Ini mah biasa.
Taktik orang Kristen.
Yang berbeda dengan Kristen langsung dilabel "Sesat".
Sebenarnya ini cuma kepicikan berpikir orang Kristen saja. :o)

peace,
Hengki

> ----------
> From:         Handoyo[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To:     [EMAIL PROTECTED]
> Sent:         Monday, February 10, 2003 11:19 AM
> To:   Milis Tao Indonesia; Milis Kelenteng; Milis Agama Sains Moralitas;
> Milis Debat Alkitab; Milis Dharma Online; Milis Tridharma
> Subject:      [Kelenteng] Pengakuan Harun Jusuf, Mantan Tukang Kuamia
> 
> ====================================================
> By: frans
> Posted: Sat Feb 08, 2003 11:18 am    
> Post subject: Pengakuan Harun Jusuf, Mantan Tukang Kuamia
> Sumber: Tempat Diskusi SiuTao.com
> URL: http://siutao.com/forums/
> 
> Sdr. Shan Mao, Dhammawan, dan rekan2 semua, 
> Saya lihat di milis kristen fordian dimuat kesaksian spt dibawah ini. 
> Mohon ditanggapi, saya akan forward tanggapan tsb kesana. 
> Thanks 
> 
> Frans 
> 
> --------------------------------------------------------------------------
> -------- 
> 
> From: Ratna Damayanti 
> 
> Pengakuan Harun Jusuf, Mantan Tukang Kuamia: 
> "Pasien yang datang justru dikutuk Si Tukang Kwamia!" 
> 
> Berbeda dengan penampilan para tukang kwamia pada umumnya, Harun Jusuf,
> mantan 
> tukang mantan tukang kwamia yang namanya pernah sangat ngetop di kalangan 
> etnis Tionghoa ini, berpenampilan sederhana. Ditemani Acu, 
> istrinya, Harun Yusuf menjawab serta membuka semua rahasia kwamia secara 
> blak-blakan. Iapun mengaku sedang menyiapkan sebuah tulisan untuk
> diterbitkan 
> menjadi sebuah buku mengenai perjalanan hidupnya dari Tukang 
> Kwamia menjadi Anak Tuhan Yesus. 
> 
> Bapak sangat dikenal sebagai tukang kwamia di kalangan etnis Tionghoa. 
> Apa yang Bapak lakukan setiap kali pasien datang? 
> 
> Begini. Tak semua pasien yang datang diterima. Tetapi, harus saya uji
> dulu. 
> Maksudnya ialah saya tanyakan tanggal lahirnya lengkap dengan jam 
> kelahirannya. Lalu didaftar, tunggu, antri dan jam berapa bisa diterima. 
> 
> Maksud Bapak? 
> 
> Dari tanggal lahirnya, kita harus bikin Pek Jie. Pek Jie ialah sebuah
> daftar 
> di mana kita dapat menghitung dengan mengutak atik angka berdasarkan
> tanggal 
> lahir sehingga menghasilkan sebuah angka. Jam,tanggal, bulan, tahun
> kelahiran 
> diterjemahkan dalam dua huruf. Angka ini disebut Bintang ("Xing"). Nah,
> dari 
> sinilah nasib manusia berjalan sesuai dengan apa yang sudah ditentukan
> oleh 
> Pek Jie. 
> 
> Dan, ternyata memang tepat? 
> 
> Saya jamin 90% tepat, karena memang sudah diuji. Jadi, saya menerima
> pasien 
> tak sembarangan. Jika menurut perhitungan berdasarkan masa lalunya, kapan 
> menikahnya, kapan punya anaknya, sudah 90 % tepat barulah saya 
> jadikan pasien. Tetapi, kalau kurang dari segitu tak mau saya jadikan
> pasien. 
> Bisa saja saya katakan bahwa tanggal lahir yang diberikan kepada saya itu 
> salah tanggalnya, karena orangtuanya memang salah mencatatnya. 
> 
> Lalu, bagaimana dengan ramalan Hongshui? 
> 
> Pada prinsipnya sama saja dengan menggunakan pek jie. Dari perhitungan pek
> jie 
> muncul unsur emas, kayu, baru dicocokkan dengan tanah yang mau dibangun
> atau 
> dipakai. Jadi, semuanya berdasarkan perhitungan angka atau 
> matematika. Ada yang memakai kemampuan roh seperti di.... ( Harun Jusuf 
> menyebutkan suatu daerah di kawasan Jakarta Barat - Red). Jadi yang saya 
> lakukan ialah sesuatu yang ilmiah. Kwamia adalah sesuatu yang ilmiah, 
> bersifat internasional. Seperti mau membangun sebuah gedung, arsiteknya 
> memasukkan unsur-unsur hong shui. 
> 
> Benarkah seseorang yang datang minta dikwamia, rohnya sudah dikuasai
> terlebih 
> dulu ? 
> Ya, benar. Rohnya sudah berada di dalam cengkeraman roh yang saya
> pelihara. 
> Sejak itu roh pasien harus tunduk pada roh saya apapun yang saya
> perintahkan. 
> Misalnya saya ramalkan bahwa orang itu akan bercerai, maka 
> rohnya tunduk 100% dan dia pasti akan bercerai! Padahal sebenarnya belum
> tentu 
> ia akan bercerai. Roh kamilah yang justru menakdirkan,merencanakan
> semuanya 
> itu. Ini, yang saya pikir paling tepat. Makanya, tukang kwamia 
> yang makin jitu, makin berbahaya, berarti yang dipeliharanya makin hebat. 
> Bekingnya makin hebat. 
> 
> Kalau begitu, kutukan itu datangnya justru dari si tukang kwamia kepada si
> 
> pasien? 
> 
> Ya, betul, secara tak sadar, ya! Saya dipakai oleh roh yang ada dalam diri
> 
> saya untuk mengutuk manusia atau pasien yang datang! Dengan begitu setiap 
> pasien berada dalam cengkraman kami. Melalui mulut kami, tukang kwamia 
> keluar kutukan-kutukan yang harus dijalankan secara tak sadar oleh si roh 
> pasien itu. Misalnya, jika dikutuk bahwa tahun depan ia akan disikat orang
> 
> perusahaannya, biar bagaimana hati-hatipun perusahaannya pasti akan 
> disikat orang lain. Mengapa? Karena rohnya sudah sepenuhnya tunduk kepada
> roh 
> kami si tukang kwamia! 
> 
> Bagaimana pandangan Bapak jika ada orang Kristen yang masih datang untuk 
> dikwamia atau diramalkan kehidupannya? 
> 
> Orang Kristen yang pergi ke tukang kwamia? Oh, banyak. Banyak sekali. 
> Dulu, sebelum saya bertobat, sudah bukan rahasia lagi jika di antara
> sekian 
> banyak pasien saya, banyak yang beragama Kristen. Cuma, sekarang setelah
> saya 
> bertobat, saya ingin memberitahukan kepada mereka untuk 
> menghentikan hal tersebut. Sebab, jika masih tetap percaya atau pergi ke 
> tukang kwamia, nasib mereka sudah tak ada di tangan Tuhan lagi. Ia harus 
> tunduk atau menuruti kepada ramalan-ramalan yang dia pegang. Setelah 
> saya bertobat, saya membaca Firman Tuhan dalam Roma 6 : 16 . Kepada siapa
> kita 
> taat, kita menjadi hambanya. Nah, jika orang Kristen masih pergi dan
> percaya 
> kepada tukang kwamia, ia menjadi hamba dari roh tukang kwamia. 
> Tetapi, jika kita taat kepada Tuhan Yesus, maka kita akan menjadi hamba
> Tuhan 
> Yesus dan Tuhan Yesus menjadi majikan kita. Menjadi hamba roh tukang
> kwamia, 
> pasti ada imbalan atau tumbal yang harus dibayar. Ingin diramal baik,
> sudah 
> tentu tak gratis. Jadi, harus ada bayarannya dan bayarannya mahal yaitu
> nyawa 
> salah seorang keluarga kita. Seperti yang dulu pernah saya alami. Dua
> orang 
> anak saya meninggal dunia. 
> 
> Jadi, tumbal adalah suatu keharusan jika kita meminta sesuatu kepada
> tukang 
> kwamia? 
> 
> Di dunia mana ada yang gratis, kecuali ASI, air susu ibu yang kita minum. 
> Kita pinjam uang kepada bank. Tak mungkin bank memberi secara gratis. 
> Kita harus membayar bunganya, bukan? Kita pinjam uang sama teman. Namanya 
> hutang, bukan? Kecuali dari orangtua kita. Di alam roh juga begitu. 
> Harus ada harga yang harus dibayar. Karena itu, jika memperoleh hasil,
> maka 
> hasil itu harus jelas, apakah dari Tuhan atau bukan. Jika dari Tuhan, maka
> Ia 
> akan memberi tanpa imbalan. Gratis! Misalnya Ia menciptakan matahari. 
> Orang jahatpun bisa menikmati sinar matahari. Begitu pula dengan air. 
> Air, Tuhan berikan secara gratis. Kalau kita harus membeli air, itu karena
> 
> kita harus membayar ongkos pembuatan air. Airnya kan gratis. 
> 
> Menurut orang Tionghoa yang kokoh memegang tradisi lamanya, peranan Shio 
> sangat penting dalam perjalanan hidupnya. Bagaimana sebenarnya hal itu? 
> 
> Karena tradisi yang turun-temurun, watak manusia sudah tak berfungsi
> sebagai 
> watak manusia yang sebenarnya. Sifat dan watak manusia sudah seperti
> berubah 
> menjadi sifat dan watak binatang. Hal ini terjadi karena 
> sejak zaman dulu, orang Timur sudah ditaklukan oleh gambaran hewan dalam 
> Shio-shio itu. Mau tahu artinya Shio? Shio artinya persis atau sama
> dengan! 
> Siapa yang bisa mengutuki anak kita, kalau bukan orangtuanya? 
> Melalui shio itu akhirnya kuasa jahat itu, memakai mulut orangtua supaya 
> mengutuki anaknya! 
> 
> Jadi, kalau begitu tak ada shio yang baik? 
> 
> Mana ada ! Nasib binatang mana ada yang bagus. Kelinci artinya playboy. 
> Rumahtangga bakal hancur. Naga, artinya kesombongan. Ular artinya licik. 
> Tikus merusak, kerbau bodoh, macan sadis atau buas, kuda diperbudak atau 
> ditunggangi orang. Kambing, kebangetan atau "awban" atau berjiwa
> pemberontak, 
> monyet nakal. Apa saja berani dia coba. Ayam jadi santapan 
> orang banyak, anjing tak bisa membedakan. Jika dipelihara perampok, dia
> akan 
> membela perampok atau majikannya saat melawan polisi. Tak mungkin 
> dia membela polisi saat itu, bukan? Babi? Huh! Dia kan binatang jorok. 
> Selalu kembali ke tempat yang kotor dan nasibnya selalu berakhir di tempat
> 
> pembantaian. 
> 
> Kalau dengan horoskop? 
> 
> Nah, di dunia Barat, dikutuki melalui horoskop yang mengambil sifat-sifat 
> binatang. Manusia sudah berada dalam perangkap iblis dan iblis sudah 
> berkeliaran di dunia ini dan mempengaruhi manusia agar jiwanya tidak 
> seperti manusia melainkan berjiwa dan bersifat seperti binatang. Jadi,
> berbeda 
> dengan Yesus. AjaranNya penuh Kasih. Sedangkan ajaran manusia membunuh, 
> merampok, memperkosa. Kita lihat anak membunuh orang tuanya, ayah
> memperkosa 
> anaknya, jiwanya sudah seperti binatang. 
> 
> (BULETIN/hk) 
> 
> Imamat 19:31 : 
> "Janganlah kamu berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal;
> janganlah 
> kamu mencari mereka dan dengan demikian menjadi najis karena mereka;
> Akulah 
> TUHAN, Allahmu." 
> 
> 
> Thanks 
> GBU all, 
> 
> Bin-Bin
> 
> ==========================================
> By: SHAN MAO
> Posted: Sat Feb 08, 2003 1:24 pm    
> Post subject: Orang stress berat.
> Sumber: Tempat Diskusi SiuTao.com
> URL: http://siutao.com/forums/
>  
> 
> Hallo Frans dan semuanya, 
> Inilah contoh orang typical yang sedang stress berat bahkan mungkin sudah 
> gila, gara2 kematian dua anaknya itu, ya kasihan sekali deh. 
> Bagi kita umat TAO memang dianjurkan jangan 100% percaya dengan tukang
> ramal, 
> karena dari sepuluh tukang ramal 90%nya adalah pendusta yang hanya mencari
> 
> sesuap nasi, tapi kenapa sampai Harun yusuf ini kematian kedua anaknya? ya
> 
> karena dia memang sudah terlalu banyak dosanya akibat telah menipu banyak 
> orang dan barangkali dia ini juga telah melakukan hal2 yang tidak terpuji 
> terhadap kliennya, makanya terkena hukum karma. 
> Kenapa saya bisa berkesimpulan demikian? coba baca tulisannya, mula2 dia 
> menyebutan dalih ilmiah, lalu selanjutan katanya bisa menguasai roh dan 
> memelihara roh jahat, ini semua kan sudah ngelantur ndak karu2an....... 
> (Dasar penipu kacangan ....... ), kan ndak ada unsur ilmiahnya lagi,
> karena 
> itu "orang stress berat " ini ya nggak bisa dipercayai (Ramal anaknya
> sendiri 
> yang bakal meninggal aja nggak becus apalagi ngeramal orang lain!
> ......... 
> jadi kalau dia bilang banyak yang cari dia itu artinya ya paling2 hanya 
> sejenis orang2 stress seperti dia itu yang percaya (Ini sesuai dengan
> benda2 
> akan berkumpul sesuai dengan jenisnya, misalnya kacang ya kumpul dengan 
> kacang, kedele ya kumpul dengan kedele dst ........ ha... ha... ha ) , 
> syukurlah dia sudah masuk agama Krs, mudah2an bisa sembuh stressnya. 
> Sekarang kalau soal ramalan nasib dan Feng Sui, secara ilmiah bisa dibaca
> dari 
> buku2 yang banyak dijumpai ditoko buku, salah satunya adalah karangan
> Lilian 
> Too, silahkan aja para pembaca yang budiman membaca sendiri, apakah ada
> yang 
> menyinggung2 soal roh dan sebagainya itu!!! Saya jamin nggak ada itu !!! 
> ........... Jadi darimana Harun Yusuf bisa mengatakan dia punya peliharaan
> 
> roh dsb itu ...... jangan2 dia itu "dukun santet" yang mencari makan
> dengan 
> nebeng jadi tukang ramal nasib ???!!! 
> Memang sih tukang ramal nasib ini tidak termasuk kedalam agama apapun,
> ataupun 
> bisa aja dia mempunyai suatu agama tertentu termasuk Krs dsb ! Cuma saya 
> perlu menekankan disini soal SHIO itu cuma semacam lambang bukannya
> kutukan 
> seperti yang disebut Harun Yusuf itu, mosok ada sih orang tua yang
> mengutuk 
> anaknya, kecuali mungkin Harun Yusuf sendiri yang mengutuk anaknya sampai 
> meninggal, ya kalau merasa berdosa cukup bertobat aja sendiri tapi jangan 
> jelek2kan yang lain, se olah2 semua orang tua etnis Tionghoa juga mengutuk
> 
> anaknya sendiri ....... ("Padune" kepingin meringankan rasa berdosanya 
> sendiri dengan mencari2 teman seperdosaan......... gitu kan?!). 
