Si Ban beralasan lagii.... On 7/16/08, Okto Silaban <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > He..he. > Sejujurnya aku juga pengen sih.. > > Tapi apa daya, waktu ku untuk membacakan pledoi (baca : sidang > pendadaran) sudah sangat dekat.. Jadi konsentrasi ku harus dipusatkan > untuk "membela diri" dalam sidang yang tidak adil ini.. :D > > Mungkin nanti setelah pembacaan keputusan "hakim" dan menjalani > hukuman (baca: revisi), aku bisa ikutan sharing sedikit pengetahuan > yang kupunya.. > > Soalnya, kabar2nya "jaksa penuntut umum"-nya memberi dakwaan > berlapis.., jadi harus nyari pengacara (baca:referensi) yang handal.. > > :D > > Okto.Silaban.Net > > 2008/7/16 Iwan Setiawan <[EMAIL PROTECTED] <stwn%40kuliax.org>>: > > On Wednesday 16 July 2008 13:44:29 Okto Silaban wrote: > >> Ilmu nya masih dalam bubuk, belum ditabur di cairan otak saya.. Jadi > >> bagaimana mungkin bisa mengendap? He..he.. > > > > Wah, merendah atau apa ban? Aku yang jauh dari Jogja aja mau daftar > jemuah-ng, > > masa yang di Jogja nggak ada yang daftar? ;-) > > > > -- > > It's not broken, you silly boy. > > > > - Linus Torvalds offending people on the gcc mailing list > > > > ------------------------------------ > > > > "This is my way being a linuxer..." > > http://jogja.linux.or.id > > http://jogja.linux.or.id/wiki/ > > > >
[Non-text portions of this message have been removed]
