namo Buddhaya,
tak kusangka tak kuduga.... orang yang selama ini aku anggap lebih mengerti dhamma mengeluarkan statemen keras seperti ini. ada dendam yang terpendam di dalam diri Dh4rm4duta.(apakah ini yang diajarkan oleh sang Buddha???? i don't Know) tak kukira statemen ini muncul dari seorang dh4rm4duta. ok lah dalam hal ini mungkin akhirnya kita berseberangan dalam menyikapi hal ini. mungkin dari sini anda mungkin menganggap saya apatis,pasif dll terserah memang tak dapat dipungkiri kelenteng kadang dibuat oleh beberapa oknum untuk minta macem2 termasuk no butut tapi apakah hal ini berpengaruh terhadap kelenteng secara keseluruhan.apakah dengan begitu apakah wajib bagi anda untuk menyatakan kelenteng sebagai perusak Buddhisme no wahid, hanya karena ada org kristen yang menghujat agama Buddha abis2an lalu anda mencari kambing hitam dengan menyalahkan kelenteng????. pemujaan patung??? isyu kuno anda angkat ke permukaan. klo memang begitu anda harus konsisten lho dalam mempertegas ini. jangan hanya kelenteng tapi vihara juga, larang adanya Buddha rupang apapun alasannya..larang pemakaian lilin ,bunga dan Hio. karena memang sang Buddha tidak menghendaki hal tersebut. meskipun hanya untuk penghormatan, adanya Buddha rupang mengakibatkan pihak lain beranggapan bahwa agama Buddha memuja berhala. Penghancuran patung Buddha di Afganistan oleh kaum fundamentalis Taliban hendaknya harus anda dukung, karena patung tersebut memang harus dihancurkan dan tidak perlu dibangun lagi, karena nanti adanya keterikatan kita terhadap bentuk patung buatan manusia. selain itu buat apa kita harus berjuang bagi Borobudur yang penuh dengan berhala-berhala, biarlah tetap menjadi obyek wisata krn agama Buddha tidak perlu hal itu. (bahkan teman saya kristen pun pernah bilang bahwa agama Buddha agama yang penuh berhala karena punya Borobudur). karena sang Buddha mencapai penerangan sempurna tanpa bantuan dari yang begituan koq. lagian kita harus membebaskan diri dari keterikatan terhadap bentuk patung dan candi. 'Sebagai Umat Buddha fundamentalis kita harus tegas pada hal ini, kita harus mencontoh rekan-rekan kita Umat Muslim, yang dengan berani misalnya menggerebek tempat2 maksiat. Tetapi mungkin kita tidak perlu sejauh itu. Saya ada beberapa ide yang dapat dijalankan.....' inilah yang saya takutkan dimana kefundamentalisan anda akan menjadi seperti itu. anda bisa mengatakan kita tidak perlu melakukan itu tapi berarti suatu saat perlu khan. perusakan ,penghancuran atau pembakaran thd tempat2 tertentu yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran agama buddha akan menjadi upaya anda juga dalam mewujudkan impian anda. semoga tidak terjadi '....Ajaran kelenteng jelas tidak ada bedanya dengan Kristen, karna di kelenteng orang hanya diajarkan meminta dan meminta saja, tanpa menyalurkan belas kasih, tindakan semacam itu tentunya tidak dapat digolongkan sebagai manusia. ...' apakah anda sudah tahu hal ini secara kongkret??? berarti anda menganggap orang yang beribadah kekelenteng sebagai bukan manusia??? lalu anda sebut apa, setankah, hantukah atau binatang??? termasuk saya klo gitu soalnya saya sering kekelenteng hehehehe. '....menganut paham ketuhanan (Thian kung atau Giok Hong Siang Tee)....' klo tanpa ini apakah agama buddha bisa disahkan sebgai agama di Indonesia nggak ya. koq waktu sekolah saya diajarkan bahwa 5 agama ini mengakui Tuhan makanya disahkan di Indonesia klo enggak maka tidak bisa disahkan jadi agama dan dianggap komunis. lalu di vandana koq ada sanghyang Adi Buddhaya ya, apakah hal ini tidak bertentang dengan ajaran agama buddha. '....Marilah kita sebagai Umat Buddha garis keras, berjuang keras untuk menghancurkan hal-hal tersebut sehingga seluruh ajaran ADHARMIK musnah semuanya demi tegaknya Buddhisme di muka bumi ini.....' apakah anda akan melakukan proses buddhanisasi??? saya tidak berfikir dan mengira bahwa tujuan sang Buddha mengajarkan dharma adalah untuk ini. anda menghujat kristen mengenai kristenisasi tapi anda sendiri akan melakukan praktek seperti itu????dengan memandang pandangan yang lain adharmik apa ini bukan merupakan kemunduran. setahu saya kelenteng sebenarnya tidak seperti yang anda maksud. kelenteng terdiri dari 3 ajaran yaitu Tao,khonghucu dan Buddha. kebanyakan penganut Buddha Mahayana melakukan upacara sembahyang disitu, apalagi di buddha mahayana, ada bodhisatva2 seperti avalokitessvara atau ksitigarbha atau juga mahastamaprapta bodhisatva. dimana mereka melakukan puja bakti juga. apakah kita meminta sesuatu ke mereka???? tergantung individunya. klo kita bisa memberi pengertian kenapa tidak tanpa harus menyebut kelenteng sebgai perusak Buidhisme kepada mereka . apakah ini salah??? klo salah berarti upacara Abhiseka kepada Bhaisajyaguru ( Buddha penyembuhan) juga salah dong??? krn setahu saya Buddha yang saya kenal koq cuman sang Buddha aja ya??? mungkin dari pernyataan saya ini ada yang tersinggung, tapi inilah kenyataan yang mungkin harus dihadapi oleh agama Buddha aliran lain, klo memang saudara Tan mau mengkritik , kritiklah semua. jangan tanggung2 . ok. karena memang agama Buddha telah terserap oleh budaya negara tujuan dengan maksud supaya diterima oleh negara tujuan tsb. seperti Islam dalam menyebarkan agamanya mereka memakai budaya setempat diantaranya wayang. dan klo memang saudara Tan mau memurnikan ajaran agama Buddha murnikan semua aliran. tidak ada aliran yang sesuai dengan ajaran sang Buddha. semua sudah melenceng jauuuuuuuuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh dari ajaran sang Buddha. sorry saya ngomong begini karena klo kita bicara kemurnian maka tidak ada yang murni di agama ini maupun agama2 lain. bagi saya, saya nggak mau ikut2an perdebatan ini. kadang hal ini akan dimanfaatkan oleh orang2 yang tidak bertanggung jawab dalam memecah belah kita. yang penting sekarg adalah bagaimana hidup menambah karma baik dan cuek thd pertentangan2 ini. cuek thd julukan pasif ronny --------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
