teman2
gmn dgn tema awal seperti yg saya kutip dibawah
apakah emang ada kasusnya siswa yg tidak diterima di kelas karena tidak
sanggup bayar??
jika emang ada apakah tidak ada pihak yg berkeinginan utk menjadi
solusi...klo saya lempar ke milis ini artinya alumni..
apakah alumni sekalian tidak ada yg berkeinginan utk membantu adik kita
meraih sukses yg diiginkanya
(secara pribadi saya bersedia utk menjadi kepanjangan tangan terhadap
masalah ini, dgn syarat memenuhi prosedur yg ditetapkan bersama dan dikelola
dgn baik...knp?? karena uang adalah sesuatu yg sangat sensitif)
(need response...)
mengenai kesuksesan seseorang kita tidak bisa menilai org itu dari luar
saja, bagaimana ia bergaul, pendidikanya darimana, dari siapa dan
bagaimana...pembicaraan itu terlalu jauh...terlalu kompleks kawan...
(lintas waktu, budaya, sosial ekonomi dan aspek lainnya)
cukuplah yg menilai keberhasilan seseorang itu adalah penciptaNya yg mana
kepada siapa seseorang itu harus mempertanggungjawabkan tindakannya...
jgn biarkan opini beredar
kyk gini...
ondeh anak itu mode iko2...
oh inyo anak itu ma,....
kenpa teman...
karena ucapan dan opini yg keluar itu sering tidak bertanggung jawab dan
meluncur tanpa menyadari hati yg terluka karnanya...(ingat ujar2 lidah tidak
bertulang),,
dan itu sering terjadi didunia ini karena saya udah merasakan dunia sekolah,
dunia kuliah,dan dunia kerja dan juga memperhatikan lingkungan bermasyarakt
dikampuang dlu...(sampai bertahun2 tidk bertegur sapa karena pendapat2 dan
opini yg menyebar luas)
klo emang orgnya seperti yg dibilang abot...yah terima saja
tidak apa2 toh...
apa dan bagaimana seseorang itu seharusnya ikuti saja panutan yg
diberikaNya, manusia pilihan dimuka bumi yg diciptakanNya
tidak ada yg sempurna
terlalu banyak kekurangan yang ada
tapi waktunya tidak ada kawan......
begitu banyak masalahnya......
kualitas pendidikan kita dan pro-kontranya,
ato jika anda pernah terima forward email tentang blok cepu and others
(saya tidak bermaksud mengembangkan masalah kearah lain, melainkan kenpa
kita tidak melangkah kearah lebih baik membantu adik2 yg kesulitan apalagi
dalam pendidikan....)
ITU AKAN LEBIH BAIK DARI DEBAT KEKURANGAN YG ADA, BERSIKAP SKEPTIS DAN
PESIMIS...
ingat QS 103, 1-3
(promo : saya punya software Qur'an digital
tp maaf ga tau ini asli apa bajakan, klo mau japri aja)
andri
3ipa6-2000
(Apalagi untuk lulusan SMU 1 Padang. Mungkin saya punya pandangan yang
berbeda dengan rekan alumnus sekalian, tapi sejauh pengamatan saya di kampus
dulu (saya kul di UNPAD, jur HI), saya seringkali mencoba menghubungi dan
mengamati adik-adik kita di UNPAD. Dan dari pengamatan saya, rata-rata
lulusan SMU 1 yang ada di UNPAD agak kesulitan berinteraksi/bersosialisasi,
terutama dengan sesama mahasiswA dari SUMBAR apalagi dengan mahasiswa lain)
(kutipan)
Cuma batanyo saketek, kalau ado anak yang kurang mampu
yang bisa melewati persyaratan yang ditantukan itu (IQ
di ateh 135 jo lulus tes yang diujikan) tapi karano
biaya SPP yang tinggi tu tadi, baa perlakuannyo?
Sayang kan, anak yang bapotensi tapi ndak bisa ikuik
dek gara-gara biaya yang cukuik tinggi tadi.
> Dengan lengkapnya fasilitas yang diberikan juga
> berdampak pada biaya sekolahnya
> (SPP), dimana mereka harus membayar sekitar 200 ribu
> perbulan. Tapi sekali
> lagi, itu sangat setara dengan apa yang mereka
> dapatkan.
Hemat bandwith. Hapus pesan yang tidak perlu. Subscribe milis: [EMAIL
PROTECTED] Unsubscribe milis: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kasma1/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/