> Jadi teman2 nggak perlu menggubris ocehan orgil ini, sudah banyak koq data
> 
> statistik yang menunjukkan orang yang merubah FENG SUI rumah tinggalnya, 
> kemudian berhasil sampai tujuh turunan nggak ada effek negatifnya. Karena
> ini 
> semua adalah ilmiah berdasarkan data2 statistik. 
> Salam hangat TAO, semoga bermanfaat.
> 
> =============================================
> By: SHAN MAO
> Posted: Sat Feb 08, 2003 3:01 pm    
> Post subject: Masuk lagi.
> Sumber: Tempat Diskusi SiuTao.com
> URL: http://siutao.com/forums/
> 
>  
> Hallo semuanya, 
> Disini saya merasakan sesuatu yang kayaknya memang ada kelompok orang2 
> tertentu yang dengan sengaja ingin menjelek2kan budaya etnis Tionghoa
> (Saya 
> nggap mereka itu orgil yang picik dan munafik,....... percuma aja kalian 
> punya agama, tapi jadi manusia yang baik dan punya budi yang luhur aja
> nggak 
> becus..... ). 
> Ketahuilah masalah SHIO dan ilmu Astrologi sudah lama dipelajari oleh
> etnis 
> Tionghoa, dan sudah berjasa ribuan tahun untuk menolong masyarakat petani 
> dsb, dalam merencanakan dan memulai suatu pekerjaan, misalnya: kapan mulai
> 
> menanam dan meramalkan adanya badai dsb......... karena itu jumlah orang 
> Tionghoa kan paling banyak didunia, ini membuktikan bahwa mereka benyak
> yang 
> berhasil berpedoman pada sistim ilmu ini, kalau SHIO ya cuma sebagai
> lambang 
> aja, buktinya apa ada sih naga di dunia ini! KIta hanya menganggap naga 
> sebagai cerita legenda saja, dan itu semua hanya untuk melengkapi sistim
> ilmu 
> pengetahuan dalam Astrologi mereka. 
> Kalau Harun Yusuf menganggap sebagai kutukan orang tua, ini menunjukan
> bahwa 
> dia tidak memahami budaya etnis Tionghoa, betul nggak teman2!.........
> Karena 
> itu nggak salah dugaan saya, paling2 dia itu (Kalau ini benar ada
> orangnya) 
> dukun santet ........ Dan sebetulnya dia adalah orang yang nggak tahu
> balas 
> budi, coba bayangkan sudah bertahun2 mencari makan dengan profesi peramal,
> eh 
> sekarang malah balik mencaci maki profesi tsb. (Apa nggak takut kalau
> kualat 
> akibat doa bekas teman2 seprofesinya dulu........ he... he... he. ) 
> Saran saya kalau mau beralih agama ya silahkan pindah dengan baik2, nggak
> usah 
> menjelek2kan lainnya, toh akhirnya yang jelek ya kamu(Harun Yusuf)
> sendiri, 
> apa artinya semua ini bagi kamu!!! hai pendusta pengecut yang munafik! 
> Semoga bermanfaat bagi semuanya.
> 
> ===================================================
> By: King Hian
> Posted: Sun Feb 09, 2003 3:51 am    
> Post subject: Kuamia
> Sumber: Tempat Diskusi SiuTao.com
> URL: http://siutao.com/forums/
>  
> Saya ingin mengomentari pengakuan bpk. Harun Jusuf tentang Kuamia?? dan 
> hongsui ??. 
> 
> Harun Jusuf yang mengatakan bahwa perhitungan kuamia berdasarkan pek jie
> 90% 
> tepat. Bahkan ia bisa menyimpulkan benar/salahnya data kelahiran seseorang
> 
> dengan melihat kecocokan dengan masa lalunya. 
> Anehnya, ia mengatakan bahwa kejadian/nasib orang yang di-kuamia
> ditentukan 
> oleh roh yang dia pelihara. Artinya perhitungan kuamia-nya bisa benar
> karena 
> ditentukan oleh roh peliharaannya. Kalau memang demikian, mengapa
> perhitungan 
> kuamia bisa cocok dengan masa lalu si pasien, padahal si pasien belum
> minta 
> dikuamia olehnya (masa lalunya belum ditentukan oleh roh peliharaannya). 
