Mantap!!! Selamat untuak program yang dikembangkan.

Cuma batanyo saketek, kalau ado anak yang kurang mampu
yang bisa melewati persyaratan yang ditantukan itu (IQ
di ateh 135 jo lulus tes yang diujikan) tapi karano
biaya SPP yang tinggi tu tadi, baa perlakuannyo?
Sayang kan, anak yang bapotensi tapi ndak bisa ikuik
dek gara-gara biaya yang cukuik tinggi tadi.

Ciek lai barangkali, untuak waktu pembelajaran
hendaknyo diatur jan sampai tagaduah wakatu
bersosialisasinyo karano manuruik ambo keberhasilan tu
ndak cuma diukua dari kemampuan utak sajo (IQ) apolagi
di jaman globalisasi kini ko. Sosialisasi jo
mental/psikisnyo juo harus diasah kemampuannyo plus
yang ndak buliah tingga masalah keyakinannyo.


--- Rinaldi Munir <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Wah..wah, SMA 1 Padang kini makin hebat sajo yo....
> Ck..ck..ck...
> 
> wassalam
> rinaldi munir
> ITB  Bandung
> (alumnus 1985)
> 
> =================================================
> 
> Menengok Kelas Akselerasi di SMU 1 Padang
> * PBM Berbeda, Biaya Berbeda, IQ di Atas 135 
> Oleh admin padek 1 
> Sabtu, 02-Juli-2005, 12:13:55 26 klik   
>  
>  
> Kalau normalnya siswa SMU menamatkan studinya selama
> 3 tahun, tidak demikian
> dengan sebagian murid di SMU 1 Padang. Kalau
> memiliki kemampuan, mereka dapat
> menyelesaikan waktu tiga tahun tersebut dengan dua
> tahun saja dengan nilai yang
> tinggi. Hebat ! 
>  
>  
> 
> 
> Hari itu hari Sabtu, ribuan siswa SLTA berpakaian
> pramuka nampak baru selesai
> melaksanakan rutinitasnya menuntut ilmu demi masa
> depannya. Mereka begitu ceria
> untuk segera pulang melepaskan lelah dan suntuk,
> lalu berencana rileks karena
> besok adalah hari libur. Tentu saja sebagai remaja
> yang mulai beranjak dewasa
> mereka juga telah berencana dengan teman atau pacar
> untuk melepas hari-hari
> suntuk dan melelahkan tersebut. 
> 
> Namun tidak demikian halnya dengan Andi, salah
> seorang siswa SMU 1, dia masih
> harus melanjutkan pelajaran yang masih tersisa. 
> 
> Budaya Alam Minangkabau adalah mata pelajaran wajib
> yang yang menjadi kesukaan
> sebagian besar kelas akselerasi tempat Andi belajar
> dengan semangat ekstra. 
> 
> Semua pelajaran yang dibebankan kepada kelas
> akselerasi harus dihadapi dengan
> ekstra semangat dan ekstra kerja keras. Hal ini
> seakan sudah biasa dalam sebuah
> persaingan lokal yang terdiri dari siswa-siswa yang
> ber-IQ 135 keatas. 
> 
> “Lokal akselerasi adalah lokal yang diprogram tamat
> selama dua tahun. Untuk
> memotong waktu yang tiga tahun menjadi dua tahun
> maka siswanya diberikan
> pembelajaran padat yang seintensif mungkin,”
> ujarnya. 
> 
> Namun untuk dapat masuk ke dalam kelas akselerasi
> ini juga tidak gampang karena
> menuntut syarat yang juga lebih. Di samping tingkat
> IQ yang mesti melebihi 135,
> calon siswanyapun harus melewati serangkaian tes. 
> 
> Lain kelas akselerasi, lain pula kelas
> internasional. Pada kelas internasional
> ini yang membedakannya dengan kelas reguler dan
> akselerasi adalah bahasa
> pengantarnya yang disajikan dalam Bahasa Inggris.
> Seperti halnya dengan kelas
> akselerasi staf pengajarnya berbeda karena terdiri
> dari guru-guru yang unggul
> dan terpilih. 
> 
> “Untuk mengajar di lokal unggulan maka gurunyapun
> harus guru unggulan” ujar
> Suwardi. 
> 
> “Mereka cuma masuk dari hari Senin sampai Jumat,
> sedangkan pada hari Sabtu
> mereka diajarkan pelajaran tambahan Bahasa Inggris,
> Budaya Alam Minangkabau,
> dan mata pelajaran eksakta,” lanjutnya. 
> 
> Jadi siswanya tidak perlu lagi mengikuti les
> tambahan di luar, karena apa yang
> mereka dapatkan saat ini sudah jauh lebih baik dari
> apa yang akan mereka
> dapatkan pada bimbingan belajar lain. 
> 
> Dengan lengkapnya fasilitas yang diberikan juga
> berdampak pada biaya sekolahnya
> (SPP), dimana mereka harus membayar sekitar 200 ribu
> perbulan. Tapi sekali
> lagi, itu sangat setara dengan apa yang mereka
> dapatkan. 
> 
> Tentu saja hal yang sangat membanggakan kalau
> sekiranya dapat masuk ke kelas
> unggulan di sekolah unggulan tersebut. Tapi bukan
> hanya kebanggaan saja yang
> bakal didapat, sederet fasilitas lain juga akan
> diperoleh. Dengan keintensifan
> dan padatnya materi yang diberikan, para siswa tidak
> perlu takut lagi mengikuti
> SPMB karena standar pembelajaran melebihi standar
> soal SPMB. 
> 
> Itulah sebabnya sampai lulusan ketiga ini 100 persen
> siswanya selalu lulus di
> perguruan tinggi favorit di Indonesia, baik melalui
> jalur PMDK maupun SPMB. Dan
> sebagian lagi memilih melanjutnya ke luar negeri.
> Sekarang tinggal anda, berani
> dengan tantangan ini? (Rijal Islamy) 
> 
> 
> 



                
__________________________________ 
Yahoo! Mail 
Stay connected, organized, and protected. Take the tour: 
http://tour.mail.yahoo.com/mailtour.html 



Hemat bandwith. Hapus pesan yang tidak perlu. Subscribe milis: [EMAIL 
PROTECTED] Unsubscribe milis: [EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kasma1/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke