hallo....
saya baru bergabung disini,saya sangat senang sekali membaca artikel n 
cerita dll yang dikirimkan oleh teman2 kesini.
artikel ini menurutku sangat bagus sekali untuk nambah pengetahuan.
saya termasuk salah satu orang yang bervegetarian dari sekian banyak 
orang.Menurutku orang yang bergetarian tidak akan kekurangan gizi asal 
kita bisa mengatur apa yang kita makan kecuali setiap hari kita cuma 
makan kangkung,tempe,tahu,.....itu jelas akan kekurangan gizi.
orang dari dulu selalu berpendapat bahwa vegetarian itu bisa 
mengakibatkan kurang gizi tapi menurut pendapatku itu salah karena  
pendapat orang dulu yang diwariskan anak cucunya sehingga semua 
berpendapat demikian.
bervegetarian sangat bagus sekali selain berbuat kebaikan,kita juga 
bisa mengendalikan emosi kita,dapat menjadi lebih sabar.
kata orang vegetarian itu susah,menurutku dan banyak orang yang 
bervetarian itu tidaklah susah asal ada niat dan kemauan,pasti kita 
mampu.lagipula sekarang rumah makan vegetarian uda banyak dimana.

thank's
"Semoga Semua Mahluk Berbahagia"

-----Original Message-----
From: Handoyo <[EMAIL PROTECTED]>
To: Milis Kelenteng <[EMAIL PROTECTED]>, Milis Tao Indonesia 
<[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tue, 11 Mar 2003 11:46:45 +0800
Subject: [Kelenteng] Vegetarian Berisiko Kekurangan Vitamin B12

>----------  Forwarded Message  ----------
>Vegetarian Berisiko Kekurangan Vitamin B12
>
>Vegetarian yang sama sekali tidak mengonsumsi pangan hewani serta
>produknya
>seperti susu, sangat berisiko kekurangan vitamin B12. Kekurangan
>vitamin
>tersebut menyebabkan pembentukan sel-sel saraf menurun dan kerusakan
>otak
>yang tidak bisa disembuhkan, seperti penyakit alzheimer (kepikunan),
>serta
>menimbulkan anemia karena sel tidak normal (megaloblas).
>
>Peneliti dari Balai Pengkajian Bioteknologi Badan Pengkajian dan
>Penerapan
>Teknologi (BPPT) Kawasan Puspiptek Serpong, Ir Erliandri MSi, Rabu
>(5/3),
>menjelaskan vitamin B12 berperan dalam pembentukan sel darah merah,
>menjaga
>kesehatan sistem saraf, dan mempercepat sintesis DNA dalam pembelahan
>sel.
>
>Ketiga fungsi itu penting untuk jaringan karena sel-sel membelah
>dengan
>cepat, terutama pada sumsum tulang belakang, yang bertanggung jawab
>dalam
>pembentukan sel darah merah.
>
>Pada orang yang vegetarian, katanya, kebutuhan vitamin B12 tidak
>terpenuhi
>hanya dengan memakan pangan nabati seperti kedelai yang terfermentasi,
>rumput laut, dan spirulina dari kelompok alga. Kandungan vitamin B12
>pangan
>nabati seperti itu rendah.
>
>Sebagian besar vitamin B12 atau kobalamin terdapat pada produk susu,
>telur,
>dan daging. Oleh karena itu, mereka yang kekurangan vitamin B kompleks
>itu
>perlu mengonsumsi makanan yang difortifikasi vitamin B12 atau suplemen
>vitamin B12.
>
>Kekurangan vitamin B12, Erliandri menambahkan, tidak hanya terjadi
>pada
>vegetarian, namun juga orang yang mengalami gangguan pencernaan atau
>jumlah
>mikroorganisma yang tumbuh di saluran pencernaan cukup tinggi. Sumber
>vitamin B12 yang sangat baik bagi vegetarian, katanya, adalah produk
>susu.
>Satu kerat keju chedar vegetarian seberat 40 gram mengandung 0,5
>mikrogram
>vitamin B12. Setengah liter susu full cream mengandung 1,2 mikrogram,
>dan
>sebutir telur rebus mengandung 0,7 mikrogram.
>
>"Proses pengolahan seperti fermentasi yoghurt dan pemanasan susu dapat
>merusak vitamin B12. Bagi vegetarian, cukup bagus mengonsumsi tempe
>karena
>merupakan sumber vitamin B12," kata Erliandri.
>
>Mikroorganisma
>
>Secara alami, kata Erliandri, tubuh manusia membentuk vitamin B12 di
>dalam
>usus besar. Hanya saja jumlahnya cukup kecil. Vitamin tersebut
>diproduksi
>bakteri E coli. Kemampuan mikroorganisma memproduksi vitamin B12
>membuat
>industri farmasi mengembangkan mikroorganisma sebagai sumber vitamin
>B12
>untuk suplemen.
>
>Beberapa mikroorganisma yang menghasilkan vitamin itu adalah
>Aerobacter,
>Alcaligenes, Azotobacter, Bacillus, Clostridium, Mycobacterium,
>Micromonospora, Flavobacterium, Salmonella, Streptomyces, Xanthomonas.
>
>Saat ini mikroorganisma yang kerap dimanfaatkan industri adalah
>Pseudomonas
>denitrificans dan Propionibacterium shermanii melalui fermentasi.
>Kedua
>mikroorganisma itu secara alami membentuk vitamin B12 dalam jumlah
>yang
>banyak. Untuk mendapatkan hasil yang lebih tinggi, maka dilakukan
>rekayasa
>genetika. Hasilnya mencapai 300 mg/l.
>
>Di BPPT, kata Erliandri, saat ini sedang diuji penerapan rekayasa
>genetika
>terhadap Pseudomonas denitrificans. Tetapi hasilnya masih belum bisa
>dipastikan, karena masih dalam tahap penelitian. Diharapkan dengan
>teknologi itu produksi vitamin B12 sepuluh kali lipat dibandingkan
>dengan
>teknik fermentasi tanpa rekayasa genetika.
>
>"Galur (strain) mikroorganisma yang ada di Indonesia lebih bagus
>dibandingkan dengan di luar negeri. Tetapi hasilnya lebih tinggi di
>luar
>negeri, karena fermentasi di Indonesia berisiko tinggi. Ini disebabkan
>kelembapan tinggi, mudah terjadi kontaminasi sehingga banyak yang
>gagal,"
>ujarnya.
>
>Ia menambahkan, tubuh memerlukan vitamin B12 dalam jumlah sedikit,
>sekitar
>3 sampai 4 mikrogram setiap hari. Vitamin itu merupakan molekul yang
>kompleks, stabil terhadap panas, larutan asam atau basa yang
>dipanaskan,
>namun sangat sensitif terhadap sinar.
>
>Kerusakan bisa timbul karena oksidasi dan reduksi logam berat. Selain
>mengandung kobal, vitamin B12 juga mengandung karbon, oksigen, fosfor
>dan
>nitrogen. Asam hidroklorat yang terdapat di lambung membantu
>penyerapan
>vitamin B12. Bila produksi asam itu rendah maka daya absorpsi akan
>menurun.
>(N-4)
>
>
>
>---------------------------------------------------------------------

>Milis Kelenteng - Quan Shui

>URL: http://lists.quanshui.org

>Posting, email: [EMAIL PROTECTED]

>Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

>Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>---
>This email is certified Virus Free, Processed in 4.504365 secs
>Protected by Qmail anti-virus system PowerSecure Version 1.0
>http://www.indosolution.com/?powerid=produklist



---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke