Saya rasa benar, hal itu tidak egois apalagi setelah dijelaskan mengenai
hirarkinya,
yang jadi pertanyaan kok sulit menjadi temanNya ? sulitkah utk. bergaul
akrab ?
Mengapa harus membuat image tingkatan tertinggi, bukannya image merakyat ?
Salam,
Handi Kowan
> -----Original Message-----
> From: BluejAcket@DALnet [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Monday, December 02, 2002 11:36 AM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [Kelenteng] Bertemu DEWA
>
>
> egois ? saya rasa tidak...dan coba anda baca baik2 yang saya tulis pada
> email sebelumnya...
> " Dewa-dewi yang paling tinggi adalah dewa-dewi yg sudah tidak mencampuri
> urusan duniawi. Mereka sudah mencapai tingkat tertinggi dalam Nirvana.
> Contohnya, Dewi Kwan Im dan Sang Budha. Tapi tidak menutup kemungkinan
> untuk menolong umat manusia jika dibutuhkan. "
>
> Jadi tidak berarti sudah mencapai tingkat tertinggi dan tidak akan pernah
> mencampuri urusan duniawi...
>
> Saya kasih contoh dalam dunia pemerintahan...presiden adalah orang
> tertinggi di Indonesia. Dia sama seperti Sang Buddha dan Dewi Kwam
> Im...Nah anda sebagai pak lurah di sebuah desa dan anda ingin mengirimkan
> permohonan kepada presiden. Tentu saja hal ini tidak mudah bukan ? perlu
> waktu yang cukup lama untuk bisa sampai di tangan presiden. Presiden
> tugasnya mengurus urusan negara tapi tidak menutup kemungkinan dia akan
> mengurus sampai ke daerah walaupun tiap daerah mempunyai seorang gubernur,
> walikota, bupati, lurah, dan semua lembaga daerah yang ditugaskan untuk
> membantu rakyat. Jadi point saya sudah jelas bahwa walaupun Dewa-Dewi itu
> bagaikan Presiden disuatu negara...tapi tidak berarti mereka hanya
> mengurus negara saja dan tidak sampai ke daerah atau ke seluruh wilayah di
> negaranya.
>
> Demikian penjelasan saya...semoga bisa dimengerti.
>
>
>
> Wandi
>
>
> TDL <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Saya setuju dengan beberapa penjelasan
> Anda, tetapi ada satu hal yang saya
> perlu tanyakan, Apakah benar Dewa-Dewi yang paling tinggi adalah Dewa-Dewi
> yang sudah tidak mencampuri urusan duniawi ?, bukankah itu Egois namanya
> ?.
> ----- Original Message -----
> From: "Santoso Iswandi"
> To:
> Sent: Friday, November 29, 2002 2:14 AM
> Subject: RE: [Kelenteng] Bertemu DEWA
>
>
>
> Salam Tridharma,
> Menurut saya menghormati dewa atau dewi tidak dilihat dari banyaknya
> dewa-dewi. Dewa ada puluhan ribu yang saya juga secara pribadi tidak
> mengenal semuanya. Kalau sudah menjadi dewa, dewa apapun saya akan
> menghormatinya walaupun dia tidak pernah aku kenal atau tidak pernah
> menolong saya. Kenapa saya hormati ? karena kalau sudah menjadi dewa
> berarti
> dia sudah melakukan hal yang sangat bijaksana baik dalam menolong umat
> manusia, berbuat kebajikan dan segalam macam hal positif baik semasa hidup
> maupun setelah menjadi dewa. Karena tanpa melakukan hal2 semacam ini, kita
> tidak mungkin akan menjadi seorang dewa yang akan dipuja-i.
> Dewa yang saya sangat segani dan dipuja puji adalah dewa Kwan Kong. Dia
> adalah sosok pahlawan perang dijaman dahulu. Dia sifatnya sangat bijaksana
> dan patut kita teladani. Jujur, Setia, Adil, Berani, Bijaksana, dan
> Tanggung
> Jawab itulah semua sifat yang saya sangat kagumi. Nah walaupun dia banyak
> membunuh prajurit negara laen tapi dia lakukan semua bagi bangsa dan
> negaranya. Dia sangat setia kepada negaranya. Dia selalu membuat sesuatu
> yang terbaik bagi negaranya dan teristimewa bagi rakyatnya pada saat itu.
> Bertemu dewa ? saya rasa dalam kehidupan sekarang tidak bisa. Namun kalau
> anda berbuat banyak kebajikan dan suka menolong orang laen, sesudah
> meninggal mungkin anda akan bertemu salah satu dewa-dewi. Dan juga kalau
> anda banyak melakukan hal2 yg baik dari kejahatan dan banyak disegani
> orang
> serta dihormati ada kemungkinan anda akan menjadi seorang dewa.
> Semua dewa itu mengajarkan hal yang baik yaitu intinya berbuat kebajikan.
> Dan juga, dewa itu ada tingkatannya dilangit. Dewa-dewi yang paling tinggi
> adalah dewa-dewi yg sudah tidak mencampuri urusan duniawi. Mereka sudah
> mencapai tingkat tertinggi dalam Nirvana. Contohnya, Dewi Kwan Im dan Sang
> Budha. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk menolong umat manusia jika
> dibutuhkan.
> Demikian penjelasan saya. Semoga bermanfaat bagi kita semua.
> .
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Milis Kelenteng - Quan Shui
> URL: http://lists.quanshui.org
> Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! Mail Plus - Powerful. Affordable. Sign up now
---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]