From: Dewi Kriswanti HIKMAT TUHAN YESUS Bacaan: 2 Tawarikh 1: 1-13
... tidak meminta kekayaan, harta benda, kemuliaan atau nyawa pembencimu, dan juga tidak meminta umur panjang, tetapi sebaliknya engkau meminta kebijaksanaan dan pengertian ... (2Taw. 1:11) Ambisi untuk meraih keuntungan dengan cepat, ingin mendapat kekayaan dengan mudah, merupakan bagian hidup kebanyakan orang saat ini. Tak peduli bagaimana caranya, yang penting tujuan untuk memperoleh yang diinginkan bisa diwujudkan. Kalau kita pelajari dan pahami apa yang dilakukan Raja Salomo, sepertinya tidak sesuai dengan zaman sekarang. Salomo memilih hikmat Tuhan. Harta dan kekuasaan bukan menjadi tujuan utamanya, sebab ia sangat yakin bahwa Tuhan yang berpihak padanya akan memberkatinya. Kalau Salomo yang notabene adalah seorang raja, berdoa kepada Tuhan untuk memperoleh hikmat Tuhan, bagaimana dengan kita? Sudah seharusnya kita melihat teladan Salomo, yang mendulukan hikmat Tuhan. Sebab, hikmat Tuhan akan menuntun hidup kita pada berkat-berkat Tuhan yang telah tersedia. Bukanlah sesuatu yang berdosa jika kita memiliki harta atau kekuasaan. Tetapi yang seringkali terjadi adalah, cara memperolehnya yang tidak benar. Memanfaatkan segala cara, bahkan kadangkala rela melakukan hal yang tidak terpuji. Jadi, mintalah hikmat kepada Tuhan, sehingga pikiran kita, hati, dan tindakan kita menjadi lebih bijaksana. Sebab, harta kekayaan dan kuasa dapat dinilai, tetapi hikmat Tuhan sungguh tak ternilai. Ketika kita memperoleh hikmat Tuhan, maka langkah-langkah hidup kita menjadi lebih jelas dan terang. Kita akan berjalan dengan tuntunan yang benar dan ke arah yang benar pula. Tiap rancangan yang kita susun dan selalu didasari oleh hikmatNya, akan menghasilkan yang terbaik dalam kehidupan kita. Untuk itu, peliharalah cinta kasih terhadap Dia, tetaplah bertumbuh dalam rancanganNya, sehingga hikmat Tuhan akan terpancar dari pelbagai kegiatan yang kita lakukan. Tekunlah terus berdoa, jangan hilangkan waktu untuk selalu berkomunikasi dengan Tuhan. Sebab, melalui doa kita dapat menjalin pergaulan yang lebih akrab dan dekat dengan Tuhan Yesus. Bukankah kebajikan dan kemurahanNya akan mengikuti langkah hidup orang percaya. Tuhan Yesus memberkati. (tlt) Doa: Bapa, kami memohon pimpinan dan hikmatMu. Juga mampukan kami, sehingga segala sesuatu yang kami lakukan hanya untuk memuliakanMu. Amin! JANGANLAH MENGANDALKAN HIKMAT SENDIRI TETAPI GUNAKANLAH HIKMAT TUHAN YESUS AGAR HIDUPMU DIBERKATI ============================================= From: Mukjizat Kehidupan Dikerjai Teman-Teman Dina Dina, nama samaran tentunya, adalah seorang aktivis di gereja, biasa melayani sebagai Worship Leader. Ia gadis yang sungguh-sungguh takut akan Tuhan dan mengasihi Tuhan dengan segenap hati. Pada suatu kesempatan ibadah muda-mudi(Youth), acaranya mendadak dibatalkan karena tempat ibadah dipakai untuk acara lain. Karena mis-komunikasi dan koordinasi yang lemah, maka terjadilah pembatalan acara itu. Karena ibadah Sabtu sore itu dibatalkan, teman-teman wanita Dina mengajaknya jalan-jalan dan mereka mengajak ke suatu pub yang dikenal cukup 'cozy' dan memutarkan lagu-lagu yang tidak terlalu ingar bingar yang memekakkan telinga. "Yuk, Din, ke Pub "A". Di sana lagu-lagunya enak deh!" "Gak ah, mau pulang aja." "Gini ari koq udah mo pulang?" "Sebentar aja, temenin kita-kita... Gak apa-apa, sebentar