Saya pikir Saudara Tan ini berasal dari luar tridarma yang karena kebodohannya pada ajaran Tridarma yang Agung dan pikirannya yang telah di butakan oleh keyakinannya yang sesat hingga ia berniat untuk mengadu domba kita semua.
Saya mencoba memberikan beberapa contoh dari kutipan yang ia kemukakan. yang mempunyai tujuan untuk mengadu domba umat tridarma, menunjukan kelebihan dari keyakinannya yang sesat itu serta menjual keyakinannya kepada umat Tridarma dan menjelekan ajaran Tridarma. 1. a. Kelenteng ini adalah benar-benar perusak Buddhisme nomor wahid. b. Permasalahan diperkeruh dengan adanya penggunaan nama vihara untuk kelenteng, sehingga akhirnya kelenteng dianggap = vihara = Buddhisme. dari dua statement tsb terbukti bahwa ia bukan dari kalangan Budhis karena setiap umat budhis khususnya Tridarma pasti pernah pergi ke Kelenteng baik untuk kebaktian maupun hanya untuk berdoa memohon keselamatan/Rejeki. dan semua orang sudah tau bahwa kelenteng adalah Tempat Ibadah umat Budhis, dalam arti bahasa apapun yagn digunakan baik Kelenteng,Vihara,bio dll. seperti dalam tempat ibadah umat muslim ada yang menyebutnya langar,musholah,masjid. itu hanyalah perbedaan bahasa yang digunakan tetapi fungsi dan kegunaannya sudah pasti untuk tempat ibadah. 2. kita harus mencontoh rekan-rekan kita Umat Muslim, yang dengan berani misalnya menggerebek tempat2 maksiat. dari statement tsb jelas terbukti bahwa niat saudara Tan ini sudah tidak baik. ia mengajarkan kita untuk berbuat jahat dengan merusak/menghancurkan properti orang yang sudah sangat jelas hal tsb sangat dilarang oleh sang Budha yang mengajarkan cinta kasih. 3. Saya menilai bahwa ide2 yang ia ungkapkan semuanya konyol belaka, ini menunjukan bahwa ia tidak mengerti ajaran Buddha yang agung. mungkin pikirannya sudah dibodohi dan disesatkan oleh keyakinannya yang akan berbuat apa saja untuk menyebarkan ajarannya yang sesat itu. baik dengan cara adu domba ataupun menjelek-jelekan kepercayaan umat lain dsb. yang pasti ia akan melakukan apa saja untuk menjual ajarannya biar laku terjual walaupun dengan cara yang tidak baik. 4. Kristen masih setingkat lebih baik karena mereka masih mengajarkan untuk mengampuni: "dan ampunilah kami seperti kami juga mengampuni yang bersalah pada kami" dan "Ya Bapa ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat". dari peryataan ke-4 ini terlihat bahwa sepertinya ia sangat bijaksana dapat menghapal ayat tsb. tetapi belum tentu dia dapat melaksanakan atau bahkan mengerti arti ayat tsb. dan sudah jelas sekali bahwa promosi ajarannya yang sesat itu sudah di launching demi mendapatkan pelangan yang sebanyak-banyaknya. saya menyarankan agar kita semua umat Tridarma jangan mudah terpengaruh terhadap hal2 semacam itu dari pada kita berargumentasi yang tidak baik yang hanya akan menambah karma buruk kita alangkah baiknya kita berdiskusi tentang Dharma saja, karena saya melihat bahwa sejak saya masuk keforum ini saya tidak pernah menemukan ataupun ada orang yang membahas permasalahan tentang Dharma berbeda dengan Forum2 dari luar yang hanya khusus membahas mengenai Budha Dharma. Salam Dharma, --- Handoyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > ---------- Forwarded Message ---------- > Subject: [MUBI] Kelenteng adalah duri di dalam > daging bagi Buddhisme > Date: Sun, 16 Feb 2003 03:34:28 -0000 > From: "dh4rm4duta <[EMAIL PROTECTED]>" > <[EMAIL PROTECTED]> > To: [EMAIL PROTECTED] > > Namo Buddhaya, > > Rekan-rekan yang terkasih di dalam Dharma, kali ini > kita akan > membahas apa yang benar-benar merupakan duri dalam > daging bagi > Buddhisme. Yaitu kelenteng. Kelenteng ini adalah > benar-benar perusak > Buddhisme nomor wahid. Setelah merenungkan beberapa > saat saya > menyadari bahwa seluruh image negatif Orang Kristen > terhadap > Buddhisme, berasal dari kelenteng ini. MIsalnya > pemujaan patung, > tahayulisme, tradisi sesat, bakar membakar uang > kertas dan lain > sebagainya, semuanya ini adalah berasal dari > kelenteng yang telah > salah diatributkan pada Buddhisme. > > Permasalahan diperkeruh dengan adanya penggunaan > nama vihara untuk > kelenteng, sehingga akhirnya kelenteng dianggap = > vihara = Buddhisme. > Inilah yang sering dilecehkan umat agama lain pada > Buddhisme. > Buddhisme jorok ketinggalan jaman dan lain > sebagainya. > > Sebagai Umat Buddha fundamentalis kita harus tegas > pada hal ini, kita > harus mencontoh rekan-rekan kita Umat Muslim, yang > dengan berani > misalnya menggerebek tempat2 maksiat. > Tetapi mungkin kita tidak perlu sejauh itu. Saya ada > beberapa ide > yang dapat dijalankan: > > 1.Meminta surat keputusan dari WALUBI dan KASI, > bahwa kelenteng BUKAN > tempat ibadah Buddhisme. > 2.Meminta departemen agama agar melarang penggunaan > nama vihara bagi > kelenteng, pelanggaran dapat ditindak tegas dengan > penutupan rumah > pemujaan berhala tersebut. > 3.Membatasi ruang gerak kelenteng dengan > memperbanyak publikasi > Buddhis. > 4.Meminta surat keputusan dari pemerintah bahwa > bakar membakar uang > kertas mengotori udara dan merupakan polusi. > 5.Pertegas KTP, seorang Buddhis HARUS dapat > mengucapkan Tisarana, > kalau tidak ia dilarang mencantumkan "Buddhis" di > KTPnya. > > Ajaran kelenteng jelas tidak ada bedanya dengan > Kristen, karna di > kelenteng orang hanya diajarkan meminta dan meminta > saja, tanpa > menyalurkan belas kasih, tindakan semacam itu > tentunya tidak dapat > digolongkan sebagai manusia. Kristen masih setingkat > lebih baik > karena mereka masih mengajarkan untuk mengampuni: > "dan ampunilah kami > seperti kami juga mengampuni yang bersalah pada > kami" dan "Ya Bapa > ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang > mereka perbuat". > Tetapi secara garis besar ajaran kelenteng tidak > beda dengan > Kristenisme: ada paham atta (roh orang mati akan > dihadapkan pada Giam > Lo Ong - dongeng macam apa pula ini?) ada paham semi > eternalis (dewa- > dewa yang abadi, seperti dewi bunga persik, dewi > bulan dll), menganut > paham ketuhanan (Thian kung atau Giok Hong Siang > Tee). Jelas semua > pandangan di atas sesat menurut Buddhisme, dan semua > kritikan pada > Kristen dapat pula diterapkan pada ajaran kelenteng. > > Marilah kita sebagai Umat Buddha garis keras, > berjuang keras untuk > menghancurkan hal-hal tersebut sehingga seluruh > ajaran ADHARMIK > musnah semuanya demi tegaknya Buddhisme di muka bumi > ini. > > Salam perjuangan Buddhis, > > > Tan > Sekali Buddhis fundamentalis tetap fundamentalis > Right wing Buddhism. > Bersihkan Buddhisme! Now or never!!! > > > > --------------------------------------------------------------------- > Milis Kelenteng - Quan Shui > URL: http://lists.quanshui.org > Posting, email: [EMAIL PROTECTED] > Subscribe, e-mail: > [EMAIL PROTECTED] > Unsubscribe, e-mail: > [EMAIL PROTECTED] > __________________________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! Shopping - Send Flowers for Valentine's Day http://shopping.yahoo.com --------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
