From: "Hadi Kristadi" <[email protected]>

Putri Qara

*Diceritakan bahwa Putri Qara adalah istri saudagar kaya Amenhotep, berasal 
dari keluarga sederhana, tapi pintar, bijaksana dan berbudi pekerti yang baik. 
Karena ia berasal dari keluarga yang lebih miskin dibanding dengan suaminya, ia 
sering diperlakukan dengan tidak selayaknya, sampai suatu hari ia dan suaminya 
pergi ke desa nelayan dan melihat ada seorang nelayan yang miskin dan istrinya. 
Nelayan tersebut sangat miskin dan bahkan untuk membeli jala yang baru untuk 
mengganti jalanya yang robek pun ia tidak mampu. Istri nelayan tersebut adalah 
orang yang pemboros, malas dan suka berjudi. Seluruh penghasilan suaminya 
digunakannya untuk berfoya-foya.

Melihat kenyataan seperti itu, Putri Qara berkata kepada suaminya, bahwa 
seharusnya istri nelayan tersebut membantu memperbaiki jala suaminya.
Amenhotep, menentang pendapat istrinya, mereka berdebat, sehingga Amenhotep
marah dan kemudian memanggil nelayan miskin tersebut. Amenhotep menukarkan
Putri Qara dengan istri nelayan tersebut.

Putri Qara sedih karena terhina, suaminya memperlakukan seolah-olah dia
adalah barang yang bisa dipertukarkan semaunya. Sang nelayan tertegun dan
tidak berani membantah, karena Amenhotep terkenal kejam dan sadis karena
kekayaannya. Bersambung di http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kirim email ke