banyak sebab sih salah satunya ya kekurang pahaman terhadap agama kita yang cenderung mbulet dan tidak sembarang orang bisa ngerti. mbulet dalam arti klo pingin kesurga kita membutuhkan perjuangan yang sangat sulit membasmi karma buruk kita dan mengendalikan hawa nafsu kita. inilah yang kadang oleh manusia di jaman sekarang yang membuat mereka berpikir koq sulit ya masuk surga apalagi di jaman serba instan dan banyak jalan tol seperti saat ini. manusia modern tidak mau terlalu bertele-tele dan cenderung tidak memberi jaminan bahwa mereka pasti masuk surga. lain halnya dengan agama x klo boleh saya kasih inisial, dengan berbekal dosa-dosa pasti terampuni dan pasti masuk sorga asal kamu percaya. inilah agama instan yang ada jaman sekarang. inilah yang membuat manusia modern cenderung memilih jalan ini.padahal klo diteliti lebih lanjut dan berdasar atas apa yang pernah saya baca dan saya diskusikan dengan teman-teman saya. ajaran seperti itu sebenarnya TIDAK ADA!!!. harap diperhatikan saja, mana mungkin seorang mafia bisa masuk sorga tanpa ada balasan / hasil karma buruknya asal percaya. saya sering membaca kitab suci mereka. bahkan saya berhasil mengambil beberapa ayat yang tidak mendukung jaminan seperti itu. tapi percuma. manusia modern sekarg telah teracuni oleh ajaran yang sesat yang diajarkan oleh orang2 yang tidak bertanggung jawab padahal pendiri agamanya tidak pernah mengatakan hal tsb. inilah bentuk ketidakmampuan manusia untuk memilah mana yang benar dan mana yang salah. manusia modern cenderung berprinsip biar cepat asal selamat. mereka telah mengorbankan kaidah2 dan hukum2 alam yang telah ditemukan oleh para bijaksana jaman dahulu digantikan dengan ajaran-ajaran express yang katanya bisa membawa mereka ketempat kehidupan yang kekal dan lepas dari kematian. seperti yg pernah saya singgung karena manusia masih terdapat nafsu keinginan yang cukup besar. inilah salah satu faktor kenapa agama kita cenderung kalah karena agama kita tidak bisa menjamin 100% masuk surga!!!!! dan tidak ada jalan tol untuk mencapainya. padahal klo orang pandai berpikir begini mana ada hasil tanpa perjuangan iya to!!!
 
 
 
 
 
salam
 
 
ronny
 
 
 
 
 
 
-------Original Message-------
 
Date: Friday, October 25, 2002 12:15:12 AM
Subject: Re: [Kelenteng] pemaksaan agama
 
Setuju dengan pendapat Sdr. Ronny,

Memang kadang terkesan pengurus kelenteng lebih menitik beratkan kepada fisik
bangunan dan sarana, bukan kepada suasana.

Apakah Sdr. Ronny tahu sebab kenapa hal tersebut bisa terjadi?
Dan bagaimana caranya untuk merubah hal tsb?

Pada beberapa kelenteng yang saya kunjungi, sering terjadi bahwa tidak ada
satupun generasi muda yang sembahyang ke kelenteng tsb, apalagi duduk sebagai
pengurus pada kelenteng tsb. Semuanya generasi tua. Jika hal ini dibiarkan
terus berlanjut, tentunya umur dari existensi kelenteng hanyalah tinggal
menunggu hari saja. :`(

Thanks.
Handoyo

On Friday 25 October 2002 08:08, you wrote:
sebenarnya masalah ini terlepas dari apa kita berasal dari buddha, tao
atau khonghucu, terlepas dari itu semua saya menganggap bahwa 3 agama
ini mengalami semacam penganaktirian dari masa lalu dimana telah =
terjadi
semacam 'penghabisan' 3 agama ini.Kita tidak perlu membicarakan masalah
siapa yang lebih dulu ada, baik itu tao,khonghucu atau buddha, klo kita
bicara masalah siapa yang lebih dulu maka itu juga harus dilihat dari
sejarah yang ada. agama buddha memang paling muda diantara keduanya =
tapi
itu di Cina dalam arti di negara atau di wilayah itu, tapi dinegara =
asal
maka agama buddha lebih tua. contoh di India ('memang hindu lebih tua
tapi dari literatur yang saya baca agama buddha telah ada tapi tidak
pernah disebarkan"). kita disini membicarakan bagaimana strategi =
politik
masa lalu yang bertujuan menghabisi ketiga agama itu dengan jalan
memasukkan agama lain sebagai ganti agama tersebut .memang hanya agama
buddha yang diakui sebagai agama tapi coba lihat generasi muda tionghoa
kita, hampir 90% tidak mengenal apa 3 agama tsb. mereka cenderung ikut
agama modern yang sekarang ini cenderung ngetren dan dengan
diiming-imingi keselamatan.sedang 3 agama ini cenderung dianggap agama
kuno yang patut ditinggalkan bahkan yang ironisnya ada yang tragis. =
ada
seorang temanku yang memaksa ortunya ikut agamanya dia. karena si ortu
ini tetep teguh pada keyakinannya, akhirnya si ortu ini ia tinggal dan
tidak pernah dia rawat sama sekali, bahkan ketika meninggal si temenku
ini tidak mau dateng dengan alasan ortunya menganut agama setan. saya
juga mengalami kejadian yang kadang membuat saya jengkel. coba
teman-teman milis bayangkan saya dateng ke temanku bawa HIO(dupa). dan
saya letakkan dimeja kerjanya. lalu ketika dia tahu saya taruh hio itu
dia marah dan memaki-maki saya dan dia mengatakan bahwa kenapa benda
setan itu ada di mejanya . saya lalu mengatakan ke dia('agak emosi
saya') klo memang benda itu setan berarti nenekmoyangmu juga setan
karena pake benda ini di waktu lampau. inilah keberhasilan politik masa
lalu dimana kebebasan kelenteng dibatasi dan diawasi ruang geraknya
sehingga banyak yang lari ke agama lain dan cenderung menjadi extremis
tapi bodoh. dengan adanya hal spt ini orang tionghoa menjadi terpecah
dan terkotak-kotak akibat adanya perbedaan ini.
=20
=20
=20
=20
thank's
=20
=20
ronny=20


---------------------------------------------------------------------
Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]g
____________________________________________________
  IncrediMail - Email has finally evolved - Click Here

Kirim email ke