus, di Yunani, untuk menjawab pertanyaan tersebut. Dia mengatakan bahwa ada enam hal penting yang harus diketahui supaya mereka dapat menentukan apa yang harus mereka lakukan. #1Kor 15:1-28 1. Ada berita dari Tuhan. 2. Yesus yang mati disalib, sudah bangkit dan hidup. 3. Ada anugerah dan kasih karunia dari Tuhan. 4. Kematian bukanlah akhir dari segalanya. 5. Yesus Kristus akan datang kembali. 6. Pasti ada akhir zaman. (3) Katakan Padanya bahwa Dia dapat Mengenal Tuhan. Alkitab mengatakan bahwa "yang terpenting dan yang pertama" adalah setiap pria dan wanita, setiap anak laki-laki dan anak perempuan mendengar Injil, berita yang menyatukan kembali manusia dengan Tuhan. Apakah Injil itu? Injil adalah kekuatan Tuhan bagi setiap orang percaya, #Rom 1:16. Paulus mengatakan kepada kita bahwa Kristus, Anak Tuhan, telah mati untuk menebus dosa-dosa kita, dan bahwa Dia telah dikuburkan dan dibangkitkan pada hari ketiga. #1Ko 15:1-4 1. Kita harus percaya bahwa Tuhan yang dekat dan yang memberi upah kepada siapa saja yang sungguh-sungguh mencari Dia; bukanlah Tuhan yang kejam dan pribadi yang jauh dari umat-Nya. #Ibr 11:6. 2. Kita harus percaya bahwa Dia adalah Tuhan yang Kudus. Dosa-dosa yang kita lakukan saat tidak mencari-Nya dengan sungguh-sungguh saat kita mengandalkan pikiran sendiri, saat kita menuruti pemikiran, pengucapan, dan tindakan yang buruk, telah memisahkan kita dari Kasih-Nya dan Hadirat-Nya. Sebagai akibatnya ketika kita mati nanti, kita hanya mendapatkan hukuman yang menakutkan. #Rom 3:23; 6:23. 3. Kita memilih untuk percaya bahwa Tuhan yang begitu besar kasih-Nya telah mengutus Anak-Nya, Yesus, yang lahir dari seorang perawan. Dia menyelamatkan kita dengan cara menanggung semua murka Tuhan sehingga kita dapat memperoleh damai sejahtera dan dapat masuk dalam Hadirat Tuhan yang Kudus di masa sekarang maupun di masa kematian kita. #1Pet 2:24,25. 4. Kita percaya sesuai dengan tanggung jawab kita masing-masing untuk mengambil keputusan yang benar. Kita mengakui dosa-dosa kita dan sungguh-sungguh menyesal karena kita telah berbuat dosa. Kita percaya bahwa Yesus mati karena kita. Saat ini kita meminta pertolongan Tuhan agar kita dapat berbalik dari jalan kita yang sesat dan jahat. Kita menerima Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan, dan berjanji untuk mengikut Dia selama-lamanya bahkan jika teman-teman dan keluarga mempersulit kehidupan kita. #Yoh 1:12,13; #Wah 3:20. (4) Katakan Padanya bahwa Yesus Hidup. Iman tidak hanya didasarkan pada perasaan tetapi juga didasarkan pada fakta-fakta yang diakui sebagai bukti-bukti nyata dalam setiap pengadilan hukum. Paulus mencatat kesaksian 514 orang termasuk pernyataan orang-orang yang benar-benar mengenal Yesus, seperti Petrus dan para rasul lainnya. Kesaksian mereka pasti benar. #1Kor 15:5-8 (5) Katakan Padanya bahwa Ada Kasih Karunia Untuknya. Kasih karunia adalah anugerah Tuhan, diberikan dengan cuma-cuma, tidak bisa dibeli dan bukan hasil kerja kita, dan harus diterima dengan ucapan syukur. Paulus mengatakan bahwa meskipun dia telah menganiaya gereja, namun demikian kasih karunia Tuhan telah bekerja dengan dahsyat dalam hidupanya. Kasih karunia Tuhan mengangkat posisi Paulus dari pemimpin para pendosa menjadi manusia utusan Tuhan yang berkuasa. #1Kor 15:9,10. (6) Katakan Padanya bahwa Kematian Bukanlah Akhir dari Segalanya. Hanya jika kita memilih untuk mengikut Yesus, kita akan masuk ke hadirat Tuhan pada saat kematian. Kami menantikan kebangkitan yang akan datang ketika orang-orang percaya menerima tubuh baru yang tidak akan pernah menjadi tua, sakit, atau mati. Kita akan tinggal di bumi yang baru di bawah langit yang baru. Namun orang-orang yang tidak percaya hanya dapat mengharapkan lautan api dan siksaan kekal, jauh dari kasih Tuhan. #1Kor 15:12-23, 35-49. (7) Katakan Padanya bahwa Yesus akan Segera Kembali. Yesus telah mati, bangkit dan naik ke Surga. Ia kembali ke Surga untuk menyediakan rumah bagi setiap kita yang percaya kepadaNya. #Yoh 14:1-2. "Dan apabila Dia datang," Dia akan membawa keadilan untuk orang-orang di bumi. Percayalah kepada janji malaikat dalam #Kis 1:11, sebagaimana yang di-imani oleh orang-orang Kristen sampai saat ini. #1Kor 15:23,25. (8) Katakan Padanya bahwa Ada Hari Kiamat. Hari ini adalah hari yang terbaik untuk menerima keselamatan dari Tuhan, dan sekarang adalah waktu yang paling baik sebab besok mungkin akan terlambat. #1Kor 15:24-28, 50-57 Karena alasan-alasan inilah, kita yang percaya harus berdiri teguh, jangan izinkan apapun juga yang berusaha untuk menggeser kita dari kebenaran-kebenaran kekal ini. Kita harus senantiasa memberikan diri kita sepenuhnya kepada pekerjaan Tuhan, dan juga katakan kepada orang-orang lain, bahwa meskipun pekerjaan ini berat, namun kita tahu benar bahwa pekerjaan kita ini tidak akan sia-sia........ #1Kor 15:58. =================================================== Kursus penginjilan yang alkitabiah (2) 2. Bertanya kepada Tuhan Doa apakah yang memenangkan orang yang terhilang? Silakan baca dalam Alkitab Anda: #Yeh 34. Ayat hafalan Anda: Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. #Efe 6:12 Diskusikan hal ini: Hari ini lebih baik kita menggunakan waktu untuk berdoa dan menerapkan apa yang telah pelajari. Hal yang harus dikerjakan sebelum pertemuan mendatang: Sediakan waktu-waktu khusus untuk berdoa baik secara pribadi maupun bersama untuk mendoakan semua kebutuhan rohani yang perlu kita doakan supaya kita dapat menjadi saksi-saksi yang lebih baik untuk Tuhan Yesus. Tugas tertulis: Tulislah sebuah doa syafaat berdasarkan #1Tim 2:1-8 untuk semua tingkat penguasa dan beragam suku bangsa di negara Anda (tidak lebih dari dua halaman). Renungkanlah kata demi kata dalam ayat ini: #Kis 26:28,29 Pastikan bahwa Anda mengajarkan pelajaran ini kepada orang lain. Berdoalah selalu dan persiapkanlah diri Anda sebaik-baik-nya dengan menambahkan ayat-ayat lain dan pengalaman Anda sendiri untuk membuat pengajaran ini menjadi lebih hidup dan menarik. Kerumunan Banyak Orang. Suatu hari ketika pergi ke pasar, saya harus menunggu di luar sebuah toko yang penuh sesak dengan pengunjung yang ingin membeli sesuatu. Saya hampir tertabrak oleh kerumunan pengunjung itu yang semuanya terburu-buru. Pertama-tama saya berpikir jelek tentang mereka sebab mereka mendorong-dorong saya sambil berteriak-teriak. Beberapa diantara mereka masih berbau alkohol, dan ada juga yang merokok dan berbicara kotor. Kemudian saya teringat ketika Tuhan Yesus melihat kerumunan banyak orang. Dia tidak marah kepada orang-orang itu tetapi melihat mereka sebagai orang yang kebingungan dan memerlukan pertolongan. Tuhan Yesus merasa iba terhadap mereka dan minta murid-murid-Nya untuk berdoa meminta Tuhan mengirimkan para pekerja untuk membantu pelayanan mereka. #Mat 9:35-38. Domba-domba Tanpa Gembala. Saya mohon ampun atas ketidaksabaran saya dan saya mulai berdoa. Saya merasa Tuhan berbicara kepada saya, mengatakan, "Kalau engkau benar-benar ingin menolong orang-orang ini, ketahuilah bahwa tidak ada usaha manusia yang bisa menarik perhatian mereka. Hal terbaik yang perlu engkau lakukan adalah mendekat kepada-Ku supaya Aku dapat merespon semua doamu dan menolong agar orang-orang itu mendekat kepada-Ku." Doa-doa Alkitabiah yang Menyelamatkan Orang-orang yang Terhilang. Mari coba pikirkan peristiwa ini secara sejenak, khususnya bila Anda mengenal benar Alkitab Anda. Di manakah Anda dapat menemukan contoh-contoh orang berdoa kepada Tuhan memohon pertolongan-Nya untuk menyelamatkan individu-individu seperti ibu Anda, ayah Anda, anak laki-laki Anda, anak perempuan Anda, bos Anda, tetangga Anda, dan lainnya. Jawaban sederhananya adalah Anda tidak bisa menemukan doa-doa seperti itu. Mengapa tidak? Sebab Tuhan sudah menyatakan Diri-Nya sendiri untuk berkomitmen total atas keselamatan manusia. Tuhan lebih berkomitmen daripada kita. Bagi Tuhan, hal itu sudah diputuskan dan berlaku untuk selama-lamanya. Tuhan telah berjanji untuk meremukkan kepala ular, artinya menghancurkan otoritas iblis. #Kej 3:15. Tuhan mengikat Diri-Nya dengan berbagai ketetapan dan perjanjian untuk memberkati manusia. #Kej 9:1-17; #Kej 15 dan #Kej 17; Kel 34:10. Walaupun manusia berkali-kali melanggar janjinya, namun Tuhan dalam Kasih-Nya dan belas-kasihan-Nya berjanji untuk mengadakan Perjanjian Baru dalam #Yer 31:31. Dia berjanji kepada Abraham bahwa melalui dia dan oleh iman maka keluarga-keluarga di seluruh bumi akan diberkati. #Kej 12:1-3. Tuhan memberi tugas kepada seluruh bangsa Israel untuk mengurus berkat-Nya di bumi. #Kel 19:5,6. Dalam #Yeh 34:4,12,16, Bapa sorgawi menunjukkan belas-kasih-Nya yang besar dengan menyatakan bahwa jika manusia gagal untuk melayani mereka yang terhilang, Tuhan sendiri yang akan mencari mereka yang terhilang, membawa kembali mereka yang tersesat, membalut yang terluka, dan menguatkan yang lemah. Di atas semuanya itu Tuhan telah mengirimkan Anak-Nya, Yesus, untuk mencari dan menyelamatkan mereka yang terhilang. #Luk 19:10; 4:18. Bagaimana Doa yang Terbaik Menurut Alkitab? Setelah mengetahui kesungguhan dan kebaikan Tuhan, kami dapat berdoa dalam nama Yesus dengan penuh semangat, ketekunan, kegigihan, dan keyakinan yang mutlak, "Datanglah Kerajaan-Mu, terjadilah Kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Amin". #Kis 2:1-12. Bagaimana seharusnya Kita Berdoa? Meskipun kita tahu