From: <[EMAIL PROTECTED]>
Bukankah Ia ini anak tukang kayu?
Matius 13:55 Bukankah Ia ini anak tukang kayu?
Ketika aku masih berumur antara empat sampai enam tahun, jika aku nakal ke dua
kakakku sering mengodaku dengan mengatakan tentang asal usulku dan apa yang
mereka berhenti kalau aku sudah menangis, "kamu kan anak pungut yang ambil dari
tempat sampah si Medan Fair".
Olokan "kamu anak angkat" bisa terucap dua sampai tiga kali dalam sehari,
tergantung seberapa banyak kenakalan dan keusilan yang aku lakukan :), dan
setiap kali
menangis aku selalu mengadu kepada orang tua kami, tapi ke dua kakakku tidak
pernah kapok dimarahi orang tuaku, sepertinya mereka menemukan kepuasan setiap
kali melihat aku menangis.
Itu hanya olokan dimasa kecil, tapi yang pasti aku merasakan ke dua kakakku
begitu mencintaku dan tentu saja aku pun mencintai mereka.
Sahabat,
Ke dua kakakku memang sering mengolok-ngolokku dengan mengatakan aku anak
angkat, tapi aku yakin itu hanya olok-olokkan belaka, tanpa ada niat untuk
menyakiti hatiku, apalagi sampai menghinaku.
Sementara yang Yesus alami sungguh menyakitnya ! Saat Yesus mengajar di salah
satu rumah ibadat ditempat asalnya, saat mendengar kotbah Yesus orang-orang
yang ada di rumah Ibadat begitu TAKJUB, tapi begitu mereka menyadari bahwa
yang tengah berkotbah itu adalah Yesus, tetangga mereka - teman mereka dimasa
kecil adalah anak Yusuf si tukang kayu, merekapun menjadi KECEWA dan MENOLAK
kehadiran Yesus.
Dulu Yesus pernah di TOLAK hanya karena Dia anak tukang kayu
Dan kini, masih banyak orang-orang menolak kehadiran Yesus, dengan berbagai
macam alasan ;
Tekanan hidup membuat seseorang menolak uluran tangan Yesus yang dianggap
terlalu lambat
Kekuasaan; harta benda; amarah; akar kepahitan, membuat seseorang menolak
kehadiran Yesus dalam hidupnya.
Sahabat,
Yang menjadi bahan perenungan, setelah kematian Yesus di Kayu Salib bagi
engkau dan aku, apakah kita masih MENOLAK YESUS ?
==============================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>
BIBIR KERITING
Lukas 12:56 Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya,
mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?
Begitu mudah dan cepat bibir kita mengeluarkan penilaian dan memberikan suatu
komentar atas apa yang orang lain lakukan, hidup rasanya kurang nikmat jika
satu hari saja tidak memberikan komentar atas apa yang diperbuat oleh orang
lain.
Dalam kurun waktu 1x 24 jam, entah sudah berapa orang yang telah menjadi korban
Sarah, dia sibuk mengomentari orang-orang yang ada disekitarnya, bahkan orang
yang lalu lalang di jalananpun tak lepas dari komentarnya. Jangan-jangan saat
melihat burung yang terbang diudara, matahari dan bulan pun dikomentari :),
mulai dari potongan rambut, baju yang dipakai, bentuk tubuh, perhiasan, make
up, sepatu, cara jalan ..bla... .bla .. . . ., manusia seperti Sarah
dikategorikan manusia BIBIR
KERITING :)
Dimata Sarah tidak ada yang benar, lewat komentar-komentarnya sepertinya dia
yang paling sempurna !, mulai dari orang miskin sampai orang kaya; postur tubuh
yang gemuk atau kurus; tinggi atau pendek; punya keturunan atau tidak punya
keturunan ; suami yang baik dan yang suka kelayapan, semua tidak lepas dari
komentarnya.
Sahabat,
Seberapa sering kita bersikap menjadi si Bibir Keriting ? Waktu yang kita
miliki lebih banyak terbuang untuk mencari tau "titik kelemahan" orang lain;
waktu kita habis hanya untuk meneropong kehidupan orang-orang yang ada
disekitar kita dan lupa untuk bercermin.
Didalam Lukas 12:56, Yesus mengecam orang-orang yang Munafik, orang yang sibuk
menilai hal-hal yang duniawi saja, dan melupakan hal-hal yang lebih penting.
Mengendalikan bibir [lidah] memang hal yang paling sulit, banyak
tantangannya :) tapi biarlah bibir dan lidah yang telah Tuhan anugerahkan
menjadi berkat bagi setiap orang yang ada disekitar kita.
==============================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>
"Masihkah kamu belum mengerti?"
Markus 8:21 Lalu kata-Nya kepada mereka: "Masihkah kamu belum mengerti?"
Baru dua jumlah gigi yang Angie miliki dan perbendaharaan yang dia miliki
masih sangat terbatas ketika kami harus berpisah. Aku dan orang tuanya berpikir
Angie pasti sudah melupakanku, setelah sekian lama tidak bertemu, tapi
ternyata dugaan kami salah karena dia masih mengingat semua tentangku,termasuk
kebiasaanku membawa minyak kayu putih kemana-mana juga dia ingat, Angie juga
masih ingat makanan kegemaranku, "ceker ayam" dan "mie instat".
Ada suatu kejadian yang membuatku begitu terharu biru, ketika Anjie pergi
ke apotik bersama mamanya, dia minta dibelikan dua buah minyak kayu putih,
dengan alasan satu untuknya dan satunya lagi untuk bibi uda [red :tante].
Apa penyebab Angie tetap mengingat setiap kenangan diantara kami berdua,
sekalipun kami telah terpisah oleh jarak dan waktu dalam waktu lama dan
saat itu dia masih belum bisa diajar berbicara lewat telephone.
Sejak Angie berusia tiga puluh hari, setiap kali ada waktu aku pasti
berkunjung kerumah mereka, kecuali jika ada ibadah atau jadwal pelayanan,
waktuku 24 jam penuh untuknya,menidurkannya, memandikannya, mengajarinya sikat
gigi, mendongeng dan menonton DVD Don Moen "Thank you Lord" sampai dia bosan
:).
Angie paling senang kalau aku menyanyikan lagu Rohani saat menjelang tidur,
dan ini salah satu tugas dan tanggung jawabku :), setiap ada hal-hal yang baru
dalam pertumbuhannya pasti aku dokumentasikan.Setiap pagi, begitu mendengar
suara gitar dari dalam kamarku, Angie pasti minta diantar kekamarku untuk
ikutan saat teduh, walau pada akhirnya aku terpaksa menyanyi, berdoa dan
membaca Alkitab sambil berdiri karena dia minta digendong.
Ada ikatan kuat antara kami berdua, Angie tau kebiasaanku, apa yang aku suka
dan tidak aku suka, begitu juga sebaliknya, aku sangat tau kebiasaannya dan apa
yang dia sukai. [bukan kebetulan, kami lahir di tanggal dan bulan yang sama].
Ada INTIMACY yang terjalin diantara kami berdua, ada KOMUNIKASI dua arah
diantara kami. Jadi sekalipun dalam waktu lama kami tidak komunikasi, ada
kenangan antara kami berdua yang terbawa didalam hati dan pikirannya, dan
ketika Angie mulai bisa diajak komunikasi lewat telephone hubungan kami semakin
dekat.
Luar biasa, sepertinya hati kami LINK, dia bisa merasakan saat aku
merindukannya dan sebaliknya akupun merasakan saat dia membicarakan tentangku
pada mamanya.
Sahabat, begitu juga kehidupan kita dengan Tuhan Yesus . . .
Bagaimana mungkin kita mengerti ISI HATI TUHAN YESUS, jika tidak ada hubungan
INTIMACY denganNya.
Bagaimana mungkin ada hubungan INTIMACY dengan Nya, jika tidak ada
KOMUNIKASI.
Tanpa KONUNIKASI dan INTIMACY, maka anda dan saya tidak akan pernah
mengerti apa yang Tuhan kehendaki dari anda dan saya.
Sekian lama Yesus berjalan dengan ke dua belas murid dan pengikutnya, tapi
banyak dari mereka yang tidak MEMAHAMI apa yang telah Yesus sampaikan dan
singkapkan bagi mereka.
Kenapa ?
Para murid dan pengikut tidak mengenal Yesus secara pribadi, tidak
terjalin INTIMACY, mereka hanya sibuk menuntut dan menuntut, dan hanya
bersuka cita pada saat Tuhan Yesus mengadakan mujizat didepan mata
mereka. Akhirnya ketika Yesus berbicara banyak hal dalam bentuk
perumpamaan, para pengikutkan hanya KEBINGUNGAN ; tidak mengerti makna
perumpamaan yang disampaikan oleh Tuhan Yesus. [Yohanes 8:27 Mereka
tidak mengerti, bahwa Ia berbicara kepada mereka tentang Bapa. Yohanes
8:43 Apakah sebabnya kamu tidak mengerti bahasa-Ku? Sebab kamu tidak
dapat menangkap firman-Ku.]
Tidak ada KOMUNIKASI ! para murid "segan" dan "takut" untuk bertanya
pada Yesus, sekalipun mereka tidak mengerti ! ada keraguan ; enggan
dihati para murid. [Markus 9:32 Mereka tidak mengerti perkataan itu,
namun segan menanyakannya kepada-Nya.Lukas 9:45 Mereka tidak mengerti
perkataan itu, sebab artinya tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka
tidak dapat memahaminya. Dan mereka tidak berani menanyakan arti
perkataan itu kepada-Nya.]
Sahabat,
mari kita lihat diri kita pribadi-lepas pribadi, sejauh ini . . . bagaimana
ke INTIMAN dan KONUNIKASI anda dan saya terhadap Tuhan Yesus ?
Tanpa KEINTIMAN dan KOMUNIKASI DUA ARAH dengan TUHAN YESUS, mustahil anda dan
saya akan mengenal dan memahami Pribadi yang begitu LUAR BIASA !
Kata Yesus, "anak_KU, masihkah kamu belum mengerti, BETAPA AKU MENCINTAIMU dan
RINDU MENDENGAR SUARAMU?"
Yohanes 12:16
Mula-mula murid-murid Yesus tidak mengerti akan hal itu, tetapi sesudah Yesus
dimuliakan, teringatlah mereka, bahwa nas itu mengenai Dia, dan bahwa mereka
telah melakukannya juga untuk Dia.
Matius 13:14
Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: Kamu akan mendengar
dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak
menanggap.
Matius 13:13
Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka; karena
sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka
tidak mendengar dan tidak mengerti.
Markus 12:24 Jawab Yesus kepada mereka: "Kamu sesat, justru karena kamu
tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Tuhan.
Lukas 2:50 Tetapi mereka tidak mengerti apa yang dikatakan-Nya kepada mereka.
Lukas 8:10 Lalu Ia menjawab: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia
Kerajaan Tuhan, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam
perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan sekalipun
mendengar, mereka tidak mengerti.