From: Simon Hadipranoto 

Roda Kereta Firaun ditemukan!!.... 

Roda Kereta Firaun ditemukan dilaut merah

Masih ingat dengan kisah mukjizat Nabi Musa yang membelah laut merah dengan
tongkatnya? Jika salah satu diantara anda menganggap kisah tersebut hanya
merupakan dongeng belaka, sekarang mari kita simak tulisan dibawah ini.

Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt (lihat di 
http://www.wyattmuseum.com/ron-wyatt.htm ) pada ahir tahun 1988 silam mengklaim 
bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar 
laut merah. 

Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Firaun yang tenggelam 
dilautan tsb saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya.

Menurut pengakuannya,selain menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur
berkuda, Wyatt bersama para krunya juga menemukan beberapa tulang manusia
dan tulang kuda ditempat yang sama. 

Temuan ini tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa sisa-sisa tulang
belulang itu merupakan bagian dari kerangka para bala tentara Fir'aun yang
tenggelam di laut Merah.

Apalagi dari hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap
beberapa sisa tulang belulang yang berhasil ditemukan,memang benar adanya
bahwa struktur dan kandungan beberapa tulang telah berusia sekitar 3500
tahun silam,dimana menurut sejarah, kej adi an pengejaran itu juga terj adi
dalam kurun waktu yang sama.

Selain itu,ada suatu benda menarik yang juga berhasil ditemukan,yaitu poros
roda dari salah satu kereta kuda yang kini keseluruhannya telah tertutup
oleh batu karang,sehingga untuk saat ini bentuk aslinya sangat sulit untuk
dilihat secara jelas. 

Mungkin Tuhan sengaja melindungi benda ini untuk menunjukkan kepada kita
semua bahwa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi-nabiNya merupakan suatu hal
yang nyata dan bukan merupakan cerita karangan belaka. 

Diantara beberapa bangkai kereta t adi ,ditemukan pula sebuah roda dengan 4
buah jeruji yang terbuat dari emas.Sepertinya, inilah sisa dari roda kereta
kuda yang ditunggangi oleh Firaun sang raja. 

http://i143.photobucket.com/albums/r153/Drakuli_2006/Sinai-Sat-text-9map2.jpg 

Sekarang mari kita perhatikan gambar diatas, 

Pada bagian peta yang dilingkari (lingkaran merah),menurut para ahli kira-kira 
disitulah lokasi dimana Nabi Musa bersama para kaumnya menyebrangi laut Merah. 
Lokasi penyeberangan diperkirakan berada di Teluk Aqaba di Nuweiba. 

Kedalaman maksimum perairan di sekitar lokasi penyeberangan adalah 800 meter
di sisi ke arah Mesir dan 900 meter di sisi ke arah Arab. 
Sementara itu di sisi utara dan selatan lintasan penyeberangan (garis merah)
kedalamannya mencapai 1500 meter. 
Kemiringan laut dari Nuweiba ke arah Teluk Aqaba sekitar 1/14 atau 4 derajat, 
sementara itu dari Teluk Nuweiba ke arah daratan Arab sekitar 1/10 atau 6 
derajat. 

Diperkirakan jarak antara Nuweiba ke Arab sekitar 1800 meter.Lebar lintasan
Laut Merah yang terbelah diperkirakan 900 meter. 

Dapatkah kita membayangkan berapa gaya yang diperlukan untuk dapat membelah
air laut hingga memiliki lebar lintasan 900 meter dengan jarak 1800 meter pada 
kedalaman perairan yang rata2 mencapai ratusan meter untuk waktu yang cukup 
lama, mengingat pengikut Nabi Musa yang menurut sejarah berjumlah ribuan? 
(menurut tulisan lain diperkirakan jaraknya mencapai 7 km, dengan jumlah 
pengikut Nabi Musa sekitar 600.000 orang dan waktu yang ditempuh untuk 
menyeberang sekitar 4 jam). 

Menurut sebuah perhitungan, diperkirakan diperlukan tekanan ( gaya per satuan 
luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2 atau setara dengan tekanan yang kita terima 
jika menyelam di laut hingga kedalaman 280 meter. 

Jika kita kaitkan dengan kecepatan angin,menurut beberapa 
perhitungan,setidaknya diperlukan hembusan angin dengan kecepatan konstan 30 
meter/detik (108 km/jam) sepanjang malam untuk dapat membelah dan 
mempertahankan belahan air laut tersebut dalam jangka waktu 4 jam!!!sungguh 
luar biasa, Tuhan Maha Besar. 

Catatan : Mengenai penemuan Wyatt ini, bisa dilihat dalam situs :
http://www.wyattmuseum.com/red-sea-crossing-04.htm
==================================================
From: "Roy marpaung" <[EMAIL PROTECTED]>

KESELAMATAN : Mengapa Kristus Datang Ke Dunia

 
 Benarkah Kristus perlu datang ke dunia. Dapatkah umat manusia slamat dengan 
cara lain? 
Maksud Kristus datang kedunia ini ialah untuk menyelamatkan manusia (Lukas 
19:10). Inilah tujuan missiNya kedunia. Yesus menganggap manusia yang hilang 
lebih berharaga dari segala kemuliaan Sorga.
   
 1.      Mengapa Yeus mendapat bagian dalam daging dan darah? 
 Jawab: "Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia 
juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, 
supaya oleh kematianNya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis yang berkuasa atas 
maut." Ibrani 2:14.  Catatan: 
Penjelmaan adalah untuk maksud kematian. Kematian Kristus bukanlah hanya suatu 
peristiwa kehidupan kemanusiaanNya; itu adalah maksud yang utama. Ia menjadi 
manusia supaya Ia boleh mati sebagai manusia untuk manusia.
   
 2.      Apakah yang di hasilkan kematianNya? 
Jawab: "Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani melainkan 
melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang." 
Matius 20:28. 
Catatan: Kematian Yesus beberapa kali langsung disebutkan dalam perjanjian 
baru. Perjanjian Lama berisi banyak referensi nubuat untuk itu. Ini adalah 
jalan yang harus Ia tempuh untuk membinasakan Iblis. 
  
 3.      Tentang apa yang dibicarakan Musa dengan Elia dengan Kristus diatas 
gunung penjelmaan itu? 
Jawab: "Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia. 
Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan 
kepergiaanNya yang akan digenapiNya di Yerusalem." 
Lukas 9:30,31.
  
 4.      Menurut nubuat tentang Mesias itu mengapa Yesus harus menderita dan 
mati? 
Jawab: "Tetapi dia tetikam oleh pemberontakan kita, dia diremukkan oleh 
kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi manusia ditimpakan 
kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh." Yesaya 53:5. Baca 
Yesaya 53:8,11,12. Catatan: Petrus mengatakan Ia yang benar untuk orang-orang 
yang tidak benar (I Petrus 3:18). Dia "telah mati karena dosa-dosa kita" 
(I Korintus 15:3). Baca I Petrus 2:24. Kematian Kristus adalah dilakukan untuk 
orang lain - Dia adalah benar dan layak hidup tetapi Dia mati menggantikan 
manusia yang tidak benar dan pantas mati.
  
 5.      Apa yang dilakukan kematian Kristus untuk manusia? 
Jawab: "Karena seluruh kepenuhan Tuhan berkenan diam didalam Dia, dan oelh 
dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diriNya, baik yang ada di bumi, 
maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengatakan perdamaian oleh darah salib 
Kristus." 
Kolose 1:19,20.
   
 6.      Mengapa Kristus sanggup memberikan pengampunan kepada orang-orang 
berdosa? Jawab: "Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu 
yang sia sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang 
fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, 
yaitu darah Kristus, yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan 
tak bercacat." I Petrus 1:18,19. Catatan: Yesus menjadi persembahan yang 
bersalah untuk dosa dan itu berdasarkan kematianNya supaya pengampunan 
diberikan kepada orang-orang berdosa. Baca Ibrani 9:22 dan Yesaya 53:12. Oleh 
karena kematian Kristus, Tuhan dapat menunjukkan kemurahan hati kepada seluruh 
dunia. "Yang telah menyerahkan diriNya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu 
kesaksian pada waktu yang di tentukan." I Timotius 2:6. Harga tebusan itu telah 
di bayar. Semua manusia kemungkinan diampuni; manusia harus memelihara ini 
dengan iman kemudian pengampunan yang dibeli adalah miliknya.
  
 KESIMPULAN  
Kristus datang ke dunia dan mengalami maut bagi semua manusia (Ibrani 2:9). 
Karena Kristus datang dan mati Tuhan dapat memberikan keselamatan kepada 
manusia. Dia mati untuk orang-orang yang tidak benar (I Petrus 3:18). 
Dia mati untuk orang-orang berdosa (Roma 5:8). Dia mati untuk orang-orang 
durhaka (Roma 5:6). "Dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan 
menarik semua orang datang kepadaKu. Ini dikatakanNya untuk menyatakan 
bagaimana caranya Ia mati." Yohanes 12:32,33. Kematian Kristus adalah maknit 
sorga yang besar untuk menarik semua orang kepadaNya.

Kirim email ke