aja..." Dina yang sebenarnya rada segan pergi, karena tidak enak hati, akhirnya menuruti ajakan teman-teman wanitanya. Mereka segera meluncur ke pub di Jakarta Pusat. Tempat itu tampak nyaman. Mereka segera memilih tempat duduk yang strategis. Musik mengalun dengan lembut. Cukup banyak pengunjung pada waktu itu. Dina mulai menikmati tempat itu, walaupun di hatinya ada kegelisahan. Rohnya seperti merintih, tidak nyaman berada di tempat seperti itu. Roh Kudus yang ada di hatinya sudah mengingatkan terus bahwa dia tidak cocok berada di lingkungan seperti ini. Tapi karena sudah terlanjur di situ dan untuk menyenangkan teman-temannya ia mencoba menikmati suasana di situ. Karena ia ingin ke toilet, ia tinggalkan teman-temannya. Ketika kembali di meja mereka sudah tiba pesanan minuman mereka. Dina meraih gelas berisi coca cola yang dipesannya. Ia minum coca cola itu, wah segar... Ia minum lagi. Mereka ngobrol ngalor ngidul dengan penuh canda. Ia minum lagi. Lalu Dina merasa tubuhnya terbakar, ia bergairah sekali. Ada dorongan dari dalam yang menggerakkan nya untuk bangkit, menari-nari. Teman-temannya tertawa-tawa melihat kelakuan Dina. Mereka menyemangati Dina yang mulai turun ke lantai dansa. Dina meliuk-liukkan tubuhnya dengan sensual. Ada dorongan yang kuat sekali untuk mengekspresikan kegairahan seksualnya. Makin lama makin panas. Ia mengajak seorang pemuda untuk menari bersama. Gerakan Dina makin berani. Teman-teman wanitanya makin menyoraki dan memberi semangat. Dina makin berani dan liar. Dina menari dengan gerakan yang sangat erotis sehingga pemuda di depannya yang diajak menari jadi terangsang. Dipeluknya Dina. Direngkuhnya Dina. Pelukan dan rengkuhan itu menjadi seperti bensin yang makin menyulut gairah dan berahi Dina. Ia makin liar. Dina semakin erotis, sehingga ia menarik pemuda itu ke pojok ruangan untuk memuas kan gairah mereka. Dina melepaskan pakaian atasnya, dan kemudian seluruh pakaiannya, karena api yang bergelora di tubuhnya semakin membara. Disodorkannya tubuhnya ke pemuda itu dan dengan cepat pemuda itu meraihnya ke pelukan. Sang pemuda juga membuka pakaiannya. Mereka bergelut di situ. Melihat kegairahan mereka, beberapa pemuda ikut nimbrung. Dina tambah panas, para pemuda juga demikian. Mereka menggagahi Dina beramai-ramai. Wajah Dina yang manis, matanya yang sayu, tubuhnya yang mulus dengan kulit kuning langsat merupakan "santapan" yang tidak disia-siakan para pemuda yang sudah dirasuk nafsu berahi yang bergulung-gulung itu. Dina yang aktivis gereja tak terlihat lagi. Dina yang cinta Tuhan tidak terlihat lagi. Dina yang hidup selalu menjaga kekudusan tidak terlihat lagi. Yang ada adalah Dina yang dibawah pengaruh obat, yang secara iseng dimasukkan ke dalam gelas coca colanya. (Bersambung di http://pentas-kesaksian.blogspot.com <http://pentas-kesaksian.blogspot.com> ) ---------------------------------------------------------- Telah Terbit Buku "Mukjizat Kehidupan" Pengalaman 2 pengusaha yang mengalami mukjizat kehidupan yang nyata dan ada pesan akhir zaman bagi kita. Info : http://pentas-kesaksian.blogspot.com atau pesan buku via sms 08129716102 sebutkan nama, alamat lengkap (RT/RW) dan kode pos, Harga Rp. 40.000,- pembayaran via ATM BCA. ======================================================== Majalah GetLife No. 29 - Tahun III / Maret 2007 memuat Book Review atas buku "Mukjizat Kehidupan" dan menjelaskan mengapa anda perlu membaca buku ini. Rating : * * * * (Bagus) ============================================= From: :: Fang Fang :: Kemerdekaan Dan Orang Kristen SETELAH MERDEKA APA LAGI ….. ?? Setelah bangsa kita merdeka pada tahun 1945, apa lagi yang harus kita lakukan? Mempertahankan kemerdekaan kah?, atau mengisi kemerdekaan? Bagaimana pula dengan kita sebagai orang Kristen, setelah di merdekakan oleh Tuhan Yesus melalui darahNya yang kudus, Apa yang harus kita lakukan setelah menerima anugerah keselamatan? Apakah cukup berhenti sampai di situ atau ada tugas yang harus kita kerjakan? Ya Benar sekali, Tuhan memerintahkan kepada kita untuk menjalankan Amanat Agung. Di bulan setelah merayakan kemerdekaan bangsa kita, Sentuhan Hati ingin mengajak pembaca untuk kembali merefleksikan tentang Tugas setelah kita dimerdekakan. Dan Tema besar untuk bulan September adalah “ AMANAT AGUNG “ Mentari Pagi : Renungan yang akan mengajarkan kepada kita tentang apa arti Keselamatan, Bagaimana kita diselamatkan, dan juga apa yang harus kita lakukan sebagai anak Tuhan setelah kita di selamatkan. Artikel yang mendukung kita dalam pembelajaran Tema ini Antara lain : Amanat Dari Tuhan: Ternyata kita mendapat tugas dari Tuhan setelah kita diselamatkan? Apakah itu? dan Apakah setiap orang Kristen mendapat tugas yang sama dari Tuhan Amanat Agung : Perlengkapi diri untuk menjalankan tugas dari Tuhan dengan tidak melewatkan artikel ini yang akan mengajarkan kepada kita, bagaimana menjalankan tugas yang Tuhan berikan kepada kita. Kebangunan Rohani Pribadi : Apa yang akan terjadi, pada saat kebangunan Rohani itu terjadi pada diri kita sendiri? Apakah kita akan lebih kuat dalam menjalani tugas yang Tuhan berikan. Simak wawancara Sentuhan Hati dengan Anne Graham Lotz, Putri dari Billy Graham tentang iman, kasih dan persekutuan dengan Tuhan Perjanjian Bukan Kontrak : Adakah “deal” yang Anda buat dengan Tuhan? Sudah habiskah kontrak Anda dengan Tuhan? Bagaimana hubungan kita dengan Tuhan, apakah hanya sebuah perjanjian atau hanya sebuah kontrak? Artikel ini mengangkat perumpamaan Yesus tentang pemilik kebun anggur, akan membuka pemahaman Anda tentang anugerah. Jangan Tinggalkan Rumah Tuhan : Di tengah melimpahnya sarana untuk meningkatkan kerohanian, dapatkah kita menyembah Tuhan dengan cara sendiri? Apa yang akan terjadi jika kita meninggalkan Rumah Tuhan? Kelemahlembutan + Penguasaan Diri = Kekuatan Yang Di Kendalikan : Apakah benar kelemahlembutan adalah sebuah kekuatan? Bukankah dunia modern ini mempunyai motto, yang sebaliknya? Bagaimanakah kelemahlembutan menjadi suatu kekuatan? Mari kita belajar tentang buah Roh ini , apakah kita juga sudah memiliki buah Roh yang harusnya kita kejar setelah menjadi seorang pengikut Kristus? ~~ Biarlah Melalui Renungan & Artikel yang sudah dipersiapkan di bulan September, bisa membantu kita untuk lebih memahami arti keselamatan, dan juga lebih diperlengkapi untuk menjalankan Amanat Agung dari Tuhan. Kerinduan Kami adalah, Kebangunan Rohani bisa terjadi bagi kita semua, setelah kita menerima Anugerah Keselamatan dari Tuhan, sehingga kita bisa menjadi Pelaku Firman yang sejati dan menghasilkan buah Roh. ~~ Anda yang ingin berlangganan, Hubungi Ibu Melasari di 59494 223, Ext 320, atau melalui email di [EMAIL PROTECTED] Dapatkan juga di toko buku kesayangan Anda .

