===Reply=== By: Life Posted: Mon Feb 17, 2003 2:21 pm Post subject: Benarkah sikap saya !. Sumber: Tempat Diskusi SiuTao.com URL: http://www.siutao.com/forums/
Hallo, Orang frustasi dan tidak mengenal asaul usul nenek moyang memang harus kita maklumi berkoar2 tanpa dasar sehingga lupa dirinya berakar dan keluar dari perut siapa. Semua ajaran agama sudah pasti mengajarkan sesuatu yang baik kepada umatnya, saling menghormati pemeluk agama lain sehingga tercipta kerukunan beragama. Dengan mencegah, membatasi kepercayaan orang lain dan mengagungkan kepercayaannya sendiri apakah dikatakan sudah melaksanakan tugas sebagai duta dan apakah ini merupakan intisari ajarannya ?. Salam, Life ================================================== By: SHAN MAO Posted: Mon Feb 17, 2003 5:39 pm Post subject: Waspada..... Sumber: Tempat Diskusi SiuTao.com URL: http://www.siutao.com/forums/ Hallo semuanya, Coba baca lebih teliti lagi tulisan orang kesurupan entah dari mana ini! ........ Maksud saya penulis yang kesurupan itu masih belum berani menunjukkan identitas pribadinya?.......... Karena itu kita harus tetap waspada, jangan2 bangsat ini bukan orang Bhuddisme ........ melainkan cuma salah satu manusia laknat dimuka bumi ini, yang mencoba2 untuk mengadu domba antara umat beragama lainnya. Bagi saya koq baru dengar bahwa kelenteng disamakan dengan kristenisasi dsb2 ............... Lalu berhala dsb2 (Dia nggak tahu bahwa nyembah patung Bhudda itu berarti apa ....... atau mungkin nggak ngerti kali ya apa arti sebenarnya berhala itu ........ ) Untuk sementara ini komentar saya buat Bangsat Tan yang sedang kesurupan oleh setan comberan (Menurut kebiasaan cerita Hoe Peng Hoi ......... ha... ha... ha ) Salam TAO. ================================================= By: ching^_^ Posted: Mon Feb 17, 2003 9:42 pm Post subject: klenteng Sumber: Tempat Diskusi SiuTao.com URL: http://www.siutao.com/forums/ hi aku baru disini aku hanya mau menambahkan sedikit ttg masalah ini... saya sependapat dengan sdr shan mao... bahwa tidak ada sejarahnya jikalau kristen dengan klenteng ataupun budhisme di samakan seperti itu... itu hanya akan memancing kedua belah pihak untuk bertikai padahal dalam kenyataannya belum tentu seperti itu... mungkin sdr Tan memiliki dendam pribadi atau memiliki pengalaman pahit mengenai klenteng sehingga beliau dapat mengumumkan hal semacam ini di forum... seharusnya sesama umat beragama tidak diperbolehkan atau dilarang untuk menjelek2an agama yg lainnya (meskipun dalam TAO tidak ada larangan) akan tetapi itu menyalahkan peraturan yg ada di dalam bumi ini... jikalau ada perkataan yg salah dari saya, saya mohon maaf karena ini pertama kalinya untuk saya... dan saya juga tidak setuju apabila seseorang menjelekan klenteng tanpa sebab... karena masalah bakar uang kertas itu memang dilakukan sejak dulu... itu merupakan suatu tradisi belaka dan tidak bersumber dari klenteng... ======================================================== By: orang awam Posted: Tue Feb 18, 2003 1:07 am Post subject: Sumber: Tempat Diskusi SiuTao.com URL: http://www.siutao.com/forums/ dilihat dari tata bahasa dan cara penyampaiannya sepertinya ini orang bukan "warga kita" tapi gak tau penyusup dan provokator kiriman sapa. tapi mungkin juga kita harus memikirkan ada kemungkinan orang yang begini benar-benar ada. sebagai contoh dulu ketika kul oleh teman-teman saya di orma kalo bilang pergi ke kelenteng maka konotasi yang timbul sedikit negatif seperti " ooo BUDHA CUNG CUNG CEP" maksudnya ialah bukan beragama Budha "asli". hal ini benar-benar terjadi. jadi kita juga mesti memikirkan timbulnya orang-orang seperti ini. walaupun tidak sampai se gila dia. ============================================================= By: wusang Posted: Tue Feb 18, 2003 9:38 am Post subject: Sumber: Tempat Diskusi SiuTao.com URL: http://www.siutao.com/forums/ menurut saya yang menulis ini bukan orang budhis, kemungkinan besar adalah orang frustasi yang tidak tahu asal usul Tridharma, makanya dia ngomong seenak udelnya sendiri. Dan mungkin rekan2 bisa melihat bahwa dia tidak tahu makna sembahyang yang kita lakukan dan membakar kertas itu hanya merupakan kebiasaan bukannya suatu keharusan. Karena memang tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak umat kelenteng yang masih misin. Dan kelihatannya memang dia nggak tahu sejarah bagaimana patung buddha bisa masuk ke klenteng pada waktu di cina dahulu. Dan juga dia tidak tahu bahwa klenteng itu tempat umat Tao, vihara umat buddha, dan li thang tempat umat khong hu cu. Jadi menurut saya biarin saja orang tersebut (puk kwan da). Karena dari omongannya dia sama sekali tidak tahu mengapa sampai adanya Tridharma. Kalo menurut saya orang ini memang geblek, apa maksudnya menyamakan antar umar muslim menutup tempat maksiat dan 1.Meminta surat keputusan dari WALUBI dan KASI, bahwa kelenteng BUKAN tempat ibadah Buddhisme. 2.Meminta departemen agama agar melarang penggunaan nama vihara bagi kelenteng, pelanggaran dapat ditindak tegas dengan penutupan rumah pemujaan berhala tersebut. 3.Membatasi ruang gerak kelenteng dengan memperbanyak publikasi Buddhis. 4.Meminta surat keputusan dari pemerintah bahwa bakar membakar uang kertas mengotori udara dan merupakan polusi. 5.Pertegas KTP, seorang Buddhis HARUS dapat mengucapkan Tisarana, kalau tidak ia dilarang mencantumkan "Buddhis" di KTPnya. Dasar orgil. Dan dia menyamakan ajaran klenteng, sama dengan kristen.....bener2 gila ini orang sudah kelihatan kalo ajarannya beda banget, kok disamain. Mungkin dia nggak pernah tahu ajarannya jadi ngoceh nggak karuan. Jadi kesimpulan saya ini orang bloon (nggak tahu ajaran umat lain berani mencela), dan lagi stress karena pengen jadi provokator. Dan gila karena ingin memecah2 tridharma...... salam ============================================ By: Tjing Wen Posted: Tue Feb 18, 2003 10:08 am Post subject: Manusia begiti memang banyak Sumber: Tempat Diskusi SiuTao.com URL: http://www.siutao.com/forums/ Saya percaya kalau orang ini dari Buddhis, kalau boleh saya sebut kemungkinan besar dari Aliran Theravada. Orang-orang seperti ini bukan cuman satu, bahkan ada Oknum Panditanya yang sudah digundul dan berjubah coklat plus dengan beberapa embel-embel gelar akademis, "mampu" mengeluarkan kata-kata yang lebih parah lagi. Ciri-ciri dari orang "Fanatik" yang nggak ngerti/nggak mampu menjalankan Ajaran Agamanya dan nggak pernah bergaul. Saya sendiri tidak habis pikir, apa sebenarnya yang berhasil dia petik dari Ajaran Dharma yang telah dipelajarinya selama ini. Mereka ini nggak tahu bahwa perkembangan Ajaran Buddhis yang ada sekarang ini, tidak terlepas dari adanya "Kelenteng". Salam Hangat TAO, Wen --------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
