On Tue, 23 Apr 2002, adi wrote:
> sekolah kaya, duitnya dikorup sama pengurus yayasan,
> sekolah miskin, duitnya dikorup sama pemerintah :-)

He.he.he.he.he

> dan menumbuhkan sikap mandiri, mencari solusi sendiri.
> malah saya berpikir kalau sebagian proyek sekolah 2000 ini
> jadi program extra kurikuler di sekolah-sekolah yang terkait.

"Mandiri" belum jadi kata utama dalam motto "Internetisasi" sekolah...
masih lebih kenceng "biar melek teknologi terbaru", dan memahami hype
terbaru 8-)

> internet mutlak, yang dibutuhkan adalah komunikasi intra universitas,
> laboratorium untuk belajar dll. saya kok belum lihat ada acara antar
> universitas yang 'bukan basa-basi'. jadi memang tidak diperlukan
> hubungan instant antar universitas -> tidak perlu internet. contoh
> konkrit, pernah dengar 'pekan ilmiah nasional' kan? he..he.. pekan
> ilmiah kok di kampus, mestinya kan di RT/RW. di kampus mah tiap hari
> harus ilmiah ;p

Di Indonesia masih mengikut aliran "center of excellence" jadi prose
pembelajaran itu bukan disebar, tetapi malah dikumpulkan di suatu
institusi yg  "disubsidi" besar-besaran.  Maksudnya sih biar hasilnya ada,
dan bisa disebarkan, apa daya, belum sempat ada sudah di"korupsi"..he.he

Hungan antar Uni di Indoensia lebih kepada "fisik dan seremonial"
ketimbang pada tataran kerja sama.h.eh.e.heh

> repository dokumen cukup disebarkan menggunakan media cdrom.
> 

Pengalaman dg Winbi dan Merdeka menunjang pendapat di atas.  Mirroring via
Internet kalah "cepat" dengan CDROM. Pak POS lebih canggih daripada
Internet Backbone.

IMW


--
Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable.
Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!

Kirim email ke