Pandangan umum yang salah ttg dewa/dewi
oleh butongpay
Banyak orang mempunyai presepsi yang buruk dengan istilah kata dewa/dewi.Mengapa ?
Ada beberapa alasan yang mungkin
1.Presepi yang sama dengan dewa/dewi India di mana asal-usul agama Buddhis berkembang
yang mempunyai pandangan dewa/dewi
masih mempunyai keinginan duniawi,
2.Persaingan dalam mencari umat shg terjadi gesekan antara Buddha dan TAO
3.Banyaknya cerita-cerita yang tidak berdasar seolah-olah dewa/dewi masih mempunyai
keinginan duniawi yang besar.
4.Persembahan berlebihan yang dilakukan umat,
5.Adanya pihak-pihak yang meng-atasnamakan dewa/dewi untuk kepentingan dirinya sendiri,
6.etc....
Sudut pandang saya sbg umat TAO selama ini,presepsi kata dewa/dewi ( SHEN ) tentunya
berbeda.Mengapa ? Ada beberapa alasan
yang mungkin dapat dijelaskan.
1.Dewa/Dewi adalah manisfestasi dari umat TAO ttg seorang manusia yang telah berhasil
dalam siutaonya,
2.Siutao terdiri atas 2 suku kata SIU : memperbaiki / merevisi diri TAO : Kebenaran
Mutlak ( "TUHAN" ).
Secara definitif siutao artinya memperbaiki / merevisi diri kepada kebenaran TAO
("TUHAN"),
3.Definisi Kebenaran TAO ("TUHAN") adalah kebenaran yang bersifat universal yang dapat
diterima berbagai lapisan masyarakat,
4.Dalam siutao ada 3 hal utama yang harus di-revisi yaitu raga,sukma,pikiran
("Kesadaran")
5.Hasil proses internal yang baik seharusnya mempunyai efek eksternal yang baik pula
spt ramah,rendah hati,
sopan santun,raga yang kuat,sinar aura yang baik,dll.Latihan diri yang baik tentu
membentuk "karma" yang baik pula.
Dari alasan di atas kita dapat melihat bahwa
1. Untuk menjadi dewa/dewi kita perlu 'menglembeng' diri dengan sepenuh hati,
2. Mengerti dan sadar arti keluar masuk dunia,
3. Selalu mawas diri dalam menjalankan TAO
Jika demikian bagaimana mungkin seorang dewa/dewi masih mempunyai keinginan dunia yang
negatif ?
Penggunaan kata 'keinginan dunia yang negatif'menekankan perlunya seorang siutao
membina nafsu-nafsu positif
seperti keinginan kuat untuk membina diri,keinginan menolong orang,dll.Bayangkan
jikalau manusia tidak
mempunyai nafsu ? Untuk mendalami ini,tentu kita perlu mendalami falsafah YIN YANG.
Terimakasih.
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Y! Web Hosting - Let the expert host your web site