From: dede wijaya 

NEWS WAY OF LIFE

Berikut ini disadur dari Way of Life Ministry.

GEREJA-GEREJA YANG SENSITIF TERHADAP PARA PENCARI MENGHASILKAN PETOBAT-PETOBAT 
PALSU
Gereja Komunitas Granger, yang terletak di Granger, negara bagian Indiana, 
adalah salah satu gereja "sensitif pencari" yang paling menonjol. Tahun lalu, 
Laporan Gereja mendaftarkan gereja ini sebagai salah satu dari 50 gereja paling 
berpengaruh di Amerika. Filosofi mereka adalah untuk menjadikan Injil "relevan" 
terhadap kultur dan menggunakan kultur pop untuk menarik orang ramai, dan 
mereka sungguh hebat dalam hal ini. Mereka menggunakan musik Beatles untuk tema 
Natal 2007 mereka, yang lalu diiklankan sebagai berikut: "Jadilah.... Natal – 
Sebuah Kisah yang Diceritakan oleh Matius, Markus, Lukas, Yohanes, Paulus, 
George dan Ringo." Website gereja itu mendeskripsikan pertemuan Minggu sore 
pemuda mereka sebagai berikut: "Bayangkan memasuki sebuah ruangan besar, 
lantainya bergetar dengan irama musik rock. Lampu-lampu berwarna menerobos 
kabut yang keluar dari mesin. Panggungnya kosong, untuk sementara ini.....Jika 
anda seorang remaja, kemungkinan besar anda menjauhi gereja seolah-olah 
penyakit menular. Membosankan. Tidak relevan. Dan musiknya.... ya, jujur 
saja....payah. Jadi, apa lagi yang kami tawarkan selain lingkungan yang unik? 
Berikut ini sebagian kecil saja: musik yang kamu suka – live dan keras; 
pemimpin-pemimpin yang berbicara dengan anda, BUKAN PADA ANDA (atau lebih parah 
lagi, meng-khotbahi anda) – mengenai isu-isu sulit yang kamu jumpai setiap 
hari; acara-acara ekstrakurikuler yang liar..." Gereja Granger juga ikut serta 
dalam gerakan "seks hebat." Kampanye mereka yang berjudul "Kehidupan Seks Saya 
yang Payah," memunculkan sebuah iklan di papan besar dengan gambar dua pasang 
kaki yang berdempetan dalam susunan yang sangat provokatif. Mereka juga 
mengiklankan judul-judul khotbah mereka seperti "Seks Terhebat yang Anda Akan 
Pernah Alami." Gereja ini telah menarik banyak sekali orang dengan filosofi 
mereka yang "relevan," tetapi bagaimanakah kondisi rohani jemaat itu 
sebenarnya? Kami selalu mengatakan bahwa "dengan cara apa anda memenangkan 
orang, maka anda memenangkannya kepada kondisi yang demikian juga," dan survei 
yang dilaksanakan oleh Granger sendiri membuktikan hal ini. Survei gereja 
tersebut menyingkapkan bahwa 47% orang yang hadir tidak percaya bahwa 
keselamatan adalah melalui kasih karunia; 57% tidak percaya pada otoritas 
absolut Alkitab; dan 56% tidak percaya Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan 
kepada hidup yang kekal (Christian Research Net, 14 Agustus, 2008). 

AYAH MUSLIM MEMBAKAR PUTRINYA HINGGA MATI KARENA IMAN PUTRI TERSEBUT KEPADA 
KRISTUS
Berikut ini disadur dari "Muslim Father Kills Daughter for Converting to 
Christianity, " International Christian Concern, 13 Agustus 2008: "Seorang 
lelaki Saudi Arabia memotong lidah putrinya dan membakar dia hingga mati 
setelah menemukan bahwa ia telah bertobat masuk Kristen. Anak perempuan itu 
mengenal Yesus Kristus melalui internet, menurut Gulf News. Ayahnya mengetahui 
tentang pertobatannya dan membunuhnya "setelah suatu debat yang panas tentang 
agama," menurut sumber. Orang itu kini sedang ditahan. Tidak ada indikasi 
mengenai identitas sang pembunuh ataupun tanggal kejadian kejahatan kecuali 
bahwa "pembunuhan itu terjadi baru-baru ini." Sang pembunuh bekerja untuk 
mutaween (Komisi Promosi Kebaikan dan Pencegahan Kejahatan), sebuah cabang 
pemerintah yang memaksakan kemurnian agamawi dan adalah alat penganiayaan 
terhadap orang Kristen di Saudi Arabia....Para pegawai Saudi Arabia sedang 
menggunakan kekayaan minyak mereka yang besar untuk mengekspor Wahabbisme 
(bentuk Islam yang paling tidak toleran) ke negara-negera lain....Dalam sebuah 
pernyataan pres baru-baru ini mengenai sebuah sekolah pemerintah Saudi Arabia 
di Virginia Utara, Komisi Amereka Serikat untuk Kebebasan Beragama 
Internasional mengindikasikan, bahwa menurut buku teks di sekolah tersebut, 
`seorang Muslim diperbolehkan untuk membunuh seorang yang murtad (seorang yang 
keluar dari Islam).' Dari Etiopia hingga Indonesia, uang minyak Arab Saudi 
digunakan untuk menjalankan pembunuhan atas orang-orang Kristen dan 
penghancuran properti mereka." "Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela 
dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan 
bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya 
nabi-nabi yang sebelum kamu"

ALKITAB KATOLIK YANG BARU MEMASUKKAN KUTIPAN-KUTIPAN DARI KITAB HINDU
Alkitab Komunitas Baru (New Community Bible), yang diterbitkan oleh Gereja 
Katolik di India, memasukkan ayat-ayat dari Kitab "Suci" Hindu dan juga 
kutipan-kutipan dari aktivis Hindu, Mahatma Gandhi ("New Indian Bible Draws 
Fire," Christian Post, 11 Agustus 2008). Hal ini disetujui oleh Konferensi 
Bishop-Bishop Katolik di India, dan Alkitab ini diterbitkan oleh Society of St. 
Paul. Alkitab baru ini telah terjual 15000 eksemplar dalam 10 hari 
peluncurannya. Gereja Katolik di India telah melakukan sinkretisme yang 
mendalam dengan Hinduisme selama 50 tahun terakhir. Sebagian imam Katolik 
bahkan telah meniru kebiasan orang sucinya Hindu, dengan cara memakai jubah 
oranye, ikut vegetarianisme, bermeditasi dengan gaya yoga, hidup dalam ashram, 
dll. Kami mendokumentasikan semua ini dalam buku baru: Contemplative Mysticism: 
A Powerful Ecumenical Bond, yang dapat dibeli dari Way of Life Literature. 

ARCHBISHOP CANTERBURY MENDUKUNG HUBUNGAN HOMOSEKSUAL YANG "SETIA."
Rowan Williams, seorang Archbishop di Canterbury, percaya bahwa hubungan 
homoseksual yang "setia" tidaklah dilarang dalam Kitab Suci dan dapat 
"merefleksikan kasih Tuhan" dengan cara yang mirip pernikahan. Inilah yang ia 
nyatakan dalam percakapan dengan seorang psikologis delapan tahun yang lalu 
("Rowan Williams," Times of London, 7 Agustus 2008). Williams mengatakan bahwa 
ia mencapai kesimpulan ini ketika ia masih menjabat Dekan dari Clare College, 
Cambridge, tahun 1980an. Ia pertama kali mempublikasikkan dalam sebuah tulisan 
di tahun 1989 yang berjudul "Kasih Karunia Tubuh." Faktanya, Alkitab dengan 
terang menyatakan bahwa hubungan seksual apapun di luar pernikahan adalah dosa 
(Ibrani 13:4), dan pernikahan selalu didefinisikan sebagai persatuan seorang 
laki-laki dengan seorang perempuan.

www.dedewijaya.co.cc
==============================================
From: rm_maryo 

"Celakalah kamu ahli Taurat dan orang Farisi"
(2 Tes 1:1-5.11b-12: Mat 23:13-22)

"Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu 
orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan 
orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha 
untuk masuk. Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai 
kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, 
untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia 
bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada 
kamu sendiri.
Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait 
Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu 
mengikat. Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta, apakah yang lebih 
penting, emas atau Bait Suci yang menguduskan emas itu? Bersumpah demi mezbah, 
sumpah itu tidak sah; tetapi
bersumpah demi persembahan yang ada di atasnya, sumpah itu mengikat.
Hai kamu orang-orang buta, apakah yang lebih penting, persembahan atau mezbah 
yang menguduskan persembahan itu? Karena itu barangsiapa bersumpah demi mezbah, 
ia bersumpah demi mezbah dan juga demi segala sesuatu yang terletak di atasnya. 
Dan barangsiapa bersumpah demi Bait Suci, ia bersumpah demi Bait Suci dan juga 
demi Dia, yang diam di situ. Dan barangsiapa bersumpah demi sorga, ia bersumpah 
demi takhta
Tuhan dan juga demi Dia, yang bersemayam di atasnya."(Mat 23:13.15-22), 
demikian kutipan Warta Gembira hari ini. 
Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan 
sederhana sebagai berikut:
• "Ahli Taurat atau orang Fairis" pada masa kini rasanya seperti beberapa 
anggota DPR atau pejabat tinggi, yang sering bicara atau memberi pengarahan 
atau nasihat bagus namun mereka sendiri tidak pernah menghayati atau 
melaksanakan apa yang mereka katakan atau atur dengan atau melalui berbagai 
peraturan. Sikap mental `ahli Taurat atau orang Farisi' pada masa kini juga 
dapat terjadi atau menggejala dalam diri orangtua, guru, pastor, bruder atau 
suster yang sering memberi nasihat, ajaran atau saran kepada orang lain. Maka 
marilah kita semua, yang merasa menjadi pemimpin atau tokoh dan panutan di 
dalam hidup bersama, entah di dalam keluarga, masyarakat atau tempat kerja, 
merenungkan sabda Yesus yang cukup keras terhadap ahli-ahli Taurat dan 
orang-orang Farisi, sebagaimana saya kutipkan di atas. Kita juahkan, hindari 
dan berantas sikap dan perilaku munafik. "Orang munafik ialah manusia yang 
dengan mudah menjadi tidak setia dan kadang-kadang menjadi buta, pendapatnya 
salah dan jahat. Sifat berlawanan dengan
kemunafikan ialah kejujuran yang tidak dinodai kepura-puraan dan kecurangan" 
(Xavier Leon – Dufour: Ensiklopedi Pejanjian Baru, Penerbit Kanisius, 
Yogyakarta, 1990, hal 405). Marilah kita bersikap dan bertindak jujur terhadap 
diri sendiri, sesama maupun lingkungan
hidup kita, dimanapun dan kapanpun. "Jujur adalah sikap dan perilaku yang tidak 
suka berbohong dan berbuat curang, berkata-kata apa adanya dan berani mengakui 
kesalahan, serta rela berkorban untuk kebenaran"(Prof Dr.Edi Sedyawati/edit: 
Pedoman Penanaman Budi Pekerti Luhur, Balai Pustaka Jakarta, 1997, hal 17). 
Kejujuran ini kiranya sedini mungkin dibinakan dan dididikkan pada anak-anak di 
dalam keluarga dan diteruskan dan diperdalam di sekolah; dan tentu saja untuk 
itu butuh teladan kejujuran dari orangtua atau para guru di sekolah. Di 
sekolah-sekolah hendaknya diberlakukan `larangan menyontek
baik dalam ulangan maupun ujian'. Membiarkan menyontek berarti 
menumbuh-kembangkan sikap mental korupsi. 
• "Kami wajib selalu mengucap syukur kepada Tuhan karena kamu, saudara-saudara. 
Dan memang patutlah demikian, karena imanmu makin bertambah dan kasihmu seorang 
akan yang lain makin kuat di antara kamu, sehingga dalam jemaat-jemaat Tuhan 
kami sendiri bermegah tentang kamu karena ketabahanmu dan imanmu dalam segala 
penganiayaan dan penindasan yang kamu derita"(2 Tes 1:3-4),demikian kesaksian 
iman Paulus kepada umat di Tesalonika. Bersikap dan berperilaku jujur pada masa 
kini, lebih-lebih di Indonesia, kiranya tak akan terlepas dari `penganiayaan 
dan penindasan', mengingat kemunafikan dan kebohongan masih marak di sana-sini. 
Sebagai orang beriman kita dipanggil untuk
tetap tabah dalam penderitaan dan penindasan karena kejujuran kita.
Orang jujur memang hancur dan mujur, siap sedia dan rela untuk berjuang dan 
menderita demi kebenaran, kesetiaan hidup terpanggil maupun dalam tugas 
perutusan. Sebaliknya orang munafik atau bohong mungkin nikmat sesaat tetapi 
akan hancur dan menderita selama-lamanya.
Kejujuran yang mendesak dan up to date kita hayati dan sebarluaskan masa kini 
antara lain dalam hal pengelolaan atau pengurusan uang atau harta benda, 
mengingat dan mem-perhatikan masih maraknya korupsi di sana-sini. Marilah kita 
kelola atau urus uang atau harta benda sesuai dengan `intentio dantis' atau 
maksud pemberi, entah uang atau harta benda tersebut menjadi milik kita sendiri 
atau lembaga/kantor. Jika kita tidak dapat jujur terhadap uang dan harta benda, 
yang kelihatan, maka kiranya akan menjadi sulit bagi kita untuk jujur dalam 
pergaulan. 

"Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap 
bumi! Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang 
dari pada-Nya dari hari ke hari.Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara 
bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib di antara segala suku 
bangsa."(Mzm 96:1-3)

Jakarta, 25 Agustus 2008
===============================================
From: "Hadi Kristadi" <[EMAIL PROTECTED]>

 Inspiring Story: Stuart Hamblin (Kisah Di balik Lagu "Tak Tersembunyi Kuasa 
Tuhan")

 
*Stuart Hamblin
*Dahulu di tahun 50-an ada seorang penyiar radio, pelawak, dan penulis lagu di 
Hollywood, yang bernama Stuart Hamblin. Ia dikenal karena peminum, gonta-ganti 
wanita, suka pesta pora, dan lain-lain.

Salah satu lagu hits-nya pada waktu itu adalah "Aku Tidak Mau Pergi Berburu 
Denganmu Jake, Tapi Aku Pergi Berburu Cewek". Pada suatu hari seorang 
pengkhotbah muda mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Tenda.
Hamblin mengajaknya ikut siaran di acara radionya untuk mengolok-olok dia.

Untuk mengumpulkan informasi lebih banyak untuk acaranya, Hamblin menghadiri
salah satu acara KKR itu. Pada awal acara ibadah itu sang pengkhotbah 
mengumumkan, "Di sini ada seorang pria yang hidupnya penuh kepalsuan."
Mungkin saja ada orang-orang lain yang merasa hal yang sama, namun Hamblin
merasa yakin bahwa dirinyalah yang dimaksud pengkhotbah itu (beberapa orang
menganggapnya ia tertempelak), namun ia tak bertobat.

Perkataan itu terus menghantuinya sampai beberapa malam kemudian, sehingga ia 
muncul di depan pintu kamar hotel pengkhotbah itu dalam keadaan mabuk pada 
sekitar jam 2 pagi, meminta agar pengkhotbah itu berdoa baginya. Namun 
pengkhotbah itu menolak, sambil berkata, "Ini adalah urusan anda dengan Tuhan 
dan saya tidak ingin mencampuri." Meskipun demikian pengkhotbah ini 
mempersilakan Hamblin masuk ke kamar hotelnya dan mereka berbicara sampai jam 5 
pagi, hingga Stuart bertekuk lutut di hadapan Tuhan dan menangis, berseru 
kepada Tuhan.

Itu bukanlah akhir kisahnya. Sejak saat itu Stuart berhenti minum-minuman 
keras, berhenti mengejar-ngejar wanita, berhenti melakukan segala hal yang 
"fun". Segera ia mulai tidak disukai lingkungan Hollywood.

Akhirnya ia dipecat dari stasiun radio itu ketika ia menolak perusahaan bir 
menjadi sponsor. Ia mengalami masa yang sukar. Ia mencoba menulis beberapa lagu 
"Kristen", namun yang meraih sukses hanya lagu "This Old House", yang digubah 
untuk temannya, Rosemary Clooney.

Sementara ia terus bergumul, seorang sahabat lamanya, John, menemuinya dan
berkata kepadanya, "Semua kesulitan ini dimulai ketika engkau menemukan 
"agama". Apakah hal itu layak untuk ditukarkan dengan semuanya?" Stuart berkata 
sejujurnya, "Ya."

Kemudian sahabatnya ini bertanya, "Dahulu engkau sangat menyukai minuman keras, 
apakah tidak pernah kepingin lagi?" Dan jawaban Stuart, "Tidak!" 
Lalu John berkata lagi, "Aku tidak mengerti bagaimana engkau bisa berhenti 
minum dengan mudah."

Dan jawaban Stuart adalah, "Itu bukan rahasia besar. Segalanya mungkin bersama 
Tuhan." Atas jawaban ini John berkata, "Nah, itu adalah perkataan yang menarik. 
Engkau harus menulis sebuah lagu tentang hal itu."

Dan seperti orang bilang, "Selebihnya menjadi sebuah sejarah." 
Lagu yang digubah Stuart adalah "It Is No Secret" yang diterjemahkan ke dalam 
bahasa Indonesia, "Tak Tersembunyi Kuasa Tuhan."

Tak tersembunyi, kuasa Tuhan
Yang lain ditolong, saya juga
Tangan-Nya terbuka, menunggulah
Tak tersembunyi, kuasa Tuhan.

Ngomong-ngomong, sahabat Stuart itu adalah John Wayne. Dan pengkhotbah muda
yang menolak mendoakan Stuart Hamblin? Dialah …Billy Graham! (Diterjemahkan
oleh Hadi Kristadi untuk http://pentas-kesaksian.blogspot. Mohon agar bagian
ini jangan dihapus/didelete ketika anda memforwardnya)
====================================================
Selalu ada Inspirational Stories di http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kirim email ke