From: Yollie Wauran Renungan Pagi, Rabu 9 Januari 2008
"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. ( Matius 7:12 ) Sederhana ..... Tapi ..... Tak semudah kelihatannya ...... Itulah Kekristenan ...... Bukan teori ..... Tapi praktek ...... Bukan sekedar kata kasih ..... Tapi tindakan kasih ..... Bila saat ini ..... Kita mempunyai rencana untuk orang lain ...... Mari kita renungkan ..... Bagaimana bila itu kita lakukan ..... Atas diri kita sendiri ..... ? =========================================== Renungan Pagi, "..... Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri." ( Kejadian 13:9b ) Abram ..... Secara umur tentunya lebih tua dari Lot, Secara umur tentunya dia mempunyai hak untuk memilih ..... Namun ..... Dia menyerahkan haknya kepada Lot .... Bagaimana dengan kita ..... ? Sanggupkah kita melepaskan hak kita ..... Dan memberikannya kepada orang lain ..... ? Dapatkah kita melakukan hal ini .....? Bila Abram bisa ..... Kita sebagai anak Tuhan ..... Mustinya sih ..... Bisa juga ya .... ? ============================================= Renungan Pagi, Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Tuhannya!" ( Daniel 6:5 (6-6) ) Bagaimana dengan kita ..... ? Mungkin kita pernah mendapat omelan ..... Mendapat hambatan ..... Atau .....mendapat gangguan saat ibadah ..... Namun .....benarkah itu semua karena ibadah kita ..... ? Seperti Daniel di atas ..... ? Atau jangan-jangan ..... Karena sikap kita selama ibadah ..... ? Atau keributan kita dalam ibadah ..... ? Atau perkataan kita selama ibadah ..... ? Yang mungkin lupa kita perhatikan ...... ? Mari kita renungkan ..... Adakah permasalahannya ..... Benar ada pada mereka ..... ? Atau .....justru pada kita ..... ? Benarkah orang masih dapat melihat ...... Bahwa dalam kasih karunia untuk beribadah ..... Yang Tuhan berikan pada kita ..... Tetap ada kasih di dalamnya ..... ? =========================================== Renungan Pagi, Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. Dan di atas semuanya itu:kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan ( Kolose 3:13-14 ) Saat ini ..... Mungkin kita dikecewakan ...... Mungkin kita disakiti ....... Mungkin pula ...... Apa yang kita lihat ...... Tidak seperti yang kita harapkan ...... Masihkah kita dapat sabar ...... ? Masihkah kita dapat mengampuni ....... ? Atau ..... Kekecewaan ..... Kepahitan ..... Sakit hati ...... Itu sudah demikian terasa dalam ...... Dan ..... Mulai berubah menjadi dendam ...... ? Tetapi ..... Masihkah kita tidak dapat mengampuni ...... Bila kita ingat ..... Bagaimana Tuhan sudah mengampuni kita ..... ? Bila benar kita masih memiliki kasih ...... Pasti kasih itu ..... Mampu membasuh luka-luka hati itu ...... Bukankah kasih itu mengikat ..... ? Bukankah kasih itu mempersatukan ..... ? Bukankah kasih itu menyempurnakan ..... ? =========================================== Renungan Pagi, Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. ( Matius 2:11 ) Pernahkah kita ..... Membuka tempat harta benda kita ..... Di hadapan Tuhan ..... ? Pernahkah kita ..... Jujur mengenai harta benda kita pada Tuhan ...... ? Bukan hanya saat kekurangan ..... Untuk meminta pada-Nya ...... Tetapi ..... Juga saat kelimpahan ...... Mari ..... Kita buka tempat harta benda kita ...... Di hadapan Tuhan ..... Dan kita lihat ...... Lalu ..... Mari kita jawab dengan jujur ...... Sudah layakkah ..... Yang kita persembahkan pada-Nya ..... ? Bukan hanya dari jumlahnya ...... Tetapi ...... Juga dari kekudusan persembahan kita ...... ======================================== Renungan Pagi, tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. (Yohanes 14:26 ) Tetapi ..... Bagaimana Dia dapat "mengingatkan" kita ..... Akan semua ..... Yang telah Tuhan katakan kepada kita ..... Bila ..... Kita tak pernah mendengarkan Dia ..... ? Bila ..... Kita tak pernah ijinkan Dia berkata pada kita ..... Bila ..... Kita tak pernah merenungkan firman-Nya ..... ? Mari kita renungkan ..... ============================================= Renungan Pagi, Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel." ( Matius 2:3-6 ) Mereka tahu ..... Apa yang tertulis tentang Dia ...... Mereka tahu ..... Di mana Dia akan dilahirkan ..... Tapi ..... Adakah mereka mencari-Nya ..... ? Bagaimana dengan kita ..... ? Adakah kita juga hanya sebatas tahu ...... ? Hanya sebatas hafal ..... Apa yang dikatakan Tuhan dalam firman-Nya ...... ? ============================================ Renungan Pagi, Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. ( Yohanes 1:20 ) Kita bisa saja katakan ...... Kita mengenal Dia ...... Tapi ..... Sejauh mana kita mengenal-Nya ..... ? Jangan-jangan hanya sebatas nama ..... Ya .... Hanya kenal nama-Nya saja ...... Karena ...... Percuma kita katakan kita mengenal Dia ...... Bila hidup kita ...... Tidak beda dengan mereka ..... Yang belum mengenal Dia ...... Jadi ..... Sudahkah kita mengenal Dia ..... ? Atau ..... Hanya sebatas tahu nama-Nya ...... ? ========================================== Renungan Pagi, Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, ( Yesaya 48:18 ) Bagaimana tahun lalu ..... ? Bagaimana dengan damai sejahtera kita .... ? Bagaimana dengan kebahagiaan kita ..... ? Bagaimana pula ..... Kita memperhatikan perintah-Nya ..... ? Lalu ..... Bagaimana damai sejahtera kita tahun ini ..... ? Kebahagiaan kita tahun ini ..... ? Bagaimana pula ..... Kita memperhatikan perintah-Nya ..... Tahun ini ..... ? Mengapa kita sebagai anak-anak Tuhan ..... Sulit untuk tetap bertahan ..... Dalam perintah-Nya ..... ? Akankah tahun ini ..... Yang baru kita awali ..... Kita akan merasakan janji Tuhan itu ..... ? =========================================== Renungan Pagi, Aku melihat bahwa tidak ada yang lebih baik bagi manusia dari pada bergembira dalam pekerjaannya, sebab itu adalah bahagiannya. Karena siapa akan memperlihatkan kepadanya apa yang akan terjadi sesudah dia? ( Pengkotbah 3:22 ) Adakah kita menikmati pekerjaan kita .... ? Adakah kita berbahagia atas pekerjaan kita ..... ? Bila tidak .....apa yang kita dapatkan .... ? Bukankah sungut-sungut sepanjang hari .... ? Bukankah semangat kerja yang kian menurun ..... ? Adakah itu yang kita rasakan ..... ? Lalu ....mengapa kita tidak belajar ..... Untuk mulai mengucap syukur ..... ? Untuk mulai menikmatinya ..... ? Selama itu sesuai dengan kehendak-Nya ..... Apa yang kita kuatirkan ..... ? Bukankah Tuhan selalu menyertai kita ..... ? Dan .... Bukankah Tuhan tidak kekurangan jalan ..... Untuk memberkati kita ..... ? Mari kita mengucap syukur .... Atas pekerjaan kita ..... Dan menikmatinya bersama Tuhan ..... Saat kita melakukannya ..... ================================================ Renungan Pagi, Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. ( 2 Korintus 5:17 ) Memasuki tahun baru ..... Apa yang baru dari kita ..... ? Setelah kita renungkan ..... Apa yang kita lakukan setahun lalu ...... Apa komitmen kita tahun ini ..... ? Mungkin ..... Kita mempunyai satu rencana .... Dalam pekerjaan kita ..... Atau .... Dalam rumah tangga kita ..... Namun .... Bagaimana dengan kehidupan rohani kita ..... ? Adakah kita juga mempunyai rencana ..... ? Memasuki tahun baru ..... Satu hal yang pasti ..... Kedatangan-Nya sudah semakin dekat ...... Adakah kita ..... Juga semakin siap menyambut-Nya ...... ?

