On Wed, May 01, 2002 at 05:40:35PM -0600, adi wrote:

> ada yang bisa kasih hint(s) .. mengapa koneksi ke IIX
> harus/perlu dishape?
> 
> untuk koneksi ke 'luar' sih saya setuju-setuju saja dishape,
> kan demi meningkatkan trafik lokal :-)
> 
> jadi 'bad experiences' akibat ulah traffic shapper ini kurang
> mengganggu untuk trafik lokal. selain 'ugly' juga tidak perlu
> kan?

Well, yang namanya IIX itu sebetulnya dilihat lebih sebagai peering
point, macam MAE-West, MAE-east, dsb.
Nah yang namanya ISP pada dasarnya baru akan melakukan peering dengan
ISP lain jika (pengertial peering kalau di USA):
1. Traffik dari ISP itu (A) dibanding traffik dari ISP lain (B) ke A,
relatif cukup sama *DAN* cukup besar.

Nah di Indonesia itu pengertian peeringnya diubah, karena maklum kurang
$$$ untuk beli bandwidth ke luar, menjadi agar traffik yang untuk intern
ISP di Indonesia, nggak perlu ke luar negeri dulu. (Ini maklum karena
kita bukan negeri asal internet).

Tapi pada dasarnya pengertiannya memang begitu.

BTW di Indonesia itu bisa sampai ada IIX itu kan sebetulnya juga karena
berkat 13 ISP yang dulu di tahun 1997 rada bersamaan buka, dan rame rame
pakai link Satelindo sebesar 2 Mb yang dishare bersama sama ke internet.
ISP tersebut adalah di antaranya cabi, centrin, bit, infoasia, ub, dsb.
Jadi pada saat itu 13 ISP itu ya saling tukar traffik langsung secara
lokal.

Kemudian setelah Satelindo menutup layanannya, mereka rame rame pindah
pakai link Indonet dulu, baru kemudian pakai link telokom. Baru 1 tahun
kemudian kalau tidak salah mereka lewat loral orion, lalu pakai
above.net, lalu sekarang jalan sendiri sendiri, ada yang pakai above.net
tetap, ada yang pakai att.net, dsb.

--
Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable.
Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!

Kirim email ke