On Mon, 22 Apr 2002, Irwan Hadi wrote: > > menarik. Tentu saja saya jadi bertanya, sebetulnya "aplikasi" apa yg > > sebaiknya di"nomor" satukan, dalam internetisasi sekolah (weleh istilah > > apa lagi ini.he.h.e) > > yup ini betul. > Saya sih cenderung melihat UUCP lebih baik dilakukan terhadap sekolah > yang kurang mampu dan traffik email ke sekolah tersebut cukup besar. > Kalau traffik emailnya kecil saja, karena siswanya lebih milih browsing, > ya akan sia sia saja pakai UUCP.
Hm.. terus terang mana sih sekolah yang mampu ? (terus terang dibandingin banyak ngabisin dana buat INternet, dan bw, mending cari solusi mur-mer, dan dana sisanya dipakai beli buku dan naikin gaji guru). BAnyak sekolah "mampu" karena beberapa faktor "Biaya" terlupakan.he.h.e > BTW tahapan internetisasi di Indonesia memang selalu dimulai dari > browsing, lalu chatting, lalu email. > Nanti beberapa lama, baru ber-usenet. Tidak selalu > Saya jarang jarangnya ngelihat tahapan orang pakai internet di Indonesia > dari email, browsing dan chatting ;). Di Gunadarma kita mulai dari email, browsing (UUCp via Dialix) > Jadi kalau browsing dan chatting bisa dilakukan via UUCP juga, mungkin > menarik kali ye ?:) Masalahnya kembali lagi "untuk" apa Internet itu. Saya mah masih beranggapan Internet di sekolah itu harus "menaikkan kualitas belajar", mendorong siswa berdiskusi, menulis dll. Kalau belum apa-apa harus buang duit supaya bisa "browsing" (yg lebih banyak mengkonsumsi dibanding memproduksi content,. atau chatting (cenderung buang waktu, untuk anak seusia SMA) Bisa-bisa lagi-lagi Internet jadi "Buang-buang dana" IMW -- Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable. Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!
