From: [EMAIL PROTECTED] Nasib si tukang CALO Matius 7: 22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
"mau beli tiket mbak ?", tanya seorang pemuda setengah baya padaku. Ditangannya tampak beberapa buah tiket bus jurusan Sangatta menuju Samarinda. Perjalanan ini adalah pengalaman pertama kalinya buatku, dan awalnya aku sempat bingung kenapa ada dua tempat penjualan tiket , karena selain pemuda yang menawarkan tiket padaku, ternyata ada loket penjualan tiket yang letaknya tidak jauh, hanya sekitar 2 meter dari tempatku berdiri, tapi di loket penjualan tiket tampak antrian sudah memanjang seperti kereta api :-). Duh . . . ternyata si mas penjual tiket adalah seroang CALO. Si Mas calo, menjual tiket secara langsung kepada penumpang yang malas antri atau penumpang tidak mendapatkan tiket lewat jalur agent resmi, dan sudah pasti harga tiket lebih mahal dibanding jalur resmi. Keberadaan seorang calo mengingatkanku pada dunia ke Kristenan. Jauh-jauh hari seorang CALO bus telah membeli beberapa tiket di counter dan kemudian menjual kembali diwaktu yang tepat tapi KENYATAANYA seorang calo tidak pernah ikut berangkat bersama penumpang lainnya, atau yang lebih tragis, bahkan bisa jadi si calo sendiri belum pernah menginjak kota dari tiket-tiket yang dia pegang. Sahabat, Anda dan saya memang bukan "calo" tiket bus atau tiket pesawat, tapi tanpa kita sadari dalam Iman ke Kristenan, tak jarang kita berprilaku selayaknya seperti CALO !. Sekali lagi ! ! CALO selalu membeli tiket, setelah itu ia sibuk nawarin tiket-tiket tersebut kesana kemari ; dan anda tidak berangkat bersama para penumpang lainnya. Di setiap tanda pengenal yang kita miliki tertera bahwa anda dan saya adalah Kristen ; di setiap surat-surat penting, yang berhubungan dengan bank, surat perjanjian tercantum bahwa anda dan saya Kristen, pengikut Kristus ! tapi benarkah kita pengikut Kristus ? Jika kegereja hanya waktu Natal dan Tahun baru ? ; membaca Firman Tuhan 1 x setahun itupun yang bacain Bapak Pendetanya :-(. Firman Tuhan katakan, Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."Matius 19:30 ". Artinya, kita yang sudah sejak lahir sudah menjadi Kristen, sudah "merasa" melayani tapi kenyataanya kita hanya menjadi CALO ! Saat Tuhan Yesus datang, kita yang kenal Firman tidak ikut terangkat bersama orang-orang yang telah Tuhan pilih untuk masuk ke Kerajaan Surga. Ayo, siapkah hidup kita, karena Tuhan tidak mencari mental CALO. Sebagai orang tua, jangan hanya pintar menyuruh anak-anak ke sekolah minggu, sementara orang tua lebih memilih memancing, menonton bola. Sebagai orang dewasa, kita hanya pintar berpetuah kepada orang yang lebih muda, "ayo rajin beribadah, baca Firman Tuhan,jangan seperti saya . .. ". Dan pada akhirnya, orang-orang yang kita peringati, orang-orang yang kita perintah masuk ke Sorga dan kita sendiri harus cukup puas menjadi calo ; tidak ikut naik ke Surga dalam kemuliaanNya. Apakah anda dan saya hanya seorang CALO ? Matius 7: 22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? 23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" =================================================== From: [EMAIL PROTECTED] Manusia MODERN yang bodoh Ibrani 4:12 Sebab firman Elohim hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Sepertinya Endi sudah kehilangan "urat malu" ; menceritakan kebiasaanya padaku. Ternyata tidak hanya padaku dia berkisah,beberapa kali aku mendengar dia bercerita kepada orang lain, dengan suara yang nyaring,sehingga orang-orang yang disekitarnya pasti mendengar apa yang dia katakan. Jika saya apa yang dia sampaikan kepada orang lain sesuatu yang menyenangkan dan membanggakan untuk di sampaikan dan bisa membangun orang yang mendengarnya tentulah hal ini tidak menjadi masalah.Nah . . . kenyataannya apa yang Endi ceritakan adalah hal yang yang memalukan ; bangga menceritakan BOROK sendiri. Endi bercerita kalau saat ini dia punya WIL ; tanpa sungkan dia bercerita kebiasaannya yang gemar minum minuman keras dan bagaimana kelakuannya kalau sedang mabuk ; expresinya begitu bangga saat menceritakan apa saja yang dia lakukan dengan wanita yang bukan istrinya, dan apa yang dia ceritakan di depan orang banyak dengan suara nyaring memang bukan isapan jempol. Endi sudah kehilangan urat malu ! ! ehm, Apakah Endi merupakan gambaran manusia modern ? Sahabat, Pada tahun yang ketiga pemerintahan Yoyakim, raja Yehuda, datangnya Nebukadnezaer, raja Babel ke Yerusalem untuk mengepung kota itu.Lalu raja bertitah untuk membawa beberapa orang Israel yang masih berasal dari keturunan raja dan kaum bangsawan ; orang yang masih muda yang tidak ada cela, berperawakan baik, pintar ilmu negara dan berhikmat. r.Di antara mereka-mereka yang terpilih itu ada juga beberapa orang Yehuda, yakni Daniel (beltsazar), Hananya (Sadrakh), Misael (Mesakh) dan Azarya (Abednego). Daniel dan ketiga temannya berkomitmen untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa di minum oleh raja dan hasilnya Daniel berperawakan lebih baik dari mereka dan kelihatan lebih gemuk, serta Elohim memberikan pengentahuan, kepandaian, himat serta pengertian akan penglihatan dan mimpi ! Daniel yang komitment menjaga kekudusannya, jauh lebih baik dibanding teman-temannya yang memakan semua yang di hidangkan istana ; makanan dan minuman yang tidak menyenangkan Tuhan. Saya mencoba membayangkan kondisi Daniel dan ketiga temannya saat itu,saya sangat yakin tentulah pada saat itu Daniel dikatakan kampungan, tidak gaul atau sok suci oleh teman-temannya.Biasanya orang akan menjadi resah saat di kucilkan teman-temannya karena dianggap udik dan sok suci, tapi hal ini tidak berlaku bagi Daniel, Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Mari kita lihat reaksi 4 sekawan ini ya . .. . . Hikmat Tuhan yang dimiliki oleh Daniel menimbulkan kecemburuan rekan-rekannya ; mereka berusaha menjatuhkannya tapi mereka tidak menemukan alasan kuat untuk mengeser Daniel, kecuali dalam hal Daniel menyembah Elohimnya. Dikatakan,"Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Elohimnya, seperti yang biasa dilakukannya." (Daniel 6:11). Daniel tetap teguh dengan apa yang dia yakini sesuatu yang prinsip, sehingga dia tidak perduli dengan omongan orang-orang sekitarnya, sekalipun prinsip yang dia pegang membahayakan nyawanya ; dimasukkan ke gua singa !. Daniel tidak takut dibilang sok suci atau kampungan, dan Tuhan membela Daniel ; tak ditemukan luka sedikitpun pada Daniel karena dia berpegang pada prinsipnya, percaya pada Tuhan. Bagimana dengan Sadrakh, Mesakh dan Abednego ? Mereka dipaksa menyembah patung emas tapi mereka tetap bertahan hingga dimasukkan ke api yang menyala-nyala.Kepercayaan mereka pada TUHAN yang tidak tergoyahkan diperhitungkan oleh Tuhan, ketiga orang ini tidak mempan oleh api itu, bahwa rambut di kepala mereka tidak hangus, jubah mereka tidak berubah apa-apa, bahkan bau kebakaranpun tidak ada pada mereka. 4 sekawan tidak takut di sebut tidak gaul ! tidak takut dimusuhin sahabat-sahabatnya karena tidak melakukan hal yang tidak disukai oleh TUHAN Sahabat, Masih takut dikatakan ndeso oleh teman-teman karena tidak mengkonsumsi minum-minuman keras ? dikatakan bencong karena tidak merokok ? takut di julukin suami-suami takut istri karena pulang kantor langsung pulang kerumah ? Emangnya, waktu anda sakit maka teman-teman yang modern yang mengunjungi anda atau jika anda kesusahan teman-teman modern anda yang akan menolong anda ? Menjadi manusia modern tidak harus sama dengan yang dunia lakukan bukan ? Mari, tunjukkan anda adalah manusia modern yang CERDAS dan BERHIKMAT ! Daniel 6-11 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Elohimnya, seperti yang biasa dilakukannya. (Daniel 3:16-18) 16 Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: "Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. 17 Jika Elohim kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; 18 tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." ================================================ From: [EMAIL PROTECTED] Finalis Surga 1 Korintus 9:24 24 Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya! Sekitar bulan Maret 2008, Jawaban.com mengadakan festival Blogger "Christian Indonesia Blogger Festival" dan blog The Whisper of Holy Spirit (TWOHS) ikut serta dalam ajang festival ini. Dua minggu setelah voting di buka, di umumkanlah Top 100 blog dan Puji Tuhan ! setelah aku lihat dari urutan 1 sampai urutan 100 dan kemudian di ulang dari urutan 100 menuju angka 1, ternyata TWOHS tidak aku temukan :-) ! ! Tapi, dua minggu kemudian, terjadi mujijat ! TOWHS masuk ke peringkat 22 ! ! hingga posisi TOP 10 blog TWOHS tetap EXIST ! Jumat, 8 Agustus 2008, pukul 15:00 wib, hari yang dinanti-nantikan pun tiba. Ada 4 kategori yang telah ditentukan team juri dan masing-masing kategori ada 1 blog sebagai pemenang. Persaingan yang cukup ketat dan berat ! ! dan hasil akhir TWOHS bukan blog yang terpilih sebagai juara 1 di kategori yang aku ikuti. Satu minggu berlalu, dan aku mendapat informasi dari panitia CIBFest, bahwa TOWHS diberi pengghargaan dengan diijinkan memsang "Logo embed Finalis CIBFest 2008" di blog The Whisper of Holy Spirit, karena berhasil menjadi finalis di ajang festival ini. Informasi ini mengobati rasa kecewaku, karena sebagai orang yang baru belajar menulis,aku mampu bersaing dengan bloger-bloger lainnya. Sahabat, Kalau sampai saat ini anda dan saya masih diberi nafas kehidupan oleh Tuhan, artinya kita masih dijinkan untuk berkompetisi untuk menjadi lebih baik dari hari-kehari ; anda dan saya ibaratnya para finalis-finalis yang berjuang untuk masuk ke Kerajaan Elohim. Menjadi finalis miss kelas dunia tentulah sangat membanggakan, tapi bagaimana kalau menjadi Finalis Surga ! Rasul Paulus berkata,"dalam gelanggang pertandingan, semua peserta turut berlari, TAPI hanya satu saja yang mendapatk hadiah. Setiap orang yang mengambil bagian dalam pertandingan, HARUS menguasai diri dalam segala hal, untuk mendapatkan MAHKOTA yang abadi". Sahabat, STOP berlari tanpa tujuan ; STOP bertarung / bertinju yang sembarangan menghantam tinjunya, supaya saat tiba masanya anda dan saya tidak ditolak oleh Bapa di Surga. Jangan bangga jika saat ini, anda dan saya telah menjadi "pelayan" Tuhan ; terlena dengan pelayanan yang di puja-puja oleh manusia. Untuk mencapai Kerajaan Surga kita harus tetap berjuang, BUKAN untuk menjadi finalis tapi menjadi pemenang.Tuhan melihat hati, bukan melihat seberapa banyak usaha yang telah anda dan saya lakukan selama tinggal di dunia ini. Elohim tidak menyediakan rumah di Surga bagi para finalis ! Bapa mencari sang pemenang. Renungan : 1 Korintus 9:24-27 ==================================================== From: [EMAIL PROTECTED] Tidak semua EPISODE harus di DELETE Ayub 5:18 Karena Dialah yang melukai, tetapi juga yang membebat; Dia yang memukuli, tetapi yang tangan-Nya menyembuhkan pula. "Ayo matikan DVD nya ! ! !, bibi jahat", teriak Angie. Tak hanya sampai disitu, dia manangis dan dari tatapannya aku tau dia sangat marah dengan apa yang dia tonton di layar televisi.Teriakan dan pecahnya tangisan, saat ia melihat kumpulan photonya yang aku gabung lewat program movie maker. Pada mulanya dia sangat menikmati kumpulan photo-photonya sejak dia lahir hingga berumur 1.5 tahun, mengagumi kecantikannya. Bibir mungilnya mengikuti lagu kesukaannya "di doa ibuku, namaku disebut" yang mengiringi perputaran photo demi photo. Senyuman dan nyanyian mendadak sirna saat melihat beberapa photo yang mana pada saat itu dia sedang di opname di rumah sakit. Di lengan kirinya ada jarum infus dan karena dia masih bayi suster memasang kayu penahan di lengannya supaya jarum infus tidak lepas. Cukup lama Angie menangis terisak-isak, sepertinya rasa sakit yang dia rasakan satu tahun yang lalu masih terasa hingga kini :-). Butuh beberapa waktu untuk meyakinkannya, bahwa itu sudah lama terjadi dan di photo itu ada papa, mama, abang Chris dan bibi yang menjaga dia dan tak seorangpun dapat melukainya. Begitu juga dengan Chris ponakaku, dia sangat senang kalau saya bercerita bagaimana dulunya waktu dia masih kecil. Aku bercerita,'waktu Chris masih kecil, setiap pagi mengantar bibi kerja sampai teras, dan sampai bibi menghilang di ujung jalan, chris terus menerus memanggil nama bibi". Bahkan kini disaat dia sudah kelas 2 SMP, ada rasa suka cita setiap kali aku dan mamanya menceritakan hal-hal manis saat dia masih kecil. Hanya saja, mimik wajahnya akan berubah jika yang aku ceritakan hal-hal kurang manis untuk diceritakan :-) Sahabat, Apa yang Ayub alami sepertinya sebuah mimpi buruk, dia yang saleh dan kaya raya dalam sekejab mata menjadi orang yang tidak berarti, kehilangan anak-anak, materi dan ditambah istri yang menyuruhnya menghujat YHWH. Episode yang begitu tragis ! tapi pada akhirnya Ayub dipulihkan dan lewat episode yang menyedihkan Ayub justru lebih mengenal YHWH yang dia sembah.Kalau dulu kebaikan dan penyeratan Tuhan hanya didengar dari kesaksian orang lain, tapi pada akhirnya Ayub merasakan sendiri campur tangan Tuhan dalam hidupnya. (Ayub 42 :5 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. Mungkin saat ini hidup anda dan saya sedang berada di episode yang tidak menyenangkan, tapi satu hal yang perlu kita ingat, dalam Tuhan tidak ada hal yang kebetulan. Kalau anda renungkan kisah Ayub, di jelaskan dengan jelas, sebelum iblis mengganggu kehidupan Ayub, si iblis minta ijin lebih dahulu pada TUHAN ! dan di catat, 2 kali YHWH berpesan kepada iblis, "semua boleh kamu goncang tapi JANGAN ambil nyawanya". Artinya : masa depan kita dan kehidupan kita ada ditangan Tuhan. Ayub 1: 12 Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya." Ayub 2: 6 Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, ia dalam kuasamu; hanya sayangkan nyawanya." Angie menangisi episode dimana dia di infus, dia tidak mengerti bahwa pada saat itu ada orang-orang yang mencintainya disisinya ; ada orang yang menjaganya. Papa atau mama tidak akan tidur sebelum yakin kalau Angie sudah tidur, papa dan mama tidak mungkin bisa makan dengan tenang sebelum yakin kalau Angie sudah makan supaya cepat sembuh ; papa dan mama akan selalu memperhatikan kondisi cairan infus apakah sudah harus diganti dengan yang baru !. Sahabat, Saya yakin, setiap orang dari kita punya masa kelam ; banyak episode dalam kehidupan ini yang ingin kita lupakan dan kalau boleh menghapus dari memori kita ! tapi itu ngak mungkin dilakukan... Buat saya pribadi, ada beberapa episode yang rasanya begitu "konyol", terlalu bodoh untuk dilakukan oleh orang berpendidikan dan orang yang telah dewasa. Pertanyaan demi pertanyaan, kenapa aku bisa setolol ini ya ? kenapa aku bisa jatuh seperti ini ya ? kenapa aku bisa seteledor ini dan banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang tidak menghasilkan jalan keluar tapi justru membuatku semakin terpuruk. Satu hal yang saya pegang, bahwa saya tidak akan bisa seperti sekarang kalau TUHAN tidak ijinkan episode yang tidak menyenangkan dalam hidup saya dimasa lalu. Kini, saya bersyukur kalau dulu TUHAN "tidak menjawab doa saya" ; justru saya bersyukur karena dulu TUHAN "ijinkan saya jatuh dan menangis . . . merasakan dihina, di anggap orang yang gagal, karena kini ratapan dan tangisan sudan menjadi sorak dan suka cita. Saya tidak akan bisa bersaksi lewat tulisan kalau dulunya Tuhan tidak ijinkan saya menangis ! ! Kalau hidup saya biasa-biasa saja, tanpa ada riak-riak tangisan . .. mungkin saya sudah jauh melangkah ke episode yang lebih menyakitkan. Jika orang tua biologis kita saja demikian mengasihi kita bahkan pada saat episode yang tidak menyenangkan,apalagi BAPA di Sorga akan berbuat lebih dari itu. Mari BERSAKSI dan menjadi BERKAT lewat EPISODE-EPISODE yang kurang menyenangkan yang terjadi dalam hidup mu dan hidup ku

