On Mon, Apr 22, 2002 at 09:11:26PM +0200, I Made Wiryana wrote: > Hm.. terus terang mana sih sekolah yang mampu ?
sekolah kaya, duitnya dikorup sama pengurus yayasan, sekolah miskin, duitnya dikorup sama pemerintah :-) > Masalahnya kembali lagi "untuk" apa Internet itu. Saya mah masih > beranggapan Internet di sekolah itu harus "menaikkan kualitas belajar", > mendorong siswa berdiskusi, menulis dll. dan menumbuhkan sikap mandiri, mencari solusi sendiri. malah saya berpikir kalau sebagian proyek sekolah 2000 ini jadi program extra kurikuler di sekolah-sekolah yang terkait. > Kalau belum apa-apa harus buang duit supaya bisa "browsing" (yg lebih > banyak mengkonsumsi dibanding memproduksi content,. atau chatting > (cenderung buang waktu, untuk anak seusia SMA) pada dasarnya menurut saya, bahkan untuk PT, tidak membutuhkan internet mutlak, yang dibutuhkan adalah komunikasi intra universitas, laboratorium untuk belajar dll. saya kok belum lihat ada acara antar universitas yang 'bukan basa-basi'. jadi memang tidak diperlukan hubungan instant antar universitas -> tidak perlu internet. contoh konkrit, pernah dengar 'pekan ilmiah nasional' kan? he..he.. pekan ilmiah kok di kampus, mestinya kan di RT/RW. di kampus mah tiap hari harus ilmiah ;p repository dokumen cukup disebarkan menggunakan media cdrom. Salam, P.Y. Adi Prasaja -- Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable. Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!