betapa bersungguh-sungguh-Nya Tuhan ingin melihat semua manusia diselamatkan, kita tetap harus berdoa dengan penuh semangat, penuh ketekunan, penuh kegigihan, dan penuh keyakinan yang mutlak. Kita dapat berdoa dalam Nama Yesus, "Datanglah Kerajaan-Mu, terjadilah Kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Amin". Bagaimanakah seharusnya kita berdoa? Walaupun kita tahu bahwa Tuhan sungguh-sungguh berkeinginan untuk melihat semua manusia diselamatkan, kita masih perlu juga untuk berdoa, dan berdoa sebanyak-banyaknya dengan penuh gairah, penuh semangat yang menyala-nyala dan dengan keteguhan hati. Bagaimana seharusnya kita berdoa? Pertama-tama, Kita Harus Berdoa untuk Diri Kita Sendiri. Berdoa supaya pikiran kita dibukakan kepada kenyataan tentang lenyapnya bumi dan langit, #Wah 20:11. Berdoa supaya kita mempunyai kasih untuk mereka yang terhilang, #Luk 19:10. Berdoa supaya ada pintu-pintu yang dibukakan oleh Tuhan. #1Ko 16:9; 2Ko 2:12; Kis 14:27; Kol 4:3; Wah 3:8. Berdoa supaya kita diberi kepekaan terhadap bimbingan Tuhan. #Kis 8:26 dan seterusnya. Berdoa supaya kita diberi hikmat Tuhan, sebab kesempatan itu mungkin tidak datang di mana kita harapkan, dan kita sering melihat ke tempat yang salah. #Yak 1:5 Berdoa supaya kita diberi keberanian. #Efe 6:19; Kis 4:29. Berdoa supaya Roh Kudus bekerja dengan leluasa untuk meyakinkan orang. #Kis 1:8. Berdoa untuk Firman-Nya, #Yes 59:21; Yer 1:9. Berdoa untuk pertumbuhan secara mental dan pertumbuhan tuaian. #Mat 13:1-23; Yes 53:10,11. Kita Harus Selalu Mendoakan Sesama. Doa adalah ekspresi kasih kita. Doa yang paling baik berawal dari kerinduan akan Tuhan dan menyatakannya kembali kepada Tuhan dalam kata-kata. Paulus membimbing kita untuk mendoakan orang lain dalam #1Tim 2:1-3. "Mengenai aku, jauhlah dari padaku untuk berdosa kepada TUHAN dengan berhenti mendoakan kamu; aku akan mengajarkan kepadamu jalan yang baik dan lurus." #1Sam 12:23 Kita Berdoa Sebagai Suatu Peperangan Rohani. Walaupun ilah zaman sekarang, yaitu setan, telah membutakan pikiran orang-orang tidak percaya, doa akan membuka mata yang buta itu dan menyelamatkan mereka dari kuasa setan sehingga dosa-dosa mereka diampuni oleh Tuhan dan mereka bisa bersatu dengan jemaat. #2Kor 4:4; Kis 26:18. Kita harus berdoa untuk menangkis pekerjaan setan yang berusaha menghalangi penyebaran sumber daya manusia, dana, dan materi-materi untuk mengembangkan Injil. #Efe 6:12. Sebenarnya cengkeraman iblis itu begitu kuat sehingga Tuhan Yesus memerintahkan kita untuk berdoa dan meminta kepada Tuhan untuk mengirim para pekerja ke ladang-ladang tuaian. #2Kor 2:11; Mat 9:38 Doa-doa yang Dijawab. Alkitab memberitahukan bahwa Gereja mula-mula tekun berdoa dan Tuhan kemudian menambahkan jumlah orang percaya setiap harinya. Karena pemimpin-pemimpin mereka menganggap doa dan Firman Tuhan sebagai suatu perkara yang sangat penting, maka jumlah murid baru terus bertambah dengan sangat cepat. #Kis 2:42,47; 6:4-7. Ingat, jika kita berdoa seturut kehendak Tuhan, maka jawaban-jawaban doa tersebut telah tersedia bagi kita. #1Yoh 5:14-15; Mar 11:24; Mat 18:19; Mat 7:7; Yer 33:3.

