On Fri, 20 Jun 2003 17:21:18 +0700 adi (A) wrote: > > Kalau end user tdk mengerti, tidak tahu dan tidak mau tahu > > mengendalikan serangan virus/worm (mrk hanya concern soal tugas > > pokoknya saja di kantor itu) ? > > kembali ke email saya yang pertama :-))) > kecuali orang harus ambil S3+++ atau harus bertapa > 100 hari 100 malam untuk mengerti soal ini, baru saya > setuju: ya memang user tidak berdaya dan harus dibantu. > masalahnya .. ini sangat mudah, jadi argumentasi yang > diajukan Kang Syafril itu tak lebih dan tak kurang > dari sekedar upaya eksploitatif.
Ah Sampeyan blm melihat point yg ingin saya sampaikan rupanya. Begini Mas, kalau karyawan kerja di perusahaan maka dia akan diberi job sesuai dg bidang/pengetahuannya, dan berdasar kepada hasil kerjanya di bidang itulah dia mendapatkan promosi gaji/pangkat dst. Kalau karyawan tsb ditempatkan di bagian IT, tentu saja layak dia mempelajari O/S, s/w dg baik, menangkal virus/worm dg tangkas. Tp kalau dia seorang sales lapangan misalkan, mana dia sempat belajar lagi. Waktunya lebih berhasil guna dimanfaatkan untuk melayani pelanggan, kehebatan dia berkomputer ria belum tentu punya *korelasi positif dg gajinya*, justru krn itu bukan bidang dia, jangan-2x dia malah dipecat gara-2x ngotak-ngatik PC nya akibat virus, sementara pelanggannya terlantar. Untuk orang macam begini, komputer cuma utk buat laporan, buat penawaran, print PO sebanyak mungkin. what else you can expect from them ? Tidak semua karyawan cukup punya uang utk punya komputer sendiri di rumah, ber email ria, browsing, chatting. Setiap orang punya concern dan prioritas masing-2x. Realistis ajalah :-) -- syafril ------- Syafril Hermansyah<syafril-at-dutaint.co.id> . -- Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable. Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!
