From: Dewi Kriswanti 

BEBAS DALAM KEBENARAN
Bacaan: Yohanes 8:30-36

"Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu" 
(Yohanes 8:32).

Kalau kita perhatikan dengan seksama, tanda-tanda zaman menjelang kedatangan 
Tuhan Yesus yang kedua, banyak muncul ajaran-ajaran sesat yang menjerumuskan 
manusia ke dalam kebinasaan. Sebagai orang percaya harus selalu waspada. Banyal 
orang terlena dan tak menyadari bahwa dirinya tengah diperhamba. Ia baru 
menyadari ketersesatannya pada saat ia mengetahui kebenaran yang sesungguhnya 
di dalam Yesus, karena Yesuslah "jalan, kebenaran, dan hidup".
Ada beberapa hal yang seringkali disesatkan, yaitu: (1) ketuhanan Yesus, yang 
menjadi sentral iman orang Kristen (Mat. 24:5, Mat. 16:16), (2) keselamatan 
oleh anugerah melalui pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib (Ef. 2:8-10), (3) 
kedatangan Yesus yang kedua kali untuk menjemput anak-anak tebusanNya (Mat. 
24:3-4), yang seringkali orang memastikan tanggal dan bukti-bukti fisik, (4) 
kuasa Roh Kudus , yang berkarya dalam kehidupan orang percaya (1 Tim. 4:2), (5) 
karunia-karunia Tuhan melalui anak-anakNya, untuk membangun iman umat Tuhan 
menuju kedewasaan rohani dan persekutuan tubuh Kristus yang sempurna (1 Kor. 
12:1-3), dan (6) kuasa mujizat dalam kehidupan manusia, khususnya orang-orang 
tebusanNya (Why. 13:1-4).
Oleh karena itu, percaya dan terimalah Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat 
pribadi saudara. Sebab kebenaran di dalam Yesus merupakan kebenaran yang 
membebaskan hidup saudara dari segala dosa, kutuk dosa, kebinasaan dan alam 
maut. Status kita menjadi anak Tuhan dan muridNya. Sebagai anak Tuhan, saudara 
dan saya dapat berkomunikasi dengan Bapa kita kapan saja. Sebagai seorang 
murid, kita harus berlaku seperti seorang tentara. Seorang murid harus 
mendisiplinkan diri, selalu haus untuk belajar, ada keinginan untuk terus 
berkembang, dan memiliki pengetahuan yang benar (Flp. 3:10; Yak. 2:19-20). 
Kalau kita melakukan prinsipseorang murid ini, maka kehidupan kita akan 
berakar, bertumbuh dan berbuah di dalam kebenaran-kebenaran FirmanNya. Dan 
kebenaran-kebenaran Yesus di dalam FirmanNya itulah yang memerdekakan kita dari 
segala perhambaan dosa. (GL)

Doa: Kami percaya yang Bapa, kasih dan kuasaMu telah membebaskan kami dari 
segala belenggu dosa, dan menjadikan kami orang yang merdeka! Amin!
JANGAN PERNAH MAU MASUK DALAM BELENGGU DOSA BEBASKANLAH DIRIMU OLEH KASIH DAN 
KUASA TUHAN
==========================================
From: Dewi Kriswanti 

IKUTLAH BERSAMA-SAMA
Bacaan: Mazmur 37:1-11

Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan 
berlakulah setia (Maz. 37:3).

Setiap hari kita bisa mendengar teriakan para calo di terminal-terminal bus, 
agar orang turut dalam bus yang akan membawa mereka ke suatu tempat. Mereka 
berteriak dengan keras dan lantang, bahkan sepanjang hari mereka melakukannya 
tanpa lelah. Namun, meskipun telah berteriak dari pagi hingga petang, dan sudah 
banyak penumpang yang diberangkatkannya, tapi dirinya tetap tinggal di terminal 
tersebut. Tidak ikut berangkat.
Ilustrasi tersebut merupakan gambaran sebagian orang Kristen sekarang ini. 
Mereka banyak cerita dan memberitakan tentang firman Tuhan, tapi dirinya 
sendiri tak turut terlibat. Sungguh ironis! Seharusnya, saat kita memutuskan 
untuk mengimani bahwa Tuhan Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat, kita harus 
turut larut didalamnya, sebagai pelaku firman. Memang sebagai orang percaya, 
kita mempunyai tugas untuk menyebarkan berita kesukaan tentang kerajaan sorga, 
serta penebusan Tuhan Yesus Kristus (Kis. 5:20), tapi jangan lupa bahwa kita 
pun memiliki kewajiban untuk melaksanakan seluruh firman Tuhan tersebut.
Banyak orang Kristen cuma bisa mengajari orang lain, tapi dirinya sendiri tak 
mau melakukannya. Begitu pula para orang tua yang kerap melarang anaknya 
melakukan kejahatan, tapi mereka sendiri lelap dalam kelakukannya yang buruk. 
Tidak jarang kita dengar nasihat orang tua kepada anaknya untuk tidak merekok, 
tapi mulutnya sendiri tetap ngebul tak karuan. Konyolnya lagi, dengan enteng 
mereka berkata, "jangan seperti Bapak!" Aneh memang.
Keimanan kita harus benar-benar dan sungguh-sungguh diterapkan dalamperkataan 
dan perbuatan. Jangan cuma rajin ke gereja, belajar tentang firman Tuhan, tapi 
tanpa penerapan. Sebab, iman tanpa perbuatan sama dengan mati dan tak berarti 
apapun (Yak. 2:18-26). Artinya, bahwa pemahaman kita tentang firman Tuhan 
hendaknya mampu kita jabarkan dalam perilaku kehidupan sehari-hari.
Seorang calo hanya mampu berteriak-teriak saja mengajak orang untuk turut dalam 
kenderaan. Ia tak pernah bisa sampai ke tempat tujuan, karena ia tak pernah 
ikut naik. Begitu pula orang Kristen yang hanya bisa ngomong atau berkhotbah 
sekalipun, menjelaskan sedetail mungkin tentang kerajaan sorga, tapi ia tak 
pernah melakukan firman Tuhan dengan benar, seperti yang dikatakannya, sama 
saja seperti calo tersebut. Ia pun tak akan pernah sampai ke kerajaan sorga. 
(tlt)

Doa: Tuhan Yesus,mampukan kami untuk dapat menjadi pelaku-pelaku firmanMu yang 
setia,menjadi surat terbukanya Kristus. Amin
IMAN AKAN BERTUMBUH DALAM DIRI ORANG PERCAYA YANG MELAKUKAN SEGALANYA SETURUT 
FIRMAN TUHAN
 
========================================
From: Setiadi 

Love never fails (kesaksian kisah nyata..)
 
Dear saudaraku yg terkasih.... .

Hari ini saya baru nonton sebuah film kesaksian kisah nyata yg begitu indah
... Judul filmnya "Love Never Fails".

Film ini benar2x amat menyentuh hati. Kesaksian documentary mengenai
seorang aktor Singapore yg baru menikah seminggu, dan kemudian aktor ini
menderita cancer pada hidungnya... .

Bisa dibayangkan bagaimana penderitaannya dan juga istrinya ketika itu.
Pertama kali mendengar pernyataan dokter,bahwa ia menderita cancer membuat
mereka sangat shocked. Dia harus menjalani radiation treatment untuk
berusaha mematikan cell dari cancer. Tetapi therapy itu juga akan mematikan
cell2x normal. Bahkan setelah radiation, untuk minum saja sesuatu yg sulit 
baginya.

Isrinya berdoa setiap pagi, siang dan malam.
Suatu hari ia ingin makan dan minta tolong kepada istrinya. Ia sangat kesakitan 
ketika makan itu dan istrinya tdk dapat berbuat apa2x kecuali berdoa, "God you 
are God. Who can do miracle. Can you help us?".
Kemudian tiba2x dia teringat mengenai ayat mengenai laut Merah. Ketika itu,
si aktor melihat tangan Tuhan, memegang tangannya, Dan membimbingnya
mengambil gelas susu yg besar, kemudian dia meminum segelas susu hingga
habis tanpa rasa sakit". Sungguh Kuasa Tuhan nyata atas DOA dari istrinya.

Hingga result dari dokter keluar, hasilnya sangat tidak baik. Karena tumor
menjadi ganas dan mulai menyerang mata kirinya dan otaknya. Tumor ini sangat
amat aggressive dan dokter menyatakan hidupnya hanya tinggal 3 bulan.

Perlahan demi perlahan, tumor mulai merusak muka dan rambutnya.
Is istri sangat takut, bila suaminya menjadi down dan meninggalkan Tuhan.
Tetapi suatu hal yg luar biasa. Is suami tetap setia kepada Tuhan.
Dia mengerti bahwa Tuhan mengasihi dia dan dia percaya akan hal itu.
Bahkan ketika dokter meninggalkan ruangan di berkata kepada istrinya " Alice , 
the bible tells us, Our lives are in the hands of God NOT in the hands of a 
doctor.
It is not God`s will, that I go to heaven yet. I know that God wants me to 
experience HIM more".
Sungguh pernyataan yg amat luar biasa dengan kondisi wajah yg sudah berantakan 
dan hidup yg tinggal sebentar lagi.
Dia selalu mengatakan "I still believe in God. I believe in our Lord Jesus 
Christ 100%". Tuhan mengasihi Tanpa Batas. Dia Tuhan yg luar biasa dan hebat, 
itulah yg menjadi sumber kekuatan baginya.

Dia mulai bersaksi atas segala kasih Tuhan kepadanya dengan wajahnya semakin 
hari kian memburuk didampingi oleh istrinya yg terus setia mendampinginya. 
Bagaimana didalam segala kesakitannya, dan Penderitaannya untuk tidur, makan 
dan aktivitas2x lainnya, dia merasa Tuhan tetap mengasihi dia. Setiap dia mulai 
putus asa, dia selalu berdoa dan minta kekuatan kepada Tuhan untuk berbicara 
kepadanya.
Ketika dia membuka Bible, Tuhan berikan kekuatan dgn ayat dari Joshua 1:9 "
Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, jangan kecut dan tawar hati, sebab Tuhan
Tuhanmu, menyertai engkau, kemana engkau pergi".

Pernah suatu hari dia bertemu dengan orang yg tidak mengenal Yesus.
Dengan wajahnya yg memburuk dan mata yg hampir tdk dpt dibuka. Dia masih
menyapa orang itu dan berkata "Have you ever heard about Jesus ?".
Dengan cancer yg menyerangnya, dgn kesakitan yg dimilikinya, dia tetap selalu 
mensharekan bahwa "Jesus loves you !".

Pada tahun 1995 Chinese new year mereka kembali ke Singapore .
Dan dia bertanya kepada istrinya " tahukah kamu kenapa aku kembali ke Singapore 
?.
Kamu pasti berpikir karena saya rindu dgn orang tuaku. Tetapi sebenarnya
tidak. Saya kembali untuk memberitahukan bahwa "God Loves those people, they
don`t know".
Istrinya tahu bahwa dia kembali hanya untuk menyelesaikan tugas yg Tuhan
berikan kepadanya.

Sesampainya di Singapore , dia berkunjung ke keluarga, saudara dan teman2x 
untuk mengatakan
Bahwa "God loves them. Ketika dalam keadaan depress dan jatuh, tetapi ketika 
saya membaca bible,
Mendengar ttg word of God, dan berbicara ttg Tuhan, saya sungguh merasa 
mendapatkan kekuatan."
Dia selalu memberitakan injil dengan semangat dan pujian kepada Tuhan.
Mengatakan Tuhan tidak pernah berubah.Itu benar. 
Dia selalu bersyukur memiliki seorang istri yg baik .
Bahkan dokter yg merawatnya pun begitu heran dengan kekuatan dari istrinya
yg dapat melebihi kekuatan tiga suster full time dirumah sakit dalam
merawatnya. Dia menjaganya, menyiapkan makanan, membersihkan luka2nya, dan
hanya tidur di kursi untuk menjaga suaminya.

