yooooh kok ka naiak, yo naiak selah......asakan pariuak lai barasok jo sagetek......., baa tu .....kawan2?
 


Eve <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
ini cuma pemikiran pribadi aja. kalo ada yang ngga setuju.. no offense.. piss!!
 
>Kalau saya sih berpikirnya emang beda... bukan mampu apa enggak...
>tapi dengan bayar segitu, layak gak sih... saya cm dapet segini...?
>Oke lah... kita mampu beli suatu barang... Tapi harganya jauh lebih mahal dari >fungsi/kualitasnya...
>Klo ada pilihan pasti pilih yang lain dong... Klo gak ada gak jadi beli...
>Klo kepaksa ya beli juga, tapi ngomel2... :D Klo pasrah terus ya diboongin yang jual terus...

setuju dengan pemikiran pak Edo. Dengan bayar segitu layak ngga dengan yang didapat.
tapi kalo kita liat pemikiran pemerintah menaikan pertamax, pertamax plus, BBM jenis ini umumnya dipakai oleh jenis kendaraan kategori mewah. tentu saja orang orang yang memilikinya memiliki kemampuan finansial lebih diatas rata rata masyarakat umum. Daripada naikin BBM yang dikonsumsi masyarakat luas, bukankan lebih baik menaikan BBM yang dikonsumsi oleh sekelompok orang yang notabene adalah orang kaya. Kalo ngga mau bayar mahal ya pake bensin aja.
 
>Emang mestinya kenaikan BBM tidak berpengaruh besar. Komponen biaya transportasi yg >satu ini cm sekitar 20% dari keseluruhan. Jadi klo naik 20%, kenaikan biaya transportasi >hanya 20% x 20 % = 4 %.
>Tapi namanya Indonesia, bensin naik 10%, harga barang naiknya 15-20%.
>Jangan salah... yang pakai motor jg banyak yg pake pertamax lho... krn premium kita >mutunya ancur2an...
>Pernah memperhatikan kenapa minyak tanah skrg susah didapat? Salah satunya... larinya >ya ke tangki bensin saudara2 yang pake premium... Dioplos...
 
20% X 20% = 4% maksudnya?
kalo bensin naik, trus berpengaruh thd harga barang itu wajar. bukankah ada faktor transportasi dalam barang? Untuk indonesia, motor masih bisa pakai premium deh. dan yang pakai pertamax?? kembali lagi kekalimat diatas, kalo ngga mau bayar mahal ya pakai bensin aja. Jika memang ada bensin yang dioplos dengan minyak tanah, saran saya belilah bensin di SPBU. Pasti terjamin keasliannya. jangan pernah beli dipinggir jalan/ ketengan.
 
>Parkir swasta emang nyebelin... udah mahal, gak mau tanggung jawab klo ada kehilangan. >Pdhl yg nyolong kerjasama sama pegawai mereka sendiri.
 
Hal ini jangan takut pak. Hak bapak masih dilindungi pemerintah dengan Pasal 18 ayat 1 huruf a UU No.8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Berikut kutipannya :

1. Pelaku usaha (perusahaan tempat parkir) dalam  menawarkan
barang/atau  jasa yg ditujukan untuk diperdagangkan, dilarang  membuat atau  mencantumkan klausul baku pada setiap dokumen  dan/atau perjanjian (dalam  hal ini karcis tanda bukti parkir) apabila:
a) Menyatakan pengalihan tanggung jawab pelaku  usaha. Penggunaan
tempat  parkir termasuk dalam perjanjian penitipan barang,  sehingga
menurut  pasal 1706 KUHPerdata, perusahaan pengelola tempat  parkir
harus menjaga  barang yg dititipkan pada areal miliknya dengan  baik, sebaik barang  miliknya sendiri.

Dan jika mengalami pelanggaran hukum seperti diatas, ada upaya hukum yang bisa ditempuh menurut Pasal 45 UU No. 8 tahun 1999 : 
- Menggugat pelaku usaha secara perdata melalui  badan peradilan umum.
- Melaporkan secara pidana pelaku usaha atas  dugaan melanggar Pasal
16  UU No. 8 Tahun 1999, pelaku diancam dengan pidana  penjara paling lama 2(dua) tahun dan pidana denda paling banyak Rp.500.000.000,-

>Angkutan publik di Indo emang ngaco.
>60 thn merdeka malah tambah busuk...
>PPD mati, KA sering kecelakaan, angkot ngetem sembarangan... bikin macet.
>Belum masalah rawan... naik taksi yg katanya angkutan umum buat menengah ke atas jg >sering dirampok...
>Naik kereta lebih gawat lagi... Rombongan Amien Rais aja kecopetan :p Apalagi yg 'orang >biasa'...
 
no comment deh. kalo urusannya sama 'ORANG', saya ngga punya jawaban atau anggapan.
 
>Jangan lupa, negara2 maju punya angkutan publik yg bagus... dan >murah (at least untuk pendapatan mereka)...
>Di London... satu tiket bisa untuk keliling satu zona... Di London >dibagi 3 zona... CBD, Inner London, dan Outer London.
>Di Singapur angkutan umum juga bagus... mau jalan juga ayuk... wong >trotoarnya bisa buat main futsal klo mau.
>Di Malaysia malah BBM Ron-97 lebih murah dari Pertamax yang RON-92.
 
kapan indo bisa kayak gitu yah?  
 
>Bener sih klo BBM, parkir, tol...itu perlu dinaikkan juga...Dengan >berbagai alasan... 
>Tapi kompensasi dari pemerintah apa? Klo cuma naikin harga aja sih >gak perlu sekolah buat bikin keputusan...
>Jalan tol macet... motor2 gede masuk juga... truk2 yg gak bisa >jalan diatas 60 km/j masuk juga...
>Pdhl aturannya tol buat roda 4 atau lebih... kec min 60 km/j...
 
Sepengetahuan saya, negara kita sedang mengalami krisis kelangkaan BBM. Indonesia negara kaya raya, kita punya cadangan minyak yang banyak, tetapi minim pengolahnya. Pertamina hanya punya 8 kilang pengolahan dengan kapasitas 1 juta barel per hari. Hanya mengolah 60%-70% dari produksi minyak mentah nasional. sisanya diekspor. sedangkan kebutuhan dalam negeri 1.2 juta barel per hari. sehingga negara terpaksa mengimpor produk BBM. Memang ada rencana Pertamina untuk membuat kilang baru tetapi harganya cukup mahal dan pajaknya cukup tinggi, dan pertamina cuma mau menjadi minoritas karena pertamina sedang kekurangan dana. kemanakah dana dana pertamina? Aku ngga bisa jawab. korupsi? Mungkin aja. atau buat bayar gaji anggota DPR yang ngga bisa apa apa? mmmhhh
 
regards
 
Jessevint Oliver

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com




Start your day with Yahoo! - make it your home page

Hemat bandwith. Hapus pesan yang tidak perlu. Subscribe milis: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe milis: [EMAIL PROTECTED]




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke