From: "Kisah" <[EMAIL PROTECTED]>

Edisi 81 -- Doa Orang Asing Menyembuhkan Aku

PENGANTAR 
 
   Jika kita sakit, pasti tidak sedikit usaha yang akan kita lakukan 
   agar terbebas dari penyakit tersebut. Mulai dari memeriksakan diri 
   ke dokter sampai dengan mencoba berbagai macam pengobatan yang telah 
dianjurkan. 
 
   Sebagai orang percaya, satu hal yang tidak boleh dilupakan dan harus 
   menjadi yang utama adalah memohon kesembuhan kepada Tuhan melalui 
   doa. Hanya Dialah Sang Tabib yang mampu melepaskan kita dari 
   kelemahan tubuh. Dokter yang kita kunjungi dan obat-obatan yang kita 
   minum hanya alat bagi-Nya untuk mendatangkan kesembuhan kepada kita. 
   Oleh karena itu, jika saat ini kita sedang berada dalam kelemahan 
   tubuh, teruslah berdoa. Doakanlah pula mereka yang sakit agar 
   mendapat kekuatan dan kesembuhan dari Tuhan. Seperti yang tercantum 
   dalam Yakobus 5:16, baiklah kita melakukannya agar kita dan 
   rekan-rekan kita mendapatkan kesembuhan. Amin. 
 
   Pimpinan Redaksi KISAH, 
   Pipin Kuntami  
______________________________________________________________________ 
KESAKSIAN 
 
                    DOA ORANG ASING MENYEMBUHKAN AKU  
   Keseharian Fony sebagai ibu rumah tangga akan segera berakhir. Hal 
   itu berawal dari sakit flu yang dialaminya. 
 
   "Tepatnya pada 16 Mei 2007, pagi hari itu istri saya merasakan sakit 
   pada kaki-kakinya," ujar Stevanus membuka kisahnya mengenai kasus 
   penyakit langka yang dialami Fony, istrinya. 
 
   Hari itu Fony merintih kesakitan di atas tempat tidur. Fony 
   benar-benar merasa tubuhnya sangat lemah. Rasa sakit yang dialaminya 
   terasa semakin parah. Stevanus sempat bingung dan panik melihat keadaan 
istrinya. 
 
   Melihat keadaan ibunya yang sangat kesakitan, tanpa diketahui oleh 
   ayahnya, Vincent, anak Fony, berlari memanggil Om Ming Tuan, 
   tetangga mereka. Dengan polosnya, Vincent meminta Om Ming Tuan 
   mendoakan ibunya yang tampak sedang sekarat. 
 
   Mendengar saran dari tetangganya, Stevanus membawa Fony ke rumah 
   sakit untuk diperiksa. Awalnya, dari hasil pemeriksaan darah di 
   bagian internis, Fonny didiagnosa menderita penyakit kuning. 
   Sewaktu sadar, Fony menyadari bahwa banyak cairan yang keluar dari 
   mulut dan hidungnya. Sedikit salah posisi saat tidur saja dapat 
   membuat Fony muntah sampai akhirnya pingsan sampai keesokan harinya. 
 
   Karena sakit yang dialami Fony tidak ditemukan penyebabnya, dokter 
   menyarankan agar Fony dirawat untuk diobservasi. Selama berada di 
   ruang perawatan, Fony merasakan kesakitan yang luar biasa pada 
   kakinya. Mulai dari kaki kanan terus menjalar ke atas. Obat yang 
   diberikan dokter dan perawat untuk menahan rasa nyeri, tidak membuat 
   penyakit Fony semakin baik, tapi malah bertambah parah. Tidak tahan 
   melihat keadaan istrinya, Stevanus berkeras ingin menemui dokter 
   untuk menanyakan kepastian mengenai penyakit istrinya. Dari dokter 
   itulah Stevanus akhirnya mengetahui kalau Fony terkena penyakit GBS, 
   sebuah penyakit langka. Dokter pun menyarankan tindakan operasi secepat 
mungkin. 
 
   Stevanus menantikan dengan cemas waktu pelaksanaan operasi terhadap 
   istrinya. Namun sampai lima hari berlalu, belum ada tindakan apa pun 
   yang dilakukan oleh tim dokter dan penyakit Fony semakin parah. 
   Kondisi kesehatan Fony semakin merosot, tidak ada harapan untuk tertolong. 
 
   Dengan harapan yang begitu tipis, Stevanus memindahkan Fony ke rumah 
   sakit lain di Lippo Karawaci untuk mendapatkan penanganan lain yang 
   lebih serius. Dari hasil pemeriksaan, paru-paru Fony telah dipenuhi 
   banyak cairan dahak sampai pada satu kondisi yang membuat Fony tidak 
   dapat bernapas lagi. Bila tidak segera ditolong, kondisi ini dapat 
   menyebabkan kematian karena pasien menderita sesak napas yang parah. 
 
   Selama dirawat, Fony banyak melihat orang-orang yang dirawat di 
   sekitarnya meninggal. Sehingga bagi Fony, melihat orang-orang di 
   sekitarnya meninggal adalah suatu hal yang biasa. Saat malam tiba 
   dan Fony melihat ke jendela, Fony seperti melihat bayangan hitam 
   menyerupai persegi panjang berjalan mondar-mandir melewati 
   pasien-pasien lain di sekitarnya. Silih berganti, pasien-pasien di 
   ICU meninggal dunia. Apakah malaikat maut akan menjemput Fony juga? 
 
   Stevanus benar-benar merasakan suatu beban yang sangat berat. Kalut, 
   panik, stres, bingung, dan ketakutan, bercampur aduk menjadi satu. 
   Di kantor, Stevanus tidak dapat bekerja dengan tenang karena 
   Stevanus harus melihat penderitaan yang begitu luar biasa dari 
   istrinya. Jadi kalau Fony sakit, Stevanus pun merasakan suatu 
   kesakitan. Stevanus benar-benar merasa tertekan. 
 
   Dalam keadaan yang begitu menghimpit hidupnya, Stevanus menyerahkan 
   seluruh hidupnya kepada Tuhan. Suatu hari, Stevanus menelepon satu 
   layanan doa pada sebuah siaran radio dan dia pun didoakan. Pada saat 
   itu, ada seseorang yang juga sedang mendengarkan siaran radio yang 
   sama dan mendengar masalah yang disampaikan Stevanus. Keesokan 
   harinya, orang tersebut mendatangi rumah sakit di mana istri 
   Stevanus dirawat. Orang tersebut memperkenalkan dirinya sebagai 
   Benny. Dia adalah pendengar setia dari layanan doa radio tersebut. 
   Benny juga mengatakan kalau ia biasanya mendoakan orang-orang yang sakit. 
 
   Pada waktu Benny datang pertama kali, secara manusia Fony tidak 
   respek akan kehadiran Benny karena penampilannya yang begitu "low 
   profile", tidak menunjukkan seorang hamba Tuhan yang berpenampilan 
   rapi. Saat didoakan pun Fony tidak tahu apa yang sebenarnya sedang Benny 
doakan. 
 
   Meskipun Fony kurang menghargai hamba Tuhan tersebut, tanpa 
   disadarinya pagi itu Tuhan menyatakan kuasanya. Keesokan harinya, 
   Fony merasakan perubahan yang sangat besar. Fony merasa seperti 
   memiliki tubuh yang baru. Ia bisa duduk dan sepertinya tidak 
   merasakan sakit apa pun. Sejak saat itu, Fony merasakan perubahan 
   yang luar biasa. Hanya dalam empat belas hari, Fony sudah diperbolehkan 
pulang. 
 
   Saat ini Fony sudah dapat melakukan pekerjaan rumah tangga dan 
   kembali bercengkerama dengan keluarga. 
 
   "Dengan kesembuhan ini, saya merasakan bahwa Yesus itu sangat luar 
   biasa karena saya sudah disembuhkan dengan sempurna. Tuhan mengasihi 
   saya, menyembuhkan saya secara total, dan ini semua karena kebaikan Tuhan," 
ujar Fony. 
 
   "Saya tidak salah memilih Yesus sebagai Tuhan saya. Karena ia telah 
   memberikan kepada saya begitu banyak pertolongan. Tuhanlah yang 'The 
   Best'," ujar Stevanus menambahkan kesaksian istrinya. 
 
   Rancangan Tuhan bukan rancangan kecelakaan, tapi damai sejahtera 
   yang memberikan hari esok yang penuh harapan. (Kisah ini telah 
   ditayangkan pada 17 Desember 2007 dalam acara Solusi di SCTV.) 
 
   Diambil dan disunting seperlunya dari: 
   Nama situs: Jawaban.Com 
   Judul asli artikel: Doa Orang Asing Sembuhkanku 
   Penulis: Fony 
   Alamat URL:   
http://jawaban.com/news/spiritual/detail.php?id_news=071219160253 
______________________________________________________________________ 
 
   "supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, 
   boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya." (Efesus 1:12) 
   < http://sabdaweb.sabda.org/?p=Efesus+1:12 > 
______________________________________________________________________ 
POKOK DOA 
 
   1. Berdoalah agar Tuhan terus memberkati kita dengan kesehatan yang 
      baik untuk melakukan setiap pekerjaan yang Tuhan ingin kita 
      lakukan demi kemuliaan nama-Nya. Mintalah hikmat kepada Tuhan 
      agar kita dapat selalu menjaga kesehatan yang telah Tuhan berikan kepada 
kita. 
 
   2. Jika saat ini kita sedang mengalami kelemahan tubuh, biarlah kita 
      terus percaya dan berserah penuh kepada Tuhan. Berdoalah agar 
      kita tetap memiliki iman percaya kepada-Nya bahwa Dia pasti 
      memberikan kesembuhan kepada kita dengan cara-Nya yang begitu 
      ajaib. Kiranya pula dalam keadaan sakit, kita tetap diberi kekuatan untuk 
melewati semua 
      ini dengan penuh sukacita dan tetap percaya kepada Tuhan. 
 
   3. Setiap orang percaya mewarisi kuasa dari Tuhan Yesus. 
      Melalui doa kita, orang percaya, segala penyakit dapat 
      disembuhkan. Maka saat ini, mari menyatukan hati untuk mendoakan 
      mereka yang sakit, supaya Tuhan menjamah mereka yang sakit dan 
menyembuhkannya. 
========================================================
Edisi 82 -- Lima Petobat Baru

PENGANTAR 
 
   Untuk lebih mengenal seseorang, biasanya kita akan berusaha untuk 
   lebih dekat dengannya. Seiring bertambahnya kedekatan kita, 
   diharapkan akan semakin banyak informasi yang bisa kita ketahui 
   mengenai orang tersebut dan niscaya kita akan lebih mengenalnya. 
 
   Sewaktu saya belum mengenal siapa Yesus itu, tentu saja saya belum 
   dapat menerima-Nya sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Saya 
   menganggap-Nya sama dengan tokoh-tokoh yang dikagumi oleh banyak 
   orang. Setelah mengenal-Nya, ternyata Dia lebih dari Seorang yang 
   pantas menerima rasa kagum dari saya maupun seluruh manusia yang ada 
   di muka bumi. Dia adalah Sahabat dan juga Tuhan dalam hidup saya. 
   Apakah Anda juga memiliki pengalaman yang sama? Sambil terus 
   mengalami kasih Bapa dalam hidup Anda, simaklah pula kisah berikut 
   ini. Kiranya semakin bertambah-tambah sukacita kita di dalam Dia. 
 
   Pimpinan Redaksi KISAH, 
   Pipin Kuntami  
______________________________________________________________________ 
KESAKSIAN 
 
                            LIMA PETOBAT BARU  
   Michael tahu tentang semua agama. Dia telah mencoba beberapa agama 
   selama beberapa tahun dan menghadiri ibadah di beragam gereja yang 
   ada di dekat rumahnya di Liverpool, Inggris. Dia bahkan menjadi tuan 
   rumah bagi persekutuan kelompok pemuda Kristen. Meskipun demikian, 
   Michael tidak pernah benar-benar mengetahui fakta-fakta Injil. 
 
   Seorang temannya memberikan sebuah traktat yang berjudul "How to Be 
   Sure" (Bagaimana Menjadi Yakin) kepada Michael. Setelah membacanya, 
   Michael tahu bahwa dia tidak merasa pasti dengan keselamatannya. 
   Surat dari Michael berikut ini adalah kesaksian yang menceritakan kisah 
selanjutnya. 
 
     "Saya sungguh-sungguh berterima kasih karena telah membaca 
     traktat 'How to be Sure'. Saya menerimanya sebagai pemberian dari 
     teman. Saya membaca traktat ini pada saat diadakan persekutuan 
     pemuda Kristen di rumah saya. Sebagai buahnya, ada kelompok yang 
     terdiri dari lima pemuda, termasuk saya, menyadari bahwa kami 
     benar-benar tidak mengetahui dasar-dasar ajaran Kristen. Akhirnya, 
     kami memutuskan untuk mengakui segala dosa kami, mohon ampun, dan 
     menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi. Saat itu 
     benar-benar merupakan kesempatan yang istimewa -- ada lima petobat 
     baru, termasuk saya. Saya telah menganut dan mencoba semua agama 
     selama bertahun-tahun. Saya mengikuti ibadah di semua gereja lokal 
     selama delapan tahun. Baru sekarang ini, untuk pertama kalinya, 
     saya dapat berkata dengan yakin bahwa 'saya telah diselamatkan di 
     dalam Kristus'. Terima kasih banyak." 
 
   Michael juga menceritakan bahwa wilayah tempat tinggalnya sungguh-sungguh 
merindukan 
   berita Injil. Sekarang dia menggunakan  traktat "How to Be Sure" untuk 
memberitakan Injil 
   kepada orang-orang di lingkungan sekitarnya. 
 
   Diterjemahkan dari: 
   Nama situs: American Tract Society 
   Judul asli artikel: Five New Christians 
   Penulis: Tidak dicantumkan 
   Alamat URL: http://www.atstracts.org/stories/ 
 
   Juga dapat ditemukan di:  Nama situs: e-Misi 
   Alamat URL: http://misi.sabda.org/lima_petobat_baru 
______________________________________________________________________ 
 
   "Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya 
   dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud 
   kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?" (Roma 2:4) 
   < http://sabdaweb.sabda.org/?p=Roma+2:4 > 
______________________________________________________________________ 
POKOK DOA 
 
   1. Mari bersyukur bagi kita yang saat ini sudah memiliki kepastian 
      keselamatan di dalam Tuhan Yesus. Doakanlah pula mereka yang 
      walaupun mengaku beragama Kristen, tetapi masih belum yakin akan 
      keselamatan hidupnya. Kiranya mereka dapat mengalami kelahiran baru di 
dalam Kristus. 
 
   2. Berdoalah agar Tuhan memberikan kepada kita hati yang rindu untuk 
      mengenalkan nama Yesus pada mereka yang belum percaya serta 
      keberanian untuk melaksanakan Amanat Agung-Nya di sepanjang hidup kita. 
 
   3. Tuhan kita adalah Tuhan yang Mahakuasa. Dia bisa memakai apa saja 
      supaya perbuatan-Nya dinyatakan. Mari berdoa agar semakin banyak 
      lagi media yang dapat digunakan untuk menyampaikan Kabar Baik 
      tersebut, baik itu melalui media cetak maupun media elekronik. 
______________________________________________________________________ 
 
Isi dan bahan adalah tanggung jawab Yayasan Lembaga SABDA 
Didistribusikan melalui sistem network I-KAN 
Copyright(c) 2008 YLSA 
YLSA -- http://www.ylsa.org/ 
http://katalog.sabda.org/ 
Rekening: BCA Pasar Legi Solo 
No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati 
______________________________________________________________________ 
 
Pimpinan Redaksi: Pipin Kuntami 
Kontak: < kisah(at)sabda.org > 
Berlangganan: < subscribe-i-kan-kisah(at)hub.xc.org > 
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-kisah(at)hub.xc.org > 
Arsip KISAH: http://www.sabda.org/publikasi/Kisah/ 
Situs KEKAL: http://kekal.sabda.org/ 

 

Kirim email ke