On Sun, 29 Dec 2002 21:02:31 +0700 adi (A) wrote: > > Yang audit benar/tidaknya sampeyan yo :-) > > btw, bpk itu kerjaannya ngapain ya. kok belum pernah kedengaran > kiprahnya.
Dosen Ekonomi UI. > orang kita kan malah demen kontrak auditor asing. Ya benar, hasil audit BPK/BPKP nggak dipercaya, minta diaudit ulang (kasus KimiaFarma). > > BTW. Ada yg saya nggak mengerti, kenapa privatisasi ini tidak > > menunggu UU Privatisasi keluar ya ? > > ya memang dibuat tidak jelas. kalau jelas berarti out of control :-) > semua gitu kok. setidaknya ada kecenderungan gitu. sesuatu kalau > jelas di tanah air kita ini membahayakan, jadi tidak bisa bagi-bagi. > seperti ibarat bara berasal dari api, keributan selalu berasal dari > orang yang gak mau bagi-bagi he..he.. Oh gitu :-) Ada lagi yg ngerti, kenapa peminatnya cuma Malaysia dan Singapura ? > > Kalau duit cash nggak punya padahal bocah-2x perlu makan, kalau > > nggak jual asset lalu jual apa ? Kalau asset milik sendiri > > (kebetulan strategis) tidak ada yg laku ditawarkan, masak mau jual > > asset orang lain > > janganlah terlalu didramatisir (bocah perlu makan, red). Ya deh, APBN defisit perlu dana, sementara negara donor yg dulu-2x nggak lagi ngasih, nyari kemana ? Atau mau hidup sederhana aja ? > keadaan kacau begini karena negara menjamin (seperti yang kwik bilang) > bajingan-bajingan. jadi nggak ada bedanya dengan kebanyakan pengemis > di perempatan, sengaja dimake-up supaya terlihat luka dan memelas, > mengeksploitasi nurani orang untuk menutupi kebohongan dan kemalasan. > sama-sama sudah nggak punya malu. Ini soal Release and Discharge ? Atau hal lain ? -- syafril ------- Syafril Hermansyah<syafril-at-dutaint.co.id> -- Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable. Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!