> 
> Saya juga heran sebagai mantan tukang kuamia yang sangat ngetop di
> kalangan 
> etnis Tionghoa, ternyata cara berpikirnya lebih 'modern' (baca: 
> kebarat-baratan) daripada saya yang lahir pada jaman orba. Buktinya ia 
> melihat lambang hewan dalam capjishio dari kacamata Barat (bukan
> Tionghoa). 
> Contoh: kelinci: playboy (mirip lambang majalah porno), naga: kesombongan 
> (mirip naga versi barat yang harus dibunuh oleh ksatria, atau naga dalam 
> kitab Wahyu?), ular: licik (mirip ular penggoda Hawa), dst. Ini
> menunjukkan 
> ia tidak memahami lambang hewan dari shio tsb dari kacamata Tionghoa. 
> 
> PEK JIE 
> Yang dia bilang pek jie dalam bahasa Mandarin disebut bazi ?? (dalam
> dialek 
> Hokkian Emng/Xiamen disebut poe ji) ba: delapan, zi: huruf/karakter. 
> Delapan huruf ini diperoleh dari kombinasi tiangan-dizhi tahun, bulan,
> hari, 
> dan jam kelahiran. (terdapat 4 pasang kombinasi ganzhi, sehingga total ada
> 8 
> huruf). 
> Langkah dasar analisa bazi adalah: 
> 1. Menentukan unsur diri (dilihat dari tiangan hari kelahiran) 
> 2. Menentukan kuat/lemahnya unsur diri berdasarkan prinsip keseimbangan
> dan 
> teori 5 unsur 
> 3. Menentukan unsur yang menguntungkan dan merugikan 
> 4. Menyusun pilar nasib yang menginformasikan peruntungan seumur hidup 
> (diturunkan dari ganzhi bulan kelahiran) 
> 5. Kombinasi ganzhi dalam pilar nasib dikatakan baik jika mengandung unsur
> 
> yang menguntungkan dan sebaliknya 
> 6. Dalam memilih waktu, pekerjaan, nama, dll... dipilih yang unsurnya 
> menguntungkan (lihat no. 3). 
> Jadi, jelas analisa bazi hanya berdasarkan perhitungan matematis dan tidak
> 
> memakai roh-rohan. 
> 
> HONG SUI 
> Dua aliran utama dalam hongsui adalah aliran bentuk dan aliran mata angin 
> (bagua/patkua). 
> 
> Dalam aliran bentuk, yang diperhatikan adalah bagaimana mendapatkan tempat
> 
> dengan shengqi (hawa yang baik) dan menghindari shaqi (hawa yang buruk). 
> Shengqi berjalan melengkung/berbelok, sedangkan shaqi berjalan lurus dan 
> cepat, sehingga rumah tusuk sate tidak disukai karena shaqi yang masuk ke 
> rumah lebih banyak daripada shengqi. Demikian pula bentuk-bentuk runcing 
> dihindari karena dianggap memancarkan shaqi. 
> 
> Dalam aliran mata angin, berdasarkan tahun kelahiran dan jenis kelamin 
> seseorang bisa ditentukan arah yang baik dan buruk. Arah baik dan buruk
> ini 
> diimplementasikan pada arah rumah, letak dan orientasi ruangan, pintu, 
> jendela dan furniture dalam rumah. Juga dipakai rumus feixing (bintang 
> terbang) yang menentukan perubahan arah pada periode/waktu tertentu.
> Kesemua 
> perhitungan ini bisa dijabarkan secara matematis dan tidak perlu bantuan
> roh 
> apapun. 
> 
> Salam Tao 
> 
> King Hian
> 
> ---------------------------------------------------------------------
> 
> Milis Kelenteng - Quan Shui
> 
> URL: http://lists.quanshui.org
> 
> Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> 

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke