From: <[EMAIL PROTECTED]>

Tergoda ?

1 Timotius 2:14 Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah 
yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa.

Tiba-tiba ponselku tidak bisa mengirim  short message service atau yang sering 
kita kenal dengan  istilah "sms" dan yang lebih gawat lagi, aku tidak bisa 
menelphone keluar, hanya bisa menerima telephone. Aku tergoda untuk "marah" dan 
"jengkel"! Sebenarnya kalau dalam kondisi normal-normal saja ; tidak ada 
keperluan  yang super penting, kerusakan jaringan bukanlah menjadi  persoalan 
bagiku, tapi sore itu aku harus menelphone  seseorang untuk pengaturan ulang 
transportasi penjemputan.

Sore itu kami ada Family Altar [FA] ; tempat dimana ibadah dilaksanakan 
letaknya cukup jauh dan tidak ada angkutan umum yang lewat disitu. Sejak pagi 
aku dan tuan rumah sudah mengatur transportasi  sedemikian rupa untuk menjemput 
orang-orang yang mau datang ke Family Altar. Ternyata sore harinya, jumlah yang 
mau ikut FA lebih banyak dari yang telah kami perkirakan sebelumnya. Satu lagi 
yang lebih penting, malam itu aku bertugas sebagai memimpin pujian ;artinya aku 
harus datang lebih awal dari jemaat kan ?.

Aku mencoba untuk  tetap tenang ! Aku berkata-kata dengan diriku 
sendiri,"jangan terpancing ; jangan ijinkan hatimu marah hanya gara-gara 
masalah kecil seperti itu ; semua akan berjalan dengan baik"  [1 Petrus 4:7 
Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah 
tenang, supaya kamu dapat berdoa.]. Aku  merasa seperti orang bodoh, punya 
ponsel tapi tidak bisa digunakan, aku tidak bisa berbuat apa-apa. Singkat 
cerita, aku tiba tepat pada waktunya di tempat ibadah
dengan cara yang ajaib dan ini diluar apa yang sudah direncanakan.

Sahabat,
Setiap orang mempunyai 1005 macam alasan untuk marah-marah. Bangun pagi
bukannya  segar bugar, justru pasang tampang ketat dan pemicunya hanya masalah 
sederhana dan bisa jadi kemarahan terjadi  karena keteledoran kita sendiri.

Contoh yang paling sederhana, begitu mau sikat gigi ternyata ODOL habis !
sudah dipencet-pencet tapi isi odol tetap tidak keluar :).

Terlalu bodoh, jika kita mengijinkan masalah kecil mencuri suka cita yang telah 
Tuhan anugrahkan pada  anda dan saya pada saat kita tidur. Hanya gara-gara 
odol, pagi-pagi sudah pasang muka ketat, marah-marah dan menyalahkan orang lain 
sebagai penyebab semua ini terjadi. Bukankah jauh lebih bijaksana, melangkah ke 
warung  untuk membeli odol yang baru bukan ?.
Apa dengan marah dan ngomel-ngomel  odol langsung tersedia di depan mata anda 
:).

Mari sama-sama kita merenungkan kejatuhan Adam dan Hawa saat di taman Eden.
Penyebabnya hanya satu, yaitu TERGODA!. Hawa tergoda untuk memakan buah
dari pohon pengetahuan akan hal yang baik dan jahat.

Dalam Kejadian 3:3 - 6, terjadi percakapan antara iblis dan Hawa

Iblis :Tentulah Tuhan berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan 
buahnya, bukan?"

Hawa : "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang
buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Tuhan berfirman: Jangan kamu makan 
ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."

Iblis : "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Tuhan mengetahui, bahwa pada 
waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Tuhan, 
tahu tentang yang baik dan yang jahat."

Akhir dari percakapan ini, Hawa melihat  bahwa buah dari pohon itu baik untuk 
dimakan dan sedap kelihatannya,lalu Hawa mengambil  buahnya dan dimakannya 
serta diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan 
suaminya pun memakannya. Hawa TERGODA,alasannya sangat sederhana tapi akibatnya 
sangat  fatal ; Adam dan Hawa di usir dari Taman Eden

Sebelum Tuhan mengusir  mereka diusir  dari Taman Eden, Tuhan berkata kepada 
Hawa, "Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan 
kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada 
suamimu dan ia akan berkuasa atasmu." dan kepada Adam, "Jangan makan dari 
padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau 
akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:semak duri dan rumput duri yang 
akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi 
makananmu; dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali 
lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan 
engkau akan kembali menjadi debu." kejadian 3:14-16

Sobat,
Hal apa saja  atau faktor apa saja yang acap kali menggoda anda dan membuat 
anda jatuh ke dalam dosa ?

   Melihat tetangga punya mobil baru ? anda tergoda untuk korupsi ; tergoda 
untuk cemburu
   Melihat sahabat anda dipromosikan ? anda tergoda untuk bermain curang demi 
sebuah karir ? terjadi persaingan yang tidak sehat.

Silahkan diskusi dengan hati nurani kita masing-masing,
Faktor-faktor apa saja yang membuat anda dan saya TERGODA dan JATUH.
===============================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>

Tidak selalu seperti apa yang tampak didepan mata

 Ayub 42:1-2
1  Maka jawab Ayub kepada TUHAN:
2  "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada
     rencana-Mu yang gagal.

Akibat coba-coba dan ikut-ikutan dengan teman-teman, wajahku yang tadinya tidak 
berjerawat "berubah"  menjadi pabrik penghasil minyak goreng; pipiku seperti 
ditumbuhi jerawat sebesar kacang tanah :).

Aku tergoda saat melihat penampilan temanku jauh lebih menarik saat memakai
make up. Aku baru tau ada kosmetik yang mampu menutup flek hitam; hidung
yang pesek jadi terlihat sedikit mancung. Biasanya aku hanya memakai bedak
bayi. Akibat dari coba-coba, wajahku bukannya tambah menarik, tapi jadi 
mengerikan ! Dimana-mana timbul jerawat yang bentuknya lebih mirip bisul, 
sangkin banyaknya jerawat yang timbul sampai-sampai  kehabisan tempat di pipiku 
:). Aku sudah mencoba bermacam-macam cara untuk sembuh, mulai dari obat-obatan 
tradisional  sampai obat yang didapat dari resep dokter, namun tak kunjung 
sembuh, bahkan tambah meradang !

Suatu kali, Tuhan ijinkan aku terkena  virus cacar air ! Aku begitu terpuruk 
dan putus asa, dengan kenyataan yang harus aku hadapi. Aku sangat sedih dan 
dalam doaku aku berseru,"kenapa Tuhan Yesus begitu teganya mengijinkan hal ini 
terjadi padaku, sebelum terkena virus cacar air saja aku sudah kehilangan 
percaya diri ! dan ketika itu aku tidak sanggup membayangkan apa yang terjadi 
pada wajahku setelah setelah aku sembuh !".

Sahabat,
Wajah yang dipenuhi minyak goreng akibat coba-coba kosmetik sudah membuatku 
kelimpungan, "CELAKA DUA BELAS" kata orang batak ! Apalagi kalau di tambah 
virus cacar air, bukan celaka dua belas lagi, tapi MUSIBAH :).

Seandainya saja kita mau belajar untuk sabar dan melihat sisi baik dari setiap 
masalah, akan ada hal indah yang akan kita terima. Itulah yang aku alami, 
MUJIZAT terjadi  di saat aku belajar menerima kenyataan.Setelah mencoba berobat 
kesana kemari, Tuhan Yesus turun tangan. Begitu penyakit cacar air sembuh, maka 
pabrik minyak goreng yang di wajahku pun ikut-ikutan raib !jerawatnya juga 
hilang; flek-flek hitam juga raib, yang tertinggal hanya bekas jerawat yang 
dipencet [sisa tambang]  :).

Kalau kita renungkan perjalanan hidup  Ayub yang  luar biasa; ke tujuh anak 
laki-laki dan tiga anak perempuannya mati secara bersamaan; semua hewan ternak 
dirampas ; yang sangat menyakitkan istri yang dia kasihi menyuruhnya untuk 
menghujat Tuhan dan yang terakhir Ayub terkena penyakit kulit.

Saat saya mencoba untuk menempatkan diri saya pada kondisi Ayub, wah . .. .
kayaknya saya ngak akan kuat. Betapa berat pergumulan Ayub ketika itu, sudah 
kehilangan kesepuluh anaknya, istri yang seharusnya menguatkannya justru 
mengutukinya. [ Ayub 2:9  Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih 
bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Tuhanmu dan matilah!"], 
pastilah Ayub sangat depresi dalam pergumulan yang demikian menghimpit.

Namun cara Ayub menjalani  pergumulan berat, membuat Tuhan begitu mengasihinya. 
Ayub tidak mengutuki Tuhan; sikap Ayub menentukan hasil akhir dari pergumulan 
dia hadapi saat itu.

Pertama; Tuhan memulihkan keadaan Ayub; mengembalikan dua kali lipat dari 
segala kepunyaannya dulu, setelah Ayub "memberikan pengampunan"; mulai dari 
teman-teman, istri atau kepada siapa saja yang memojokkan dia saat itu/ Ayub 
42: 10 - 15

Kedua; Tuhan memberikan Ayub umur yang panjang; reaksi Ayub menghadapi
pergumulan sungguh luar biasa. Sangat manusiawi jika Ayub kecewa pada orang 
sekitarnya dan kecewa kepada istriya yang menyuruhnya menghujat Tuhan, tapi tak 
sekalipun Ayub menyalahkan Tuhan sebagai penyebab semua kehancuran dalam 
keluarganya./ Ayub 42: 16 - 17

  TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya lebih dari hidupnya yang dahulu; karena 
Ayub tidak FOKUS pada kegagalannya.
Ayub tetap yakin bahwa TUHAN - TIDAK AKAN PERNAH MENINGGALKANNYA.
===================================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>

Tidak lebih dari  1.000 rupiah !

Imamat 18:5 Sesungguhnya kamu harus berpegang pada ketetapan-Ku dan 
peraturan-Ku. Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya; Akulah TUHAN.

