On Sun, Dec 29, 2002 at 08:16:43PM +0700, Syafril Hermansyah wrote:
> Yang audit benar/tidaknya sampeyan yo :-)

btw, bpk itu kerjaannya ngapain ya. kok belum pernah kedengaran
kiprahnya. orang kita kan malah demen kontrak auditor asing.

> BTW. Ada yg saya nggak mengerti, kenapa privatisasi ini tidak menunggu
> UU Privatisasi keluar ya ?

ya memang dibuat tidak jelas. kalau jelas berarti out of control :-)
semua gitu kok. setidaknya ada kecenderungan gitu. sesuatu kalau
jelas di tanah air kita ini membahayakan, jadi tidak bisa bagi-bagi.
seperti ibarat bara berasal dari api, keributan selalu berasal dari
orang yang gak mau bagi-bagi he..he..

> Kalau duit cash nggak punya padahal bocah-2x perlu makan, kalau nggak
> jual asset lalu jual apa ? Kalau asset milik sendiri (kebetulan
> strategis) tidak ada yg laku ditawarkan, masak mau jual asset orang lain

janganlah terlalu didramatisir (bocah perlu makan, red). keadaan
kacau begini karena negara menjamin (seperti yang kwik bilang)
bajingan-bajingan. jadi nggak ada bedanya dengan kebanyakan pengemis
di perempatan, sengaja dimake-up supaya terlihat luka dan memelas,
mengeksploitasi nurani orang untuk menutupi kebohongan dan kemalasan.
sama-sama sudah nggak punya malu.

Salam,

P.Y. Adi Prasaja



--
Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable.
Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!

Kirim email ke