Saha jelemana euy?
Bawa kadieu dikadek ku uing...

agus rohaendi wrote:
>
> sungguh nakal ADE-ADE kita yah,...
>
> masa,.. berani2nya meng-gADE kan batu nu sakitu guADE buanget?
>
> kADE,.. situs lainya yg hADE ,bisi sanasib,...
> pami bADE, tiayeuna jaga
> mun aya deui nu bADE maok,... urang kADEk weh!!!
>
> kitu, cenah sADErek kisunda,.....
>
>
>
> --- On *Sun, 10/12/08, Tirta widjaja /<[EMAIL PROTECTED]>/* wrote:
>
>     From: Tirta widjaja <[EMAIL PROTECTED]>
>     Subject: Si Kuya teh Urang Sunda Re: [kisunda] BATU KUYA Dipaok Euy!
>     To: [email protected]
>     Date: Sunday, October 12, 2008, 6:37 AM
>
>     Batu Kuya aya di Palabuan Tanjung Priuk di Pasuahaan Ekspedisi
>     keur nungguan  nu rek meuli, tapi diarantep ieu teh kumaha nya?
>      
>     SAHA nu TERLIBAT???
>      
>     ADE RAHMAWATI pangusaha marmer ti Sukabumi.... .sah, legal cenah
>     mindahkeun Batu Kuya sabab meuli ti JARO ADE, a local leader who
>     serves on the BOGOR REGENCY COUNCIL.
>      
>     ADE wani meuli ka ADE kulantaran geus legal cenah geus aya ijin
>     ti DINAS PERTAMBANGAN! !!
>      
>     JADI KALAKUAN IEU TEH KU URANG SUNDA!!!!!
>     1. Neng ADE RAHMAWATI  ....pangusaha batu/marmer Sukabumi
>     2. JARO ADE......... ......... ......... ...pamingpin (????) gawe
>     di DPRD Kabupaten BOGOR
>     3. DINAS PERTAMBANGAN. ..Kepala Dinas sabab ngaluarkeun ijin.
>      
>     JELAS PAN......
>     JELAS TEU JELAS ACTIONNA!!!? ???
>      
>     cag ah
>     Jalak Pakwan
>      
>     //
>
>     ----- Original Message ----
>     From: Agus Pakusarakan <prabu_siliwangi@ yahoo.com>
>     To: [EMAIL PROTECTED] .com
>     Sent: Tuesday, October 7, 2008 20:25:26
>     Subject: Re: [kisunda] BATU KUYA Dipaok Euy!
>
>     batu kuya lengit di hutan lindung
>     aneh euy.. hutang lindung lain sok dijaga ku perhutani
>
>     nya udang we yuk ka perhutani..
>
>
>     --- On *Sat, 9/27/08, mh /<[EMAIL PROTECTED] com>/* wrote:
>
>         From: mh <[EMAIL PROTECTED] com>
>         Subject: [kisunda] BATU KUYA Dipaok Euy!
>         To: "kisunda" <[EMAIL PROTECTED] .com>, baraya_sunda@
>         yahoogroups. com, [EMAIL PROTECTED] ups.com
>         Date: Saturday, September 27, 2008, 9:55 AM
>
>         Print Send Close
>         Situs Purbakala Batu Kuya Hilang
>         dok KSB
>         Situs Batu Kuya diangkut menggunakan kontainer dari tempatnya di
>         kawasan Hutan Lindung Haur Bentes, Kabupaten Bogor, dan
>         melintas di
>         Desa Pasir Madang, Selasa (23/9). Situs seberat 6 ton ini
>         diameternya
>         3 meter dan tinggi sekitar 4 meter.
>         Sabtu, 27 September 2008 | 03:00 WIB
>
>         Bogor, Kompas - Sebuah batu purbakala peninggalan Kerajaan
>         Tarumanegara seberat 6 ton "hilang" dari lokasi situsnya di hutan
>         lindung Haur Bentes, Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya,
>         Kabupaten
>         Bogor, Jawa Barat. Batu yang dikenal masyarakat dengan nama "Batu
>         Kuya" itu diangkut menggunakan kontainer.