Mata Ayahku selalu berkaca-kaca penuh rasa haru, tak kala sambil bercanda
kami anak-anaknya mengenang kehidupan kami dimasa lalu.Ayahku yang ketika
itu menjabat sebagai wakil kepala sekolah SMP negeri [red : idealis], harus 
berjuang untuk menyekolahkan ke empat anaknya.

Aku dan Kalim, adik bungsuku mempunyai kenangan khusus dimasa kecil. Suatu
kali  Ayah mengajak aku dan Kalim jalan-jalan ke Mall, dengan syarat "JAJAN 
TIDAK LEBIH DARI  10000 rupiah "  :). Ketika itu, nilai seribu rupiah dapat 
ditukar dengan sebatang "milk coklat"; coklat yang merknya tidak terkenal, yang 
aku tahu di kertas pembungkusnya yang berwarna merah muda ada gambar ayam; 
kemudian aku dan adikku sepakat memberi nama COKLAT AYAM. Sebenarnya aku dan 
adikku sangat keberatan dengan peraturan yang super pelit ini!  namun dengan 
berat hati kami setuju dengan peraturan itu, berharap setibanya di  Mall, Ayah 
berubah pikiran dengan peraturannya :).

Setibanya di Mall, aku dan adikku saling mengingatkan untuk tetap menjaga sikap 
; jangan sampai melanggar peraturan yang telah kami sepakati dengan Ayah. 
Setelah berjalan-jalan beberap waktu; kaki kami sudah lelah mengitari setiap 
sudut mall; yang pasti tenggorokan sudah kering. Saat Ayah memberikan kami 
uang, kami diperhadap kan pada pilihan yang sulit, uang seribu di pakai untuk 
membeli coklat ayam atau membeli minuman. Dengan uang masing-masing senilai  
1.000 rupiah kami harus berhikmat sebelum mengambil keputusan .h .ah.ah.ha.ah

Setelah berdiskusi beberapa menit, aku dan adikku sepakat untuk membeli coklat 
ayam, tapi coklatnya dimakan dirumah, biar tidak kehausan. Melihat coklat masih 
utuh, Ayah bertanya,"kenapa coklatnya belum dimakan nak ? kalau lama-lama 
dipegang coklatnya bisa meleleh". 
Dengan serempak kami menjawab,"nanti saja dirumah, kalau coklatnya dimakan 
sekarang nanti kami kehausan".  
Aku sangat yakin saat memberi alasan kenapa coklat tidak dimakan, wajahku dan 
wajah Kalim sangat memelas ^_^.

Ayah bangga dengan komitment kedua belah hatinya, kami tidak merengek-rengek 
meminta dibelikan yang lain. Walah tenggorokan sudah kering, kami tidak 
menunjukkan betapa hausnya kami.

Dengan lembut dan penuh cinta kasih, Ayah mengajak kami ke penjual minuman.
Karena taat kepada peraturan, hati Ayah tergugah dan memberikan yang terbaik 
bagi kami. Sejak itu, setiap kali diajak ke Mall, dengan peraturan yang sama, 
"tidak lebih dari  1000 rupiah !", kami dengan bersemangat menyambut tantangan 
ayah.

Sahabat,
Tuhan Yesus juga menetapkan peraturan bagi orang anda dan saya.

   harus punya HATI yang SUCI  / Matius 5:8  Berbahagialah orang yang suci
   hatinya, karena mereka akan melihat Tuhan.

   Harus saling mengasihi / 1 Yohanes 4:12  Tidak ada seorangpun yang
   pernah melihat Tuhan. Jika kita saling mengasihi, Tuhan tetap di dalam
   kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita.

   Harus menjadi orang baik / 3 Yohanes 1:11  Saudaraku yang kekasih,
   janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat
   baik, ia berasal dari Tuhan, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak
   pernah melihat Tuhan.

Ketika  bangsa Israel keluar dari Mesir, Tuhan juga membuat  peraturan bagi 
bangsa yang terkenal keras tengkuk ini, tapi mereka selalu melanggar peraturan 
yang Tuhan tetapkan. Akibat dari pelanggaran itu ; orang Israel yang telah 
berjalan dari Mesir, yang usianya diatas 20 tahun tidak akan masuk ketakan 
perjanjian.[Bilangan 32:11 Bahwasanya orang-orang yang telah berjalan dari 
Mesir, yang berumur dua puluh tahun ke atas, tidak akan melihat negeri yang 
Kujanjikan dengan bersumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub, oleh karena mereka 
tidak  mengikut Aku dengan sepenuh hatinya,]

Saat Musa tidak ada diantara umat Israel, mereka melupakan/ melanggar peraturan 
;  membuat patung lembu emas ; menyembah dewa baal; bersungut-sungut ; 
melupakan campur tangan Tuhan yang telah menolong mereka keluar dari tanah 
Mesir.

    Peraturan  dilakukan  tidak hanya ketika ada  orang yang melihat !

1 Petrus 3:12 Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan 
telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan 
menentang orang-orang yang berbuat jahat."

Kirim email ke