From: Ramya Rachel <[EMAIL PROTECTED]>
Only A Rivet
READ: James 3:13-18
The wisdom that is from above is first pure, then peaceable, gentle, . . .
without partiality and without hypocrisy. —James 3:17
Scientists have determined that faulty rivets may have caused the rapid sinking
of the "unsinkable" HMS Titanic. According to researchers who recently examined
parts recovered from the wreck, impure rivets made of wrought iron rather than
steel caused the ship’s hull to open like a zipper. The Titanic proves the
foolishness of spending resources on fancy equipment and public promotion while
neglecting the "ordinary" parts.
In a sense, churches are like ships, and many of their people are like rivets.
Although rivets seem insignificant, they are essential for holding the ship
together and keeping it afloat.
Feelings of insignificance are rampant these days, even among Christians, and
some do hurtful things to make themselves feel important. James says, "Where
envy and self-seeking exist, confusion and every evil thing are there" (3:16).
People corrupted by worldly desires for beauty, wealth, and power can bring
down great churches, but people who are pure and undefiled (1:27) hold churches
together.
As members of God’s church, we need to be "rivets" without defect. When we are
pure (James 3:17), strong (Eph. 6:10), and steadfast (1 Cor. 15:58), we will be
used by the Lord to keep His ship afloat in times of crisis. —Julie Ackerman
Link
The task Thy wisdom hath assigned,
O let me cheerfully fulfill;
In all my works Thy presence find,
And prove Thy good and perfect will. —Wesley
It is a great thing to be faithful in little things.
HANYA SEBUAH KELING
Bacaan: Yakobus 3:13-18
Hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya suka damai, lembut
… tidak memihak dan tidak munafik (Yakobus 3:17)
Para ilmuwan telah sepakat bahwa keling yang cacat merupakan penyebab
tenggelamnya kapal Titanic yang “tak dapat tenggelam” itu. Menurut para
peneliti yang baru-baru ini menyelidiki bagian-bagian kapal yang berhasil
dikumpulkan dari puing-puing Titanic, keling kapal yang terbuat dari besi
tempa, bukannya baja, menyebabkan badan kapal terbuka seperti resleting. Nasib
Titanic membuktikan bahwa menghabiskan uang untuk peralatan mewah dan promosi
publik, tetapi mengabaikan bagian-bagian yang “kecil” adalah tindakan bodoh.
Dalam beberapa hal, gereja hampir sama seperti kapal, dan banyak orang di dalam
gereja bertindak sebagai keling kapal. Meskipun keling sepertinya tidak
penting, merekalah yang menyatukan bagian-bagian kapal dan menjaganya agar
tetap mengapung.
Banyak orang merasa tidak penting, bahkan perasaan itu juga menyerang
orang-orang kristiani, dan beberapa orang melakukan hal-hal yang menyakitkan
untuk membuat mereka merasa penting. Yakobus berkata, “Di mana ada iri hati dan
mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan
jahat” (3:16). Orang-orang yang terkorupsi oleh keinginan duniawi akan
kecantikan, kekayaan, dan kekuasaan dapat meruntuhkan gereja-gereja besar,
tetapi orang-orang yang murni dan tak bercacat (1:27) menyatukan gereja.
Sebagai anggota gereja, kita harus menjadi “keling-keling” yang tak bercacat.
Jika kita murni (Yakobus 3:17), kuat (Efesus 6:10), dan berdiri teguh (1
Korintus 15:58), kita akan dipakai Tuhan untuk menjaga kapal-Nya agar tetap
mengapung di tengah krisis —JAL
ADALAH HAL YANG BESAR UNTUK SETIA DALAM HAL-HAL YANG KECIL
James 3:13-18
Two Kinds of Wisdom
13Who is wise and understanding among you? Let him show it by his good life,
by deeds done in the humility that comes from wisdom. 14But if you harbor
bitter envy and selfish ambition in your hearts, do not boast about it or deny
the truth. 15Such "wisdom" does not come down from heaven but is earthly,
unspiritual, of the devil. 16For where you have envy and selfish ambition,
there you find disorder and every evil practice.
17But the wisdom that comes from heaven is first of all pure; then
peace-loving, considerate, submissive, full of mercy and good fruit, impartial
and sincere. 18Peacemakers who sow in peace raise a harvest of righteousness.
Our Daily Bread (www.rbc.net)
Yakobus 3:13-18
3:13 Siapakah di antara kamu yang bijak dan berbudi? Baiklah ia dengan cara
hidup yang baik menyatakan perbuatannya oleh hikmat yang lahir dari
kelemahlembutan.
3:14 Jika kamu menaruh perasaan iri hati dan kamu mementingkan diri sendiri,
janganlah kamu memegahkan diri dan janganlah berdusta melawan kebenaran!
3:15 Itu bukanlah hikmat yang datang dari atas, tetapi dari dunia, dari nafsu
manusia, dari setan-setan.
3:16 Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada
kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.
3:17 Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya
pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak
memihak dan tidak munafik.
3:18 Dan buah yang terdiri dari kebenaran ditaburkan dalam damai untuk mereka
yang mengadakan damai.
Renungan Harian (www.glorianet.org)
=============================================
Kesaksian Hambanya Jeffry Chandra........
From: Royanto Bonsajang <[EMAIL PROTECTED]> :
Saya ingin sharing mengenai kesaksian dari Hamba Nya Jeffry Chandra yang
saya dengar di Persekutuan Doa Moria Jumat siang ini.