>
>         Dinamakan Batu Kuya karena batu raksasa tersebut bentuknya mirip
>         kura-kura atau dalam bahasa Sunda disebut "kuya". Batu tersebut
>         berdiameter sekitar 3 meter dan tinggi sekitar 4 meter. Pada
>         bagian
>         ujungnya terdapat benjolan seperti kepala kura-kura.
>
>         Hilangnya situs peninggalan abad IV atau ke V tersebut terlambat
>         diketahui aparat setempat. Namun, saat pemindahan batu situs
>         tersebut
>         dengan menggunakan alat-alat berat dan diangkut truk tronton,
>         Selasa
>         (23/9), banyak anggota masyarakat yang melihatnya.
>
>         "Begitu mendapat laporan dari masyarakat, Kamis (25/9), kami
>         langsung
>         ke lokasi, namun truk tronton sudah tidak ada. Kami kejar ke
>         Kecamatan
>         Leuwiliang juga sudah tidak ada. Kami mendengar truk tronton
>         tersebut
>         sudah ada di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dan batu situs akan
>         dikirim ke luar negeri," kata Kepala Bidang Budaya, Dinas
>         Kebudayaan
>         dan Pariwisata Kabupaten Bogor Boy Gyawarman di Bogor, Jumat
>         (26/9).
>
>         Menurut Gyawarman, hilangnya situs batu kuya dari tempatnya sudah
>         dilaporkan ke Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Kabupaten
>         Serang, yang mengawasi kelestarian situs-situs
>         sejarah/purbakala di
>         Jawa Barat dan Banten. Laporan serupa juga disampaikan ke
>         Direktorat
>         Peninggalan Purbakala Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.
>
>         "Menurut pejabat di direktorat itu, dipastikan situs batu
>         purbakala
>         ini masih berada di Indonesia," katanya.
>
>         Gyawarman menambahkan, pihaknya memang sudah mencatat
>         keberadaan situs
>         purbakala di hutan lindung Haur Bentes, Kecamatan Sukajaya. Ada
>         beberapa situs di kawasan hutan lindung tersebut yang berada di
>         permukaan tanah.
>
>         "Namun, identifikasi dan deskripsi terhadap situs-situs yang
>         ada belum
>         dilakukan karena anggaran yang sangat terbatas," ujarnya.
>
>         Meski demikian, situs tersebut kemungkinan besar peninggalan
>         Kerajaan
>         Tarumanegara, yang merupakan kerajaan tertua di Nusantara.
>         Kerajaan
>         Hindu yang didirikan Rajadirajaguru Jayasingawarman tahun 358
>         Masehi
>         ini meninggalkan tujuh prasasti yang tersebar di Bogor dan
>         Jakarta.
>
>         Dibuat jalan
>
>         Sejumlah anggota masyarakat yang menyaksikan pemindahan batu
>         tersebut
>         mengatakan, alat-alat berat dikerahkan untuk mengangkut batu situs
>         tersebut. Untuk menuju lokasi situs di kawasan hutan lindung Haur
>         Bentes juga dibuat jalan selebar 3 sampai 4 meter.
>
>         Ukat Sukatma, tokoh adat Sindang Barang dan pemerhati
>         situs-situs di
>         Bogor, mengatakan terkejut ketika melihat truk tronton
>         mengangkut batu
>         situs. Apalagi ketika melihat "kepala kuya" atau kurang-kura
>         dipotong
>         untuk memudahkan pengangkutan. "Namun, saya tidak bisa berbuat
>         apa-apa," ujarnya.
>
>         Di sekitar kawasan hutan lindung tersebut juga terdapat
>         situs-situs
>         lainnya, seperti yang berbentuk buaya dan orang. Namun, semua
>         situs
>         tersebut dibiarkan telantar. (RTS)
>
>         rts
>
>         Dapatkan artikel ini di URL:
>         http://entertainmen t.kompas. com/read/ xml/2008/
>         09/27/0044296/ situs.purbakala. batu.kuya. hilang
>         
> <http://entertainment.kompas.com/read/xml/2008/09/27/0044296/situs.purbakala.batu.kuya.hilang>
>
>
>
>     ------------------------------------------------------------------------
>     New Email names for you!
>     
> <http://sg.rd.yahoo.com/aa/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/>
>
>     Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and
>     @rocketmail.
>     Hurry before someone else does!
>
>
>  


------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke