hugo chavez itu apa sih bang? wah itu dia yang merupakan masalah kompleks, mental masyarakat Indonesia sekarang itu seperti apa?apa masih mampu dirubah? harus seperti apa untuk mengubahnya? emang perubahan itu pasti terjadi tapi apakah ia ke arah yang positif atau negatif, who knows? memang perubahan itu harus di mulai dari diri kita sendiri masing-masing.
"Ferry L. S." <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Selama tidak ada "Hugo Chavez" Indonesia, dan tidak bermental koruptor, sepertinya Indonesia susah utk bangkit. Mungkin utk mencapai kesana, improvisasi diri dan tidak perna bermental tempe walo segunung duit disodorkan ke depan kita bisa menjadi pendekatan ke arah Indonesia yg lebih baik. Mana yg bener dan mana yg salah bole kamu mulai dari menguji diri kamu terhadap semua itu. Satu hal yg perlu dipertimbangkan jangan perna percaya bisik2, dan berita di TV yg digunakan utk kepentingan politik !! :) Ciao! --- tety sinaga <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > bang aku sebenarnya kurang paham dan kurang tau > dengan hal-hal yang berbau politik. tapi aku > tertarik ama tulisan yang abang buat. pertanyaan > yang muncul di kepalaku ketika membaca tulisan ini > adalah mampukah masyarakat Indonesia membawa > bangsanya sendiri ke arah yang lebih baik? > kita lihat aja sekarang klo cara berpikir setiap > orang zaman ini udah jauh sangat berbeda dengan > zaman dulu. > sekarang semua orang kebanyakan berpikir > individualis. semua hanya memikirkan diri sendiri, > sibuk dengan aktifitasnya sendiri, sibuk dengan > dunianya sendiri. > jarang kutemukan mahasiswa yang mau peduli terhadap > bangsanya sendiri. jangankan peduli, untuk mau tau > kondisi negaranya sendiri aja susah. > aku gak tau apa pemikiranku sempit atau pergaulanku > yang kurang tapi yang jelas hal-hal seperti itulah > yang kutemui dalam lingkunganku. > termasuk kuakui aku adalah salah satu dari mereka. > menurut abang sendiri, dengan kondisi kita sekarang, > dimana banyak orang yang gak tau harus percaya ama > siapa, mana yang benar dan mana yang salah apa kita > masih mampu membangun kembali? thx bang. > > > > manganju luhut <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > GLOBALISASI , WESTERNISASI = PENJAJAHAN GAYA BARU > > > -Sebuah Refleksi Bersama- > > > > Kita Pernah Menjadi Bangsa Yang Besar > > "Jangan pernah melupakan sejarah!" kata Bung > Karno semoga kata-kata ini terpatri kuat. > Jika Anda membuka lembaran sejarah Indonesia, maka > kita akan menemukan kisah-kisah besar kejayaan > bangsa Indonesia. Siapakah yang akan menyangkal > bahwa Majapahit pernah menjadi salah satu peradaban > besar di timur, dengan kekuatan laut yang > menggetarkan. > Siapakah yang akan menyangkal bahwa Sriwijaya pernah > menjadi sekolah bagi raja-raja di timur. Borobudur > adalah buktinya, Syahyakirti adalah monumennya. > Kekayaan alam negeri ini tak terkira besarnya. Kita > punya gunung tembaga di Irian, kita punya minyak di > Riau, kita punya emas di Cilotok dan masih sangat > banyak lagi. Apa yang tidak ada di Indonesia? > Keindahannya merupakan zamrud khatulistiwa. Kita > punya Bali dengan pantainya, kita punya Manado > dengan keindahan alam bawah lautnya, danau Toba > dengan panoramanya..!! Ragam budayanya yang unik > dengan keluhuran dan kearifan yang adiluhung > melebur menjadi manusia Indonesia yang sangat > menjunjung tigggi norma-norma ketimuran. Kita adalah > bangsa yang besar. > > > > Tapi... Mengapa Kita Miskin...??!! > > Kisah ini dimulai ketika armada barat pertama > kali menyentuh bumi pertiwi ini. Kesopanan timur > membuat kita dengan terbuka menerima mereka. Dengan > jargon pemberadaban, mereka mengecap manisnya tebu > Jawa, pedasnya pala Maluku, pahitnya kopi > Sidikkalang dan wahh... tentunya masih banyak lagi. > Dengan jargon demokrasi dan hak asasi manusia mereka > merasa berhak menjatuhkan Soekarno (silahkan tonton > KBRI Kado Buat Rakyat Indonesia) dan mencampuri > urusan politik kita. Dengan jargon kebebasan dan > modernitas mereka membujuk kita anak-anak bangsa > untuk melupakan akar budayanya. > > Benarkah untuk alasan itu..??! Tidak kawan!! > Kerakusan barat yang dilandasi oleh > prasangka-prasangka rasial-lah yang membuat mereka > merasa berhak merampok negeri ini. Alasannya sangat > sederhana karena kita kaya dan mereka miskin. > > Globalisasi = Penjajahan Gaya Baru......!! > > Yah... itulah slogan terbaru mereka, hanya saja > kita kurang menyikapi! > Globalisasi menghasilkan kemakmuran kata > ekonom-ekonom mereka. > Simak beberapa teori mereka: > Jika setiap individu dijamin kebebasannya > (individual liberty) untuk berbuat maksimal untuk > dirinya sendiri (self-interest) maka sistem akan > optimal. Setiap individu akan menggali keunggulan > komparatifnya masing-masing dan bertemu dipasar. > Akan ada "tangan tak tampak" yang akan menjamin > keadilan sistem. > Untuk itu, semua hambatan yang dapat mengganggu > pergerakan individu atau serikat individu > (korporasi) dalam mencari sumber daya baru, pasar > dan tenaga kerja yang paling efisien harus > dihilangkan. Persaingan bebas adalah solusi terbaik > yang akan membuat perekonomian efesien dan tumbuh > dengan cepat. > > > Globalisasi di semua faktor adalah jawabannya. > > Jangan percaya kawan!! Petani keramba dipinggiran > danau Toba tidak akan menang menghadapi PT Aquafarm > Nusantara (memakai nama Nusantara "penipuan > terselubung" padahal perusahaan asal Swiss, 75 > ton-80 ton Ikan Nila kualitas ekspor per hari > pengiriman ke Eropa dan AS) yahhh gunakan lahan > Indonesia kemudian hasilnya dibawa keluar (tentunya > ingat kembali kejadian matinya ikan-ikan petani > keramba di danau Toba terindikasi akibat virus > aneh??). > Sebentar lagi rumah makan Padang akan tergantikan > oleh Mc-D. Pabrik sepatu di Cibaduyut hanyalah > berisi buruh pabrik Nike. Anak kita tidak dapat lagi > bersekolah karena subsidi pendidikan harus dicabut, > sementara para sarjana sibuk menjadi sekrup-sekrup > perusahaan luar. Kompor minyak kita harus dibuang > karena subsidi BBM dicabut, air minum semakin mahal > karena PDAM sudah dijual ke perusahan asing > (pelanggaran pasal 33 UUD 45,), emas , tembaga, > minyak bumi dan sebahagian besar kekayaan alam kita > habis terkuras oleh perusahaan asing dan menyisakan > kesengsaraan bagi warga disekitarnya (hanya bisa > terdiam melihat tanah airnya "dirampok"). > > > > Lalu dimanakah para pemuda negeri ini?? Rupanya > mereka sedang tertidur setelah menonton MTV sambil > bermimpi menjadi boysband atau Idol. Vicky Sianipar > dengan aransement gondang bataknya (no offense). > Bentuk hegemoni. (contoh lain silahkan baca tulisan > B.Malem "Globalisasi Dan Pergeseran Budaya > Indonesia" ada di web ->siantarman menulis -> > budaya) > Dimanakah petinggi negeri ini? Rupanya mereka > juga sedang 'tertidur' dibawah ketiak para kapitalis > asing tanpa bisa berbuat apa-apa karena Negara tidak > boleh lagi mencampuri urusan pasar secara leluasa.. > Dunia parawisata hanya akan dinikmati orang-orang > 'berduit'.. Lingkungan semakin rusak. Globalisasi > tidak akan membawa kemakmuran.! Kompetisi bebas > hanya akan melahirkan kesenjangan karena pemenangnya > pasti yang punya modal besar. > Persaingan bebas (versi mereka) menjadi semakin > mustahil terjadi, karena pasti ada berbagai > kepentingan yang akan mendistori pasar. Berbagai > cara dilakukan untuk memaksa negara berkembang agar > membuka pintu pasarnya. Pemberian hutang , janji > investasi (ingat kembali George Soros), isu > demokrasi, hingga penggunaan kekuatan militer dan > politik adalah beberapa senjata yang sering > digunakan. > > > Kawan, Adam Smith terlalu pemalu untuk > mengatakan terus terang bahwa invisible hand-nya > adalah tangan para kapitalis, dan satu-satunya > keunggulan komparasi adalah keunggulan modal. > Hanya satu jalan keluarnya : TOLAK GLOBALISASI!!!!! > Diskusi hangat sangat dinantikan. > > > > Salam hangat, kompak selalu. > Berpikir positif. > > > --------------------------------- > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di > bidang Anda di Yahoo! Answers > > > > > --------------------------------- > Pinpoint customers who are looking for what you > sell. __________________________________________________________ Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! FareChase. http://farechase.yahoo.com/ --------------------------------- Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles. Visit the Yahoo! Auto Green Center.