Bulan lalu Tuhan membawa saya dalam pelayanan di Amerika Serikat yaitu di
kota New York.
Pada saat saya sampai baru saja terjadi berita yang menghebohkan kota New
York khususnya bagi warga negara Indonesia di kota itu adapun kisah kejadiannya
sbb :
Ada seorang pengusaha muda Indonesia berusia 38 thn yang beberapa bulan lalu
baru saya berkunjung ke kota New York, IA meninggalkan istrinya Dan dua orang
putrinya yang masih sangat kecil2, bahkan yang paling bungsu baru berusia 8
bulan.
Kebanyakan orang Indonesia bekerja di Amerika sebagai pelayan di restorant
Dan IA pun ikut bekerja disalah satu restorant di kota New York, Ia menyewa
sebuah kamar yang kumuh Dan mulai bekerja.
Bulan berganti bulan Dan sewa kamar sudah harus dibayar, ia melunasi seluruh
biaya sewa kamar Dan pergi ke KBRI di kota itu.
Dengan berbekal pasport Dan ticket pulang ke Indonesia ia berharap pihak
KBRI mengizinkan dia menginap dua Hari di KBRI sehingga tidak usah menyewa
kamar lagi.
Pihak KBRI menyetujuinya Dan memberikan sebuah kamar di basement gedung itu.
Malam harinya ketika semua sudah tidur laki2 ini mulai memotong urat nadi
tangan kirinya dengan maksud membunuh dirinya ternyata darah yang keluar belum
cukup membuat laki2 ini mati sehingga IA pun memotong lagi urat nadi tangan
kanannya, setelah itu IA menusukkan pisau di dada kirinya baru setelah pisau
itu ditusukkan ke perutnya laki2 ini meninggal.
Semua kejadian dari awal sampai akhirnya terekam dengan baik di kamera yang
diletakkan di kamar itu.
Pesan yang ingin disampaikan dari cerita diatas adalah setiap dari Kita
manusia ciptaan Tuhan mempunyai masalah Dan beban hidup masing2 yang berbeda
tapi ingatlah teman Tuhan Kita Yesus Kristus adalah Tuhan yang hidup yang tidak
merancangkan sesuatu yang jahat kepada anak2 Nya yang melebihi dari beban yang
bisa anak2 Nya pikul kalau beban atau masalah itu masih Kita tanggung itu
berarti Tuhan yang Maha Tahu masih mengetahui bahwa Kita masih cakap untuk
memikulnya..
Janganlah takut!!Janganlah cemas !! Tetaplah percaya bahwa Yesus Tuhan yang
mengizinkan beban itu Kita pikul mempunyai rencana yang besar atas diri Kita
untuk menyongsong Hari esok yang penuh harapan.
Jangan pernah menyerah !! Karena semua itu akan mendatangkan kebaikan yang
baru akan Kita mengerti pada akhirnya !
Kita tidak mengerti beban apa yang harus dipikul laki2 muda berusia 38 tahun
itu mungkin saja IA malu dgn hutang yang tidak bisa dibayar atau dia malu harus
bekerja sebagai pelayan sedangkan sebelumnya dia adalah orang yg cukup berhasil
di Indonesia?
Tetapi bila Tuhan mengizinkan sesuatu terjadi pada diri anak2 Nya pasti Ada
suatu rencana besar yang tidak Kita ketahui dibalik semua penderitaan itu !!
Pertanyaannya adalah maukah engkau percaya akan semua jalan2 NYA
Dan maukah engkau bertahan sampai pada kesudahannya ?
Mintalah bimbingan Nya karean DIA lah Tuhan yang Maha Tahu dan Maha
Pengasih, DIA tahu setiap langkah hidup Kita bahkan atas setiap tetes air
matamu DIA tahu, sebelum Kita lahir DIA Tuhan yang sudah memilih Kita menjadi
anak2 Nya.
Percaya Dan bertahanlah karena itulah pesan yang ingin disampaikan Nya
melalui kesaksian ini.
Terpujilah nama Tuhan Yesus sekarang sampai selama-lamnya.
Jakarta, 7 April 2006.
===================================================
From: sandra oping
TUHAN TAHU
Beberapa Hal Yang Dapat Mendorongmu Untuk Tetap Bertahan !
Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia...
Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.
Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih...
Tuhan sudah menghitung airmatamu.
Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu
begitu saja...
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.
Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon.
Tuhan selalu berada disampingmu.
Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak
berbuat apa lagi...
Tuhan punya jawabannya.
Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan...
Tuhan dapat menenangkanmu.
Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...
Tuhan sedang berbisik kepadamu.
Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur..
Tuhan telah memberkatimu.
Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban...
Tuhan telah tersenyum padamu.
Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi...
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.
Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap... TUHAN TAHU
***
Jika kau sangat diberkati dengan artikel ini, sampaikanlah kepada teman * teman
yang kau kasihi !
Thank You, LORD
For all that you've done, I will thank you
For all that you're going to do
For all that you've promised,
And all that you are
Is all that has carried me through
JESUS I thank you
And I thank you
Thank you LORD
And I thank you
Thank you LORD
Thank you for loving and setting me free
Thank you for giving your life just for me
How I thank you
JESUS, I thank you
Gratefully thank you
Thank you LORD