Suatu kenyataan bahwa "seseorang" yg diberikan Tuhan untuk Kita, akan
mendampingi Kita selamanya.
Dan ketika bersandar kepada Tuhan, DIA akan berikan kekuatan itu.
Ketika istrinya melihat kesehatan suaminya semakin merosot dan wajahnya semakin 
mengerikan, setiap saat istrinya memeluk dia, dia tidak pernah merasa takut.
Istrinya berkata "Setiap saya melihat wajah suami saya, saya melihat Kasih
Yesus terpancar dari wajahnya. Dari dirinya saya melihat Yesus. Setiap saya
melihatnya, saya selalu ingin mencium dia.

Saya sungguh2x merasakan bahwa perkawinan yg Tuhan berikan sungguh merupakan
suatu anugerah terbesar yg pernah Tuhan berikan yg menyatukan kami menjadi satu.
Saya belajar banyak sebagai seorang istri".
Dalam suatu kejadian, ketika is istri melihat suaminya. Dia menangis kepada
Yesus, dan berkata "Lord, life is in your hands. Lord, Ralph is Yours not
mine. You love him much more than I do.
I thank You that You love him.
Lord have mercy. please give me strength to trought this moment.
Didalam kesusahannya, si istri sering menyanyikan lagu ini yg memberikannya
kekuatan untuk terus memuji2x Tuhan.....

Let us sing to the Lord a new song
Sing to the Lord all the earth
Sing to the Lord
Praise His name
Proclaim His salvation day after day.... hey
Declare His glory among the nations
His marvelous deeds among all peoples
For great is the Lord and most worthy of praise
He is to be feared above all gods above all gods

Satu keyakinan dari sang istri. bahwa suaminya berada di surga. Dia tidak
mati, dia hanya tidur, dan telah bersatu dengan Tuhan.
Disana tidak ada lagi kesakitan. Yang ada hanyalah Kasih Tuhan.

Satu lagu favorite dari Ralph yg selalu dinyanyikannya :
The Lord is my strength my strength
The Lord is my strength in times of trouble
The Lord is my help my help
The Lord is my help, an ever-present help
The Lord is my refuge my refuge
The Lord is my refuge and my heart is steadfast
God is my strength and my help
Only God Himself is my refuge

Dari kisah diatas kita dapat melihat seorang yg begitu amat mengasihi Yesus
bahkan didalam kesakitan, penderitaan dan apapun yg terjadi didalam
hidupnya, dia selalu dapat bersyukur dan bersyukur atas segala kebaikan
Tuhan. Dia selalu meyakini bahwa Tuhan selalu mengasihinya. ..

Dia menganggap segala penderitaan yg harus dijalaninya, untuk boleh dipakai
oleh Tuhan bagi sesamanya.
Melalui kesaksian dirinya, banyak orang yg merasa dikuatkan. Bahkan seluruh
keluarganya akhirnya pun menerima
Kristus sebagai juru selamat. Nyatalah bahwa "dibalik suatu penderitaan yg
berat pun, ada rencana Tuhan yg telah
disediakan, dan rencana Tuhan amat sangat indah".

Akhir kata, kuatlah selalu didalam Tuhan kita Yesus Kristus. bersyukurlah dan 
setialah selalu dalam segala keadaan, dalam segala penderitaanmu, karena semua 
itu hanyalah sementara.
Jadikanlah semua itu untuk mengerjakan karya Tuhan yg besar. sebagai kesaksian 
yg hidup, dimana anda dan saya dapat membawa jiwa2x kepada Kristus


Kirim email ke