ha33x! jadi urg bisa ka ganggu ku tukang koran nyah? mun euweuh koran mah , biasa2 sajah rek preman, rek kyai, pendeta rek presiden nya? bisaan tah tukang koran keur neangan berita supaya laku nya moal aya bahasan di milist ieu
________________________________ From: Kang Iman <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wednesday, December 24, 2008 8:56:12 AM Subject: Re: [kisunda] 2008, Taun "Pedopil"?-->Re:Duh, Guru Ngaji ..... Da atuh lamun judulna "Preman pasar nyodomi" sigana beritana moal jadi head line .... paling nu meuli koranna ge hoream macana 2008/12/23 Roza Rahmadjasa Mintaredja <[email protected]> eemh, kg Waluy.................... paling jawaban pembelaanana teh, eta mah jelemana, lain Kyai atw ustads pangajian jadi mun jelemana wungkul, eta jabatan keur nu kararitu puguh? keur tamengna, nyah? memang disakabeh carita, boh kyai, boh pendeta aya sadaya guru olah raga, guru les, naaaaa ari carita teh judulna guru2? ________________________________ From: Waluya <[email protected]> To: Urangsunda <[email protected]>; [email protected]; [email protected] Sent: Tuesday, December 23, 2008 9:51:30 PM Subject: [kisunda] 2008, Taun "Pedopil"?-->Re:Duh, Guru Ngaji ..... Haneut keneh beja guru ngaji di Sumut nu nyodomi muridna, jelegur deui beja nu leuwih heboh, Kiai di Pati nyodomi murid-murid SMP/SMK nu yayasanna boga Pa Kiai. Gelona dina ngalakukeunana di kamar masjid!. Beu euy taun 2008 bet rame ku kasus "pedopil" nya? Kiai AHM Mencabuli Korban di Kamar Masjid Didi Syafirdi - detikNews Jakarta - Ulah Kiai AHM dari Pati, Jawa Tengah, ini benar-benar keterlaluan. AHM berkali-kali melakukan pelecehan seksual pada siswa-siswa SMP dan SMK Telkom Terpadu AKN Marzuki. Pelecehan ini kadang dilakukan di kamar sebuah masjid atau kamar AHM sendiri. Seorang korban, sebut saja IR, mengaku sudah dicabuli saat ia masuk ke SMP Telkom Terpadu AKN Marzuki, pada tahun 2004 lalu. "Saya mengalami selama 3 tahun, sejak saya mulai masuk di SMP," ujar IR saat mengadu ke Depdiknas, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (23/12/2008). IR menuturkan, untuk menjalankan aksinya Kiai AHM selalu mengiming-imingi korban. AHM selalu berjanji jika korban mau menuruti keinginannya, nantinya orang tersebut kan menjadi orang pintar dan sukses. "Saya mau karena saya lihat murid-murid yang keluar dari sini rata-rata sukses," sesal IR. IR mengaku tidak berani melawan, karena kiai tersebut merupakan orang yang terpandang. Namun akhirnya karena tidak kuat ia memilih mengundurkan diri pada pertengahan tahun 2008. "Setelah naik ke kelas II SMK saya memilih mengundurkan diri karena tidak tahan lagi," ujar pria kurus ini. Saat ia mengundurkan diri, IR mengaku AHM masih sering meneleponnya untuk kembali ke sekolah. Namun IR menolak karena takut. Saat ini IR belum bisa melanjutkan sekolah ke tempat lain karena ia tidak berani meminta surat berhenti belajar dari sekolah milik sang kiai tersebut. "Saya takut, Mas," pungkasnya. ------------------------------------ Yahoo! Groups Links
